cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Karakteristik Gel HPMC Ekstrak Ikan Toman (Channa micropeltes) Firlianty, Firlianty; Rario, Rario; Naibaho, Elisa Br.; Elita, Elita
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.8-12

Abstract

Ikan toman (Channa micropeltes) merupakan salah satu ikan jenis ikan air tawar yang memiliki kandungan protein albumin yang tinggi dan dapat mempercepat penyembuhan luka. Salah satu kelemahan dari pemanfatan albumin ikan toman (Channa micropeltes) adalah bau amis yang tidak disukai oleh masyarakat. Sehingga diperlukan alternatif dalam pemanfaatan ekstrak ikan toman (Channa micropeltes) yaitu dengan pembuatan sediaan gel ekstrak ikan toman (Channa micropeltes). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan toman (Channa micropeltes) dengan konsentrasi yang berbeda terhadap karakteristik gel. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dan analisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu 1,5%, 3%, 4,5% dan kontrol. Uji karaktersitik dalam penelitian ini adalah uji pH, daya sebar, homogenitas dan organoleptik. Dari penelitian yang sudah dilaksakan Gel HPMC ektrak ikan toman dibuat ke dalam empat formulasi dengan variasi ektrak ikan toman 0%, 1,5%, 3%, dan 4,5%. Evaluasi hasil ekstrak gel meliputi uji pH, daya sebar dan uji inderawi dan uji homogenitas, hasil penelitian menunjukan pH dari gel HPMC ektrak ikan dalam rentang 8,33-8,53 dan untuk uji daya sebar pada 4,7 – 5,66.  Untuk uji inderawi warna didapatkan hasil bahwa semakin banyak ekstrak yang diberikan maka warna gel semakin keruh, bau khas dan tekstur yang lembut. Hasil uji homogenitas menunjukan bahwa keempat formulasi memiliki homogenitas gel yang baik.
Potential of Bioethanol Production from Local Agricultural Waste in North Maluku Hi. Luth, Muhamad Sahman; Muhamad Saleh, Erna Rusliana; Albaar, Nurjanna
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.454-463

Abstract

The problem of the world energy crisis facing many countries, including Indonesia, can be overcome by using alternative energy sources to be used as fuel such as bioethanol. North Maluku is one of the regions in Indonesia that has a lot of agricultural products including waste. This agricultural waste contains a lot of carbohydrates which have the potential to be processed into bioethanol. This study aims to review research related to bioethanol production from agricultural waste and see the potential for bioethanol production from agricultural waste in North Maluku. This research method is written based on literature study. Sources of data in this study came from: 1). Related research journal. 2). Related institutions (BPS Maluku Utara). Data processing is carried out in calculating the potential bioethanol that can be produced. The results of the study showed that there were 190,276,660,746 tons of waste in North Maluku. If converted into bioethanol, there will be 10,630,272.41 kiloliters of bioethanol. Thus, North Maluku has the potential for bioethanol production.
Efek Perbedaan Kerapatan Media Substrat Terhadap Proses Penempelan Larva Tiram Mutiara (Pinctada maxima) Kotta, Raismin
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.1.61-70

Abstract

Usaha budidaya kerang mutiara lebih banyak terarah pada kegiatan pembesaran dan produksi mutiara, sehingga kebutuhan akan spat sebagai bahan baku utama semakin meningkat. Penelitian telah dilakukan pada bulan oktober 2017 di Laboratorium Balai Pengembangan Perikanan Pantai Sekotong Lombok Barat menggunakan metoda eksperimen.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kerapatan media kolektor yang berbeda terhadap proses penempelan yang lebih efektif pada larva tiram mutiara fase plantygrade di laboratorium. Hasil yang di peroleh pada perlakuan P2 Media substrat/kolektor kerapatan 80% sangat baik dan cukup padat yaitu sebanyak 370 ekor spat/substrat. Sedangkan penempelan spat terendah ditemukan pada perlakuan P1 Media kolektor kerapatan 50% sebanyak 217 ekor spat/substrat. Dapat disimpulkan bahwa semakin lebar kerapatan media kolektor maka semakin kecil proses penempelan larva fase plantygrade. Berdasarkan analisis statistik bahwa kerapatan 50% perlakuan P1 dan perlakuan P2 menunjukan adanyan berbeda nyata, dimana Thitung (1,561) < Ttabel (2.228) ini berarti penempelan larva menggunakan substrat/kolektor kerapatan 50% dengan 80% yang berbeda tetapi tidak berpengaruh pada penempelan larva tiram mutiara fase plantygrade. Hasil pengamatan nilai rata-rata kualitas perairan seperti; Suhu 28,9 0C, pH 7,1, Salinitas 33 ppt, dan DO 5,9  ppm. Pemberian jenis pakan alami terhadap tiram mutiara pada fase plantygrade antara lain yaitu fitoplankton jenis  Isochrysis galbana, Chaetoceros simplex dan Nannoclhoropsis sp.
Agribusiness Development of Flavor Rice “Mandoti” in Enrekang Districts Khayam, Omar Khayam; Irmayani, Dr.Irmayani; Amaluddin, Amaluddin
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.238-247

Abstract

Enrekang Regency is one of the areas in South Sulawesi with a topography of producing vegetable commodities, but apart from that this area also produces superior commodities that are only produced in Salukanan Village, Baraka District, namely local rice flavored rice known as "Pulu Mandoti". This study aims to analyze external factors (strengths and weaknesses) and internal factors (opportunities and threats) to formulate a development strategy for agribusiness development of "Pulu Mandoti" flavored rice. This research was carried out in Enrekang Regency, by determining several respondents who involved the head of the agriculture department, epala Bappeda, the head of Gapoktan. The analysis used is process hierarchical analysis, which shows that the strategy to develop flavored rice known as "Pulu Mandoti" starts from technical aspects, policy aspects and economic aspects.
Analisis Willingness to Accept (WTA) terhadap Harga Pasir Pantai yang Terinternalisasi Biaya Eksternalitas di Kabupaten Merauke Widiastuti, Maria Maghdalena Diana; Mote, Norce
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.2.44-50

Abstract

Penambangan pasir di Pantai Nasai menimbulkan eksternalitas. Bentuk eksternalitas yang paling terlihat adalah kerusakan jalan raya, penurunan produktivitas produk perikanan, dan kerusakan ekosistem hutan mangrove di pesisir pantai. Biaya eksternalitas akibat penggalian pasir sebesar Rp128.109.000.000,00, sementara eksternalitas positif yang diterima masyarakat dari penjualan pasir sebesar Rp Rp25.904.201.428,00. Usulan harga pasir dengan memasukkan biaya eksternalitas dalam harga pasir sebesar Rp391.924,00/m3. Penelitian ini bertujuan (1).Menganalisis kesediaan menerima harga pasir yang terinternalisasi eksternalitas (WTA) dari konsumen pasir, agen pasir dan penjual pasir, (2).Mengestimasi besarnya kesediaan menerima harga pasir yang terinternalisasi biaya eksternalitas dan (3). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan menerima (WTA). Metodologi yang digunakan yaitu rataan mean WTA, dan analisis regeresi linear berganda untuk menentukan faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam pemberian nilai WTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebanyak 87% responden bersedia menerima harga pasir yang terinternalisasi biaya eksternalitas dan hanya 13% responden yang tidak setuju. Besarnya biaya WTA bervariasi antara Rp100.000,00 sampai dengan Rp1.300.000,00; dengan mean WTA sebesar Rp527.813,00. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap keputusan nilai WTA adalah status responden sebagai pemilik dusun pasir, konsumen pasir, supir truk dan pemilik truk. Faktor lain seperti tingkat pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, pendapatan, lama usaha, pengetahuan menerima dampak, dan kepuasaan terhadap harga pasir tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan menerima nilai WTA.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pengolahan Kelapa Parut Kering (Desiccated Coconut) (Studi Kasus Pada PT. Gailolo Coco Industri di Desa Luari Kecamatan Tobelo Utara) Lakamisi, Haryati; Umasugi, Linda
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.1.49-52

Abstract

Kelapa merupakan salah satu penghasil bahan makanan yang sangat penting dalam kehidupan rakyat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kenyataan bahwa 75% dari minyak nabati dan 8% dari konsumsi protein bersumber dari kelapa. Salah satu hasil dari bagian kelapa yaitu daging kelapa dapat dimanfaatkan sebagai kelapa parut kering (desiccated coconut).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pengolahan kelapa parut kering pada PT.Gailolo Coco IndustridiDesa Luari Kecamatan Tobelo Utara dengan menggunakan kriteria investasi.Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa usaha pengolahan kelapaparut kering pada PT.Gailolo Coco Industrilayak dan menguntungkan dengan nilai NPV yang positif, sebesar Rp.4,602,431,497.25; nilai Net B/C ratio sebesar 2,91; nilai IRR sebesar 68% atau lebih besar dari suku bunga bank yang berlaku saat ini yaitu 9%; serta nilai  PBP yaitu 7 Bulan 15 Hari.
The Growth of Some Kinds Vegetables and Cultivation Tilapia (Oreochromis niloticus) on Akuaponik Bioflok of Nutrient System Talib, Ahmad; Noh, Muhammad Hi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.530-538

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pangan di perkotaan menjadi masalah karena kepadatan penduduk yang cukup tinggi sedangkan lahan untuk bercocok tanam justru semakin sempit bahkan cenderung berkurang karena dikonversi menjadi pemukiman penduduk, pabrik, mall dan jalan umum.  Disisi lain kebutuhan pangan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di kota Ternate, maka salah satunya adalah dengan penerapan teknologi bioflok. Tujuan penelitian adalah untuk melihat penerapan teknologi sistem akuaponik of  bioflok nutrient system pada tanaman sayuran dan ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode eksperimen pada sistem bioflok yang terdiri dari satu kolam yang di desain menggunakan terpal dengan ukuran 3x3 meter sedangkan untuk hidroponik menggunakan pipa 5 inc dengan panjang 4 meter berjumlah 12 buah pipa.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan nila pada bulan ketiga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan, sedangkan untuk tanaman sayuran dengan hidroponik setiap bulannya dapat dilakukan panen sebanyak empat kali yaitu (sayur kangkung, bayam merah, sawi, dan seledri) dengan pertumbuhan yang cukup maksimal.  Dengan sistem bioflok dapat menghasilkan dua kebutuhan pangan sekaligus yaitu ikan nila dan tanaman sayuran, sehingga dengan model ini dapat diaplikasikan pada masyarakat khususnya masyarakat di kota Ternate.
Pengaruh Formulasi Tepung Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) dan Tepung Wortel (Daucus carota) terhadap Nilai Gizi dan Organoleptik Nugget Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Pentury, Melkhianus Hendrik
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.350-359

Abstract

Formulasi bahan olahan pangan dengan penambahan Sayuran kedalam salah satu produk akan menaikan nilai gizi dan penerimaan produk bagi konsumen. Wortel (Daucus carota L) termasuk kelompok sayuran yang memiliki umbi berwarna jingga, yang kaya akan kandungan gizi yaitu β-karoten sebagai sumber antioksidan alami, serat pangan, tokoferol, asam askorbat, dan α-tokoferol. Tepung Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) adalah sumber pangan lokal yang kandungan karbohidratnya tinggi. Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) adalah ikan yang berpotensi cukup tinggi serta memiliki nilai ekonomis dan banyak disukai masyarakat. Difersifikasi olahan ikan, selain  mempertahankan mutu dan memperpanjang masa penyimpanan juga sebagai bentuk penerimaan konsumsi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh formulasi tepung Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) dan tepung Wortel (Daucus carota) terhadap nilai gizi dan organoleptik nugget Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas lima perlakuan yaitu formulasi tepung Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) dan tepung Wortel (Daucus carota) (0%:50%; 15%:35%; 25%:25%; 35%:15%; 50%:0%). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Variabel pengamatan terdiri atas penilaian organoleptik dengan parameter uji meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, dan analisis nilai gizi meliputi kadar air dan abu menggunakan metode gravimetri, kadar lemak menggunakan metode soxhlet, kadar protein menggunakan metode biuret dan kadar glukosa menggunakan metode aplikasi dari Sudarmadji tahun 2007. Data dianalisis menggunakan Analyses of Variances (ANOVA) dan apabila berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik formulasi tepung mangrove dan tepung wortel dalam pembuatan nugget ikan cakalang yakni pada perlakuan perbandingan tepung mangrove 35% dan tepung wortel 15% dengan rerata penilaian organoleptik disukai panelis.
Tingkat Kesukaan Konsumen Terhadap Produk Permen Jelly Rumput Laut Dengan Penambahan Konsentrasi Tepung Beras Ketan Lekahena, Vanessa Natalie Jane
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.1.38-42

Abstract

Vegetation Analysis of the Tagafura Protected Forest in the City of Tidore Islands Niapele, Sabaria; Salim, Tamrin
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.426-434

Abstract

The existence of Forest park vegetation in Tagafura as the  vegetation cover are  important to be maintain and preserved, since it’s effective for the human live on the earth. The function of this forest park  is to defend the field around the forest in several ways such as, the water cycle, avoid the flood, erosion scheming and the soil fruitfulness keeper. The Tagafura Forest Park has a lot of natural resource, but the structure and the composition of the field are not completely found yet. Based on the the statement above the Researcher are interested to conduct the research entitled “ VEGETATION ANALYSIS OF THE TAGAFURA FOREST PARK IN TIDORE ISLAND to know about the structure and the composition of the vegetation in the Forest park of Tagafura and be able to being as the government substance while made a decision about the Forest park. This research used purposive sampling with a combination of to track and double plot to placement the plot. The data then analyzing used the density and relative density formula, domination and relative domination formula, frequency and relative frequency formula and The Importance Value Index (INP). Based on the research result, the data was founded that the forest has 25 structures include 15 types of Seedlings, 10 type of Stakes, 13 type of poles and 12 types of tress.  The domination of the composition type amount the growth based on the INP is (1). Augenia aromatic with the INP in Seedling are 45,49. INP for Stand  are 18,05. INP for the  are 23,67 and the INP for the trees are 132.08. (2). Myristica fragrans has the INP for the seedlings are 31.44. INP for Stand are 15.11. INP for the poles are 30.27  and the INP for the trees are 47.25.  (3). Gnetum gnemo has the INP for the seedlings are 19,48. INP for Stand are 24.21. INP for the  poles are 49.92  and the INP for the trees are 10.83. (4). Arenga Pinnata has the INP for the seedlings are 18,13. INP for Stand are 36.11. INP for the  poles are 24.04  and the INP for the trees are 17.51. (5). Cinnamomum verum has the INP for the seedlings are 11.84. INP for Stand are 33.17. INP for the  poles are 26.42  and the INP for the trees are 7.36.