cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Kekuatan Beton Serat Kawat Galvanis Karmila Achmad; sunarno sunarno
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.460

Abstract

Serat dalam beton berfungsi mencegah retak-retak sehingga menjadikan beton lebih kuat daripada beton tanpa serat. Kawat galvanis banyak digunakan karena murah, mudah dibentuk dan mudah perawatannya. Kawat galvanis ini dapat dimanfaatkan pada pembuatan beton serat yang berfungsi untuk menunda keruntuhan beton akibat beban yang bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bentuk serat buatan berupa kawat galvanis yang relatif murah dan mampu meningkatkan kekuatan beton secara optimal ditinjau dari kuat tekan, kuat tarik maupun kuat lentur. Dalam penelitian ini bentuk galvanis yang digunakan adalah Linting dan Crimped. Hasil penelitian menunjukan bahwa benda uji dengan kawat galvanis bentuk Linting memberikan nilai kekuatan beton yang lebih baik dibandingkan Crimped. Semakin kecil diameter Linting akan memberikan kekuatan yang lebih baik dibandingkan diameter Linting yang lebih besar. Benda uji L2 (Linting 2) memiliki kekuatan 27,57 MPa, 22,84 MPa, 10,11 MPa dan 5,42 MPa masing-masing untuk uji tekan umur 14 hari, uji tekan 28 hari, uji tarik dan uji lentur balok.
Pengaruh Beamwidth, Gain dan Pola Radiasi terhadap Performansi Antena Penerima Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.434

Abstract

Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran beamwidth, gain dan pola radiasi untuk mengetahui performansi antenna penerima. Ada 4 jenis antenna penerima yang akan diuji dengan menggunakan 3 parameter ukur (beamwidth, gain dan pola radiasi), yaitu antenna dipole, antenna monopole, antenna circular loop dan antenna yagi.  [6 ]  Dalam pengujian performansi keempat antenna penerima tersebut, digunakan antenna yagi sebagai antenna pemancar.Proses pengukuran parameter-parameter antenna yagi sebagai antenna pemancar dan antenna dipole, antenna monopole, antenna circular loop dan antenna yagi sebagai antenna penerima dilakukan dengan sebuah alat/ trainer antenna yang dilengkapi software pendukung. Pengambilan data dilakukan pada  2 kondisi yaitu secara Line Of Sight (LOSS) dan menggunakan obstacle (NO-LOSS). Jarak antara antenna pemancar dan antenna penerima yaitu 1.5 meter, 2 meter, 2.5 meter, 3 meter dan 5 meter. Posisi kemiringan antenna juga menjadi faktor penentu dalam proses pengukuran. Ada 3 kategori yaitu, horisontal (antenna pengirim) dan horisontal (antenna penerima), vertical (antenna pengirim) dan vertical (antenna penerima)  serta kombinasi horizontal (antenna pengirim) dan vertical (antenna penerima). Jarak ukur antara antenna pemancar dan antenna penerima yang diujikan adalah 1.5 meter,  2 meter, 2.5 meter, 3 meter dan 5 meter. Hasil pengujian kualitas antenna menunjukkan bahwa diantara 4 jenis antenna (dipole, monopole, circular loop dan yagi), terbukti bahwa antenna yagi memiliki tingkat akurasi pengujian yang sangat sempurna sebesar 100%.. Antena yagi terbukti memiliki performansi yang terbaik sebagai antenna penerima dibandingkan antenna dipole, antenna monopole dan antenna circular loop untuk jangkauan coverage yang lebih jauh.
Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Domain Plan And Organise Menggunakan Framework Cobit 4.1 Erick Sorongan
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.440

Abstract

Tata kelola teknologi informasi merupakan bagian penting dari organisasi yang memanfaatkan TI untuk mendukung pencapaian strategis dan tujuan bisnis organisasi. Dibutuhkan berbagai kegiatan pengaturan dan pengendalian yang baik sehingga meningkatkan efisiensi pengorganisasian TI. Selama ini belum pernah dilakukan kegiatan evaluasi dengan cara menganalisis pelaksanaan tata kelola TI di Politeknik Negeri Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengendalian proses TI saat ini dengan cara menganalisis pelaksanaan tata kelola TI di Politeknik Negeri Balikpapan supaya bisa digunakan dalam mengembangkan TI di Organisasi.Metode penelitian yang dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dengan pemilihan proses TI yang akan dianalisis kemudian dilakukan pengumpulan data dalam bentuk kuesioner maturity model yang bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan pelaksanaan tata kelola TI saat ini dan dianalisis tingkat kematangan yang ingin dicapai. Dari hasil kedua analisis tersebut akan menghasilkan gap atau kesenjangan yang selanjutnya diberikan rekomendasi peningkatan untuk menutup gap tersebut. Penelitian ini menggunakan framework COBIT 4.1 yang terdiri atas 4 domain utama dengan total keseluruhan proses TI sebanyak 38 proses.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tata kelola TI secara keseluruhan di Poltekba pada domain PO proses TI yang diteliti berada pada tingkat 3-Defined atau menurut COBIT organisasi telah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas mengenai tata cara dan manajemen proses investasi teknologi informasi dan telah terkomunikasikan serta tersosialisasikan dengan baik di seluruh jajaran manajemen organisasi.
Implementasi Sistem Keamanan Komputer Menggunakan Sistem Terintegrasi Client Server Metode Service Oriented Architecture (Soa) Richki Hardi; Zaini Zaini
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.432

Abstract

Pembatasan hak akses dalam suatu sistem komputer yang dibangun merupakan bagian dari keamanan sistem yang dapat dilakukan. Meningkatnya akses melalui internet memberikan peluang cukup besar bagi seseorang untuk mengganggu sistem yang dibangun orang lain yang sifatnya stand alone, jaringan lokal maupun jaringan global. Dalam membangun sistem keamanan atas aplikasi pada penelitian ini adalah menggunakan Service Oriented Architecture (SOA). Dalam SOA sebuah permodelan sistem perangkat lunak dibangun dengan pendekatan service oriented yaitu pendekatan pada pelayanan terhadap keamanan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode SOA, sistem aplikasi belajar mengajar dapat digunakan lebih baik dan tepat  tanpa perlu khawatir akan ada  data yang hilang atau dikendalikan oleh oranglain.
Pembuatan Alat Pengolah Limbah Cair Dengan Metode Elektrokoagulasi Untuk Industri Tahu Kota Samarinda Ananda, Eka Resky; Irawan, Dedy; Wahyuni, Siti Dwi; Kusuma, Anom Dwi; Buadiarto, Joko; Hidayat, Rahmat
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.439

Abstract

Terdapat kurang lebih 80 industrirumahan yang memproduksi tahu dan tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Satu industri tahu rumahan dapat menghasilkan 20 m3/hari limbah cair. Limbah cair tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal dan langsung di buang ke lingkungan. Limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu, dapat merusak lingkungan karena kandungan organiknya yang lebih tinggi dari baku mutu lingkungan seperti COD dan TSS. Pengolahan terhadap limbah cair tahu tersebut perlu dilakukan agar tidak merusak lingkungan. Proses pengolahan dibutuhkan untuk mengurangi beban pencemaran pada lingkungan. Salah satu metode untuk mengurangi kandungan limbah cair tersebut menggunakan metode elektroko agulasi.Alat proses ini bertujuan untuk menurunkan  konsentrasi COD limbah cair. Alat juga dirancang untuk dapat bergerak secara dinamis dari satu tempat ketempat lainnya. Sehinggadapat efektif digunakan dibanyak tempat, tidak hanya dapat mengolah limbah dari satu tempat. Hasil optimal yang diperoleh dari proses pengolahan pada alat proses ini yaitu pada waktu 10 jam menghasilkan penurunan kadar COD sebesar 97.25% dan konsentrasi akhir limbah sebesar 122.88 ppm. Alat proses ini dapat diaplikasikan secara langsung dan aman dibuang ke lingkungan.
Aplikasi Metode Nonkonvensional Pada Ekstraksi Bawang Dayak Ashadi Sasongko; R Wahyu Nugroho; C Edra Setiawan; Indah W Utami; Memik D Pusfitasari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.433

Abstract

Ekstraksi konvensional pada umumnya membutuhkan waktu yang lama,kurang ramah lingkungan, danberpotensi memicu kerusakan senyawa, sehingga perlu metode alternatifsepertiUltrasound Assisted Extraction (UAE) dan Ultrasound-Microwave Assisted Extraction (UMAE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari aplikasi metode UAE dan UMAE pada ekstraksi bawang dayak. Bawang dayak secara tradisional dikenal sebagai salah satu tanaman obat di Kalimantan. Optimasi ekstraksi dengan UAE dilakukan terhadap variabel waktu ekstraksi  dan kuantitas pelarut.Sedangkan pada metode UMAE, optimasi dilakukan terhadap variabel waktu.Hasil penelitian menunjukkan hasil terbaik dengan variable waktu 30 menit dan kuantitas pelarut 240 mL menggunakan UAE.Rendemen ekstraksi dengan metode UAE lebih tinggi daripada UMAE, dimana trend fluktuatif ditunjukkan oleh hasil ekstraksi dengan metode UMAE
Kajian Simpang Tiga Tak Bersinyal Kariangau Km. 5,5 Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara Menggunakan Permodelan Vissim Menjadi Simpang Bersinyal Trinoko Lutfi Saputro; Arum Prastiyo Putri; Alnovia Suryaningsih; Zia Sakinah Putri; Muhammad Salahuddin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.437

Abstract

Balikpapan sebagai kota berkembang terus mengalami peningkatan volume kendaraan tiap tahunnya, hal ini mengakibatkan mayoritas sistem jaringan jalan Balikpapan tidak dapat lagi mengimbangi pertumbuhan volume kendaraan di beberapa lokasi jalan dan persimpangan yang mengakibatkan kemacetan, salah satunya adalah simpang Kariangau km 5,5. Hasil kajian ini diharapkan dapat memodelkan secara akurat dan menganalisa kinerja simpang Kariangau serta memberi alternatif solusi untuk meningkatkan kinerja simpang. Adapun metode yang digunakan dalam menunjang kegiatan kajian  simpang tiga Kariangau meliputi kajian literatur, survey lokasi, pengambilan dan pengumpulan data menggunakan alat bantu Counting dan penganalisaan data sesuai dengan panduan MKJI tahun 1997 serta permodelan arus lalu lintas menggunakan software Vissim 9. Analisa berdasarkan panduan MKJI 1997, maka didapatkan hasil kajian terkait  simpang Kariangau berupa nilai arus lintas rata-rata (Q) sebesar 5.096 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) sebesar 2,279, tundaaan simpang sebesar 1,062 det/smp dan peluang antrian sebesar 252-649%. Dengan penerapan simpang bersinyal di persimpangan Kariangau, nilai Q dapat ditekan menjadi 1.248 smp/jam dan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,756 atau turun hingga 67% .
Sistem Kendali Kecepatan Motor pada Mobile Robot Menggunakan PID dan Analisis Disturbance Berbasis Disturbance Observer Bayu Sandi Marta; Indra Ferdiansyah; Fernando Ardila
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.461

Abstract

Mobile robot's ability to maintain its speed is very important. When the robot is running and there is disturbance from outside system that affect the robot, causing the speed of the robot becomes unstable. For it is necessary to add a mechanism that is able to make the robot keep pace, one of them by giving control. This research will be built a speed control system on a mobile robot. The speed control system aims to improve performance and stability robot speed by minimizing the effect of unmeasured disturbances from outside the robot eg mechanical changes such as granting a load that can cause changes in the behavior of the system so that the necessary arrangements back to the control system. In this control system used control Proportional, Integral, Derivative (PID) and the analysis of disturbance based Disturbance Observer (DOB). PID control functions to improve motor performance robot. While DOB functions to analyze the disturbance from outside robot. The results of the implementation of the Disturbance Observer to PID control produce average root mean square error value of the reference value for the speed of 19.59 rpsfor right motor and left motor is 16.66 rps. While the average root mean square error of the reference value with PID control without Disturbance Observer on the right motor is 24.47 rps and the left motor is 18.89 rps. Keywords :
Penerapan Metode Profile Matching pada Penilaian Kinerja Dosen Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Studi Kasus STMIK Amik Riau) Agustin Agustin; Fransiskus Zoromi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.491

Abstract

Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam mewujudkan suatu visi, misi dan tujuan. Pengukuran kinerja merupakan suatu metode atau alat yang digunakan untuk menilai pencapaian pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana strategis atau tujuan yang telah ditetapkan. Dari pengukuran kinerja dapat diketahui kemajuan dan peningkatan kualitas pengambilan keputusan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK Amik Riau merupakan suatu lembaga yang memfasilitasi dosen dalam melaksanakan dua dari tiga dharma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. Metode Profile Matching merupakan metode yang membandingkan nilai dari variabel-variabel data tes atau data uji terhadap nilai-nilai minimal untuk setiap variabel yang telah ditentukan sebagai standar minimal yang harus  dipenuhi.  Perbandingan  variabel ini, menghasilkan  nilai  selisih antara keduanya. Tingkat perbedaan antara nilai data uji dengan nilai  minimal  di sebut Gap. Gap yang ada diberi bobot, semakin kecil gap yang dihasilkan maka bobot nilainya semakin besar yang berarti memiliki kinerja yang lebih besar untuk kesesuaian antara kinerja dengan parameter dalam acuan penilaian. Metode profile matching memudahkan pekerjaan LPPM STMIK Amik Riau dalam melakukan penilaian kinerja dosen bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dan membantu pihak pimpinan dalam pengambilan sebuah keputusan.
Evaluasi IT Governance pada Sistem Elektronik Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (E-EDOM) Dengan Menggunakan Framework Cobit 5 Hadi Asnal; Muhamad Jamaris
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.494

Abstract

College of informatics and computer management - Amik Riau (STMIK Amik Riau) has electronic lecturer evaluation system by students (E-EDOM). The problems found in the System (E-EDOM) is the lack of ready students especially the new students STMIK Amik Riau in accepting changes in the evaluation system, this is due to not yet familiar new students, especially students from the region with the use of electronic systems, the server that resulted in the web server must follow the changes because the old source code will no longer recognize the system so it needs improvement that will affect the lecturer's evaluation process. In addition, E-EDOM STMIK Amik Riau has not previously been done evaluation of information technology governance. Based on this, the authors apply the evaluation of IT Governance according to COBIT standard 5. This research focus on BAI07 process (Management of Admission Change and Transition). The purpose of this research is to know the capability level of E-EDOM system in Transform and Transition Admission Management process. The research stages are based on the Assessment Process Activities of COBIT 5. The results of this study are audit results / audit reports of E-EDOM system, scientific publication in national journals,as well as enrichment of teaching materials on the information technology audit course.

Page 10 of 28 | Total Record : 277