cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
POLYGLOT
ISSN : 1907 6134     EISSN : 2549 1466     DOI : -
Core Subject : Education,
Started in 2006, Polyglot is a scientific journal of language, literature, culture, and education published biannually by the Faculty of Education at the Teachers College, Universitas Pelita Harapan. The journal aims to disseminate articles of research, literature study, reviews, or school practice experiences.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
SUMBANGSIH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI KEADILAN DIFABILITAS [THE CONTRIBUTION OF CHRISTIAN EDUCATION TO DISABILITY JUSTICE] Paulus Eko Kristianto
Polyglot Vol 15, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i1.1062

Abstract

How does Christian education contribute to disability justice? This is the question that guided the author when writing this article. Christian education is at the core of students’ formation. Students are invited not only to master knowledge, but also a theological perspective that they can apply to issues and problems. In mapping and responding to this, the author conducted a literature study of the Christian education curriculum used in schools of the Christian education working group of the churches in Indonesia. The results of this study indicates that  disability theology is an issue that has not been discussed comprehensively in the Christian education curriculum in schools, although it has been discussed explicitly at a minimal level.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Bagaimana sumbangsih pendidikan agama kristen bagi keadilan difabilitas? Pertanyaan ini menjadi pokok permasalahan dan panduan dalam penulisan artikel ini. Pendidikan agama kristen merupakan inti pembentukan peserta didik. Peserta didik diajak tidak hanya menguasai ilmu yang tinggi, melainkan teologi yang mampu berdialog dengan konteks mereka. Dalam memetakan dan menanggapi permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian studi pustaka terhadap kurikulum pendidikan agama kristen di sekolah dari kelompok kerja pendidikan agama Kristen persekutuan gereja-gereja di Indonesia. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa isu teologi difabilitas belum dibahas secara komprehensif dalam kurikulum PAK di sekolah, walaupun sudah dibahas secara eksplisit dalam kadar minim.
PERAN TEKNOLOGI AUDIO-VISUAL DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ANAK DI SEKOLAH DASAR KARYA ANAK BANGSA DI MANADO [THE ROLE OF TECHNOLOGY AND AUDIO-VISUAL MEDIA IN LEARNING DEVELOPMENT AT ANAK BANGSA ELEMENTARY SCHOOL, MANADO] Ester Magdalena Kembuan; Irwansyah Irwansyah
Polyglot Vol 15, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i1.1311

Abstract

Technology helps people. It makes it easier for them to find and use information. It also helps schools in educating children and this study focuses on the Anak Bangsa elementary school in Manado. Technology, and audio-visual media, help students learn, and it is the role of teachers to guide students in understanding technology and provide direction to them in using it well. It is also the role of parents to guide and direct their children in using technology and to help them avoid abusing technology. Addiction is one of the things that adversely affects the development of a child, therefore good cooperation between parents and teachers is needed to help develop children, both in school and at home, to be wise users of technology and audio-visual media. ABSTRAK Teknologi membantu masyarakat sebagai kebutuhan kehidupan mereka, dimana kecanggihan teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi serta mengembangkan diri mereka, begitupun dalam pendidikan, dalam penelitian ini ialah sekolah dasar karya anak bangsa di Manado. Adapun audio-visual dalam dunia pendidikan untuk membantu para murid dalam pembelajaran, karena itu peran guru sangat diperlukan dalam membimbing para siswa untuk mengenal teknologi dengan baik, serta memberikan arahan kepada mereka untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, begitupun peran orang tua dalam perkembangan anak sangat diperlukan untuk memberikan mereka arahan serta perhatian yang baik, karena peran orang tua memberikan nilai yang baik untuk mengindari anak dengan penyalahgunaaan teknologi. Kecanduan ialah salah satu hal yang berdampak buruk untuk perkembangan seorang anak, oleh karena itu diperlukan kerja sama antara orang tua dan guru yang baik untuk mambantu perkembangan seorang anak baik dalam dunia pendidikannya, serta kesharian nya. Karena itu akan sangat mempengaruhi masa depan mereka.
EVALUASI KEGIATAN INSTRUKSIONAL PENGUCAPAN BAHASA INDONESIA OLEH MAHASISWA MENGGUNAKAN SURVEI DARING [STUDENT EVALUATION OF INSTRUCTION IN AN INDONESIAN LANGUAGE PRONUNCIATION COURSE USING AN ONLINE SURVEY] Hery Yanto The; Latifah Latifah
Polyglot Vol 15, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i1.1046

Abstract

Student evaluation of instruction is important feedback for instructors to receive in order to refine and improve the learning quality of a course. A free online survey, such as Survey Monkey, can be used to collect the feedback. There is display feature in Survey Monkey that allow users to view the summary of the data in tables and charts. The free account does not support downloading data from the server, but users can compile it manually. This study focuses on using an online survey in the Indonesian Language Program of Zhejiang Yuexiu University of Foreign Languages in China. Students who were enrolled in the Indonesian Pronunciation Course evaluated the instruction in the course. The results showed that data collected through a well-structured online survey questionnaire, aligned with the aim of evaluation, can provide the instructor with sufficient information about the strengths and weaknesses of the instruction.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Evaluasi kegiatan instruksional oleh mahasiswa dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas belajar mengajar mata kuliah. Evaluasi oleh mahasiswa dapat diperoleh melalui pengumpulan data dengan angket pada survei daring bebas bayar seperti Survey Monkey. Survei ini dapat menampilkan tabel dan grafik ringkasan data yang dengan mudah dapat digunakan oleh dosen untuk melakukan interpretasi. Data kualitatif dari hasil pertanyaan terbuka dapat dilihat pada laman Survey Monkey, namun hasil rinci yang akan diinterpretasi harus diunduh secara manual karena peneliti menggunakan akun bebas bayar. Penelitian survei daring ini memaparkan analisis dan interpretasi evaluasi mahasiswa terhadap kegiatan instruksional mata kuliah Pengucapan Bahasa Indonesia pada Jurusan Bahasa Indonesia, Universitas Bahasa Asing Zhejiang Yuexiu di Tiongkok. Hasil penelitian menunjukkan, data survei yang dikumpulkan dengan angket daring yang disusun secara terstruktur dan sesuai dengan tujuan evaluasi dapat memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan pelaksanaan kegiatan instruksional selama perkuliahan.
MENGATASI KETERBATASAN SARANA PRASARANA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI [OVERCOMING FACILITIES LIMITATIONS AFFECTING PHYSICAL EDUCATION LEARNING ACTIVITIES] Widiastuti Widiastuti
Polyglot Vol 15, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i1.1091

Abstract

Movement and physical activity are at the center of physical education and the availability of adequate facilities is necessary for the success of learning activities. The limited availability of facilities can hinder physical education classes from running effectively and as expected. A physical education learning strategy is needed to overcome difficulties due to limited physical education facilities. This research is qualitative based on a case study. The instruments used in this research are observation, interviews, and questionnaires. The data is analyzed descriptively. The research shows that the teaching and learning strategies used to overcome limited physical education facilities can include the modification of teaching materials to suit the available facilities, modification of the facilities to suit the teaching materials, or adjusting the available time allocation for the class.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Pembelajaran di dalam pendidikan jasmani tidak lepas dari aktivitas jasmani atau gerak, sehingga sarana prasarana merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani. Kondisi sarana prasarana yang terbatas dapat menghambat pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pembelajaran pendidikan jasmani untuk mengatasi keterbatasan sarana prasarana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan tentang strategi pembelajaran pendidikan jasmani dalam mengatasi keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen penelitian berupa observasi, wawancara, dan kuisioner. Data diolah dengan analisis deskripsi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan untuk mengatasi keterbatasan sarana prasarana adalah dengan pemilihan materi pendidikan jasmani yang disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada di sekolah, memodifikasi sarana prasarana, dan menyesuaikan alokasi waktu yang tersedia.
THE IMPLEMENTATION OF THE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TECHNIQUE TO INCREASE GRADE 8 STUDENTS’ ACTIVE LEARNING IN AN ENGLISH CLASS Carollina Anggi Puspitasari; Dylmoon Hidayat
Polyglot Vol 14, No 2 (2018): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v14i2.900

Abstract

Based on class observations, some students in grade 8 of XYZ Junior High School were not contributing actively in an English class. One of the reason was because they were not used to speaking English. This research was aimed at increasing students’ active learning in studying English in the classroom by implementing the Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) technique. The research method used was Classroom Action Research (CAR) of Kemmis and McTaggart’s, conducted within three cycles. The subjects were four students who were not speaking English actively. The data was collected through questionnaires and mentor’s observation checklist. The result showed that the implementation of the CIRC technique in an English class could increase students’ active learning significantly.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Berdasarkan hasil observasi di VIII SMP XYZ tidak berpartisi aktif saat pembelajaran Bahasa Inggris. Salah satu alasannya adalah siswa tidak terbiasa menggunakan bahasa Inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan siswa kelas VIII SMP dalam pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan teknik Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan 3 siklus. Subyek penelitian berfokus pada empat orang siswa yang tidak terlibat secara aktif di kelas Bahasa Inggris. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan checklist observasi mentor. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dengan penerapan teknik CIRC dalam kelas Bahasa Inggris, keaktifan siswa mengalami kenaikan yang signifikan. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI PADA PELAJARAN KIMIA DI UPH COLLEGE [THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TO INCREASE CRITICAL THINKING OF GRADE 11 STUDENTS STUDYING CHEMISTRY AT UPH COLLEGE] Year Rezeki Patricia Tantu
Polyglot Vol 14, No 2 (2018): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v14i2.1051

Abstract

Chemistry in secondary education aims to equip students with higher order thinking skills. In a grade 11 chemistry class at UPH College, students were less active in asking and answering questions. The result of their cognitive learning in class was actually quite good, but they did not connect the concepts and context of chemistry to real-world situations. Students memorized almost all of the concepts that they needed to complete the exercises and take tests. Students were not using thinking skills because the learning process tended to use a  conventional teacher-centered approach. The aim of this research is to implement the Contextual Teaching and Learning method as a solution to increase critical thinking of grade 11 students in chemistry. This study uses Class Action Research (CAR) with 24 grade 11 students at UPH College as research subjects. Data were collected through observation, interviews, reflection, and student worksheet which is then analyzed descriptively qualitative. The results showed that there is increased critical thinking through Contextual Teaching and Learning. It was concluded that (1) the Contextual Teaching and Learning process should include constructivist, inquiry, questioning, learning communities, modeling, reflection, and authentic assessment in each cycle run, (2) the Contextual Teaching and Learning method can increase critical thinking of grade 11 students in chemistry.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Pembelajaran Kimia pada pendidikan menengah atas bertujuan untuk memperlengkapi siswa dengan kemampuan berpikir yang lebih tinggi. Saat pembelajaran Kimia di UPH College berlangsung, sebagian besar siswa kelas XI masih kurang aktif dalam proses tanya jawab. Hasil rata-rata belajar kognitif siswa dalam kelas ini tergolong baik, namun siswa kurang mengaitkan konsep kimia dengan konteks kehidupan sehari-hari. Hampir semua konsep dihafal dan digunakan untuk mengerjakan soal latihan dan soal tes. Siswa belum terbiasa melatih kemampuan berpikir mereka karena pembelajaran cenderung menggunakan pendekatan konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menerapkan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI pada pelajaran Kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas XI di UPH College. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, jurnal refleksi, dan lembar kerja siswa yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran kontekstual. Disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran kontekstual yang meliputi konstruktivisme, inkuiri, bertanya, komunitas belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian otentik terlaksana dalam setiap siklus yang dijalankan, (2) pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI pada pelajaran Kimia.
UNDERSTANDING VYGOTSKY’S ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT FOR LEARNING Rentauli Mariah Silalahi
Polyglot Vol 15, No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i2.1544

Abstract

Vygotsky is the father of the Zone of Proximal Development (ZPD) theory who claims that a leaner can do what he can almost do alone with the presence of assistance. This literature study aims at investigating what factors need to be present for developing someone’s potential. From the literature study, it was found that there are six factors that need to be present, including assistance, mediation, cooperation, imitation, target and crises. With the presence of assistance from the more capable other and keeping attention to the six important factors, a learner will be able to do what he/she can almost do alone.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Vygotsky adalah penemu konsep Zona Perkembangan Proksimal yang menyatakan bahwa seseorang yang belajar akan mampu melakukan apa yang hampir dapat dilakukannya secara mandiri dengan tersedianya bantuan. Studi kepustakaan ini bertujuan untuk meneliti unsur apa saja yang penting untuk membantu perkembangan potensi seorang pelajar. Dari studi kepustakaan ditemukan bahwa ada enam unsur yang penting yakni bantuan, mediasi, kerjasama, kemampuan untuk meniru, sasaran dan masa sulit atau keluar dari zona nyaman. Dengan adanya bantuan dari orang yang lebih mampu dan kehadiran dari enam unsur tersebut, seorang pelajar akan mampu melakukan apa yang hampir dapat dilakukannya sendiri.
PERSEPSI DOSEN TERHADAP PENGEMBANGAN MATERI AJAR MENULIS AKADEMIK BAHASA INGGRIS BERBASIS BRAIN-FRIENDLY STRATEGIES [TEACHERS' PERCEPTIONS OF AN ENGLISH ACADEMIC WRITING MATERIAL MODEL BASED ON BRAIN-FRIENDLY STRATEGIES] Euis Meinawati
Polyglot Vol 15, No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v15i2.1682

Abstract

The purpose of this study was to identify teachers’ perceptions of an English academic writing teaching material model based on brain-friendly strategies. The research method used was qualitative. The process of collecting data was interviews and questionnaires. The research findings indicated that the material model of English academic writing was effective and matched teachers' perceptions that it fulfilled the learning needs. This could be seen in the percentage of teachers’ questionnaires. They thought that the teaching material was appropriate for the students’ needs context and the global challenges of their program of study.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persepsi dosen terhadap model materi ajar menulis akademik bahasa Inggris berbasis brain-friendly strategies. Metode penelitian menggunakan kualitatif. Proses pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Hasil kajian menunjukkan bahwa model materi ajar menulis akademik bahasa Inggris berbasis brain-friendly strategies efektif. Efektifitas tersebut terlihat pada presentase yang cukup baik dari dosen. Menurut para dosen materi ajar yang telah dirancang sesuai dengan konteks pembelajaran menulis akademik bahasa Inggris dikelas dan tantangan global saat ini. Dengan demikian, model materi ajar bisa diterapkan pada program studi Manufaktur.
PERSEPSI SISWA SMU UPH COLLEGE TERHADAP KETERAMPILAN LITERASI INFORMASI DALAM PENULISAN [UPH COLLEGE STUDENTS’ PERCEPTIONS OF INFORMATION LITERACY SKILLS IN WRITING] Dhama Gustiar Baskoro
Polyglot Vol 14, No 2 (2018): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v14i2.808

Abstract

This article has been retracted by the publisher because the author informed the editor that he has committed an act of research misconduct producing the article that violated publication ethics.
KUALITAS BONBON BOND SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA TOPIK IKATAN KIMIA [THE QUALITY OF BONBON BOND AS A LEARNING MEDIA FOR CHEMICAL BONDING TOPICS] Indah Sari; Imas Eva Wijayanti; Nidaurrohmah Nidaurrohmah
Polyglot Vol 14, No 2 (2018): July
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v14i2.1064

Abstract

This study aims to determine the quality of the Android-based courseware program named Bonbon Bond for chemical bonding topics. This research is one of a sequence in Research and Development work. The subject of this study was senior high school students who had been studying chemical bonding. The data were gathered through observation and questionnaire. Result showed that the quality of Bonbon Bond is categorized good.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas courseware berbasis android yang diberi nama Bonbon Bond untuk topik ikatan kimia. Penelitian ini merupakan salah satu tahap dari rangkaian penelitian research and development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang telah mempelajari topik ikatan kimia. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas Bonbon Bond termasuk kategori baik.

Page 6 of 24 | Total Record : 240