Jurnal Kajian Akuntansi
Jurnal Kajian Akuntansi adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati. Jurnal Kajian Akuntansi diterbitkan dalam bentuk print and online (Open Journal System) pada tahun 2017. Jurnal Kajian Akuntansi menerbitkan artikel naskah dua kali setahun (Juni dan Desember). Ada 16 artikel setiap volume. Topik artikel mencakup Akuntansi Keuangan, Akuntansi Syariah, Keuangan, Sistem Informasi Akuntansi, Audit, Akuntansi Perilaku, Akuntansi Manajemen, Perpajakan, Tata Kelola Perusahaan, Akuntansi Pendidikan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Lingkungan dan Akuntansi Etika dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan oleh dewan editorial untuk publikasi. Artikel naskah dapat berasal dari peneliti, akademisi, praktisi, dosen, mahasiswa dan pengamat akuntansi lainnya yang tertarik dalam penelitian di bidang akuntansi.
Articles
241 Documents
Peran Keadilan dan Kepercayaan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil Menengah
Fajriana, Nadia;
Irianto, Gugus;
Andayani, Wuryan
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v4i2.4039
AbstractThis study aims to analyze the correlation between procedural justice, distributive justice, and cognitive-based trust and voluntary compliance by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) taxpayers. This study also examnines the role of cognitive-based trust as a moderating variable in the relationship between procedural justice and distributive justice and its impact on voluntary compliance by MSMEs taxpayers. The model for this study was developed from The Psychology of Justice Theory and the Slippery Slope Framework. The population of this study is the MSMEs taxpayers in Malang, Indonesia. The sample in this study were 64 MSMEs taxpayer respondents who completed a questionnaire distributed through the Google Forms platform. The data from questionnaires was processed using the SmartPLS 3.0 statistical tool. The results of the study show that procedural justice, distributive justice, and cognitive-based trust can increase voluntary taxpayer compliance while cognitive-based trust is unable to moderate the relationship between procedural justice and distributive justice on voluntary taxpayer compliance.Keywords: Distributive justice; Procedural justice; Tax compliance; Trust; MSMEs. Abstrak Kajian ini ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran dari hubungan keadilan prosedural, keadilan distributif, dan kepercayaan berdasarkan kognitif terhadap kepatuhan sukarela pada wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kajian ini juga menjelaskan peran kepercayaan berdasarkan kognitif sebagai variabel moderator hubungan antara keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM. Model dari kajian ini dikembangkan dari The Psychology of Justice Theory dan kerangka kerja Slippery Slope. Populasi dari kajian ini adalah wajib pajak UMKM yang terletak di Kota Malang, Indonesia. Sampel pada kajian ini sejumlah 64 responden wajib pajak UMKM. Kajian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui Platform Formulir Google. Data yang telah diperoleh dari penyebaran kuesioner diolah menggunakan alat statistik SmartPLS 3.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa keadilan prosedural, keadilan distributif, dan kepercayaan berdasarkan kognitif dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara sukarela. Kepercayaan berdasarkan kognitif tidak mampu memoderasi hubungan keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap kepatuhan wajib pajak secara sukarela.Kata Kunci: Keadilan distributive; Keadilan procedural; Kepatuhan pajak; Kepercayaan; UMKM.
Pengaruh Faktor Sosial dan Ekspektasi Kinerja terhadap Tax Billing System
Irawati, Wiwit;
Priambodo, Beny
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v4i2.4366
AbstractThis study aims to examine the effect of Social Factors and Performance Expectations on the use of a tax billing system application. Performance Expectations are intended to use a tax billing system application to help improve performance. Social factors mean that other people convince themselves that he must use a new system. This study uses a type of research with a quantitative approach. The population in this study are all corporate taxpayers who are registered at Kebayoran Lama Primary Tax Service Office, South Jakarta. The sampling technique used in determining the sample in this study was incidental sampling (convenience sampling). Based on the results of the analysis that has been done, this study shows that performance expectations have a positive effect on the Tax Billing System as well as social factors that have a positive effect on the Tax Billing System. Together, Performance Expectations and Social Factors influence the Tax Billing System.Keywords: Performance Expectations; Social Factors; Tax Billing System. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Faktor Sosial dan Ekspektasi Kinerja pada penggunaan Tax Billing System. Ekspektasi Kinerja dimaksudkan dengan menggunakan aplikasi Billing System kinerja diharapkan akan meningkat. Faktor sosial dapat diartikan dengan adanya keyakinan yang berasal dari pengaruh sosial untuk menggunakan sistem baru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penentuan sampel dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel secara insidental (convenience sampling). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa Ekspektasi Kinerja berpengaruh positif terhadap Tax Billing System demikian juga dengan variabel Faktor Sosial yang berpengaruh positif terhadap Tax Billing System. Secara bersama-sama Ekspektasi Kinerja dan Faktor Sosial berpengaruh terhadap Tax Billing System.Kata Kunci: Tax Billing System; Ekspektasi Kinerja; Faktor sosial.
Penerimaan Daerah sebagai Aspek Penting Penentu Belanja Modal Pemerintah: Studi pada Pemerintah Banyuwangi
Prasetya, Fandi
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i1.4376
AbstractThis study aims to obtain information about whether regional revenue in PAD, DAU, and DAK influences the allocation of capital expenditures. The research method used in this research is quantitative research methods. The data used is secondary data in the form of the Budget Realization Report (LRA) of the Banyuwangi Regency Government for 2011-2018. The data obtained were then analyzed using multiple linear regression analysis. The results showed that the determination of capital expenditure did not come from Local Own Revenue (PAD) & DAK. However, DAU influences the amount of capital expenditure. This research is expected to be used as a basis for the Banyuwangi Regency Government to increase its regional revenue sources so that it can be used to finance capital expenditures.Keywords: PAD; DAU; DAK; Capital Spending. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh infomasi mengenai apakah Pendapatan Daerah yang berupa PAD, DAU, serta DAK memiliki pengaruh pada alokasi belanja modal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi periode 2011-2018. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan besarnya belanja modal tidak dipengaruhi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) & DAK. Namun, DAU memiliki pengaruh pada penentuan besarnya belanja modal. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan dasar bagi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk lebih meningkatkan sumber penerimaan daerahnya agar dapat digunakan untuk membiayai belanja modal.Kata kunci: PAD; DAU; DAK; Belanja Modal.
Organization's Values Perspective to Financial Reporting
Rapina, Rapina Rapina;
Carolina, Yenni;
Setiawan, Santy;
Gania, Amanda
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v4i2.4380
AbstractThe purpose of this study is to obtain the truth regarding organizations’ financial statements by examining the influence of organizational culture. This is a verification research, with an explanation technique used to determine the factors estimated to affect the variables. The non-probability sampling technique was used to obtain primary data from 65 respondents working in several Indonesia organizations through questionnaires and by observing their accounting and finance divisions. Hypothesis testing in this study uses Structural Equation Modeling (SEM) with the estimation of model parameters using the PLS method (Partial Least Square). The consideration of choosing SEM analysis technique is because the variables involved are unobserved variables and there is a causal relationship between the variables. According to initial concepts, organizational culture contributes to financial reporting development due to its ability to reflect an organization's specificity and characters. The result showed that organizational culture is the property and guidelines for all individuals in an organization to carry out their duties, and it influences the presentation of financial statements.Keywords: Accounting; Financial reporting; Organizational culture.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kebenaran melalui pengujian pengaruh budaya organisasi terhadap penyajian laporan keuangan. Jenis penelitian ini bersifat verifikatif dan bersifat penjelas atau kausalitas untuk mengetahui apa dan seberapa jauh faktor-faktor yang diperkirakan mempengaruhi suatu variabel dengan variabel lainnya. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan instrumen kuesioner yang dibagikan pada 65 responden dari beberapa organisasi di Indonesia. Unit observasi pada penelitian ini adalah bagian akuntansi dan keuangan pada tiap organisasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik non-probability. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan penaksiran parameter-parameter model memakai metode PLS (Partial Least Square). Pertimbangan memilih teknik analisis SEM karena variable yang terlibat adalah unobserved variables serta adanya hubungan kausal antar variabelnya. Menurut konsep dikatakan bahwa budaya organisasi akan memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan pelaporan keuangan. Budaya organisasi akan mencerminkan spesifikasi dan karakter suatu organisasi. Budaya organisasi tersebut menjadi milik dan pedoman bagi seluruh lapisan individu yang ada pada suatu organisasi dalam menjalankan tugasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap penyajian laporan keuangan.Kata kunci: Akuntansi; Budaya organisasi; Pelaporan keuangan.
Sinergi Lembaga Perkreditan Desa dalam Mendukung Financial Inclussion
Devi, Sunitha;
Herawati, Nyoman Trisna;
Musmini, Lucy Sri
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i1.4403
AbstractThis study aims to examine the synergy between the TAM theory and the theory of consumer behavior in encouraging the use of a product or service. This study aims to reveal the effectiveness of digital-based service programs, risk management, and implementation of local wisdom in rural financial institutions in increasing the financial inclusion of rural communities who are still quite far from urban communities. The research was conducted using mixed methods approach. The mixed methods model chosen was explanatory sequential, namely a combination research method combining quantitative and qualitative research methods sequentially. Based on the calculation of the number of samples developed by Isaac and Michael the sample used in this study was 258 people. Data analysis on the quantitative approach was carried out using multiple linear regression models. The results showed: 1) E-Link Service has a positive effect on Financial Inclusion, 2) Perceived Risk Management has a positive effect on Financial Inclusion, and 3) Tri Hita Karana has a positive effect on Financial Inclusion. The results of this research can be used as a basis for LPD management to make improvements or various forms of improvement towards providing excellent E-Link services, implementing Risk Management and the Tri Hita Karana concept more optimally to optimize the use of LPD services by customers.Keywords: E-Link; Risk; Budaya; Financial inclussion. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji sinergi antara teori TAM dan teori perilaku konsumen dalam mendorong penggunaan suatu produk atau jasa. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengungkap efektivitas program layanan berbasis digital, manajemen risiko, dan implementasi kearifan lokal pada lembaga keuangan pedesaan dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat pedesaan yang masih cukup jauh dari masyarakat perkotaan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan mixed methods. Model mixed method yang dipilih adalah sequential explanatory yaitu metode penelitian kombinasi yang menggabungkan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Berdasarkan perhitungan jumlah sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 258 orang. Analisis data pada pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) E-Link Service berpengaruh positif terhadap Financial Inclusion, 2) Perceived Risk Management berpengaruh positif terhadap Financial Inclusion, dan 3) Tri Hita Karana berpengaruh positif terhadap Financial Inclusion. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi manajemen LPD untuk melakukan perbaikan atau berbagai bentuk perbaikan menuju penyediaan layanan E-Link yang prima, penerapan Manajemen Risiko dan konsep Tri Hita Karana secara lebih optimal untuk mengoptimalkan penggunaan layanan LPD oleh nasabah.Kata Kunci: E-Link; Risk; Budaya; Financial Inclussion.
Rancang Bangun Sistem Informasi Laporan Laba Rugi pada Usaha Mikro Kecil Menengah
Suarta, I Made;
Citrawati Purna, Putu Inten;
Astri Pramitari, I G. A.
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i1.4567
AbstractThe research objective is to develop an accounting information system to produce an income statement that meets EMKM's financial accounting standards. Data for the development of information systems were obtained from interviews with company managers. The trial data uses evidence of financial transactions in 2019. This study uses the rapid application development (RAD) method, consisting of the following stages: (1) planning, (2) analysis, (3) design, and (4) system implementation. User interface testing was carried out using the black box testing method. The system output test is done by running the function on the report menu to see the suitability of the program commands against the expected results. A review of PT ASM's income statement found discrepancies in the recognition and measurement of the company's income and expense accounts. Corrections are made on the recognition and measurement of these accounts so as to produce an income statement that is in accordance with SAK EMKM. This information system has complied with the SAK EMKM requirements, so that the resulting income statement is accurate and reliable..Keywords: Accounting information systems; Relational database; Income statements; Micro, small and medium enterprises (MSMEs). Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan system informasi akuntansi untuk menghasilkan laporan laba rugi yang memenuhi standar akuntansi keuangan EMKM. Data untuk pengembangan sistem informasi didapat dari hasil wawancara dengan manajer perusahaan. Data uji coba menggunakan bukti-bukti transaksi keuangan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode rapid application development (RAD), terdiri atas tahapan: (1) perencanaan, (2) analisis, (3) perancangan, dan (4) implementasi sistem. Uji coba user interface dilakukan dengan metode black box testing. Uji coba output sistem dilakukan dengan menjalankan fungsi pada menu report untuk melihat kesesuaian perintah program terhadap hasil yang diharapkan. Kajian pendahuluan atas laporan laba rugi PT ASM ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pengakuan dan pengukuran atas akun-akun pendapatan dan beban perusahaan. Koreksi dilakukan atas pengakuan dan pengukuran pada akun-akun tersebut serta diimplementasikan dalam sebuah sistem informasi sehingga menghasilkan laporan laba rugi yang sesuai dengan SAK EMKM. Sistem informasi ini telah memenuhi ketentuan SAK EMKM, sehingga laporan laba rugi yang dihasilkan menjadi akurat dan dapat dipercaya.Katakunci: Sistem informasi akuntansi; Basisdata relasional; Laporan laba rugi; Usaha mikro kecil dan menengah.
Dampak Peran Komitmen Organisasional, Teknologi Informasi, Sistem Penghargaan dan Hukuman terhadap Pengukuran Kinerja Organisasional
Pratolo, Suryo;
Sofyani, Hafiez;
Mukti, Arifin Hamsyah
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i2.4782
AbstractThe study aims to investigate the influence of organizational commitment, information technology, and justice of reward and punishment system on organizational performance measurement system. The population in this study was private universities registered in LLDikti region 6 Central Java. The samples were selected using convenience sampling method. Data collection was carried out by survey method using a questionnaire, and processed using SPSS. This study found that information technology and justice of reward punishment system have a significant positive effect on organizational performance measurement system. Meanwhile, organizational commitment has no significant positive effect on organizational performance measurement system. This study makes a theoretical contribution by confirming goal setting theory in its implementation in higher education. In practical terms, the results of this study can be used as input for higher education management to be able to improve the internal performance of study programs in universities.Keywords: Information technology; Justice of rewards & punishment system; Organizational commitment; Organizational performance measurement. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komitmen organisasional, teknologi informasi, serta sistem penghargaan dan hukuman terhadap sistem pengukuran kinerja organisasional. Populasi dalam penelitian ini adalah PTS yang terdaftar di LLDikti wilayah 6 di Jawa Tengah. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode covenience sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode survey menggunakan kuisioner, serta diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian menemukan bahwa teknologi informasi serta keadilan sistem penghargaan dan hukuman berpengaruh positif signifikan terhadap sistem pengukuran kinerja organisasional. Sedangkan komitmen organisasional tidak berpengaruh positif signifikan terhadap sistem pengukuran kinerja organisasional. Penelitian ini memberikan kontribusi teroritis dengan mengkonfirmasi goal setting theory pada implementasinya di perguruan tinggi. Adapun secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi manajemen perguruan tinggi untuk bisa meningkatkan kinerja internal program studi yang ada di perguruan tinggi.Kata Kunci: Keadilan sistem penghargaan & hukuman; Komitmen organisasional; Pengukuran kinerja organisasional; Teknologi informasi.
Apakah Kompensasi Eksekutif Bank dapat Mempengaruhi Manajemen Laba ?
Azmi, Zul;
Aprayuda, Riyadi
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i2.4871
AbstractThe purpose of this study is to see how the role of compensation given to executives in earnings management in Indonesian banking. Specifically, this study empirically examines executive compensation against the level of bank discretionary accruals. This study uses panel data from bank companies whose shares are listed on the Indonesia Stock Exchange for 5 years (2015-2019) involving 30 banks consisting of 150 observations. Data were analyzed using panel data regression with a random effect model. The results showed that compensation has a positive effect on discretionary accruals. This finding underline that the provision of compensation has not succeeded in aligning conflicts of interest as agency cost in Indonesian banking. As a practical contribution, this research can be used as a basis for banking decision making regarding the treatment of compensation for CEOs or directors, especially for banks.Keywords: Agency cost; Banking; Earnings management; Excecutives compensation. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana peran kompensasi yang diberikan kepada eksekutif terhadap manajemen laba di perbankan Indonesia. Secara khusus, penelitian ini menguji secara empiris kompensasi eksekutif terhadap tingkat akrual diskresioner bank. Penelitian ini mengunakan data panel dari perusahaan bank yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun (2015-2019) melibatkan 30 bank terdiri dari 150 pengamatan. Data dianalisis mengunakan regresi data panel dengan random effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap akrual diskresioner. Temuan ini menggaris bawahi bahwa pemberian kompensasi tidak berhasil menjadi penyelarasan konflik kepentingan sebagai biaya agensi di perbankan Indonesia. Sebagai kontribusi praktis penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan perbankan terkait perlakuan pemberian kompensasi pada CEO atau dewan direksi terutama di perusahaan perbankan.Katakunci: Biaya agensi; Kompensasi eksekutif; Manajemen laba; Perbankan.
Does Balancing Fund Affect Economic Growth and Poverty Level in Central Java?
Nany, Magdalena;
Suryarini, Trisni
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 6 No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v6i1.5078
AbstractFiscal federalism copes with the division of governmental function and financial relations among levels of authorities. The objective of this research was to give empirical evidence about the effects of Local Own-Source Revenue (PAD), Revenue Sharing Fund (DBH), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), and Local Expenditure (BD) on economic growth and poverty level. The data of this study were sourced from secondary data. The data collection method used was mechanical observation technique. Panel data from 35 districts and municipalities in Central Java province throughout 2009-2018 were analyzed by multiple regression analysis. This study concludes that balancing funds have an affect on increasing economic growth (except DBH) and reducing poverty levels even though not as effective as PAD. In contrast, local expenditure does not have an affect on increasing economic growth and reducing poverty levels. This study supports the fiscal federalism theory, that the allocation of sources can be accomplished effectively by states and local governments. Balancing funds have an affect on increasing economic growth and decreasing poverty levels.Keywords: Growth; Local expenditure; Local revenue; Poverty Abstrak Federalisme fiskal berkaitan dengan pembagian fungsi pemerintahan dan hubungan keuangan di antara tingkat-tingkat pemerintahan. Studi ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang dampak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Belanja Daerah (BD). pada pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan. Data penelitian ini bersumber dari data sekunder yang berasal dari Biro Pusat Statitstik Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi mekanik. Data panel dari 35 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah sepanjang tahun 2009-2018 dianalisis dengan analisis regresi berganda. Studi ini menyimpulkan bahwa dana perimbangan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi (kecuali DBH) dan penurunan tingkat kemiskinan meskipun tidak seefektif PAD. Sebaliknya, belanja daerah tidak berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan tingkat kemiskinan. Studi ini mendukung teori federalisme fiskal, bahwa alokasi sumber dapat dilakukan secara efektif oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dana perimbangan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan tingkat kemiskina.Katakunci: Belanja daerah; Kemiskinan; Pendapatan daerah; Pertumbuhan
Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud Perusahaan Perbankan di Indonesia
Handoko, Bambang Leo
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/jka.v5i2.5101
AbstractCases of fraud are increasing from year to year and the costliest type of fraud is financial statement fraud which causes substantial losses for the company and users of financial statement. The aim of this research is to analyze fraud hexagon on detecting financial statement fraud of banking companies listed in Indonesia Stock Exchange for the period 2015-2019. The research population is 46 banking companies listed in Indonesia Stock Exchange. Purposive sampling method is used on this research. The sample chosen with matching criteria is 41 companies with a total observation of 205. Logistic regression method is used to analyze data and data processing was performed with IBM SPSS 26. The research results indicated that the financial target, external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, and frequent number of CEO’s picture do not have an effect in detecting financial statement fraud on listed banking companies. Meanwhile, collusion has an effect in detecting financial statement fraud on listed banking companies.Keywords: Fraud hexagon; Financial statement fraud; Banking company. Abstrak Kasus kecurangan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan yang paling merugikan ialah kecurangan laporan keuangan serta menyebabkan kerugian bagi perusahaan dan bagi pengguna laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor fraud hexagon dalam mendeteksi financial statement fraud pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019. Populasi yang digunakan adalah 46 perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode purposive sampling merupakan metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel yang memenuhi kriteria penelitian adalah 41 perusahaan perbankan dengan total observasi adalah sebanyak 205. Metode analisis data menggunakan metode regresi logistik dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 26 untuk melakukan pengujian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial target, external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, change in director, dan frequent number of CEO’s picture tidak memiliki pengaruh dalam mendeteksi financial statement fraud. Sedangkan, variabel collusion memiliki pengaruh dalam mendeteksi financial statement fraud.Kata Kunci: Fraud hexagon; Kecurangan laporan keuangan; Perusahaan perbankan.