cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Analisis keuntungan usaha budidaya ikan bandeng (Chanos chanos Forsskal) dengan pemberian pakan berbeda pada Pokdakan Simarang Desa Ampekale Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros Lukman Daris; Andi Masriah; Andi Nur Apung Massiseng; Febri Febri
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.199-205

Abstract

Milkfish is a commodity from aquaculture that is in great demand by the community, both for local consumption and export commodities. In the fish farming business, including milkfish, the feeding management process is one of the efforts made to support the success of the aquaculture business because feed is one of the determining factors for the success of cultivation, both in terms of feed quantity and feed quality. In Ampekale Village, Bontoa District, Maros Regency, a group of fish cultivators (Pokdakan) where some cultivators anticipate the high price of artificial feed by substituting expired noodles and bread as a substitute for artificial feed. The purpose of this study was to analyze the level of profit for milkfish cultivators who used different feeds, namely cultivators who used feeds of (1) expired noodles or bread; (2) commercial feed; and (3) mixed feed between expired noodles or bread + commercial feed. The data obtained in this study were analyzed using variance (ANOVA) analysis to see the effect of different feeding on the profits of milkfish cultivators in the Simaranang fish cultivator group (Pokdakan), then continued with the W-Tuckey test to see the difference in profits between each cultivator. Based on the results of the analysis, it was found that the highest annual cultivation profit was obtained by cultivators who used a mixture of commercial feed and expired noodle/bread feed (Rp. 16,681,750/year) followed by cultivators who used commercial feed (Rp 9,123,000/year) and the profit. The lowest was experienced by cultivators who only used expired noodles/bread (Rp. 7,875,000/year)
Pemantauan parameter dinamika populasi ikan kembung (Rastrelliger sp) di perairan Pulau Pesisir Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.2.8-14

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk memantau tingkat eksploitasi sumberdaya dengan mengkaji aspek dinamika populasi ikan kembung (Rastrelliger sp) di perairan peisisir pulau Ternate di laksanakan selama pada bulan Juli sampai September 2014 dengan pengumpulan sampel dari hasil tangkapan nelayan dengan menggunakan alat tangkap gill net dan mini purse seine. Data hasil pengkuran di analisis dengan menggunakan program Microsoft excel 2010 dan program FISAT untuk mengestimasi aspek dinamika populasi ikan. Hasil yang didapat adalah nilai L∞ = 28.46, nilai K =  0.710/tahun, nilai t0 = -0.24, nilai M = 1.47, nilai F = 1.72, nilai Z = 3.19. hasil ini menunjukan bahwa ikan kembung yang tertangkap oleh nelayan memiliki laju pertumbuhan yang cepat serta tingkat kematian yang tinggi, sehingga umumnya ikan kembung yang tertangkap adalah ikan yang belum melakukan pemijahan. Hasil analisis Y/R dan B/R menunjukan bahwa tingkat eksploitasinya cukup tinggi dengan nilai E = 0.54.
Pengaruh Energi Gelombang Laut sebelum Musim Peneluran terhadap Perubahan Lokasi dan Tingkah Laku Peneluran Penyu di Pulau Pasir Timbul Kabupaten Halmahera Utara Rupilu, Krisostomus
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.54-61

Abstract

Pulau Pasir Timbul merupakan lokasi peneluran 3 jenis penyu yaitu Chelonia mydas, Eretmochelys imbricata dan Lepidocheys olivacea. Keberadaan penyu untuk bertelur selalu mendapat ancaman dari luar, baik dari manusia atau alami berupa predator dan lingkungan yang mempengaruhi penyu menuju lokasi peneluran. Salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi perubahan rona lingkungan peneluran adalah gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan seperti gelombang sebelum musim peneluran penyu terhadap rona pantai dan tingkah laku peneluran di pulau Pasir Timbul. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan terhadap gelombang laut, rona pantai dan tingkah laku peneluran penyu. Pengamatan gelombang dilakukan pada musim barat sebelum musim peneluran dengan membagi lokasi menjadi 4 transek sesuai arah mata angin. Pengamatan rona pantai dan tingkah laku peneluran penyu dilakukan pada saat musim peneluran pada bulan april  sampai mei. Hasil analisa energi gelombang pada pulau Pasir Timbul memiliki energi gelombang tinggi pada T2 berkisar antara 211,07–1332,09 joule/m2. Energi gelombang yang besar dipengaruhi oleh tiupan angin yang berhembus pada saat musim barat. Besarnya energi gelombang pada T2 mengakibatkan perubahan garis pantai, dimana mengalami abrasi hingga daerah vegetasi dengan kemiringan mencapai 90o. Penyu yang muncul pada bagian barat pulau terhalang (barrier) untuk mencapai lokasi peneluran, perubahan rona pantai ini berdampak pada tingkah laku penyu untuk mencapai lokasi peneluran. Besarnya energi gelombang yang terjadi  selama musim barat pada lokasi T2, menjadi penyebab perubahan rona pantai dan tingkah laku peneluran penyu pada bagian barat pulau. Perlu melakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh musim timur terhadap perubahan rona pantai pulau.
Effect of Twine Thickness on The Size Selectivity of The Dominant Catch of Bottom Gill Nets in Inner Ambon Bay Beatrix R Rananmasse; Agustinus Tupamahu; Haruna Haruna
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 15, No 1 (2022): SI: The Turning Point
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.15.1.101-107

Abstract

There are several factors that affect the selectivity of gillnet, including mesh size and twine thickness of netting. The objective of this study is to estimate the level of selectivity of different mesh size and twine thickness on the dominant catch of bottom gillnets. The fishing experiment conducted in Inner Ambon Bay for 9 fishing trips. Data analysis used Kitahara method’s to estimate the selectivity of the mesh size of 3.81, 4,45 and 5.08 cm with twine thickness of netting 0.25 and 0.30 mm to the total length of the dominant catch. The results showed that there are two species of fish dominated catch i.e Upeneus taniopterus dan Selar crumenophthalmus. The frequency distribution of total length of the dominant catch from three mesh sizes tested for both 0.25 and 0.30 mm twine diameter tends to be bimodal, where the 0.25 mm is caught higher than 0.30 mm twine diameter. The probability of the catch of small and large fish for each mesh size was higher at 0.25 mm than 0.30 mm twine diameter.
Pendekatan dinamis dalam pengembangan UKM di Kota Ternate Linda Umasugi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.15-23

Abstract

Di dalam mewujudkan Visi pembangunan Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate adalah : “menjadi lembaga pemerintah yang kredibel dan efektif untuk mendinamisasikan pemberdayaan koperasi dan UMKM dalam rangka meningkatkan produktifitas, daya saing dan kemandirian”. Untuk mewujudkannya maka perlu ditetapkan Misi Pembangunan Perindustrian dan Perdagangan sebagai berikut : 1. Memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui perumusan kebijakan; 2. Mengkordinasikan perencanan, pelaksanaan dan pengendalian kebijakan pemberdayaan koperasi dan UMKM. Meningkatkan sinergi dan peran aktif masyarakat dan dunia usaha dalam rangka meningkatkan produktifitas, daya saing dan kemandirian koperasi dan UMKM secara sistematis dan berkelanjutan sampai dengan tahun 2009, jumlah tenaga kerja yang terserap dalam usaha kecil dari berbagai sektor ekonomi di Kota Ternate berjumlah 4.467 tenaga kerja atau 84,60% dari total penyerapan tenaga kerja yang ada di Maluku Utara. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat penyerapan tenaga kerja usaha kecil di Kota Ternate adalah cukup besar adalah terbesar jika dibandingkan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja pada usaha non usaha besar dan menengah. Di dalam implementasinya sendiri lebih ke strategi/program permodalan yaitu memberikan modal bagi usaha kecil dan menengah dengan kreteria pinjaman dari 5 juta-25 juta dan untuk pinjaman lebih dari itu maka pihak dari Dinas Koperasi dan UKM mengarahkannya ke pihak Perbankan. namun program yang belum terlaksana untuk lebih memajukan UKM di Kota Ternate adalah belum terwujudnya UKM trade center yang nantinya dipakai sebagai tempat pameran dan pemasaran dari hasil-hasil UKM itu sendiri.  Program permodalan bagi usaha kecil dan menengah tersebut terlaksana karena adanya dana dari PEMDA Kota Ternate sekitar 1 M lebih dan dana dari pemerintah pusat berupa dana Hibah untuk koperasi pemuda dan wanita serta dari lembaga penyaluran dana bergulir pada tahun 2008 untuk koperasi dan UKM.
Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler (Studi Kasus UD. Harapan Ternak di Desan Gambesi Ternate Selatan) Kaddas, Fatmawaty
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.38-41

Abstract

Perkembangan pengetahuan teknis dan teknologi, diikuti dengan berkembangnya budidaya ayam yang cukup pesat. Semula hanya untk memenuhi kebutuhan sendiri kini berkembang dengna kegiatan usaha yang berorientasi pasar dan memberikan hasil menguntungkan. Penelitian ini dlaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2008 pada UD Harapan Ternak di Desa Gambesi, Ternate selatan, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pendapatan dan kelayakan usaha yang diperoleh para peternak ayam broiler. Metode penelitian ini menggunakan stratified purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha pemeliharaan ayam broiler sangat menguntungkan dengan besar pendapatan diperoleh Rp. 1.806.000,- dalam satu siklus produksi. Angka 1.4 pada analisi R/C Ratio menunjukan tingkat kelayakan usaha pemeliharaan ayam broiler. Berarti tiap penambahan biaya sebesar Rp 1.00 berarti akan memperoleh penerimaan sebsar Rp. 1.4.
Manajemen sumber daya manusia strategik, kinerja karyawan dan kinerja pemasaran (Pada industri pengolahan buah markisa di Makassar) Rukiaty Usman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.54-60

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi besar untuk dapat menghasilkan aneka macam buah.        Buah-buahan Indonesia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi produk olahan adalah buah-buahan lokal. Salah satunya adalah buah markisa.  Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui aplikasi dan menganalisa adanya pengaruh dari praktik-pratik menejemen sumber daya strategik yang meliputi training, selective staffing, empowerment dan performance appraisal terhadap kinerja karyawan dan kinerja pemasaran pada industry pengolahan buah  markisa di Makassar. Peneltian ini dilaksanakan dari Oktober sampai Desember 2011, dengan menggunakan metode analisis swot. Hasil analisis strategi  swot yaitu : Strategi (SO) meningkatkan volume produksi, Strategi (WO) peningkatan kelembagaan industry pengolahan, Strategi (ST) menetapkan strategi harga, (WT) memantapkan rencana pemasaran dan mutu pelayanan konsumen.
Peran pinjaman modal mikro perbankan dan modal relasional (relationship capital) terhadap modal usaha tani pada tingkat rumah tangga tani Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke David Oscar Simatupang; Rosmala Widijastuti
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.9.2.41-56

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan pada Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke, Penelitian ini menggunakan kuantitatif kausal dengan subyek penelititan yaitu rumah tangga tani distrik tanah miring kabuputen merauke yaitu dengan menggunakan alat analisis Jalur (model analisis Path). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran modal sosial (sosial capital) berpengaruh peningkatan hasil pertanian pada tingkat rumah tangga tani wilayah tanah miring kabupaten Merauke serta menganalisis peran modal sektor pembiayaan mikro perbankan berpengaruh peningkatan hasil pertanian pada tingkat rumah tangga tani wilayah tanah miring kabupaten Merauke dan menganalisis peran modal sosial pada pengambilan keputusan penambahan modal usaha tani di tingkat rumah tangga pada sektor pembiayaan mikro perbankan. Hasil penelitian maka didapat Modal Sosial terhadap Hasil Usaha Tani dimana memiliki nilai kofesien jalur sama dengan kofesien kolerasi sebesar yaitu  0,603 dimana mendekati nilai 1 sehingga untuk modal sosial memiliki hubungan cukup kuat terhadap hasil usaha tani. Untuk tingkat signifikannya pada jalur tersebut yaitu pada kofesien t sebesar 7,442 dan pada kofesien t tabel pada α=0,05 sebesar 1.661052, sehingga pada t hitung lebih besar dari t tabel (7,442 > 1,661052) maka kofesien jalur dinyatakan sangat signifikan. Hal ini juga ditunjukkan dari nilai P-velue lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) maka dinyatakan bahwa kofesien jalur pada Modal Sosial terhadap Hasil Usaha Tani adalah signifikan. Pengaruh Total pada Modal Sosial, Modal Perbankan dan Hasil Usaha Tani adalah jumlah pengaruh lansung pada Modal Sosial terhadap Hasil Usaha Tani yaitu penjumlahan pengaruh langsung Modal Sosial terhadap Hasil Usahatani dengan Pengaruh tidak langsung terhadap Modal Sosial terhadap Hasil Usaha Tani melalui Modal Perbankkan yaitu sebesar 1,13 (0,603 + 0,527).
Utilization and surveillance of Fisheries Tuna Resources as a Basis for Prevention of IUU Fishing in Seram Sea Radjak, Syarif Abdul; Tupamahu, Agustinus; Tuapetel, Friesland; Haruna, Haruna; Tawari, Ruslan H.S
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.135-140

Abstract

This study aims to determine the conditions of tuna utilization, and to analyze the monitoring of tuna fisheries resources in preventing IUU fishing in Seram Sea Waters. Methods This research uses descriptive methods including primary and secondary data. Primary data comes from tuna fishermen respondents, fisheries monitoring agencies using purposive sampling and in-depth interviews, secondary data through literature studies. The results showed that the average tuna production in West Seram Regency was 4.10%, yellowfin tuna was 0.20%, the average CPUE of handline tuna fishermen was 505.86 kg/month/unit. The institutional capacity of fisheries supervisors needs to be improved, even though the vessel compliance indicator reaches 136%. Fishery violations during 2016-2018 are: violations of fishing routes and areas, violations of VMS, violations of fishing permits, and prohibitions on fishing by foreign people or vessels.
Survei serangan hama baru Paracoccus marginatus (Hemiptera: Pseudococcsidae) pada pertanaman pepaya di Kabupaten Bogor Lidya M Ivakdalam
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.2.60-65

Abstract

Hama tanaman pepaya, Paracoccus marginatus Williams and Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) menyerang ribuan tanamn pepaya di Bogor pada tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah persebaran dan tingkat serangan kutu putih pepaya, yang berlangsung dari bulan Agustus sampai Oktober 2009. Sampel penelitian diambil pada daerah-daerah sentra produksi pepaya di Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan hama P. marginatus telah tersebar merata di seluruh wilayah Bogor, dengan serangan berat terutama terjadi di wilayah barat dan tengah Kabupaten Bogor. Kecamatan yang menunjukkan tingkat serangan berat pada semua desa survei adalah Kecamatan Sukaraja, Caringin, Megamendung, Bojonggede, Tajurhalang, dan Rancabungur.