cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 962 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERAN KADER JUMANTIK DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DBD DI KELURAHAN TINGKULU KECAMATAN WANEA KOTA MANADO Panungkelan, Melisa S.; Pinontoan, Odi R.; Joseph, Woodford B. S.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di Indonesia. Penyakit ini termasuk dalam salah satu penyakit menular dan sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Peran juru pemantau jentik (jumantik) dibutuhkan dalam menerapkan kegiatan upaya pencegahan DBD terhadap perilaku keluarga untuk menurunkan angka kasus kejadian DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran juru pemantau jentik dengan perilaku keluarga dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD di Kelurahan Tingkulu. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang) pada bulan Februari – Juli 2020. Populasi penelitian yaitu seluruh kepala keluarga di Kelurahan Tingkulu. Sampel diambil secara purposif yaitu Kepala Keluarga di lingkungan 3,7, dan 8 dengan jumlah responden sebanyak 66 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Hubungan antar variabel ditentukan dengan uji chi-square (α=0,05, CI:95%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader jumantik sebagian besar tergolong baik (57,6%). Perilaku keluarga dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD sebagian besar tergolong baik (53%).Uji statistik hubungan antar variabel menunjukkan nilai p=0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara peran jumantik dengan PSN DBD.  Peran jumantik yang baik akan mendorong terciptanya perilaku keluarga yang baik dalam PSN DBD. Kata Kunci : Juru Pemantau Jentik, Perilaku Keluarga, Demam Berdarah Dengue  ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the health problems in Indonesia. This disease is included in one infectious disease and often causes Extraordinary Events (KLB). The role of larva monitors (jumantik) is needed in implementing DHF prevention activities on family behavior to reduce the number of dengue cases. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of larva monitors and family behavior in eradicating dengue mosquito nests in the village of Tingkulu. This study uses an analytical survey with a research design that is cross sectional (cross sectional) in February - July 2020. The study population is all family heads in Kelurahan Tingkulu. The sample was taken purposively, namely the heads of households in the neighborhood of 3,7 and 8 with 66 respondents. Data obtained using a questionnaire. The relationship between variables was determined by the chi-square test (α = 0.05, CI: 95%). The results showed that the role of most jumantik cadres was classified as good (57.6%). Family behavior in the eradication of dengue mosquito nests (PSN) is mostly classified as good (53%). Statistical test of the relationship between variables shows the value of p = 0,000. The conclusion of this study is that there is a relationship between the role of jumantik and DHF PSN. The role of a good jumantik will encourage the creation of good family behavior in DHF PSN. Keywords: Wiggler Monitoring Officers, Family Behavior, Dengue Hemorrhagic Fever
HUBUNGAN ANTARA PERAN KADER JUMANTIK DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DBD DI KELURAHAN TINGKULU KECAMATAN WANEA KOTA MANADO Panungkelan, Melisa S.; Pinontoan, Odi R.; Joseph, Woodford B. S.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di Indonesia. Penyakit ini termasuk dalam salah satu penyakit menular dan sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Peran juru pemantau jentik (jumantik) dibutuhkan dalam menerapkan kegiatan upaya pencegahan DBD terhadap perilaku keluarga untuk menurunkan angka kasus kejadian DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran juru pemantau jentik dengan perilaku keluarga dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD di Kelurahan Tingkulu. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang) pada bulan Februari – Juli 2020. Populasi penelitian yaitu seluruh kepala keluarga di Kelurahan Tingkulu. Sampel diambil secara purposif yaitu Kepala Keluarga di lingkungan 3,7, dan 8 dengan jumlah responden sebanyak 66 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Hubungan antar variabel ditentukan dengan uji chi-square (α=0,05, CI:95%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader jumantik sebagian besar tergolong baik (57,6%). Perilaku keluarga dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD sebagian besar tergolong baik (53%).Uji statistik hubungan antar variabel menunjukkan nilai p=0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara peran jumantik dengan PSN DBD.  Peran jumantik yang baik akan mendorong terciptanya perilaku keluarga yang baik dalam PSN DBD. Kata Kunci : Juru Pemantau Jentik, Perilaku Keluarga, Demam Berdarah Dengue  ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the health problems in Indonesia. This disease is included in one infectious disease and often causes Extraordinary Events (KLB). The role of larva monitors (jumantik) is needed in implementing DHF prevention activities on family behavior to reduce the number of dengue cases. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of larva monitors and family behavior in eradicating dengue mosquito nests in the village of Tingkulu. This study uses an analytical survey with a research design that is cross sectional (cross sectional) in February - July 2020. The study population is all family heads in Kelurahan Tingkulu. The sample was taken purposively, namely the heads of households in the neighborhood of 3,7 and 8 with 66 respondents. Data obtained using a questionnaire. The relationship between variables was determined by the chi-square test (α = 0.05, CI: 95%). The results showed that the role of most jumantik cadres was classified as good (57.6%). Family behavior in the eradication of dengue mosquito nests (PSN) is mostly classified as good (53%). Statistical test of the relationship between variables shows the value of p = 0,000. The conclusion of this study is that there is a relationship between the role of jumantik and DHF PSN. The role of a good jumantik will encourage the creation of good family behavior in DHF PSN. Keywords: Wiggler Monitoring Officers, Family Behavior, Dengue Hemorrhagic Fever
GAMBARAN HYGIENE SANITASI DAN KANDUNGAN MIKROBIOLOGI PADA DEPOT AIR MINUM (DAM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLONGAN KECAMATAN KALAWAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Sumolang, Olfana D; Maddusa, Sri Seprianto; Umboh, Jootje M.L
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air minum sangat beragam seperti di kota kota besar masyarakat juga mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) karena praktis dan dianggap lebih higienis tetapi lama kelamaan masyarakat merasa air minum dalam kemasan semakin mahal sehingga muncul alternatif lain yaitu air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang (DAM). Penelitian ini bertujuan agar mengetauhi hygiene sanitasi depot dan kandungan mikrobiologi dalam air produksi depot di kecamatan kalawat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kecamatan kalawat kabupaten minahasa utara yang dilakukan pada bulan November 2019,  Populasi pada penelitian ini sebanyak 11 DAM dan sampel yang akan diuji dalam penelitian ini yaitu sebanyak total populasi. Pemeriksaan kualitas air minum dilakukan di laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil Laboratorium terdapat 6 DAM yang tidak memenuhi syarat kualitas air minum berdasarkan Permenkes RI No. 492 Tahun 2010. Berdasarkan hasil yang didapat maka disarankan untuk instansi terkait agar melakukan pemeriksaan secara berkala pada semua DAM yang berada di wilayah kerjanya.  Kata Kunci: Hygiene Sanitasi, Mikrobiologi, Depot Air Minum.  ABSTRACTMeeting the needs of drinking water is very diverse as in big cities the community also consumes bottled drinking water (AMDK) because it is practical and is considered to be more hygienic but over time the community feels bottled drinking water is getting more expensive so that other alternatives emerge namely drinking water produced by water depots drink refill (DAM). This study aims to address the depot sanitation hygiene and microbiological content in depot production water in the Kalawat sub-district. Based on research conducted in Kalawat sub-district of North Minahasa Regency conducted in November 2019, the population in this study was 11 DAM and the sample to be tested in this study was as much as the total population. Inspection of drinking water quality is carried out in the North Sulawesi Provincial Health Office laboratory. Based on the laboratory results, there are 6 DAM that do not meet the drinking water quality requirements based on Republic of Indonesia Minister of Health Decree No. 492 of 2010. Based on the results obtained, it is recommended for relevant agencies to conduct periodic checks on all DAMs in their working area Keywords: Sanitary Hygiene, Microbiology, Drinking Water Depots.
GAMBARAN HYGIENE SANITASI DAN KANDUNGAN MIKROBIOLOGI PADA DEPOT AIR MINUM (DAM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLONGAN KECAMATAN KALAWAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Sumolang, Olfana D; Maddusa, Sri Seprianto; Umboh, Jootje M.L
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air minum sangat beragam seperti di kota kota besar masyarakat juga mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) karena praktis dan dianggap lebih higienis tetapi lama kelamaan masyarakat merasa air minum dalam kemasan semakin mahal sehingga muncul alternatif lain yaitu air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang (DAM). Penelitian ini bertujuan agar mengetauhi hygiene sanitasi depot dan kandungan mikrobiologi dalam air produksi depot di kecamatan kalawat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kecamatan kalawat kabupaten minahasa utara yang dilakukan pada bulan November 2019,  Populasi pada penelitian ini sebanyak 11 DAM dan sampel yang akan diuji dalam penelitian ini yaitu sebanyak total populasi. Pemeriksaan kualitas air minum dilakukan di laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil Laboratorium terdapat 6 DAM yang tidak memenuhi syarat kualitas air minum berdasarkan Permenkes RI No. 492 Tahun 2010. Berdasarkan hasil yang didapat maka disarankan untuk instansi terkait agar melakukan pemeriksaan secara berkala pada semua DAM yang berada di wilayah kerjanya.  Kata Kunci: Hygiene Sanitasi, Mikrobiologi, Depot Air Minum.  ABSTRACTMeeting the needs of drinking water is very diverse as in big cities the community also consumes bottled drinking water (AMDK) because it is practical and is considered to be more hygienic but over time the community feels bottled drinking water is getting more expensive so that other alternatives emerge namely drinking water produced by water depots drink refill (DAM). This study aims to address the depot sanitation hygiene and microbiological content in depot production water in the Kalawat sub-district. Based on research conducted in Kalawat sub-district of North Minahasa Regency conducted in November 2019, the population in this study was 11 DAM and the sample to be tested in this study was as much as the total population. Inspection of drinking water quality is carried out in the North Sulawesi Provincial Health Office laboratory. Based on the laboratory results, there are 6 DAM that do not meet the drinking water quality requirements based on Republic of Indonesia Minister of Health Decree No. 492 of 2010. Based on the results obtained, it is recommended for relevant agencies to conduct periodic checks on all DAMs in their working area Keywords: Sanitary Hygiene, Microbiology, Drinking Water Depots.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DAN STATUS GIZI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEKERJA BAGIAN OPEN AREA DI PT. TROPICA COCOPRIMA DESA LELEMA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sumigar, Jesica T.; Kawatu, Paul A. T.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Banyaknya persaingan-persaingan sekarang ini mengharuskan perusahaan memiliki pekerja yang produktivitas kerjanya baik agar bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja diantaranya yaitu motivasi kerja dan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi kerja dan status gizi dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian open area di PT Tropica Cocoprima Desa Lelema Kabupaten Minahasa Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan penelitian studi potong lintang. Penelitian ini dilakukan di PT. Tropica Cocoprima Desa Lelema Kabupaten Minahasa Selatan pada bulan Desember-Februari 2020. Sampel penelitian ini adalah pekerja bagian open area dengan jumlah 89 responden. Analisis penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α= 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan produktivitas kerja (p=0,000) serta terdapat hubungan antara status gizi dengan produktivitas kerja (p=0,027). Kata Kunci: Motivasi Kerja, Status Gizi, Produktivitas Kerja ABSTRACKWork productivity is a measure that states how resources are regulated and utilized to achieve optimal results. The many rivalries nowadays require that the company have a good working productivity in order to produce quality products. Factors that affect the productivity of work include motivation and nutritional status. The purpose of this research is to know whether there is a relationship between work motivation and nutritional status with working productivity on the open area worker at PT Tropica Cocoprima Lelema Village of South Minahasa Regency in December-February 2020. This type of research is analytic survey research using cross sectional study draft research. This research was conducted at PT. Tropica Cocoprima Village Lelema South Minahasa Regency in December-February 2020. The research samples are open area workers with a total of 89 respondents. The analysis of this research includes the univariate analysis and bivariate analysis using the Chi Square statistical test with a confidence level of 95% (α = 0.05). The results of this research show that there is a relationship between work motivation and work productivity (P = 0,000) and there is a relationship between nutritional status and working productivity (P = 0.027). Keywords: Work Motivation, Nutritional Status, Work Productivity
HUBUNGAN KUALITAS JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS MOPUYA KECAMATAN DUMOGA UTARA KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Pratiwi, Cilvia Debi; Rumayar, Adisti A.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas adalah suatu unit pelayanan kesehatan yang merupakan ujung tombak dalam bidang kesehatan dasar. Pelayanan Puskesmas yang berkualitas akan menjadi salah satu faktor penentu upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan antara kualitas jasa pelayanan dan kepuasan pasien di Puskesmas Mopuya Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Waktu penelitian ini bulan Oktober- Desember 2018. Penelitian dilakukan di Puskesmas Mopuya Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 89 responden rawat jalan di Puskesmas Mopuya Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data berupa univariat dan bivariat, uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan = 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jasa pelayanan kesehatan yang terdiri dari lima dimensi yaitu kehandalan (Reliability) ada hubungan antara kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0,016. Dimensi jaminan (Assurance)  ada hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0,020. dimensi bukti fisik (Tangibles) ada hubungan antara kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0,050. Dimensi empati (Empathy)  antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0,052. Dimensi ketanggapan (Responsiveness) ada hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0,03.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat  hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Mopuya Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Bagi Puskesmas Mopuya diharapkan untuk  meningkatkan kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan melakukan survei kepuasan pasien.  Kata Kunci : Kualitas Jasa Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Pasien  ABSTRACT Puskesmas is a health service unit that is the spearhead in the field of basic health. Quality Puskesmas services will be one of the determinants of efforts to improve public health status.The purpose of this study was to determine the relationship between service quality and patient satisfaction in Mopuya Health Center, Dumoga Utara Subdistrict, Bolaang Mongondow District. This study used an analytical survey method using a cross sectional study approach. The time of this study was from October to December 2018. The study was conducted at the Mopuya Health Center in North Dumoga District, Bolaang Mongondow District. The sample in this study were 89 respondents outpatient in Mopuya Health Center, Dumoga Utara Subdistrict, Bolaang Mongondow District. The research instrument used a questionnaire. Analysis of data in the form of univariate and bivariate, statistical tests using Chi-square test with a confidence level = 95%.The results showed that the quality of health services consisting of five dimensions, namely reliability, there is a relationship between the quality of health care services and patient satisfaction with a value of p value = 0.016. The guarantee dimension (Assurance) has a relationship between the quality of health services and patient satisfaction with a p value = 0.020. physical evidence dimension (Tangibles) there is a relationship between the quality of health care services and patient satisfaction with a p value = 0.050. Empathy dimension between the quality of health services and patient satisfaction with a p value = 0.052. The dimension of responsiveness (Responsiveness) has a relationship between the quality of health services and the satisfaction of patients with a p value = 0.03.The conclusion of this study is that there is a relationship between the quality of health services and patient satisfaction in Mopuya Health Center, Dumoga Utara District, Bolaang Mongondow District. Mopuya Health Center is expected to improve the quality of health services by conducting a patient satisfaction survey.  Keywords : Quality Of Health Services, Patient Satisfact
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN BEBAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KANTOR WILAYAH SATUAN PAMONG PRAJA KOTA MANADO TAHUN 2018 Soputan, Selly L.; Kawatu, Paul A. T.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja yaitu pekerjaan yang diberikan kepada petugas atau tenaga kerja yang melebihi dari kemampuan atau kapasitas bekerja seorang petugas satpolpp sehingga akan mengakibatkan suatu kesalahan dalam bekerja yang sama artinya dengan akan menurunnya produktivitas kerja dari seorang tenaga kerja atau satpolpp itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan antara umur dan beban kerja dengan produktivitas kerja pada satpolpp di kantor wilayah satuan polisi pamong praja Kota Manado. Jenis Penelitian yakni observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah seluruh petugas polisi pamong praja dengan jumlah sampel 96 responden yang menggunakan rumus lemeshow. Bertempat di kantor wilayah satuan polisi pamong praja kota manado pada bulan oktober-november 2018.Penelitian dilakukan dengan cara mengamati tingkat produktivitas dan beban kerja tenaga kerja dan disertai pengisian kuesioner. Uji yang  digunakan yaitu uji chi square p=0,005. Dari analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa antara umur dengan produktivitas p value = 0,890. dan  beban kerja dengan produktivitas kerja p value = 0,000. Sehingga kesimpulannya yakni bahwa Tidak terdapat hubungan antara umur dengan produktivitas kerja dan Terdapat hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja petugas satuan polisi pamong praja di wilayah satuan polisi pamong praja kota manado Kata Kunci: Umur, Beban Kerja, Produktivitas kerja ABSTRACTThe workload that is the work that is given to the clerk or the workforce in excess of ability or capacity to work a satpolpp so that it will lead to an error in the work of the same meaning with will decrease in work productivity of a labor or satpolpp itself. The purpose of this research is to know there is a relationship between age and workload with work productivity at satpolpp at the Office police units area teachers ' praja Manado city. This type of research i.e. analytic observations with the approach of cross sectional. The subject is the entire teachers ' praja police officers with 96 total sample of respondents who used the formula lemeshow. Housed at the Office police units area teachers ' praja manado city in October-november 2018. Research done by observing the level of productivity of the workforce and workload and accompanied the filling of the questionnaire. Test used chi square test that is p = 0.005. From the data analysis that has been done can be known that between the age of productivity with p value = 0.890. and workload with work productivity p value = 0.000. So the conclusion is that there is no relationship between the aged with work productivity and there is a relationship between workload with a police unit officers working productivity teachers in the region police praja teachers ' praja manado. Keywords : Age, Workload, Work Productivity
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI SMK KRISTEN GETSEMANI MANADO Entjaurau, Reviyanti; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah kesehatan baik secara fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di SMK Kristen Getsemani Manado  dan waktu pelaksanaannya pada bulan Januari tahun 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu siswa dan siswi yang ada di SMK Kristen Getsemani Manado. Sampel dalam  penelitian ini adalah siswa dan siswi yang berjumblah 100 orang. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan kurang  baik 54%,  responden dengan perilaku beresiko 36%, dan perilaku kurang beresiko 18%, sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05) adanya hubungan antara sikap kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksul pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado dan terdapat hubungan antara sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku seksual pranikah, Remaja ABSTRACTReproductive health is health both physically, mental and social welfare in whole to the issues related to systems and functions and reproductive processes and not just a condition that is free of disease and disability. The objective of the research is to know the relationship between knowledge and attitude about reproductive health with teenage sexual prefectional behavior in SMK Christian Getsemani Manado. The research method is quantitative by using analytical survey method with cross sectional study approach. The study was conducted in the SMK of Christian Getsemani Manado and its implementation time in January 2020. Respondents in this study are students and students in SMK Christian Getsemani Manado. The sample in this study is a student and the student who quantities 100 people. Data analysis used in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used Chi Square test test. The results of research, responded with less common knowledge of 54%, respondents with 36% risky behavior, and less than 18% risk behavior, thus showing significant relationships between reproductive health knowledge with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05) of the relationship between reproductive health attitudes with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05). Based on the results of research that has been done, the following conclusions, there is a relationship between knowledge of reproductive health with teen's sexual behavior in SMK Christian Getsemani Manado and have a relationship between attitudes on reproductive health with teenage behavior of pranjoine in SMK Christian Getsemani Manado.   Keywords: Knowledge, attitude, prejuited sexual behavior, teenagers
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA PT. HUTAMA KARYA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL MANADO-BITUNG TAHUN 2018 Saliha, Jovi; Joseph, Woodford B.S.; Kalesaran, Angela F.C.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internasional Labour Organization (ILO), menyatakan tiap tahun terjadi kecelakaan 250 juta kasus lebih ditempat kerja. Karna tingginya resiko kecelakaan pada proyek konstruksi, sehingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) penting untuk digunakan. untuk mengurangi kecelakaan yang terjadi ditempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja pembangunan jalan tol Manado-Bitung PT.Hutama Karya. Metode penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Objek dalam penelitian ini diambil secara keseluruhan atau total sampling. Hasil penelitian menunjukan 81,8% pekerja menggunakan APD dan 87,3% pekerja memiliki pengetahuan baik  serta 83,6% pekerja memiliki sikap baik. Hasil uji Fisher Exact tentang pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD terdapat nilai ρ = 0,016 dan untuk sikap dengan kepatuhan penggunaan APD terdapat nilai ρ = 0,006. Berdasarkan data hasil uji menunjukan bahwa Ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja pembangunan jalan tol serta terdapat hubungan antara sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja pembangunan jalan tol. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kepatuhan, Alat Pelindung Diri ABSTRACTThe Internasional Labour Organization (ILO) states that every year 250 million more cases of accidents occur in the workplace. The amount of risk workplace accidents on the project construction then the use of Personal Protective Equipment (PPE) is important to use to minimize work accidents. The purpose of this research is to analyze the correlation between knowledge and attitude with compliance to using personal protective equipment at workers construction toll road of Manado-Bitung PT.Hutama Karya. This research uses observational analytic methods with a cross sectional approach. The object of thid research was taken by total sampling. The result of the study are 81,8% of workers using PPE, 87,3% of workers have good knowledge and 83,6% of workers have a good attitude. Fisher Exact Test result for knowledge and compliance to using personal protective equipment ρ value = 0,016 and for attitude with compliance to use PPE ρ value = 0,006. Based on the result concluded that there is a correlation between knowledge and compliance to use PPE at worker construction of toll road and there is a correlation between attitude with compliance to using the personal protective equipment at worker construction of toll road. Keywords: Knowledge, Attitude, Compliance, Personal Protective Equipment.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH BERISIKO PADA MAHASISWA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MANADO Mandey, Frike K. P.
KESMAS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk tingkah laku ini dapat bermacam-macam, mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu, dan bersenggama. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan mengingat perilaku tersebut dapat menyebabkan kasus Kehami­lan Tidak Diinginkan (KTD) selanjutnya memicu praktik aborsi yang tidak aman, penu­laran Penyakit Menular Seksual (PMS) dan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Deficiency Syndrome (HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah berisiko pada mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Manado (UNIMA). Penelitian ini bersifat survei analitik, menggunakan rancangan penelitian potong lintang yang dilaksanakan di FIS UNIMA, pada bulan Agustus – Desember 2014. Populasi semua mahasiswa angkatan 2011 FIS UNIMA. Jumlah sampel 240 mahasiswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan CI = 95%, ɑ = 0,05 (H0 ditolak jika p < ɑ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah berisiko pada mahasiswa, yaitu pengaruh teman sebaya (p = 0,000), dan akses ke media pornografi (p = 0,003). Terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya dan akses ke media pornografi dengan perilaku seksual pranikah berisiko pada mahasiswa di FIS UNIMA dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pranikah berisiko pada mahasiswa di FIS UNIMA.   Kata Kunci : Perilaku Seksual, Pranikah berisiko

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue