cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
PURWARUPA Jurnal Arsitektur
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
KAJIAN PRINSIP ARSITEKTUR ERGONOMI PADA BANGUNAN PENDIDIKAN BERASRAMA (STUDI KASUS: SMKN 61 JAKARTA) Angga Sukmanika; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2022): Purwarupa Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu peran penting dalam visi perkembangan teknologi di era digital, siswa tidak hanya perlu menguasai perangkat digital, tetapi juga menguasai soft skill yang mumpuni dalam kegiatan belajar di sekolah. Untuk mencapai hal tersebut, semua aspek kenyamanan pengguna, efisiensi dari segi waktu dan jarak, serta keamanan harus diperhatikan dalam kegiatan belajar mengajar. Dari semua standar tersebut, konsep yang paling mendekati adalah Arsitektur Ergonomi. Ergonomi adalah cabang ilmu yang secara sistematis memanfaatkan informasi tentang kenyamanan manusia di lingkungan, selanjutnya ergonomi bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan saat melakukan aktivitas di lingkungan, serta untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Oleh karena itu, konsep bangunan ergonomis diperlukan dan menjanjikan untuk meningkatkan dan menciptakan keseimbangan dalam berbagai aspek teknis, ekonomi dan budaya dari setiap sistem kegiatan yang dilakukan, sehingga menciptakan pembelajaran dan kualitas hidup yang tinggi bagi pengguna bangunan.Kata Kunci: Pendidikan, Arsitektur Ergonomi, Bangunan. 
PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA BANGUNAN ISTANA BUDAYA MALAYSIA Achmad Alfan Rizky; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 2 (2021): Purwarupa Vol 5 No 2 September 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara yang kaya akan budaya sebaiknya memiliki suatu tiang besar untuk mengedukasi masyarakatnya akan pentingnya budaya tersebut. Baik itu secara frontal ataupun secara tidak sadar masyarakat dapat teredukasi akan budaya yang dimiliki oleh negaranya. Pada era yang modern ini banyak hal yang berbau budaya dianggap kuno dan tertinggal zaman, untuk mengantisipasi pandangan tersebut penyajian pada suatu bangunan budaya bisa dijadikan contoh ataupun pengedukasian dimana bangunan budaya bisa terlihat kekinian ataupun dilihat keren. Konsep arsitektur neo-vernakular bisa dijadikan pendekatan untuk mempertahankan nilai budaya dengan penyajian yang modern dan berteknologi tinggi. Bahkan tidak hanya itu, arsitektur neo-vernakular juga memperhatikan keberlanjutan bangunan ataupun lingkungan di sekitarnya dan arti yang dimiliki pada suatu bangunan yang tertera pada prinsip desain arsitektur neo-vernakular.
TELAAH KONSEP ARSITEKTUR RUSTIC PADA BANGUNAN THE AHWAHNEE HOTEL Tiara Amelia; Ari Widyati Purwantiasning
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2022): Purwarupa Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rustic is an architectural concept that has a rustic feel and is a concept that emerged in the rural United States. Taking a rustic impression makes this concept dominant with natural elements and materials in the building, such as the use of wood, natural stone, exposed brick, and metal, while maintaining the rough shape of the material. Ahwahnee Hotel is an old historic building that has a rustic concept. The building is located in Yosemite National Park and is surrounded by forests and cliffs because, basically, rustic buildings exist in the open so they can blend in with the surrounding nature. This study uses a descriptive qualitative narrative method, where the research data is obtained from the study of literature. The purpose of this research is to understand the principles of rustic architecture, analyze hotel objects with rustic principles, and understand the application of rustic architecture in hotel buildings. Then there are conclusions to be obtained, namely a research result from the analysis of selected case studies with the application of rustic architectural principles in hotel buildings
KAJIAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA BANGUNAN RESORT (AKSARI RESORT,BALI,INDONESIA) Muhammad Raza; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2022): Purwarupa Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Arsitektur organic merupakan konsep yang diperkenalkan oleh Frank Lloyd Wright.sejak dulu Frank Llyod Wright selalu memperhatikan hubungan antara manusia dengan alam sekitar. Hal tersebut yang menjadi dasar pada pemikiran konsep arsitektur organik. Dengan berjalannya waktu arsitektur organic masih menjadi perdebatan mengenai panduan maupun batasan untuk desainnya. Dari beberapa peneliti yang mencoba melakukan penelitian dengan mengamati dan merangkum dasar-dasar pemikiran tentang konsep arsitektur organik. Arsitektur organik memiliki konsep yang mengankat alam sebagai pemikiran dasar konsep arsitektur organik, menciptakan hubungan yang harmonis, dapat bertahan sepanjang waktu dengan bentuk yang dinamis dengan alam. Serta fungsional terhadap fungsi bangunanya.. Penerapan arsitektur organic pada bangunan resort memungkinkan terciptanya suasana yang segar dan menyatu dengan alam sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai penerapan arsitektur organik pada bangunan resort.. Kata Kunci: Arsitektur Organik, Bangunan Resort, Konsep Arsitektur
KAJIAN KONSEP DESAIN UNIVERSAL PADA BANGUNAN BOARDING SCHOOL STUDI KASUS PONDOK PESANTREN AR RISALAH CARIU BOGOR Aditya yoga cahya Putra; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 2 (2021): Purwarupa Vol 5 No 2 September 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan penerus bangsa, banyak pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, Perguruan Tinggi dan Pesantren. Dari semua jenjang pendidikan yang ada hanya beberapa yang menerapkan metode boarding school. Boarding school merupakan sekolah berasrama yang memiliki ke unggulan dalam pendidikan oleh karena itu banyak tokoh-tokoh besar yang lahir dari sekolah berasrama. Untuk menujuang pendidikan perlunya wadah dalam menampung kegiatan belajar mengajar yang dapat diakses oleh siapapun tanpa terkecuali baik itu difabel dan lansia. Berangkat dari isu tersebut konsep desain universal menjadi jawaban untuk membuat bangunan atau kawasan yang dapat diterima oleh semua oarang. Konsep yang memiliki tujuh prinsip. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami penerapan konsep desain universal pada bangunan boarding school. Metode penelitian menggunakan deskriftif kualitatif dengan menggunakan studi kasus boarding school. Kesimpulan yang didapat daristudi kasus, studi kasus menerapakn konsep desain universal. Dari hasil itu maka disimpulkan bahwa konsep universal dapat diterapkan pada bangunan boarding school.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA BANGUNAN KANTOR ROBINSON TOWER SINGAPURA Muhammad Ibnu Fachry; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2022): Purwarupa Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur bioklimatik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara iklim dengan suatu rancangan bangunan. Bangunan bioklimatik adalah bangunan yang mengusung desain penggunaan teknik hemat energi dengan memanfaatkan iklim setempat dan data meteorologi, hasilnya adalah bangunan memiliki interaksi terhadap lingkungan dan penggunanya. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui prinsip – prinsip arsitektur bioklimatik, mengidentifikasi penerapan parameter konsep desain arsitektur bioklimatik, mengetahui prinsip arsitektur bioklimatik yang paling banyak diterapkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui sumber sekunder yaitu studi literatur. Penerapan arsitektur bioklimatik pada bangunan perkantoran dapat berdampak positif bagi pekerja di bangunan tersebut.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN PADA KAWASAN KAMPUNG VERTIKAL DI KAMPUNG CINGISED ilfan husnan; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 2 (2021): Purwarupa Vol 5 No 2 September 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kampung Vertikal Apartemen Rakyat Cingised merupakan desain yang masih tahap perencanaan yang didesain oleh Studio Akanoma Masyarakat dikota Bandung, Studio Akanoma masyarakat ini merupakan studio yang dibikin oleh Yu-sing dan Benyamin Narkan tahun 2008 yang terletak di Bandung dan Surakarta. Pada kampung vertikal ini diharapkan dapat mengkoneksikan interaksi manusia dengan lingkungan dengan adanya fasilitas urban farming. Penerapan kampung vertikal sebagai alternatif tempat kekurangan lahan, dapat dilakukan dengan menyusun konsep ramah lingkungan dengan meminimalisir pencemaran lingkungan pada kawasan tersebut, dan memperbaiki penataan kawasan kampung yang tidak teratur serta kumuh. Metode penelitian yang digunakan ialah dengan menggunakan data sekunder yang terdiri dari jurnal dan buku. Objek penelitian yang digunakan adalah Kampung Vertikal Cingised yang belum terbangun karena kampung vertikal di Indonesia yang sudah terbangun tidak menerapkan konsep arsitektur ramah lingkungan. Penelitian yang dilakukan menggunakan komponen fisik , komponen non fisik dan komponen penghijauan. Komponen fisik yang dijadikan objek penelitian berupa koridor, tangga, fasilitas ruang terbuka, fasilitas kesehatan, fasilitas pelayanan umum, dan fasilitas niaga. Komponen non fisik sebagai objek penelitian terdiri dari faktor ekonomi, faktor sosial, faktor budaya. Komponen penghijauan yang menjadi objek penelitian berupa pepohonan, penghijauan pada unit hunian, dan ruang terbuka hijau. Teknik  pengambilan data dilakukan melalui kajian literatur. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan arsitektur ramah lingkungan pada Kampung Vertikal Cingised. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Kampung Vertikal Cingised memiliki fasilitas kampung vertikal dan menerapkan konsep arsitektur ramah lingkungan. Kata kunci:  Ramah Lingkungan, Kawasan, Kampung, Penghijauan, Vertikal ABSTRACT: The Vertical Village of the Cingised People's Apartment is a design that is still in the planning stage which was designed by the community of Bandung's Akanoma studio. In this vertical village, it is expected to be able to connect human interaction with the environment with urban farming facilities. The application of vertical villages as an alternative for places that lack of land, can be done by developing an environmentally friendly concept by eliminating environmental pollution in the area, and improving the arrangement of irregular areas as well. The research method used is to use secondary data consisting of journals and books. The object of research used is Cingised Vertical Village which has not been built because vertical villages in Indonesia that have been built do not apply the concept of environmentally friendly architecture. Research conducted using physical components, non-physical components and greening components. Physical components that are used as research objects in the form of corridors, stairs, open space facilities, health facilities, public service facilities, and commercial facilities. Non-physical components as research objects consist of economic factors, social factors, cultural factors. Greening components that become research objects in the form of trees, greening in residential units, and green open space. Data retrieval techniques are carried out through literature studies. The purpose of this research is to examine the application of environmentally friendly architecture in Cingised Vertical Village. From the results of the research, it can be concluded that Cingised Vertical Village has vertical village facilities and applies the concept of environmentally friendly architecture. Keywords: Environmentally, Area, Vertical, Greenery, Village 
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN BUNDESWEHR MILITARY HISTORY MUSEUM DI DRESDEN JERMAN Nursandi, Izwan Ariq; -, Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 2 (2022): Purwarupa Vol 6 No 2 September 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.6.2.33-38

Abstract

ABSTRAK. Bangunan museum merupakan jenis bangunan yang berfungsi sebagai tempat edukasi dan sarana pendidikan untuk mengenalkan sejarah, peristiwa, makhluk hidup, dan lain sebagainya. Tujuan museum sendiri ialah untuk mengedukasi hal-hal tersebut pada generasi-generasi di masa mendatang, sehingga ilmu pengetahuan pada sebuah peradaban tidak akan terputus dan hilang. Seiring berjalannya waktu, bangunan museum juga memiliki desain arsitektur yang beragam. Salah satunya konsep arsitektur kontemporer yang memiliki gaya desainnya tersendiri dan tidak mengikat pada sebuah gaya tertentu. Bangunan museum dengan penerapan konsep arsitektur kontemporer dapat menjadikan bangunan dengan karakteristik tersebut yang berciri khas dan berkarakter. Dari hal tersebut, muncul permasalahan mengenai bagaimana penerapan konsep arsitektur kontemporer pada bangunan museum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan arsitektur kontemporer pada bangunan Bundeswehr Military History Museum di Dresden Jerman. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode deskriptif kualitatif dengan tahapan analisis berdasarkan ciri-ciri atau karakteristik arsitektur kontemporer terhadap penerapan pada studi kasus bangunan museum. Hasil akhir pada penelitian ini berupa kesimpulan dari penerapan konsep arsitektur kontemporer terhadap museum. Kata Kunci: Arsitektur, Arsitektur Kontemporer, Museum ABSTRACT. The museum building is a type of building that serves as a place of education and the knowledges place to introduce a history, events, creatures, etc. The purpose of the museum itself is to educate those things to the all generations in the future, so that the knowledges on a civilization will not be disconnected and disappear. As time passes, the museum building also has a diverse design architectures. One of them, concept of contemporary architecture style has its own style and not binding on a particular style. The museum building with the application of the concept of contemporary architecture to make buildings with the characteristics of the distinctively and character. From that issue, arises the issue of how the application of the concept of contemporary architecture in the building of the museum. The aims of this research is to analyze the application of contemporary architecture in the Bundeswehr Military History Museum in Dresden Germany. The method used in this research is a descriptive qualitative method with the stages of the analysis based on characteristics of the contemporary architecture of the application in the case study museum building. The result on this research is a conclusion of the application of the concept of contemporary architecture to the museum. Keywords: Architecture, Contemporary Architecture, Museum
Kajian Konsep Desain Arsitektur Tropis Modern Pada Bangunan Rusunawa Kota Madiun Saliim, Alief Muzakkii; Satwikasari, Anggana Fitri
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 2 (2022): Purwarupa Vol 6 No 2 September 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.6.2.1-6

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis lembab dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan dan kemarau yang pendek. Selain itu Indonesia juga merupakan negara kepulauan yang cukup padat akan penduduk, kepadatan tersebut menyebabkan lahan untuk membangun suatu hunian tempat tinggal menjadi semakin terbatas setiap tahunnya. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat hunian tempat tinggal yang bersifat vertikal, atau biasa disebut dengan rumah susun. Dalam menciptakan bangunan rumah susun yang aman, nyaman, serta layak untuk dihuni, bangunan harus dapat beradaptasi terhadap iklim dan zaman untuk menyelaraskan antara desain bangunan terhadap kondisi alam dan kebutuhan masyarakat pada zaman tersebut. Oleh karena itu pendekatan konsep desain bangunan yang relevan untuk diterapkan daerah beriklim tropis adalah konsep arsitektur tropis modern.
KAJIAN ARSITEKTUR HIBRID TRADISIONAL DAN FUTURISTIK PADA GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS TANJUNG PURA naufalamas, rafi; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 2 (2022): Purwarupa Vol 6 No 2 September 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.6.2.39-44

Abstract

Ide Arsitektur kontemporer terlahir pada era pasca modern sekitar tahun 1940 yang menjadi konsep dasar dari sebuah karya arsitektur.  ilmu arsitektur kontemporer memiliki tiga cabang yang terdiri dari arsitektur logis, arsitektur hibrid, dan arsitektur metafora. Arsitektur hibrid sendiri memliki makna pencampuran antar dua konsep yang berbeda atau berlawanan kutub yang menghasilkan sebuah konsep yang baru. Arsitektur hibrid memiliki metode yang berbeda diantara nya persilangan, pencampuran dan penggabungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode arsitektur hibrid dengan konsep tradisional dan futuristik pada bangunan pendidikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengamati fenomena secara lebih rinci tentang suatu keadaan. Penelitian ini akan menganalisis metode aritektur hibrid pada studi kasus gedug rektorat tanjung pura. Ditemukan bahwa pada kasus Gedung rektorat Tanjung pura menerapkan metode arsitektur hibrid pencampuran pada eksterior yang merupakanarsitektur hibrid  percampuran sedangkan pada interior menerapkan arsitektur hibrid persilangan.