cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Kenyamanan Termal Adaptif Rumah Tinggal di Kota Timika Papua Indah Sari Zulfiana
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.750

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan temperatur dan kelembaban yang tinggi di beberapa kota termasuk di Timika. Hal ini menyebabkan kondisi termal yang tidak nyaman serta penggunaan standar kenyamanan ruang yang ada sering berbeda dengan persepsi penghuni sehingga mengakibatkan pemborosan energi pendingin ruang.Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui kenyamanan termal adaptif pada penghuni rumah tinggal sederhana berventilasi alami di kota Timika, yakni kenetralan, keberterimaan dan preferensi termal penghuni, dan (2) mengetahui perilaku adaptif penghuni dalam pencapaian kenyamanan termal individu. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu rumah tinggal berventilasi alami pada salah satu perumahan di daerah urban dan suburban di kota Timika. Digunakan pengukuran empat parameter lingkungan, yakni suhu, kelembaban, kecepatan udara, dan mean radiant temperature (MRT).Data diperoleh melalui pengisian kuesioner kepada seratus responden di daerah urban dan suburban.Data kenetralan termal dianalisis dengan analisis regresi menggunakan software SPSS 19, sedangkan keberterimaan dan preferensi termal serta perilaku adaptif dianalisis berdasarkan hasil dari jawaban kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenetralan termal yang tinggi, yaitu 30.560C Top pada daerah urban dan 30.170C Toppada daerah suburban. Lebih dari 90% responden dapat menerima kondisi termal setempat.Akan tetapi, lebih dari 50% menginginkan kondisi termal menjadi lebih sejuk.Perilaku yang paling sering dilakukan responden dalam mencapai kenyamanan termal individu, yakni menyalakan kipas angin.
Analisis Pengaruh Arus Medan (id current axis) Terhadap Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Pada Pengaturan Menggunakan Metode Field Oriented Control (FOC) Indra Ferdiansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.684

Abstract

Penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai pengerak listrik  sangat popular dikarenakan harga yang lebih murah, kontruksi kokoh dan bebas perawatan, akan tetapi memiliki karakteristik tidak linear sehingga susah dalam pengaturanya. Beberapa  metode yang dikembangkan diharapkan mampu mendapatkan pengaturan yang efisien. Field Oriented Control (FOC) salah satu metode yang dikembangkan dalam pengaturan motor induksi, dengan menerapkan pengaturan koordinat dq arus medan(id) dan  torsi(iq) dapat diatur secara terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus medan (ids*) terhadap kinerja motor dengan pengaturan berbasis FOC. Hasil simulasi dapat diketahui bahwa semakin besar (ids*)  berpengaruh pada putaran rotor yang akan turun, selain itu juga berpengaruh pada kinerja motor untuk mencapai kondisi steady dan overshoot dari respon motor tersebut. Untuk ids*=0.8A memerlukan waktu 1.06s untuk mencapai kondisi steady dengan overshoot mencapai 977.5 Rpm  pada kecepatan konstan 350Rpm, ids*=1.6A memerlukan waktu 2.24s dengan overshoot  mencapai 708 Rpm  pada kecepatan konstan 350Rpm, ids*=4.1A memerlukan waktu 2.282s dengan overshoot  mencapai 512.5 Rpm  pada kecepatan konstan 330Rpm. Kata kunci :Motor Induksi 3 Fasa, FOC, Arus Medan (Id), Kecepatan Motor, Performa Motor.
Analisis kualitas briket arang tempurung kelapa dengan bahan perekat tepung kanji dan tepung sagu sebagai bahan bakar alternatif ardina ningsih
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.708

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah tempurung kelapa yang ada di masyarakat dengan mengolahnya menjadi briket. Tujuan penelitian  untuk mengetahui kualitas briket arang tempurung kelapa yang baik untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Pembatasan masalah dalam penelitian ini yaitu tepung kanji dan tepung sagu dengan perbandingan komposisi 90:10. Tekanan pengepresan yang digunakan yaitu 2000 kg/cm2. Suhu pengeringan yaitu 100°C menggunakan panas matahari selama 3 hari. Suhu karbonisasi adalah  500°C. Tempurung kelapa yaitu 1 kg, perbandingan perekat adalah  100 gram/0,2 liter air dan tidak menggunakan pelapis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pirolisis dengan proses pembakaran menggunakan tungku pembakaran tertutup dan pengayakan menggunakan ayakan dengan ukuran 40-60 mesh. Selanjutnya pengujian kualitas briket yaitu kadar air briket (%), kadar abu briket (%), kadar zat menguap (volatile matters) (%), kadar karbon terikat (fixed carbon) (%), pengukuran kerapatan (density) (g/cm2), berat jenis (kg/m3), pengukuran laju pembakaran  (gr/menit) dan keteguhan tekan (kg/cm2). Hasil pengujian kualitas briket arang tempurung kelapa didapatkan nilai rata-rata kadar air adalah 3,42 %, nilai rata-rata kadar abu adalah 3,318 %, nilai rata-rata kadar zat menguap adalah 3,31%, nilai rata-rata kadar karbon terikat adalah  93,37%, nilai rata-rata kerapatan adalah 1,55 g/cm3, nilai rata-rata berat jenis adalah 1,52×10-6 kg/m2.s2, nilai rata-rata laju pembakaran adalah 0,342 g/cm2, nilai rata-rata keteguhan tekan adalah 761,5 N/m2.Kata kunci: Biomassa, Bahan bakar alternatif, Briket, Kualitas, Analisis.
Kenyamanan Lingkungan Termal Ruang Kuliah (C4) Fakultas Teknik Universitas Ichsan Gorontalo Indah Sari Zulfiana
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.637

Abstract

Kenyamanan termal suatu ruang kuliah diperlukan untuk mendukung proses penerimaan pembelajaran oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kenyamanan lingkungan termal pada ruang kuliah (C4) Fakultas Teknik Universitas Ichsan Gorontalo dengan menggunakan sistem penghawaan buatan (AC). Kuisioner dibagikan kepada 30 mahasiswa Teknik Arsitektur dengan menggunakan sensasi termal ASHRAE, penerimaan kondisi termal serta preferensi termal. Bersamaan dengan itu dilakukan pengukuran lapangan untuk mengetahui temperatur udara (Ta), kelembaban relatif (RH), Mean Radiant Temperature (MRT) dan kecepatan udara (Va). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% mahasiswa memilih agak dingin pada sensasi termalnya sedangkan 97% dapat menerima keadaan termal ruang, dan hampir 70% mahasiswa tidak menginginkan perubahan kondisi termal pada ruangan tersebut.
Perancangan Dan Implementasi DC-DC Bidirectional Converter Dengan Sumber Energi Listrik Dari Panel Surya Dan Baterai Untuk Pemenuhan Kebutuhan Daya Listrik Beban lucky pradigta setiya raharja; Rachma Prilian Eviningsih; Indra Ferdiansyah; Diah Septi Yanaratri
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.709

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang energi terbaharukan semakin berkembang mengingat kebutuhan energy listrik terus meningkat. Salah satu yang berkembang adalah Pembangkit Listrk Tenaga Surya (PLTS) yang menggunakan panel surya. Perkembangan PLTS tersebut tidak lepas peran dari Power Electronic Converteryang digunakan untuk proses pengolah energi listrik dari panel surya untuk memenuhi kebutuhan daya listrik beban. Salah satu sistem yang digunakan adalah beban langsung bersumber dari PLTS. Dengan system tersebut ada kondisi dimana PLTS mampu menyediakan daya listrik ke beban bahkan memungkinkan daya dari PLTS bisa lebih dan kondisi dimana PLTS tidak mampu menyediakan daya listrik ke beban dikarenakan kondisi dari energi dari sinar matahari. Pada saat daya dari PLTS berlebih maka akan disalurkan untuk proses penyimpanan pada baterai. Pada saat PLTS tidak mampu memenuhi daya listrik beban maka sumber energi listrik akan diambil dari baterai. Pada proses tersebut memerlukan converter sehingga dapat mengolah daya listrik. DC–DC Bidirectional Converter digunakan dalam sistem ini untuk memenuhi proses pengaturan daya hasil dari PLTS. DC–DC Bidirectional Converter merupakan 1 konverter yang bisa menjadi 2 fungsi Mode Buck dan Mode Boost Mode Buck digunakan pada saat ada daya lebih untuk proses pengisian baterai. Mode Boost digunakan bila beban mendapat daya dari baterai. . Kata kunci : PLTS, DC-DC Bidirectional, Panel Surya, Baterai
Investigasi Performa Turbin Angin Crossflow Dengan Simulasi Numerik 2D Diniar Mungil Kurniawati
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 8, No 1 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v8i1.762

Abstract

Wind turbine is a solution to harness of renewable energy because it requires wind as the main energy. Wind turbine work by extracting wind energy into electrical energy. Crossflow wind turbine is one of the wind turbines that are developed because it does not need wind direction to produce maximum efficiency. Crossflow wind turbines work with the concept of multiple interactions, namely in the first interaction the wind hits the first level of turbine blades, then the interaction of the two winds, the remainder of the first interaction enters the second level blades before leaving the wind turbine. In the design of crossflow wind turbine the diameter ratio and slope angle are important factors that influence to determine of performance in crossflow wind turbine. In this study varied the angle of slope 90 ° and variations in diameter ratio of 0.6 and 0.7. The study aimed to analyze the effect of diameter ratio and slope angle in performance of the crossflow wind turbine. This research was conducted with numerical simulation through 2D CFD modeling. The results showed that the best performance of crossflow wind turbine occurred at diameter ratio variation 0.7 in TSR 0.3 with the best CP value 0.34.
IMPLEMENTASI METODE FAST FOURIER TRANSFORM (FFT) DALAM MENGKLASIFIKASIKAN SUARA PRIA DAN WANITA DI LABORATORIUM JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN Andi Sri Irtawaty
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.661

Abstract

Metode Fast Fourier Transform (FFT) merupakan suatu metode yang digunakan untuk merepresentasikan sinyal suara dalam domain waktu diskrit menjadi sinyal suara dalam domain frekuensi  [1].  FFT merupakan turunan dari persamaan DFT dimana jumlah perhitungan digital pada DFT dapat dikurangi secara significant sehingga dengan adanya penemuan FFT maka perhitungan digital terhadap spektrum-spektrum frekuensi dapat diwujudkan secara sederhana dalam implementasinya  [2]. Dalam penelitian ini, akan dilakukan pengujian terhadap 10 sampel suara yang direkam dalam format .wav, dan tujuan akhirnya adalah untuk mengembangkan media pembelajaran mata kuliah pengolahan sinyal di laboratorium Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Balikpapan.Adapun parameter yang digunakan adalah amplitudo, periode, magnitudo, dan daya sinyal suara. Hasil pengujian dari keempat parameter tersebut ternyata hanya parameter amplitudo dan daya yang sangat akurat dalam membedakan ciri antara suara pria dan suara wanita yaitu pada suara pria memiliki nilai amplitudo dan daya yang lebih tinggi daripada suara wanita, sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat keakuratan metode FFT ini dalam mengklasifikasikan suara pria dan suara wanita sebesar 90%.
Pengaruh Persentase Massa Pasir Terhadap Tegangan Tekan (Compressive Stress) Pada Grass Block Lubang Lima Berbahan Sampah Plastik Rolan Siregar
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 8, No 1 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v8i1.819

Abstract

Dampak tumpukan sampah plastik terhadap lingkungan menjadi masalah yang sangat besar di tengah masyarakat Indonesia seperti pencemaran air, aroma udara yang tidak sejuk, dan ekosistem yang terganggu. Pengolahan sampah plastik menjadi masalah yang serius di Indonesia. Penelitian ini akan menampilkan pengolahan sampah plastik yang sederhana tetapi memiliki manfaat yang sangat besar, yaitu pembuatan grass block berbahan sampah plastik. Grass block adalah paving block yang memiliki lubang untuk pertumbahan rumput yang sekaligus berfungsi untuk memudahkan penyerapan air hujan kedalam tanah. Adapun grass block yang dibuat adalah grass block lubang lima dengan bentuk yang sesuai standar SNI.   Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui tegangan tekan grass block berbahan sampah plastik beserta tegangan tekan grass block berbahan campuran sampah plastik dengan pasir. Metode penelitian ini adalah dengan cara eksperimental. Tahapan pelaksanaan penelitian dibuat secara sistematis yang dimulai dari studi literatur, perancangan dan pembuatan mesin cetak grass block, dan diakhiri dengan pengujian tekan grass block. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tegangan tekan grass block yang berbahan sampah plastik penuh adalah 18 MPa, dan tegangan tekan maksimum grass block berbahan campuran pasir dengan sampah plastik adalah 19,7 MPa di mana persentase pasir adalah 6,25 %. Jumlah pasir yang melebih 6,25 % memiliki tegangan tekan yang semakin rendah. Berdasarkan standar SNI tegangan tekan suatu paving block berada pada 9.8 s.d. 39.2 MPa. Maka hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan tekan grass block tersebut telah berada pada rentang standar SNI. Oleh karena itu teknologi pengembangan grass block ini memiliki peranan penting dalam mengurangi dampak buruk sampah plastik.
Analisis Preventive Maintenance Pada Mesin Produksi dengan Metode Fuzzy FMEA sri susilawati islam
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 8, No 1 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v8i1.766

Abstract

Kegiatan perawatan mesin (maintenance) merupakan kegiatan yang memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang kelancaran proses produksi. Maintenance yang tidak teratur dapat mengakibatkan mesin mengalami gangguan atau kerusakan (downtime), hal ini dapat menghambat kelancaran proses produksi. Agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, maka harus ditunjang dengan keadaan mesin yang handal sehingga diperlukan perencanaan perawatan mesin yang baik. Pereventive maintenance merupakan salah satu perencanaan perawatan yang banyak digunakan untuk memastikan bahwa mesin dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Pada penelitian ini, studi kasus dilakukan di PT PLN Sektor Tello Makassar sebab perusahaan tersebut mempunyai peranan penting dalam menyuplai arus listrik di kota Makassar yaitu sebesar 197,61 MW. Jika terjadi kerusakan mesin maka akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat menyebabkan kerugian, saat ini perencanaan maintenance yang dilakukan oleh PT PLN Sektor Tello Makassar belum berjalan optimal karena masih terjadinya kerusakan mesin generator saat proses produksi berlangsung. Agar kegagalan mesin dapat dikurangi, maka penelitian ini akan menggunakan metode Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengidentifikasi kerusakan mesin dan menentukan prioritas mesin dalam proses perawatan serta jenis perawatannya berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number).
PEMISAHAN SUARA TERCAMPUR BERDASARKAN KARAKTERISTIK BINAURAL Mifta Nur Farid
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.734

Abstract

Dalam suatu percakapan di pesta cocktail, seseorang mampu memfokuskan pendengarannya pada seorang lawan bicaranya meskipun bunyi musik latar cukup keras dan disertai percakapan beberapa orang lainnya. Fenomena ini dikenal dengan the cocktail party effect. Dalam sebuah studi awal dijelaskan bahwa binaural hearing memberikan kontribusi penting dalam efek tersebut. Penelitian tentang pemisahan suara yang berdasarkan pada lokalisasi bunyi telah dilakukan sebelumnya. Pada penelitian tersebut, pemisahan suara tercampur hanya berdasarkan binaural cue - interaural time difference. Maka pada penelitian ini, akan dilakukan pemisahan suara dari input binaural dengan 2 sensor mikrofon dari dua sumber suara berdasarkan kedua binaural cue tersebut yaitu interaural time difference (ITD) dan interaural level difference (ILD) menggunakan binary mask. Untuk mengestimasi nilai ITD, digunakan metode cross-correlation yang nilai ITD direpresentasikan sebagai nilai time delay pada pergeseran peak pada unit time-frequency. Binary mask diestimasi berdasarkan pola perubahan nilai interaural time difference dan interaural level difference terhadap nilai relative strength dari sinyal target yang dihitung secara statistik menggunakan probability density estimation. Hasil pemisahan sumber suara tercampur menunjukkan performa yang baik dengan SNR sebesar 3 dB.