cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Digital Tone Control Menggunakan Mikrokontroller 8-Bit Turahyo turahyo
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.632

Abstract

AbstractThe quality of the audio sound system that is generated depends on the tone control. Good audio tone control signal output produces an audio signal that approaches the input audio signal. Tone controls are generally used on audio sound system devices using potentiometers as regulating devices. Potentiometers are done in charcoal powder which has varying and linear barriers. Problems that often arise in potentiometers in the form of quick wear due to frequent friction, the output of the tone control will produce a noise when the relationship between the powder charcoal and the sweeping lever is not well connected, and linearity will change if the potentiometer is dirty due to dust. Microcontroller is electronic equipment that can be programmed according to user need. With a collaboration push button, Multiplexer and Analog to digital converter (ADC), can be utilized instead of a potentiometer. Setting the potentiometer is done by pressing the digital control tune up / down button. Based on the testing of the tone control on the volume setting, the input signal has strengthened 6.02 dB. In the bass setting, a signal with a frequency of 100-1 khz is passed, while the frequency of 2.5 khz is muted. In the treble setting, the frequency passed is 2.5 khz to 16 khz.
Karakteristik Bio-Oil Hasil Pirolisis Limbah Brem Dengan Variasi Temperatur Edi Murnawan; Farid majedi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.552

Abstract

AbstrakPeningkatan teknologi otomotif dan jumlah kendaraan yang meningkat menyebabkan penggunaan bahan bakar fosil semakin meningkat. Maka  dibutuhkan bakan bakar alternatif sebagai pengganti atau campuran bahan bakar, untuk menjaga agar tidak terjadi krisis bahan bakar. Bio-oil merupakan salah satu produk hasil pirolisis yang dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar solar. Bio-oil diperoleh dari limbah brem yang diproses dengan cara  pirolisis. Pirolisis merupakan proses pembakaran suatu bahan pada suhu tinggi tanpa oksigen. Pada penelitian ini menggunakan variasi temperatur 250oC, 350oC, 450oC dan 550oC dengan waktu 3 jam dan massa 500 gram. Bio-oil hasil pirolisis divariasikan dengan solar dan diuji untuk mengetahui karakteristiknya. Pengujian pertama dilakukan untuk mendapatkan volume hasil pirolisis dari tiap temperatur. Pengujian kedua menggunakan metode ASTM D 445-12 untuk mendapatkan viskositas pada suhu 40oC dan metode ASTM D 93-12 untuk mendapatkan titik nyala. Hasil pengujian menunjukkan volume tertinggi diperoleh dari temperatur 5500C menghasilkan bio-oil sebanyak 254 ml. Hasil pengujian variasi campuran 5% bio-oil dari tiap temperatur diperoleh hasil yang terbaik yaitu dari temperatur 4500C, sedangkan persentase campuran yang optimal bio-oil dengan solar diperoleh viskositas tertinggi pada campuran 15% bio-oil dengan 85% solar sebesar 4,779 mm2/s dan titik nyala tertinggi diperoleh dari campuran 5% bio-oil dengan 95% solar sebesar 61oC Kata Kunci: Bio-oil, Pirolisis, Titik nyala,  Viskositas
Realisasi Alat Ukur Suhu Dan Kelembapan Berbasis Raspberry Pi Septian angga pratama; Nana Subarna
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.636

Abstract

AbstractTemperature and humidity are one of the most frequently measured parameters. Measurements of temperature and humidity parameters are very useful for studying a physical, chemical, or biological process. In the last few decades, global warming or global warming has become a global issue related to the environment where pollution and damage to the environment are factors that cause high temperatures in the earth. Therefore the main focus of this research is about measuring the temperature and humidity of a room with a dimension of 15 x 10 m whether it is necessary to have additional cooling in the room or not to know the level and level of linearity of the DHT 11 sensor that will be used to measure two parameters at once, with a microcontroller in the form of a Raspberry Pi. Measurements were made by taking 30 samples for 30 minutes, the results displayed from the monitor connected from Raspberry Pi showed that the DHT 11 sensor was not linear, namely the temperature R2 = 0.8221, while the humidity R2 = 0.8893 was due to the influence of temperature from outside and indoors and the influence of the quantity of humans in the room. Keywords : DHT11, Raspberry Pi, Room, Temperature and Humidity
Simulasi Lampu Lalu Lintas Simpang Tiga Balikpapan Permai berbasis PLC OMRON CP1E-N30SDR-A Riza Hadi Saputra; Ain Sahara; Melinda Greshela
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.577

Abstract

Today on the highway, especially on crossing roads, motor vehicle users are increasing, both motorbike and car drivers. Not only that, it can be seen from the number that has increased greatly every day. This situation requires the existence of a time setting, whose purpose is nothing but to reduce congestion to the risk of accidents. Therefore, in this study, a traffic light simulation is controlled by OMRON CP1E-N30SDR-A PLC. Traffic light simulation at the three intersections based on PLC OMRON CP1E-N30SDR-A has been made a traffic light control prototype to set the timing of traffic lights at the three intersections based on OMRON CP1E-N30SDR-A PLC. The method used for this research is observation, looking for references about sending data at traffic lights and can be processed on PLC systems. Observations were carried out directly at the place of data collection, namely at Simpang 3 Balikpapan Permai. Programming used to instruct traffic light simulations is to use a ladder diagram programming language created using CX-Programmer software. The purpose of this study is to make a traffic light system in the form of a simulation or prototype that has timing from intersection 3 of Balikpapan Permai. In traffic light simulations, timers are needed to synchronize between available intersections, namely 3 intersections. This is so that the vehicle that passes from one intersection where the traffic light conditions at that time is a green light, then the vehicle no longer waits at the next intersection. The signal is sent from one intersection to another as an indicator so that the intersection can automatically adjust the timing of traffic lights.
Evaluasi Penerapan Program Penghematan Air Bersih di Gedung Perkantoran (Studi Kasus Penghematan Air Bersih di Gedung Perkantoran PT TEPI) Siska Ayu Kartika
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.623

Abstract

Kebutuhan dan pemakaian air bersih terus meningkat setiap tahunnya, seiring dengan pertumbuhan penduduk, jumlah industri dan gedung-gedung perkantoran. PT TEPI sebagai salah satu perusahaan di Balikpapan, berpacu untuk turut serta melakukan upaya penghematan air demi masa depan yang lebih baik, sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 diperusahaan tersebut. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk melakukan identifikasi upaya-upaya dalam melaksanakan kegiatan penghematan air di gedung perkantoran dan mengevaluasi penerapan program penghematan penggunaan air bersih yang telah dilakukan. Metodologi penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder, melakukan survei dan obervasi lapangan, mengevaluasi penggunaan air bersih dengan menghitung berapa penghematan yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan beberapa perbaikan. Program penghematan air yang telah dilakukan diantaranya adalah komitmen dari manajemen puncak untuk mendukung secara penuh pada gerakan penghematan air, pembentukan tim komite hemat energi dan air, melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran karyawan, deteksi kebocoran air, memperbaiki kran bocor dan meter air yang rusak, mengganti kran manual menjadi kran autostop, pemakaian dual flush toilet, dan sprinkler untuk menyiram tanaman. Melalui gerakan ini, PT TEPI telah melakukan penurunan pemakaian air sebesar 34,18% terhitung mulai dari tahun 2009- 2017, dan rata-rata pemakaian air perkapita adalah sebesar 312,44 L/orang/hari. 
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Media Cetak Sebagai Sarana Promosi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Dan Weighted Product Gunawan Gunawan
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.497

Abstract

The selection of advertising media in the development and business competition is very important. It determines that criteria and the alternative for each person is different. It makes decisions are very difficult because we have a lot of choices, time and cost.Decisions that are fast and appropriate in determining the best print media as a promotion, which is in accordance with the needs and desires of the advertiser.Selection of Analytical Hierarchy and Weighted Product (WP) method as a tool to assist in making decisions with calculations done by using AHP to get criteria weight and continue using the WP method. Both methods can provide recommendations in the selection of print media as a medium of promotion. The result of combining the two methods results in a rankingKeywords : Analytical Hierarchy Process    Weighted Product, media print
Analisis Kecepatan Angin Pesisir Pantai Monpera sebagai Sumber Energi Terbarukan Kota Balikpapan Adhe Yusphie Panca Tentra Sandika; David Christover; Mohammad Saiful Rozikin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.624

Abstract

Balikpapan sebagai salah satu kota di Kalimantan Timur, merupakan kota dengan karakteristik wilayah yang cukup unik dengan kondisi topografi wilayah yang terdiri dari daerah pesisir dengan daratan yang berbukit hingga potensi angin yang dapat dimanfaatkan. Berdasarkan data Bappeda kota Balikpapan menjelaskan bahwa topografi Balikpapan yang hampir seluruhnya berbukit (85%), serta ketinggian wilayah kota Balikpapan dari permukaan air laut berkisar 0–80 meter. Karakteristik wilayah, ketinggian daerah dari permukaan laut merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap gerak aliran udara yang ada sehingga mempengaruhi kecepatan angin yang dihasilkan di pesisir kota Balikpapan. Berdasarkan fenomena tersebut, hal ini menjadi sebuah objek penelitian kami dalam mengetahui seberapa besar potensi kecepatan angin di pesisir pantai MONPERA kota Balikpapan untuk menjadi sumber energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan media alat yang menunjang dalam pengambilan data penelitian yaitu berupa turbin angin horizontal DC 12/24V 400W sehingga akan didapatkan hasil data berupa kecepatan angin, daya maksimum, daya nyata dan daya total yang diperoleh pada daerah tersebut yaitu kecepatan angin tertinggi sebesar 11.15 knot (5,66 m/s), daya maksimum sebesar 74,129 Watt, daya nyata sebesar 39,99 Watt, daya total sebesar 125,092 Watt dan daya output elektrik sebesar 27,18 Watt.
Perancangan Pengontrolan Overhead Crane Menggunakan Kabel dan Nirkabel Berbasis Arduino Novriadi, Ari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.679

Abstract

Overhead Crane is a heavy equipment which is very much found in various industries, factories, and workshops that are used to transport material. In general, controlling the Overhead Crane is operated by using a Push Button that is hung together with a cable on the top frame of the Overhead Crane. in this case, humans must also be able to maintain a distance when controlling Overhead Cranes that are working to transport memterials to avoid the use of Overhead Cranes. To provide security and comfort in the use of Overhead Cranes, the authors designed an Overhead Crane controller using Arduino based cable and wireless. The design of Overhead Crane control using a cable consists of several series of Push Button arranged in a plastic box and then hung on the side of the Girder Crane. for the input foot the Push Button is given a voltage 12 VDC, while the output of the Push Button is connected with contact points of the Relay 12 VDC to execute electrically mechanical Overhead Crane. While the Overhead Crane control design using wireless consists of several components, including: Arduino Mega 2560 which is combined with USB Host Shield. Bluetooth csr 4.0 Dongle is connected to the USB Host Shield port for data communication media between Arduino Mega 2560 with Bluetooth Joystick PlayStation 3 (PS3). The signal pin of the Relay modules is connected with Arduino Mega 2560 pins according to the program designed. Contact NO points Relay modules are connected with 12 VDC Relay point contacts to execute electrical mechanical Overhead Crane.
TINGKAT PENYERAPAN SUARA MATERIAL BULU AYAM DENGANPEREKAT BUBUK SEBAGAI PENGISI DINDING AKUSTIK Haisah siti
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.746

Abstract

Penggunaan material akustik harus dilakukan secara bijak berdasarkan waktu dengung yang disyaratkan untuk setiap ruang sesuai fungsi ruangnya. Pada  dasarnya  semua  bahan  dapat menyerap  energi  suara,  namun  besarnya energi yang diserap berbeda-beda untuk tiap bahan. Energi bunyi yang diserap oleh lapisan penyerap sebagian diubah menjadi panas, tetapi sebagian besar ditransmisikan ke sisi lain lapisan tersebut, kecuali bila transmisi tadi dihalangi oleh penghalang yang berat dan kedap. Penyerap yang terbuat dari material berpori bermanfaat untuk menyerap bunyi pada frekuwensi tinggi. Bahan material yang dapat dijadikan sebagai bahan penyerap bunyi adalah bahan yang mempunyai nilai koefisien absorbsinya di atas 0,3.Penelitian ini diharapkan dapat diperoleh suatu material alternatif penyerap suara yang dapat diaplikasikan secara langsung sebagai pengisi dinding akustik dalam ruangan, yang ramah lingkungan dan dilengkapi dengan informasi tinggkat penyerapan suara dari material tersebut sehingga akan menambah referensi baru dalam ilmu pengetahuan dibidang arsitektur khususnya material akustik yang terbarukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif yang lebih menekankan pada pengukuran secara objektif. Pengukuran sampel menggunakan tabung impedansi dengan dua mikrofon type 4206, dimana sampel penelitian dibuat dengan menambahkan perekat bubuk untuk memadatkan material bulu ayam sehingga tidak lagi membutuhkan kemasan saat diaplikasikan pada dinding. Sampel yang digunakan memiliki ukuran ketebalan 2,5 cm, 5 cm dan 7,5 cm, dengan diameter 10 cm yang disesuaikan dengan diameter tabung impedansi. Berdasarkan hasil penelitian material ini sudah dapat menjadi material akustik yang dapat diaplikasikan pada dinding akustik, mengingat material ini memiliki koefisien absorbsi yang cukup tinggi dalam berbagai tingkat frekuensi pada ketebalan sampel yang berbeda, dimana koefisien tertingginya yang mencapai 0,95.
Skenario Penataan Parkir Off Street Di Jalan Ahmad Yani Kota Balikpapan Genduk Yenti Wulandari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.680

Abstract

Jalan Ahmad Yani Kota Balikpapan merupakan salah satu jalan dengan fungsi arteri sekunder dan banyak kendaraan parkir di badan jalan yang mendominasi di jalan tersebut. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah, jalan Ahmad Yani berada di kawasan perdagangan jasa dan perkantoran swasta dan memiliki sistem parkir off street. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan skenario penataan parkir off street di koridor Jalan Ahmad Yani. Hasil dari analisis karakteristik parkir adalah volume parkir mobil terbesar berada di segmen 1 dengan 537 kendaraan dan volume parkir motor terbesar berada di segmen 4 sebanyak 372 kendaraan. Rata-rata durasi parkir kendaraan mencapai 1 jam. Tingkat pergantian parkir tertinggi memiliki nilai 0,50 kend/petak/jam. Indeks parkir tertinggi terdapat dengan nilai 0,81 kend/srp, angka ini mendekati 1 yang artinya fasilitas parkir tidak bermasalah namun perlu dilakukan penataan agar tidak terjadi permasalahan parkir. Kebutuhan parkir tertinggi terdapat di segmen 4 yaitu 68 SRP dan hasil ketersediaan parkir menunjukkan bahwa jenis kegiatan di masing-masing segmen masih bisa menampung kebutuhan parkir. Skenario 1 yang digunakan dalam penelitian ini yaitu memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan parkir terpusat, skenario ini bisa diterapkan di segmen 1, 2 dan 3 sedangkan skenario 2 adalah memanfaatkan ruang parkir yang telah tersedia, bisa diterapkan disemua segmen jalan karena jumlah ketersediaan ruang parkir lebih besar. Skenario 3 merupakan gabungan dari skenario 1 dan 2 dan dapat diterapkan di segmen 1 dan 3. Dengan adanya skenario ini diharapkan dapat mengurangi kendaraan yang parkir di badan jalan dan meningkatkan tingkat pelayanan jalan.