cover
Contact Name
Roby Syaiful Ubed
Contact Email
unit.penerbitan@pknstan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unit.penerbitan@pknstan.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
INFO ARTHA
ISSN : 08526737     EISSN : 25810839     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Info Artha is a national journal that provides articles to lecturers, students, employees, and to whom it may concern. Info Artha accepts, reviews, and publishes original articles. The scope of the articles consist of state accounting, public policy, and state finance.The author(s) who willing to submite must use journal tempate and include the following forms:
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
ANALISIS PENGARUH DESAIN PROGRAM DIKLAT BENDAHARA PENGELUARAN (DTSS) TERHADAP KOMPETENSI BENDAHARA PENGELUARAN Susilo, Budi
JURNAL INFO ARTHA Vol 5 (2016): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.445 KB) | DOI: 10.31092/jia.v5i1.59

Abstract

Analisis Interkasi Kebijakan Tarif Cukai Rokok di Indonesia (Studi Kasus Negara: Indonesia, Malaysia dan Singapura) Budilaksono, Agung
JURNAL INFO ARTHA Vol 1 (2015): EDISI JULI
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2746.667 KB) | DOI: 10.31092/jia.v1i1.111

Abstract

The aim of the study is analyze the interaction among indonesia excise tax policy and the tax policy of countries as Singapore and Malaysia when in the condition of the Asean Economic Community in 2015. The methods of analysis used in this study using regression analysis method combined with the flow diagram (path diagram). The samples used un this study uses the datas: Government Tax Revenues, Output Cigarettes, Cigarettes Output White, cigarette products, the concentration ratio of the four largest comanies (CR4), value-added products clove cigarettes, tobacco products white, white cigarette product added vallue, the difference cigarettes Malaysia by Indonesian customs tariff, import tariff difference cigarette Singapore white with Indonesia customs tariff, import tariff difference Malaysia with white cigarette excise tax Indonesia. The result are(i) the difference in cigarette excise white with excise white with Negara Malaysia does not significantly affect the Indonesia domestic tax revenues, (iii) the difference in tax rate clove with the state of Singapore does not significantly affect the Indonesian domestic tax revenues, (iv) the difference ub cugarette excuse tax to the State of Malaysia did not significantly affect tge Indonesian dosmetic tax revenues, and (v) the difference in cigarette excise white with Singapore state significantly affects tax receipts in Indonesia country. This is because Singapore is a popular cigarette brand white cigarette fireugb brands and the price is difference excuse rates in Indonesia is very striking. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR INDEPENDEN DI KAWASAN ASIA DAN APLIKASINYA DALAM MENENTUKAN PEMBANDING KEWAJARAN DAN KEWAJARAN USAHA Dewi, Ni Luh Rian; Kustiani, Nur Aisyah
JURNAL INFO ARTHA Vol 3 (2016): Edisi Maret
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.959 KB) | DOI: 10.31092/jia.v3i0.50

Abstract

FLYPAPER EFFECT: AN EMPIRICAL STUDY OF INDONESIA CASE (2004 – 2010) Mutiary, Lili
JURNAL INFO ARTHA Vol 1, No 1 (2017): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.12 KB) | DOI: 10.31092/jia.v1i1.19

Abstract

Flypaper effect is a well-known phenomenon in public finance with regard to intergovernmental transfer. It exists when an increase in grants is more stimulative than a similar increase in income towards the local government (recipient’s) expenditure. Numerous studies had occurred to both identify the existence of flypaper effect as well as to determine the cause. Most researchers worldwide disagree about the existence and even more disagree upon different results regarding the existence and the cause of different results. Two studies had been done in Indonesia within municipalities and they resulted in differing conclusions of the existence. This study is meant to identify flypaper effect within provincial level using what is hoped to be the proper way to investigate the existence.
ARSITEKTUR DAN INFORMASI KINERJA: SUATU UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENGANGGARAN INSTANSI PEMERINTAH (STUDI KASUS PADA BALAI DIKLAT KEUANGAN MAKASSAR) Biswan, Ali Tafriji; Rossari, Priscilla Oktiva; Alhadi, Fajar Alhadi
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.518 KB) | DOI: 10.31092/jia.v2i1.107

Abstract

ABSTRACTBudgeting is an important tool used by the management in carrying out the functions of planning and control, no exception to public sector organizations and government. The Indonesian government continues to implement the best practices of budgeting, one of which is through the implementation of performance-based budgeting.In a performance-based budgeting, the budget is prepared by formulating outputs or outcomes to be achieved. This formulation is done by the respective ministries/agencies in accordance with the functions of their respective organizations. All information related to the performance of then integrated into a document Work Plan and Budget-Ministry/Agency (RKA-K/L) as the basis of discussion of the budget document by the legislative board. However, in practice, ministries/agencies have not been able to compile performance information appropriately. The quality of outputs and outcomes compiled considered not in accordance with the strategic objectives and functions of the ministries/agencies concerned. Another problem related to budgeting is improper planning which led to the absorption of current year's budget to less than optimal. Through this paper, researchers will present problems related to the issue of the budget that comes from the weakness of the architecture and performance information on the ministries/agencies. Responding to the challenges of the need of better budgeting, the government began compiling Arsitektur dan Informasi Kinerja (ADIK) to improve the application of performance-based budgeting approach before. ADIK implementation on Financial Training Center of Makassar gives an overview effort of applying this new architecture. It is expected the new budgeting architecture implemented during Fiscal Year 2016 increases the optimum benefits. Keywords: budgeting, performance-based budgeting, performance information, ADIK. ABSTRAKPenganggaran merupakan alat penting bagi manajemen organisasi, tidak  terkecuali organisasi sektor publik, dalam menjalankan fungsi perencanaan dan pengendalian. Instansi pemerintah terus berupaya mengelola praktik terbaik penganggaran, salah satunya adalah melalui penganggaran berbasis kinerja (PBK).Dalam PBK, anggaran disusun dengan merumuskan output atau outcome yang hendak dicapai. Perumusan ini dilakukan oleh kementerian/lembaga sesuai dengan fungsi organisasi masing-masing. Seluruh informasi kinerja diintegrasikan menjadi sebuah dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA- K/L) sebagai dokumen dasar pembahasan anggaran dengan badan legislatif. Namun pada praktiknya, kementerian/lembaga belum mampu menyusun informasi kinerja dengan tepat. Kualitas output dan outcome yang disusun belum sepenuhnya sesuai dengan sasaran strategis dan fungsi kementerian/lembaga yang bersangkutan. Masalah itu terkait erat dengan perencanaan yang kurang baik sehingga penyerapan anggaran kurang tepat sasaran.Melalui tulisan ini, dipaparkan isu permasalahan terkait anggaran yang bersumber dari lemahnya bangunan informasi kinerja pada kementerian/lembaga. Menjawab tantangan penganggaran yang lebih baik, pemerintah mulai menyusun Arsitektur dan Informasi Kinerja (ADIK) untuk mempertajam penerapan PBK. Penerapan ADIK pada Balai Diklat Keuangan Makassar memberikan gambaran upaya penerapan arsitektur yang baru ini. Diharapkan arsitektur penganggaran baru yang diimplementasikan mulai Tahun Anggaran 2016 ini meningkatkan manfaat penganggaran yang lebih optimal. Kata kunci: anggaran, PBK, informasi kinerja, ADIK.
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN FUNGSI TERHADAP PENINGKATAN IPM DAN PENGENTASAN KEMISKINAN ( STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH) Bandiyono, Agus
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.476 KB) | DOI: 10.31092/jia.v2i1.235

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja pemerintah daerah terhadap peningkatan capaian IPM pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh dan untuk mengetahui pengaruh belanja pemerintah daerah sebagai instrumen kebijakan pro poor expenditure dalam mengentaskan kemiskinan pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi data panel. Data panel adalah gabungan antara data runut waktu (time series) dan data silang (cross section). Populasi yang digunakan adalah 23 kabupaten/kota yang berada di Provinsi Aceh dan penelitian menggunakan periode waktu selama tahun 2008-2013. Periode waktu ini dipilih mengingat terdapat perbedaan struktur belanja daerah sebelum dan setelah tahun 2007, sehingga sulit untuk dilakukan pengelompokan jenis belanja yang sesuai. Pemilihan tahun 2008 juga didasari fakta bahwa mulai tahun 2008 kabupaten/kota di Aceh mulai menerima transfer dana Otsus yang berimbas pada peningkatan alokasi belanja yang sangat signifikan. Sementara pembatasan periode penelitian pada tahun  2013 dikarenakan BPS telah mengubah perhitungan IPM terhitung mulai tahun 2014, sehingga sulit untuk dilakukan penyesuaian dengan tahun-tahun sebelumnya. Variabel belanja yang digunakan dalam penelitian ini adalah belanja pemerintah daerah berdasarkan fungsi, sementara nilai belanja yang digunakan adalah nilai realisasi. Berdasarkan penelitian statistik yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa realisasi belanja fungsi kesehatan pada kabupaten/kota di Aceh tidak berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan IPM di Provinsi Aceh. Sehingga dalam penelitian ini, penulis menolak hipotesis awal yang telah dibangun berdasarkan penelitian sejenis yang berhasil membuktikan bahwa belanja fungsi kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Walapun secara umum, dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa variabel sarana kesehatan (Puskesmas) mampu menjelaskan pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (IPM), dimana puskesmas merupakan perwujudan penyaluran belanja pemerintah fungsi kesehatan, pada dasarnya belanja fungsi kesehatan tidak berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Dalam penelitian ini ditemukan hasil bahwa belanja fungsi kesehatan pada Kabupaten/kota di Aceh tidak berpengaruh dalam pengentasan kemiskinan. Seharusnya dengan alokasi belanja kesehatan yang besar, pemerintah daerah mempunyai kapasitas fiskal yang memadai dalam menjalankan program-program peningkatan derajat kesehatan seperti pengobatan gratis, peningkatan kualitas gizi, program Ibu dan Anak dan program-program lainnya yang pro terhadap masyarakat miskin.
ANALISIS KONDISI KESENJANGAN EKONOMI DAERAH : STUDI KASUS KABUPATEN/KOTA DI SULAWESI SELATAN Iskandar, Azwar; Saragih, Rahmaluddin
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jia.v2i1.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis secara empiris kesenjangan ekonomi antarwilayah di kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rilis publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) yang terdiri dari data time series tahunan periode 2011-2015 dan metode analisis kuantitatif pengukuran kesenjangan ekonomi, yaitu (1) Model Indeks Williamson, (2) Model Klassen Typology dan (3) Model Indeks Theil. Hasil penelitian ini secara empiris menemukan bahwa tingkat kesenjangan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan yang ditunjukan dengan nilai Indeks Wiliamson pada kurun waktu 2011-2015 memiliki kecenderungan menurun dengan kategori sedang dengan nilai rata-rata selama 5 tahun sebesar 0,64. Ketimpangan wilayah yang diukur dengan Indeks Theil, menunjukan kesenjangan antar wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan berfluktuasi. Jika didekomposisi, tingkat kesenjangan antarwilayah lebih besar diakibatkan oleh besarnya kontribusi ketimpangan yang terjadi internal kabupaten/kota dibandingkan ketimpangan dalam provinsi (antarkabupaten/kota). Berdasarkan Tipologi Klassen, masih banyak daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang berada pada kuadran III dan IV, yaitu kabupaten/kota yang tergolong maju tapi tertekan dan relatif tertinggal (37,50%). Hipotesis “U” terbalik dari Kuznets cenderung berlaku pada kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga hasil pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini dapat dirasakan oleh keseluruhan masyarakat yang ada di Propinsi Sulawesi Selatan dalam jangka panjang.
PENERAPAN AKUNTANSI IJARAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Firmansyah, Amrie
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.887 KB) | DOI: 10.31092/jia.v2i1.324

Abstract

This study aims to review the practice of ijarah accounting implementation in sharia banking in Indonesia. Ijarah is a lease transaction of an item and / or service between the owner of the lease object, including the ownership of use rights to the lease object with the lessee to obtain reward for the leased asset. This research uses the object of Ijarah iB Siaga Pendidikan product of Bank Bukopin Syariah.The research method used in this study using qualitative methods. The study was conducted during the period of February-June 2018. Interviews with the informants were conducted in the third week of May 2018. The selection of informants was based on employees of Bank Bukopin Syariah Branch Yogyakarta who mastered the accounting procedures of ijara. This research concludes that the implementation of ijarah / lease contract in iB Siaga Pendidikan financing by Bank Bukopin Syariah Branch of Yogyakarta has been in accordance with the principles of application of ijarah applicable in Indonesia. Furthermore, Bank Bukopin Syariah Branch Yogyakarta has outlined the ijarah accounting practice of Bank Bukopin Syariah Branch Yogyakarta in accordance with PSAK 107. However, the policy of Bank Bukopin Syariah in the initial lease of ijarah assets to be leased is not fully in accordance with the provisions in PSAK 107.
PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN (HUKUM WAGNER) DI NEGARA SEDANG BERKEMBANG: TINJAUAN SISTEMATIS Solikin, Akhmad
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.559 KB) | DOI: 10.31092/jia.v2i1.237

Abstract

Hubungan kausal antara pengeluaran pemerintah dengan perkembangan perekonomian dapat dikaji lewat dua pandangan, yaitu Hukum Wagner atau Hipotesis Keynes. Hukum Wagner memandang bahwa pengeluaran pemerintah merupakan dampak dari perkembangan ekonomi, sedangkan Hipotesis Keynes berpendapat bahwa pengeluaran pemerintah merupakan alat kebijakan fiskal untuk meningkatkan perekonomian. Dua pandangan tersebut secara akademis masih diperdebatkan, terbukti dengan banyak artikel ilmiah yang membahasnya. Sayangnya, simpulan dari penelitian tersebut berbeda bahkan bertentangan. Penelitian ini meninjau secara sistematis artikel-artikel yang mengkaji Hukum Wagner pada negara-negara sedang berkembang yang menggunakan data runtun waktu. Artikel ditinjau berdasarkan landasan teori, metode empiris, metode pengujian hubungan kausal, variabel yang ditambahkan selain PDB dan pengeluaran pemerintah, hasil pengujian, serta argumentasi signifikansi. Hasil tinjauan atas empat puluh artikel yang mencakup tujuh puluh dua negara menunjukkan bahwa temuan penelitian beragam, baik yang mendukung Hukum Wagner, Hipotesis Keynes, keduanya, atau tidak mendukung keduanya. Perbedaan hasil tersebut disebabkan karena perbedaan data, metode uji, serta variabel lain yang ditambahkan dalam model. Dengan hasil yang tidak konklusif tersebut, topik penelitian ini masih terbuka untuk diteliti lebih lanjut.
STRATEGI DOLLAR COST AVERAGING UNTUK MENARIK MINAT MASYARAKAT BERINVESTASI DI PASAR MODAL DALAM RANGKA PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK Hartono, Sony
JURNAL INFO ARTHA Vol 2, No 1 (2018): JULY EDITION
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.987 KB) | DOI: 10.31092/jia.v2i1.325

Abstract

The government's efforts to promoting investment in the capital market encountered several obstacles, one of which was negative perceptions and public concerns about high risk onstockinstruments.Theemergenceofnegativeperceptions due to the many beginner investors who experience losses when entering the capital market. The method used in this research is a simulation of 14-year return calculation on severalBlueChipsstocksinthefinancialsectorandconsumer goods. The stock purchase simulation is carried out by a routine purchase method called Dollar Cost Averaging (DCA) and the Lump Sum method as the benchmark. The results showed that the DCA method proved to be able to reduce the potential risk of loss in the short term due to errors in the timing of stock purchases, and even eliminate the risk of loss in the longrun. Upaya pemerintah dalam membudayakan investasi di pasar modal menemui beberapa kendala, salah satunya adalah persepsinegatifdankekhawatiranmasyarakatterhadaprisiko yang tinggi pada instrumen saham. Munculnya persepsi negatif dikarenakan banyaknya investor pemula yang mengalami kerugian ketika masuk di pasar modal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi penghitungan return selama 14 tahun terhadap beberapa saham Blue Chips sektor finansial dan consumer goods. Simulasi pembelian saham dilakukan dengan metode pembelianrutinyangdisebutDollarCostAveraging(DCA)dan metode Lump Sum sebagai benchmark-nya. Hasil penelitian menunjukkanbahwametodeDCAterbuktimampumereduksi potensirisikokerugiandalamjangkapendekyangdikarenakan kesalahandalampenentuanwaktupembeliansaham,bahkan mengeliminasi risiko kerugian dalam jangkapanjang.

Page 7 of 13 | Total Record : 123