cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Peramalan penjualan roti kenari arjuns bakery di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Ruslan Laisouw; Hamka Hamka
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.2.28-32

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari  Pola penjualan roti kenari yang di produksi oleh perusahaan Arjuns Bakery dan mengetahui peramalan roti kenari terbaik dengan menggunakan time serial untuk 3 bualan mendatang. Metode yang digunakan adalah metode time serial dengan menggunakan simple Average, Moving Average dan Simple Eksponensial Smoothing.  Hasil penelitian menunjukkan bahawa pola penjualan roti kenari bersifat stasioner atau horisontal, dimana pergerakan data penjualan berada di sekitar rata-rata penjualan roti selama satu tahun sembilan bulan.  Nilai peramalan yang diperoleh dengan menggunakan metode time serial adalah Simple Average  dengan nilai peramalan 8060 dengan SE 572.84,  Moving Average 7713 dengan nilai SE 558.72 yang dianggap baik untuk meramalkan penjualan roti untuk tiga bulan mendatang adalah metode Simple Eksponensial Smoothing  dengan nilai peramalan penjualan roti kenari sebesar  7759 buah, dengan nilai  SE   sebesar  555.03.
Quality of Fish Sold at Traditional Markets in Tobelo City Febrina Olivia Akerina
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.141-147

Abstract

The waters of North Halmahera are a fishing area with abundant potential of small pelagic fish. Fishermen in Tobelo use a mini purse seine fishing gear which in local terms is called pajeko. The catch of pajeko fishermen is dominated by Mackarel tuna and Mackerel scad. The aim of this study was to determine the quality of fish caught by fishermen who are sold in one of the markets in Tobelo through organoleptic and pH analysis. Samples were taken randomly and analyzed descriptively so that the data were presented in the form of figures and tables. The results of the average pH analysis ranged from 6.00 - 6.50 and the results of the organoleptic analysis showed that the value was above 7 which indicated that the fish was still fresh.
Tingkat Kematangan Gonad Kepiting Bakau (S. serrata, S. paramamosain, dan S. olivacea) di Perairan Pantai Desa Mayangan Kab. Subang Jawa Barat Serosero, Rugaya H.
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.1.1.40-43

Abstract

Tingkat kematangan gonad merupakan tahap tertentu perkembangan gonad sebelum dan sesudah pemijahan. Perkembangan gonad yang semakin rnatang merupakan bagian dart reproduksi sebelum terjadi pemijahan. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan gonad kepiting bakau hasil tangkapan di perairan pantai Desa Mayangan. Hasil pengamatan secara morfologis dan histologis menunjukan bohwa komposisi TKG kepiting bakau hasil tangkapan kepiting terdiri atas TKGJ: 54.90%, kemudian TKG II: 31.02%, TKGIIJ: 11.43%, TKG IV: 1.84% danpada TKG ke V: 1.84%. Tingkat kematangan gonad/, II dan III ditemukan pada seluruh bu/an pengamatan di seluruh stasiun, sedangkan tingkat kematangan gonad IV dan V hanya ditemukan pada stasiun IIIB dan di bu/an Maret, April dan Mei dalam jumlah sedikit.
Regional Economic Study, Central Halmahera Regency, North Maluku Province Tupamahu, Yonette Maya; Apituley, Margaretha Rosalyn
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.328-342

Abstract

This study aims to determine the development potential in Central Halmahera Regency relative to North Maluku Province, to determine the components or elements of economic growth that have encouraged economic growth, and to determine the grouping of potential or superior economic activities. The analytical methods used are Location Quotient (LQ), Shift Share, Growth Ratio Model (GRM), Overlay analysis, and Klassen Typology.                   The results of the study show: 1) The main sectors and have the potential to be developed are the Manufacturing, Mining and Quarrying, Construction, Public Administration, and Defense; Compulsory Social Security sectors. 2) The Regional Share value reaches 52.74%, meaning that the economy of Central Halmahera Regency is quite dependent on the economic activities of North Maluku Province and the surrounding area. The regional superior economic potential according to the Proportional Shift component has a role of 6.73%. The contribution of Differential Shift is 40.53%, meaning that Central Halmahera Regency has special potential to drive regional economic growth. 3) The results of the GRM analysis show that the prominent sector growth in North Maluku and Central Halmahera Regency is the Electricity and Gas, Construction, Information and Communication, as well as Human Health and Social Work Activities. The results of the overlay analysis show that the sector is quite dominant so that it must get priority in development is the Construction Industry. The results of Klassen's Typology analysis show that the sector that is developing and growing rapidly is the Manufacturing and Construction Industry.
Hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan momar putih (Decapterus macrosoma Bleeker, 1851) di Perairan Pantai Selatan Pulau Haruku, Maluku Tengah Madehusen Sangadji
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.9.2.24-29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan momar putih Decapterus macrosoma diperairan pantai Selatan Pulau Haruku. Pengambilan contoh ikan dilakukan sebanyak lima kali dengan jarak waktu dua minggu sekali pada bulan Mei-Juli 2016. Contoh ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan mini purse seine yang didaratkan di Desa Oma. Analisis contoh dilakukan di Laboratorium Iktiologi, Universitas Darussalam Ambon. Jumlah ikan yang diperoleh sebanyak 669 ekor, terdiri atas 366 ekor ikan jantan dan 303 ekor ikan betina. Kisaran panjang total tubuh ikan jantan adalah 125-321 mm, dan ikan betina adalah 145-320 mm. Kisaran bobot tubuh adalah 15,083-301,719 g untuk jantan dan 24,665-294,363 g untuk betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik ikan jantan maupun ikan betina memilki tipe pertumbuhan Hiperalometrik atau alometrik positif, artinya pertambahan bobot tubuh ikan lebih cepat daripada pertambahan panjang tubuh. Nilai faktor kondisi ikan jantan relatif lebih besar bila dibandingkan dengan faktor kondisi ikan betina pada setiap kisaran panjang tubuh.
Konfigurasi rantai pasok komoditi sayuran di Sulawesi Utara dengan biaya logistik, Just in Time (JIT) dan fleksibilitas Simatupang, David Oscar
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6 (2013): Edisi Khusus Akhir Tahun 2013
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.0.18-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Konfigurasi dengan biaya terendah, Just In Time (JIT) dan fleksibility pada rantai pasokan pada pasar tradisional dan modern oleh produsen, pedagang kecil, pedagang besar dan pedagang perantara untuk saluran rantai pasokan dari Minahasa Selatan pada kecamatan Modoinding (sentra komoditi sayur) ke wilayah kota Manado melalui pelanggan pasar tradisional dan pasar modern. Metode pengolahan dan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan membagi tiga jenis sayur yaitu Kentang, kubis dan tomat. Lokasi penelitian dipilih secara proporsive sampling yaitu pada kabupaten Minahasa Selatan kecamatan Modoinding dan kota Manado. Hasil penelitian menunjukkan biaya logistik terendah pada pasar tradisional dan modern terdapat pada konfigurasi II (Petani – Pedagang Pengumpul Kecil – Pasar), JIT berdasarkan waktu tunggu terendah untuk pasar tradisional dan modern yaitu pada Konfigurasi II, dan Konfigurasi III (Petani – Pedagang Pengumpul Besar – Pasar), sedangkan untuk fleksibility pada konfigurasi III merupakan yang tertinggi untuk pasar tradisional dan modern.
Potentially harmful phytoplankton species In The Southern Part of West Coastal Waters of South Sulawesi Tambaru, Rahmadi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.15.2.445-451

Abstract

HABs is a term that describes the species of harmful phytoplankton found in the waters. One of the factors triggering its development is the increase in the concentration of nutrient types nitrogen (N) and Posfor (P) is very high. To that end, a study aimed at detecting potentially dangerous types of phytoplankton (HABs) in a water has been conducted in May-July 2021. The waters in question are the coastal waters of the southern part of Makassar (JB) and the coastal waters of Takalar (coastal waters beba = BB, Boddia = BG, and Sanrobone = SB). The waters are waters located on the western coast of the southern part of South Sulawesi.  Enumeration of HABs is performed on samples of water that has been filtered using net plankton. The results showed that as many as 10 potential genera of HABs have been found. The genera in question are Bacteriastrum, Chaetoceros, Nitzschia, and Pseudo-nitzchia of the Bacillariophyceae group, and Ceratium, Dinophysis, Gymnodinium, Peridinium, Prorocentrum, and Protoperidinium of the Dynophycea group. From the results of the proportion test, potentially HABs were found to be lower at about 30.13% when compared to the non-HABs phytoplankton group of about 69.87% based on spatial, and 30.57% versus 69.43% based on temporal.
Strategi pengelolaan kawasan pesisir dan kelautan secara terpadu dan berkelanjutan dalam perspektif otonomi daerah di Propinsi Maluku Utara Jabir, Siti Masniah
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.1.1.1-8

Abstract

Potensi Sumber Daya Pesisir dan Kelautan (SDPK) Propinsi Maluku utara yang besar merupakan suatu modal yang penting dalam menggerakan roda pembangtman daerah tni. Oleh karenanya, aspek pemanfaatan khususnya SDKP merupakan suata yang sangat strategis dalam menentukan jumloh penerimaan alau tingkal konstribusinya dalam pembentukan modal pembangunannya. Pengelolaan SDKP dalam perspektif Otonomi Daerah pada dasarnya adalah power sharing keweanangan pengelolaan SDKP antara pemennlah Propinsi dan Kabupaten/Kota.  Pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu penting dilakukan mengingat banyaknya kegiatan-kegiatan yang dapat diimplementasikan, sehigga perlu dirumuskan suatu konsep penataan ruang (Strategic plane) serta berbagai pilihan objek pembangunan yang serasi.
Analisis kepuasan konsumen roti (Studi kasus pada Golden Bakery di Ternate) Yonette Maya Tupamahu; Hamka Hamka
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.1.51-59

Abstract

Roti merupakan produk pangan yang digemari dan setiap konsumen memiliki persepsi atau sikap yang berbeda terhadap atribut yang melekat pada roti. Penilaian atribut menjadi dasar keputusan untuk pembelian ulang roti dikemudian hari termasuk di Golden Bakery. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat kepuasan konsumen roti di Golden Bakery. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian kuantitatif. Penentuan sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling yaitu Sampling Insidental dan Sampling Kuota sebanyak 200 responden. Kuesioner diuji validitas melalui korelasi Product Moment Pearson dan uji reliabilitas dengan rumus Cronbach’s Alpha(α). Atribut roti yang diteliti meliputi bentuk atau model roti, harga, rasa dan pilihan rasa, kemasan, lokasi pembelian, promosi, manfaat dan pelayanan. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa 8 indikator semuanya valid, dimana pada n = 30 dan α = 0,01 didapatkan nilai r hitung lebih besar dibandingkan r tabel = 0,463. Sedangkan hasil uji reliabilitas untuk Kepentingan sebesar 0,886 dan Kepuasan sebesar 0,901, berarti reliabel. Analisis tingkat kepuasan konsumen menggunakan pendekatan Indeks Kepuasan Konsumen (Customer Satisfaction Index). Hasil penelitian menunjukkan nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 79,94% artinya tingkat kepuasan total berada pada 0,66 – 0,80 yang berarti para pelanggan telah merasa puas terhadap kinerja yang dilakukan oleh Golden Bakery.
Evaluasi aspek sosial kegiatan penangkapan ikan tuna (Thunnus sp) oleh nelayan Desa Yainuelo Kabupaten Maluku Tengah Erika Lukman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.53-57

Abstract

Ikan tuna (Thunnus sp) merupakan salah satu sumberdaya perikanan potensial di perairan Maluku Tengah dan banyak dimanfaatkan oleh nelayan dengan menggunakan berbagai jenis alat tangkap diantaranya pancing tangan (hand line), pancing tonda (trolling line), dan pukat cincin (purse seine).  Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek sosial kegiatan penangkapan ikan tuna dan kemungkinan pengembangannya di Desa Yainuelo. Penelitian ini dilaksanakan bulan November 2013.  Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan pertimbangan bahwa nelayan responden adalah nelayan yang menangkap ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap pancing tangan (hand line), pancing tonda (trolling line), dan pukat cincin (purse seine). Aspek sosial yang diteliti meliputi penerimaan nelayan terhadap suatu jenis alat tangkap, penyerapan tenaga kerja per unit penangkapan dari masing-masing alat tangkap, kemampuan nelayan menjangkau investasi unit penangkapan,  dan tidak menimbulkan konflik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan penangkapan ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap pancing tonda dan pukat cincin dapat diterima secara sosial. Secara sosial standar nilai alat tangkap pancing tonda tertinggi 2,67 dan pukat cincin 2,65.  Berdasarkan tinjauan dari aspek sosial alat tangkap terbaik untuk dikembangkan di Desa Yainuelo untuk penangkapan ikan tuna adalah alat tangkap pancing tonda (trolling line).