cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
POLYGLOT
ISSN : 1907 6134     EISSN : 2549 1466     DOI : -
Core Subject : Education,
Started in 2006, Polyglot is a scientific journal of language, literature, culture, and education published biannually by the Faculty of Education at the Teachers College, Universitas Pelita Harapan. The journal aims to disseminate articles of research, literature study, reviews, or school practice experiences.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2024): January" : 10 Documents clear
PENGARUH INTRINSIC MOTIVATION, PERCEIVED AUTONOMY SUPPORT, DAN JOB CRAFTING TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR DI TK-SD XYZ TANGERANG SELATAN [THE IMPACT OF INTRINSIC MOTIVATION, PERCEIVED AUTONOMY SUPPORT, AND JOB CRAFTING TOWARD INNOVATIVE WORK BEHAVIOR IN TK-SD XYZ SOUTH TANGERANG] Margaretha M.B., Junita; Sudibjo, Niko
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6550

Abstract

The world of education is very dynamic. Teachers, as the frontliners of education, are expected to keep up with the times. 21st century skills are believed to be essential to be integrated and implemented for the success of students and teachers. One of the 21st century skills taken as the basis of this research is innovation. Innovative work behavior is a continuous process that starts with seeking opportunities for ideas to solve problems encountered, then developing those ideas in new or alternative ways so that they can be accepted in the organization and implemented to provide benefits to both performance and the organization. This study aims to see the effect of intrinsic motivation, perceived autonomy support, and job crafting on innovative work behavior in XYZ Early Childhood Years and Elementary School, South Tangerang. Data were obtained from 80 Early Childhood Years and Elementary School teachers by using online questionnaires. This research is quantitative research using the path analysis through SEM-PLS method. The results of this study indicate that intrinsic motivation, perceived autonomy support, and job crafting have positive effect on innovative work behavior.Bahasa Indonesia AbstrakDunia pendidikan sangatlah dinamis. Sebagai pelaksana dan ujung tombak pada dunia pendidikan, guru diharapkan untuk dapat mengikuti perkembangan zaman. Keterampilan abad 21 diyakini penting untuk diintegrasikan dan diimplementasikan bagi kesuksesan para siswa dan guru. Salah satu keterampilan abad 21 yang diambil sebagai dasar penelitian ini adalah inovasi. Innovative work behavior adalah suatu perilaku yang berkelanjutan, yang dimulai dari pencarian peluang ide untuk memecahkan masalah yang dihadapi, lalu dikembangkan dengan cara-cara baru atau alternatif sehingga dapat diterima dalam organisasi dan diimplementasikan untuk memberikan keuntungan atau manfaat kepada kinerja maupun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh intrinsic motivation, perceived autonomy support, dan job crafting terhadap innovative work behavior di TK-SD XYZ Tangerang Selatan. Data diperoleh dari 80 guru di TK-SD tersebut dengan cara penyebaran kuesioner secara daring. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis jalur melalui metode SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intrinsic motivation, perceived autonomy support, dan job crafting berpengaruh positif terhadap innovative work behavior.          
ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI BRAND EXPERIENCE SEKOLAH SWASTA: STUDI EMPIRIS PERILAKU SISWA SMA XYZ DI MEDIA SOSIAL [ANTECEDENTS AND CONSEQUENCES OF PRIVATE SCHOOL BRAND EXPERIENCE: AN EMPIRICAL STUDY OF XYZ HIGH SCHOOL STUDENTS' BEHAVIOR ON SOCIAL MEDIA] Suwu, Selvi Esther; Antonio, Ferdi
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6568

Abstract

Technology, especially the internet, is becoming the main platform and source of learning, so students understand more about the internet and social media and this can be an experience they feel so that it is likely to be expressed on social media. Schools can see opportunities to be able to attract consumer attention with the existence of experience stories about their schools (Brand Experience) on social media through the behavior of students who write them. The purpose of this study is to examine the influence of private school Brand Experience antecedents and their consequences on the behavior of XYZ High School students on social media. The research methodology is quantitative with 196 XYZ school respondents in South Tangerang, the data obtained is processed with SMART PLS ver 3. The results obtained are evidence of the influence of antecedents, namely positive Brand Identification on Brand Experience, resulting in consequences of student behavior that tells good things and promotions about XYZ schools (Advocacy Intention and EWOM) on social media. Bahasa Indonesia Abstrak Pandemi covid 19 membuat pembelajaran di sekolah yang biasa secara tatap muka menjadi online, sehingga untuk melakukannya memerlukan pengetahuan tentang teknologi dan mengakibatkan adanya penyesuaian bagi siswa juga sekolah. Teknologi terutama internet menjadi platform dan sumber utama pembelajaran, jadi siswa tambah mengerti tentang internet dan media sosial dan hal ini bisa jadi pengalaman yang mereka rasakan sehingga kemungkinan dituangkan di media sosial. Sekolah dapat melihat peluang untuk dapat menarik perhatian konsumen dengan adanya cerita pengalaman  mengenai sekolahnya (Brand Experience) di media sosial melalui perilaku siswa yang menuliskannya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengkaji pengaruh anteseden Brand Experience sekolah swasta dan konsekuensinya pada perilaku siswa SMA XYZ di media sosial. Metodologi penelitian ialah kuantitatif dengan 196 responden sekolah XYZ di Tangerang Selatan, data yang diperoleh diolah dengan SMART PLS ver 3. Hasil yang didapatkan adalah adanya bukti pengaruh anteseden yaitu Brand Identification yang positif terhadap Brand Experience sehingga menghasilkan konsekuensi perilaku siswa yang menceritakan hal baik dan promosi tentang sekolah XYZ (Advocacy Intention dan EWOM) di media sosial.
EVALUATION OF THE CREATIVITY ACTIVITY SERVICE (CAS) PROGRAM AT A PRIVATE INTERNATIONAL BACCALAUREATE SCHOOL USING STAKE’S EVALUATION MODEL Sibarani, Debora Pratiwi
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6611

Abstract

Creativity Action Service (CAS) is one of the Diploma Program requirements in the International Baccalaureate (IB) curriculum for students in grade 11 and 12. Through this CAS program, students are expected to grow in awareness of their own strengths and potential, learn to overcome the challenges from new activities they have initiated and planned, work collaboratively, show persistence and commitment to be involved in global issues. Periodic evaluation of the program in IB curriculum schools is necessary to investigate the quality of the program and its components which can be used for assessment and decision making towards the improvement and/or accountability of the program. The evaluation result also contributes to increased organizational and social values not only for the school itself, but also for the community affected by this program. This evaluation research uses a descriptive qualitative method by implementing the Countenance Stake evaluation model that emphasizes descriptions and judgments to see the objective conditions at the antecedent (context), transaction (process), and outcome (result) stages. Data collection was carried out through documentation studies, interviews with CAS coordinators, teachers as CAS advisors, students, as well as observing the program implementation. The evaluation results were analyzed and categorized as best practices, challenges, and support systems which in the end became suggestions for improvements in short-term, medium-term, and long-term implementation strategies for the school.Bahasa Indonesia AbstrakBerkenaan dengan fakta bahwa pembelajaran penulisan Bahasa Inggris sering dianggap sebagai aktivitas individual, budaya menulis kolaboratif memegang sebuah peranan penting untuk meningkatkan motivasi menulis pelajar Bahasa Inggris di seluruh dunia yang dapat membawa mereka menjadi penulis optimis, inovatif, dan cakap. Studi pustaka skala kecil ini diperuntukan secara mendalam untuk menyelidiki apakah budaya menulis kolaboratif dapat tumbuh dengan dukungan Google Docs. Oleh karena itu, peneliti dengan sangat kritis meninjau hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh 20 penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dengan bantuan dari analisis tematik. Metode analisis tematik diterapkan untuk memastikan kredibilitas, kepercayaan, dan keandalan dari setiap hasil penelitian yang telah dikelompokan secara spesifik. Untuk menghasilan hasil penelitian yang relevan dan kontekstual, peneliti memilih penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dari tahun 2019 hingga 2023. Berkenaan dengan hasil penelitian yang telah didapat, instruktur menulis Bahasa Inggris di seluruh dunia disarankan untuk menggabungkan penerapan strategi menulis kolaboratif dengan Google Docs agar secara terus menerus mentransformasi pelajar Bahasa Inggris menjadi penulis seumur hidup yang lebih kolaboratif, tangguh, dan ulet.
PENDEKATAN TRANSFORMATIVE LEARNING DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU [TRANSFORMATIVE LEARNING APPROACH IN TEACHER PROFESSIONAL DEVELOPMENT] Lo, Sarinah
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7680

Abstract

Studies indicate that many teachers who have gone through Teacher Professional Development programs demonstrate no deep change in their educational perspectives and practices. Using a systematic literature review and critical reflection lens, this study aims to provide an alternative for better teacher professional development efficacy. Based on the transformative learning framework, I propose four areas of change that include: the attitude of learning, the approach to learning, the content of learning, and the climate of learning.Bahasa Indonesia Abstrak Penelitian menunjukkan bahwa banyak guru yang mengikuti program pengembangan profesional tidak memberikan perubahan yang mendalam di dalam perspektif dan praktik pendidikan mereka. Menggunakan studi literatur yang sistematik dan refleksi kritis, penelitian ini bertujuan menawarkan alternatif pengembangan professional guru yang lebih baik. Berdasakan kerangka transformative learning, penulis menggusulkan empat area perubahan yang mencakup: sikap belajar, pendekatan pembelajaran, isi pembelajaran, dan iklim pembelajaran. 
POSITIVE TEACHER-STUDENT RELATIONSHIPS FOR EFFECTIVE LEARNING Siburian, Naomi Sonya Fitri; Indriani, Siane
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7667

Abstract

The distance between teacher and students can affect students’ performance in the teaching and learning process. On the other hand, a Christian teacher as an agent of reconciliation should build a positive relationship with the students by showing love and caring as God does it first to us. Thus, this paper aims to know the importance and the possible ways of creating a positive teacher-student relationship for effective learning. Through the literature review, the writer found that a positive teacher-student relationship has impacted students’ performance, by which they will be more confident and motivated to participate in the learning process. Hence, the teacher must be flexible and be able to select the most suitable ways to build a positive relationship. It is recommended for the next researcher to find ways to embed the boundaries amid positive relationships. Bahasa Indonesia AbstrakJarak antara guru dengan siswa dapat mempengaruhi prestasi siswa dalam proses belajar mengajar. Di sisi lain, seorang guru Kristen sebagai agen rekonsiliasi harus membangun hubungan guru-siswa yang positif melalui tindakan kasih dan kepedulian seperti yang telah Allah lakukan lebih dahulu. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya dan cara-cara yang memungkinkan untuk menciptakan relasi guru-siswa yang positif. Melalui kajian literatur, penulis menemukan bahwa relasi ini memberikan dampak bagi prestasi siwa, dimana mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Maka, guru Kristen harus mampu untuk menjadi fleksibel dan mampu untuk memilih mana cara yang paling tepat dan cara yang harus dihindari dalam membangun relasi guru-siswa yang positif. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menemukan bagaimana cara menanamkan batasan di tengah-tengah relasi yang positif.
The Implications of Written Malapropism in ELT Kristianti, Tri
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7400

Abstract

In English Language Teaching (ELT) classes, teachers tend to be aware of checking the students’ spoken and written errors. Malapropism is the use of an incorrect word that places a similar-sounding word that results in a nonsensical and humorous expression. This phenomenon occurs in spoken yet it is found in written communication. This research is focused on the phenomena of written malapropism produced by non-English department students during English language learning. The descriptive qualitative method is applied in this research due to its aim to identify characteristics, frequencies, trends, and categories of students’ written malapropism. Class observation, notes taken, and the student’s language ability background analysis are used to gather the data.  The research showed that during one semester there were five grammatical errors in the form of written malapropism that occurred as the implication of students’ lack of ability to understand English terms due to their inadequate vocabulary awareness.Bahasa Indonesia Abstrak Dalam suatu kelas pembelajaran Bahasa Inggris atau English Language Teaching (ELT), pengajar selalu menyadari dan memeriksa kesalahan siswa dalam berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Malapropisme adalah penggunaan kata yang kurang tepat yang menempatkan kata tersebut terdengar serupa sehingga menghasilkan ekspresi yang tidak sesuai namun terdengar menghibur. Malapropisme biasanya ditemukan dalam lisan, namun dapat juga terjadi dalam komunikasi tertulis. Penelitian ini difokuskan pada fenomena malapropisme tertulis yang dihasilkan oleh mahasiswa jurusan non-Bahasa Inggris selama pembelajaran Bahasa Inggris. Kualitatif deskriptif diterapkan dalam penelitian ini karena bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, frekuensi, tren, dan kategori malapropisme tertulis yang dihasilkan oleh mahasiswa. Observasi kelas, pencatatan yang diambil selama penelitian berlangsung dan analisis latar belakang kemampuan bahasa mahasiswa digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian menunjukkan bahwa selama satu semester terdapat lima kesalahan gramatikal berupa malapropism tertulis yang terjadi sebagai implikasi dari kurangnya kemampuan siswa dalam memahami istilah-istilah bahasa Inggris karena perbendaharaan kosakata mereka yang kurang memadai.
Escalating EFL Collaborative Writing Culture through the Use of Google Docs Wijaya, Kristian Florensio
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7441

Abstract

Since EFL writing learning enterprises are frequently regarded as single-handedly activities, collaborative writing culture plays a crucial role in increasing globalized EFL learners’ writing motivation leading them to become more optimistic, innovative, and proficient writers. This current small-scale library study was projected to profoundly investigate whether EFL collaborative writing culture can thrive in the support of Google Docs. Accordingly, the researcher critically reviewed the foregoing research results yielded by 20 previously published collaborative writing and Google Docs studies with the accompaniment of a thematic analysis. A thematic analysis approach was incorporated to ascertain the credibility, believability, and reliability of each specifically clustered research result. To produce more relatable and contextual research results, the researcher selected prior collaborative writing and Google Docs investigations ranging from 2019 until 2023 year. In conformance with the particularly obtained research results, second language writing instructors all around the globe are strongly suggested to fuse the further internalization of collaborative writing strategy with Google Docs to constantly transform EFL learners into more collaborative, resilient, persistent, and life-long writers.   Bahasa Indonesia Abstrak Berkenaan dengan fakta bahwa pembelajaran penulisan Bahasa Inggris sering dianggap sebagai aktivitas individual, budaya menulis kolaboratif memegang sebuah peranan penting untuk meningkatkan motivasi menulis pelajar Bahasa Inggris di seluruh dunia yang dapat membawa mereka menjadi penulis optimis, inovatif, dan cakap. Studi pustaka skala kecil ini diperuntukan secara mendalam untuk menyelidiki apakah budaya menulis kolaboratif dapat tumbuh dengan dukungan Google Docs. Oleh karena itu, peneliti dengan sangat kritis meninjau hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh 20 penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dengan bantuan dari analisis tematik. Metode analisis tematik diterapkan untuk memastikan kredibilitas, kepercayaan, dan keandalan dari setiap hasil penelitian yang telah dikelompokan secara spesifik. Untuk menghasilan hasil penelitian yang relevan dan kontekstual, peneliti memilih penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dari tahun 2019 hingga 2023. Berkenaan dengan hasil penelitian yang telah didapat, instruktur menulis Bahasa Inggris di seluruh dunia disarankan untuk menggabungkan penerapan strategi menulis kolaboratif dengan Google Docs agar secara terus menerus mentransformasi pelajar Bahasa Inggris menjadi penulis seumur hidup yang lebih kolaboratif, tangguh, dan ulet.
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MENUJU ERA SOCIETY 5.0 [THE RELATIONSHIP OF STUDY TIME MANAGEMENT WITH LEARNING ACHIEVEMENT TOWARDS THE ERA OF SOCIETY 5.0] Nurlaila, Nugraheni; Rigianti, Henry Aditia
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7289

Abstract

Studying time management is the management of learning opportunities. This governance is very important as an effort to improve learning achievement. The method used by researchers is literature review. From this research and literature review, results include that students who manage training duration are able to achieve or increase training manifestations substantially. By managing the training period, students become more determined in carrying out training. Bahasa Indonesia AbstrakManajemen waktu belajar merupakan tata kelola kesempatan dalam belajar. Tata Kelola ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar. Metode yang peneliti tempuh ialah kajian literatur. Dari penelitian dengan kajian pustaka ini membuahkan hasil antara lain siswa yang melakukan pengelolaan durasi pelatihan mampu meraih atau meningkatkan manifestasi pelatihan dengan substansial. Dengan melakukan pengelolaan masa pelatihan, siswa menjadi lebih bertekat dalam melakukan pelatihan.
STUDI EKSPLORASI PENGARUH PELAKSANAAN PERKULIAHAN HIBRIDA PASCA PANDEMI COVID-19 BAGI DOSEN & MAHASISWA (STUDI KASUS: MK. PENGENALAN TIPOGRAFI) [EXPLORATIVE STUDY OF THE EFFECT OF POST-COVID-19 PANDEMIC HYBRID CLASS FORMAT FOR LECTURERS AND UNDERGRADUATE STUDENTS (CASE STUDY: INTRODUCTION TO TYPOGRAPHY COURSE)] Hananto, Brian Alvin; Pramono, Rudy
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6499

Abstract

After two years of the COVID-19 pandemic, Universitas Pelita Harapan’s Visual Communication Design Department started conducting hybrid courses. The hybrid course format is a new format implemented as a transition between online education during the pandemic and the soon-offline course. This research explores the effects of the hybrid course for lecturers and students who had conducted two years of online education. The data collection for this qualitative study is through interviews with the student and lecturers, observations of the offline and online classes, and class documentation studies. This research found that the lecturers and the students positively receive the hybrid course as an alternative format for education post-COVID-19 pandemic.Bahasa Indonesia AbstrakSetelah dua tahun pandemi COVID-19, Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan mulai mengimplementasikan perkuliahan secara hibrida. Perkuliahan secara hibrida ini adalah format yang baru pertama kali dilakukan, dan dilakukan sebagai transisi antara perkuliahan daring karena pandemi dan perkuliahan luring yang akan kembali diselenggarakan. Penelitian ini mencoba mengeksplorasi pengaruh dari perkuliahan hibrida ini terhadap dosen dan mahasiswa yang telah dua tahun mengikuti perkuliahan daring. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara terhadap dosen dan mahasiswa, observasi perkuliahan daring dan luring, serta studi dokumentasi perkuliahan. Dari penelitian ini didapati bahwa perkuliahan hibrida direspon positif oleh dosen dan mahasiswa, dan menjadi sebuah alternatif format perkuliahan yang baik pasca pandemi COVID-19. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BAAMBOOZLE TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA [THE EFFECT OF USING BAAMBOOZLE LEARNING MEDIA ON IMPROVING STUDENT COLLABORATION SKILLS IN INSTITUTIONAL ACCOUNTING AND FINANCE SKILLS PROGRAMS] Darmawan, Rahmat; Aghni, Rizqi Ilyasa
Polyglot Vol 20, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6564

Abstract

This study aims to determine the effect of using Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institution expertise program. This type of research uses a quasi-experimental with a non-equivalent comparison group design. This research was conducted from November 2022 to January 2023 at the Accounting and Financial Institution Expertise program, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. The research sample consisted of 23 students in the experimental class and 22 in the control class. The data collection instrument used a self-assessment test in the form of a closed questionnaire developed using a Likert scale with five alternative answers. Data analysis technique using independent sample t-test. The results showed a significant influence on the use of Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institutions expertise program. Bahasa Indonesia Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan. Jenis penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan non-equivalent comparison group design. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023 di program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. Sampel penelitian yang digunakan terdiri atas 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes penilaian diri berbentuk kuesioner tertutup yang dikembangkan mengacu skala Likert dengan lima alternatif jawaban. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengguanaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10