cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
+62511-4774405
Journal Mail Official
ecopsy@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ecopsy
ISSN : 23547197     EISSN : 23547634     DOI : https://doi.org/10.20527/ecopsy
Core Subject : Humanities, Social,
Ecopsy Journal is a scientific journal that focuses on the Science of Psychology, particularly with regard to issues of Environmental Psychology and other branches of Psychological sciences related environmental context (General Psychology, Social Psychology, Developmental Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Psychology of Religion, Industrial & Organizational Psychology and Indigenous Psychology). Ecopsy Journal as a means of communication to disseminate the results of scientific research in the field of psychology. The journal is published by Psychology Studies Program, Faculty of Medicine, University Lambung Mangkurat (ULM) since 2013, published regularly in the print and electronic editions, Ecopsy Journal published three times a year at the month of April, August and December. From 2019 we only published two times a year at April and October.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY" : 8 Documents clear
Pengaruh persepsi keterlibatan ayah dan harga diri terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja awal Grin Rayi Prihandini; Lia Mawarsari Boediman
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.416 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6560

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat peran keterlibatan ayah dan harga diri dalam memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja awal. Remaja awal dianggap sebagai masa yang penting karena banyak perubahan yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dirinya. Kesejahteraan psikologis dianggap dapat menentukan arah perkembangan dari remaja dan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal diri seseorang. Peneliti ingin melihat peran dari keterlibatan ayah sebagai faktor eksternal dan harga diri sebagai faktor internal dalam memengaruhi kesejahteraan psikologis dirinya. Penelitian dilakukan pada 300 orang remaja awal yang berusia 12-15 tahun dari tiga SMP di Jakarta dan Depok. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen Reported Father Involvement Scale (RFIS), Rosenberg’s Self-Esteem Scale (RSES), dan Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (RPWB). Analisis regresi berganda yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa terdapat pengaruh dari keterlibatan ayah dan harga diri remaja awal terhadap kesejahteraan psikologis dirinya. Keterlibatan ayah dan harga diri secara bersama-sama berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis remaja awal.
Efektivitas penerapan token ekonomi untuk meningkatkan konsep diri akademik siswa tunagrahita Risnida Muzdalifah; Duta Nurdibyanandaru
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.194 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.5902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian token ekonomi untuk meningkatkan konsep diri akademik siswa tunagrahita. Desain penelitian ini adalah multiple-baseline design across subject yaitu seluruh subjek penelitian mendapatkan intervensi yang sama dengan sebelumnya telah dipastikan bahwa subjek penelitian memiliki karakteristik yang sama sesuai tujuan penelitian. Partisipan penelitian sebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala konsep diri akademik, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian token ekonomi efektif untuk meningkatkan konsep diri akademik siswa tunagrahita dengan hasil signifikansi 0.041 < 0.05.
Konformitas teman sebaya sebagai prediktor terhadap perilaku merokok remaja Nanda Zatil Hidayah; Rita Eka Izzaty
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.821 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6163

Abstract

Perilaku merokok adalah permasalahan kesehatan yang ada di Indonesia. Bahkan prevalensi perokok meningkat setiap tahunnya. Permasalahan perilaku merokok sering muncul pada remaja awal karena remaja menjadi sasaran utama pada pemasaran rokok. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar Kota Palembang tahun 2014 jumlah perokok remaja mencapai sebesar 58,17 %. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok di Sekolah Menengah Kejuruan di Palembang yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 120 siswa dengan usia 15-17 tahun yang dipilih secara random sampling dan diberikan untuk skala perilaku merokok dan konformitas teman sebaya. Data dianalisis menggunakan regresi linier dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dan perilaku merokok. Hal tersebut menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya yang tinggi maka perilaku merokok pada remaja juga semakin tinggi.
Peran moderasi efikasi diri terhadap hubungan antara kohesivitas kelompok dan kemalasan sosial Ayu Siti Rahayu; Agus Abdul Rahman
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.976 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6447

Abstract

Kemalasan sosial merupakan fenomena tidak menguntungkan bagi kerja kelompok. Salah satu faktor kelompok yang secara empirik dapat menurunkan fenomena tersebut adalah kekompakan kelompok. Pada penelitian ini, selain menguji kembali pengaruh kekompakan kelompok dan kemasalah sosial, juga ingin menguji sejauhmana peran moderasi efikasi diri terhadap hubungan antara kohesivitas dan kemalasan sosial tersebut. Efikasi diri dipakai sebagai variabel moderator karena penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang efikasi dirinya tinggi akan lebih baik bekerja dalam kelompok daripada sendirian. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional, dengan subjek penelitian adalah mahasiswa di salah perguruan tinggi negeri di kota Bandung, yang berjumlah 198 orang. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Self efficacy diukur dengan menggunakan skala dari Albert Bandura, kohesivitas kelompok diukur dengan menggunakan skala Carron, Colman, dan Wheeler, dan kemalasan sosial diukur dengan menggunakan skala Myers. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik kohesivitas kelompok maupun efikasi diri berpengaruh negatif terhadap kemalasan sosial. Selain itu, analisis data juga menunjukkan bahwa efikasi diri dapat meningkatkan hubungan negatif antara kohesivitas kelompok dan kemalasan sosial 
Peran status sosial sebagai moderator pada pengaruh keanggotaan kelompok terhadap evaluasi kritik Risna Febriani; Rizka Halida; Amarina Ariyanto
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.918 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keanggotaan kelompok terhadap intergroup sensitivity effect (ISE) yang dimoderatori oleh status sosial sumber kritik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2 (keanggotaan kelompok: ingroup vs outgroup) x 2 (status sosial: status sosial tinggi vs status sosial rendah) dengan between subjects design. Target kritik adalah mahasiswa Universitas Indonesia. Isi kritik berkaitan dengan kurangnya fasilitas yang terdapat di Universitas Indonesia. Sumber kritik ingroup adalah pimpinan eksekutif dan staf Universitas Indonesia, sementara sumber kritik outgroup adalah pimpinan eksekutif dan staf Universitas Gadjah Mada. Status sosial sebagai moderator divariasi berdasarkan jabatan di universitas. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 400 orang. Analisis data yang digunakan adalah two ways analysis of variance (ANOVA). Berdasarkan hasil analisis, keanggotaan kelompok menjadi prediktor dalam perbedaan evaluasi kritik yang disampaikan ingroup dan outgroup. Status sosial sumber kritik juga diterbukti dapat meningkatkan evaluasi outgroup menjadi lebih positif.
Pencegahan perilaku kecurangan akademik: Peran penalaran moral dan konsep diri akademik Doddy Hendro Wibowo; Enjang Wahyuningrum
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.943 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penalaran moral dan konsep diri akademik menjadi prediktor terhadap perilaku kecurangan akademik pada siswa sekolah menengah atas di Kota Salatiga. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK di Kota Salatiga. sejumlah 256 orang siswa. Kecurangan akademik diukur dengan Skala Kecurangan Akademik yang disusun oleh Anthanasou & Olasehinde (2002), pengukuran penalaran moral dengan menggunakan Defining Issue Test (DIT) yang dikembangkan oleh Rest (1979) dan Konsep Diri Akademik menggunakan skala yang disusun oleh Wyle (1976), Hansford dan Hatie (1982) dan Marsh (1992). Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara konsep diri akademik dengan kecurangan akademik siswa SMK swasta di Salatiga, dengan r = -0,195 (p < 0,05), namun tidak ada korelasi antara penalaran moral dengan kecurangan akademik siswa SMK swasta di Salatiga, dengan r = 0,033 (p < 0,05). Sedangkan konsep diri akademik dan penalaran moral tidak memberikan kontribusi untuk tingkat kecurangan akademik pada siswa SMK swasta di Kota Salatiga, ditunjukkan dengan R = 0,201 (p < 0,05).
Penyuluhan “kesejahteraan pribadi” dan terapi tawa untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif lansia Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya Rizky Amalia Jannati; Endang R. Surjaningrum
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyuluhan mengenai kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa terhadap tingkat kesejahteraan subjektif lansia yang menjadi anggota Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya. Subjek pada penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling jenuh, dengan jumlah 31 orang yang terdiri atas 10 orang laki-laki dan 21 orang perempuan. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan desain satu kelompok (one-group pretest-posttest design) di mana tidak ada proses kontrol di dalamnya, sehingga kegiatan pretest, perlakuan dan posttest dilakukan pada satu kelompok pengujian saja. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa selain mampu meningkatkan tingkat pengetahuan peserta komunitas, tetapi juga berdampak pada peningkatan persepsi kepuasan hidup dan afek positif yang merupakan indikator kesejahteraan subjektif. Selain itu, pengujian effect size menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan aspek kognitif dari kesejahteraan pribadi peserta berupa persepsi kepuasan hidup dan aspek afektif berupa peningkatan afek positif.
Pengaruh regulasi diri terhadap aspirasi karier pada remaja Rezky Graha Pratiwi; Endah Retnowati
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6065

Abstract

Aspirasi karier adalah  suatu pencapaian atau cita-cita yang mereka inginkan pada posisi tertentu. Teori Bandura digunakan untuk menghipotesiskan aspirasi karier yang dipengaruhi oleh regulasi diri pada siswa remaja. Diperkirakan bahwa siswa remaja yang memiliki regulasi diri yang tinggi akan meningkatkan aspirasi karier mereka. Jika siswa tidak memilih karier yang tepat, siswa tidak akan mengalami pengangguran. Untuk menguji ini, 118 siswa kelas 11 Indonesia dengan usia rata-rata 17,3 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Mereka menggunakan teori Bandura untuk skala regulasi diri yaitu observasi diri, penilaian proses, reaksi diri dan skala aspirasi karir menggunakan teori O’brien yaitu cita-cita, keinginan di bidang karir, ketetapan hasil). Hasilnya terbukti secara positif dan signifikan aspirasi karier dipengaruhi oleh regulasi diri. Kesimpulannya bahwa regulasi diri dapat memprediksi aspirasi karier.

Page 1 of 1 | Total Record : 8