cover
Contact Name
Muhammad Haris Riyaldi
Contact Email
harisriyaldi@unsyiah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
harisriyaldi@unsyiah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
ISSN : 25026976     EISSN : 25806297     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (JPED) is a biannual peer-reviewed scientific journal of Islamic Economics published by Islamic Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh. JPED has jointly cooperated with Indonesian Council of Islamic Economic Experts (IAEI), Indonesia since 2015. JPED invites researchers, reviewers, practitioners, industries and economic observers to submit their scientific articles for publication. The manuscript of the article can be written both in Indonesian language and English.
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
ANALISIS PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG DI INDONESIA Arwin Arwin; Said Muhammad; Raja Masbar
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.793 KB) | DOI: 10.24815/jped.v5i1.14564

Abstract

This study aims to determine the determinants of the money demand and money supply function in Indonesia. To formulate the equation between money demand (Md) and money supply (Ms) using LM function by looking at the effect of real income and interest rate. The data in this study constitutes Indonesia's economic data from 1986 to 2015 drawn from secondary data sources such as Bank Indonesia (BI), Central Bureau of Statistics (BPS), International Financial Statistics (IFS), International Monetary Funds (IMF) and World Bank . The Data Processing method used is to use the equations and completed with Two Stage Least Square. The results showed that the balance occurred at the national income level of 277559.05 billion Rupiah with an interest rate of 7.05%. Keywords: Demand and Supply of Money, Gross Domestic Product, Interest Rate, Inflation, and Exchange Rate. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk megetahui determinan dari fungsi permintaan uang dan penawaran uang di Indonesia. Untuk merumuskan persamaan antara permintaan uang (Md) dengan penawaran uang (Ms) menggunakan fungsi LM dengan melihat pengaruh pendapatan riil dan tingkat suku bunga. Data dalam penelitian ini merupakan data perekonomian Indonesia dari tahun 1986 – 2015 yang diambilkan dari sumber data sekunder baik seperti Bank Indonesia(BI), Badan Pusat Statistik (BPS), Internasional Financial Statistics (IFS), International Monetary Funds ( IMF) dan World Bank. Metode Pengolahan datayang digunakan adalah menggunakan persamaan simultan dan diselesaikan dengan Two Stage Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan terjadi pada tingkat pendapatan nasional sebesar 277559.05 milyar Rupiah dengan tingkat bunga sebesar 7,05%. 
THE INFLUENCE OF ISLAMIC WORK ETHIC AND ORGANIZATIONAL CULTURE ON THE EMPLOYEES PERFORMANCE OF PT. BFI FINANCE SHARIAH LAMPUNG efrina, lisa
JURNAL PERSPEKTIF EKONOMI DARUSSALAM Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.112 KB) | DOI: 10.24815/jped.v5i2.13912

Abstract

Abstract This study aims to investigate the influence of Islamic work ethics  and organizational culture on employee performance at PT. BFI Finance Syariah Lampung. All employees of PT. BFI Finance Syariah Lampung were selected as the respondents of this study and then analyzed using multiple regression analysis. The results of the research showed that the application of the Islamic work ethicss positively influenced the performance of the employees. On the other hand, the culture of organization negatively affected the performance of employees. Thus, to further promote employee performance, the Islamic work ethics should be thoroughly implemented and cultural organization should be restructured so that would not become a detrimental for employee performance.Keywords: Islamic Work Ethics, Organizational Culture and Employee Performance AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh etos kerja Islam dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada perusahaan multifinance PT. BFI Finance Syariah Lampung. Penelitian ini dilakukan terhadap semua karyawan PT. BFI Finance Syariah cabang Lampung sebanyak 103 orang. Analisis data menggunakan program SPSS dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etos kerja Islam memberikan pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Di sisi lain juga budaya organisasi berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, untuk lebih meningkatkan kinerja karyawan, etos kerja Islami harus diimplementasikan secara menyeluruh dan budaya organisasi harus direstrukturisasi sehingga tidak akan merusak kinerja karyawan Kata kunci: Etos Kerja Islam, Budaya Organisasi dan Kinerja Karyawan
PENGARUH DUE PROFESSIONAL CARE, PENGALAMAN AUDIT, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERKELANJUTAN TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PEMODERASI PADA KANTOR INSPEKTORAT PEMERINTAH KOTA LHOKSEUMAWE Hafiz Bachtiar
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jped.v4i2.12571

Abstract

The objective of this study is aimed to examine empirically the influence of due professional care,audit experience, education and ongoing training on the audit quality with organizationalcommitment as the moderating variables. All auditors at the Government Internal SupervisoryApparatus (APIP) in the city of Lhokseumawe, Aceh were selected as the respondenst. The primarydata used in this study gathered by distributing questionnaires to the respondents, and analyzedusing the Moderated Regression Analysis (MRA). The study documented that the due professionalcare, audit experience, education ongoing training, and organizational commitment affectedsignificantly and simultaneously the quality of audits at the Inspectorate of Government InternalSupervisory Apparatus at the city of Lhokseumawe. Organizational commitment moderated therespective influence of due professional care,audit experience, education and ongoing training onthe quality audit.Keywords: Quality Audit, Due Professional Care, Audit Experience, Education and OngoingTraining, Organizational Commitment.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen due professional care,pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan terhadap variabel dependen kualitasaudit dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi baik secara bersama-sama maupunparsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor Aparat Pengawasan InternalPemerintah (APIP) berjumlah 47 (empat puluh tujuh) orang, semua anggota populasi akandijadikan sampel dalam penelitian ini karena menggunakan metode sensus atau penelitianpopulasi. Penelitian ini melalui pengujian hipotesis secara kuantitatif, data yang digunakanmerupakan data primer yang bersumber dari jawaban responden atas kuesioner yang dikirim.Pengolahan data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis interaksi atau ModerateRegression Analysis (MRA). Hasil penelitian secara bersama-sama menunjukkan bahwa dueprofessional care, pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan serta komitmenorganisasi berpengaruh terhadap kualitas audit pada Aparat Pengawasan Internal PemerintahInspektorat Kota Lhokseumawe. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa masingmasingvariabel due professional care, pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutanserta komitmen organisasi berpengaruh terhadap kualitas audit, juga komitmen organisasimemoderasi masing-masing pengaruh due professional care, pengalaman audit, pendidikan danpelatihan berkelanjutan terhadap kualitas audit.Kata Kunci: Kualitas Audit, Due Professional Care, Pengalaman Audit, Pendidikan danPelatihan Berkelanjutan, Komitmen Organisasi
Ketahanan Energi Gas Alam Turki Pasca Konstruksi Tanap (Trans-Anatolian Pipeline) Sandy Angga Hikmata; Muhamad Syauqillah
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jped.v5i2.13969

Abstract

Abstrak             Penelitian ini mengkaji tentang perubahan ketahanan energi Turki setelah TANAP (Trans-Anatolian Pipeline) berhasil dibangun di Turki pada Juni 2018. TANAP merupakan proyek yang dibangun atas kerjasama Turki dan Azerbaijan. Turki merupakan negara dengan kebutuhan energi yang sangat tinggi dan kebutuhan ini meningkat sebanyak 8% per tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan energinya, Turki sangat bergantung pada distribusi energi dari Rusia dalam bentuk gas alam. Namun, hubungan yang tidak stabil antara Rusia dan Ukraina membuat distribusi energi dari Rusia sering terhambat dan besarnya ketergatungan Turki terhadap sumber energi Rusia menyebabkan ketahanan energi Turki berada dalam kondisi yang tidak baik. Hal ini kemudian menggerakkan Turki untuk mencari sumber energi alternatif untuk mengatasi ketergantungan energi terhadap Rusia ini. Tesis ini pertama-tama akan menganalisa hubungan interdependensi dalam hubungan energi yang berpotensi bersifat asimetris antara Turki dan Rusia dan implikasi yang ditimbulkan dari hubungan asimetris ini. Setelah itu peneliti akan mengkaji pengaruh TANAP terhadap ketahanan energi gas alam di Turki dan pengaruhnya terhadap perubahan interdependensi antara kedua negara. TANAP ternyata tidak terlalu merubah interdependensi energi Turki terhadap Rusia secara signifikan. Abstract               This paper reviews the change of Turkey’s energy security after Turkey managed to construct TANAP (Trans-Anatolian Pipeline) at June 2018. TANAP is a project built within cooperation between Turkey and Azerbaijan. Turkey is a country with vast energy needs with average increase of 8% per year. To meet their energy needs, Turkey highly rely on energy from Russia’s natural-gas. However, fragile relation between Russia and Ukraine caused energy distribution from Russia agitated, and Turkey’s high reliance on Russia’s energy supply causing Turkey in a low energy security state. For this reason, Turkey is looking for alternative energy source to overcome their high reliance on Russia’s natural gas. This thesis firstly will analyze interdependence relationship in the context of energy between Turkey and Russia that potentially has asymmetric nature and the implication that could arises in that relationship. Afterwards, author will review how TANAP change Turkey’s natural-gas security and how it changes interdependency between the two countries. As a result, TANAP does not significantly change Turkey-Russia interdependence. 
ANALISIS SERAPAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH Ruhmaini Ruhmaini; Syukriy Abdullah; Darwanis Darwanis
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.628 KB) | DOI: 10.24815/jped.v4i1.10913

Abstract

 Local governments have an important role in optimizing local financial management to improve public services to the public. One of the most common financial management issues is the absorption of budget in District Revenue and Expenditure Budgets (APBK) at the end of budget year is often below target or lower than its budget. This will result in the loss of spending benefits because the allocated funds cannot be fully utilized, which means there is iddle money. This study aims to analyze the absorption of budget of the Aceh Tengah District Government based on the type of expenditure, function and its organization. The secondary data obtained from the Qanun of  about the Responsibility and its Implementation of APBK Aceh Tengah for the years 2012-2015 . The results showed that the budget absorption based on the type of expenditure, function and organization fluctuated every year. The average budget absorption from 2012 to 2015 is based on the type of expenditure of 87.03%, the average absorption of expenditure by function of 93.32%, and the average uptake of expenditure by the organization of 94.44%.Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang sering ditemui adalah serapan anggaran belanja daerah pada APBK diakhir tahun anggaran seringkali berada dibawah target atau lebih rendah dibandingkan dengan anggarannya. Hal ini akan mengakibatkan hilangnya manfaat belanja karena dana yang dialokasikan ternyata tidak semuanya dapat dimanfaatkan, yang artinya terjadi iddle money. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan jenis belanja, berdasarkan fungsi dan berdasarkan organisasi. Data yang dianalisis terdiri dari data sekunder yang diperoleh dari qanun APBK Aceh Tengah tahun 2012-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan anggaran belanja bedasarkan jenis belanja, fungsi dan organisasi berfluktuatif setiap tahunnya. Rata-rata serapan anggaran dari tahun 2012 sampai dengan 2015 berdasarkan jenis belanja sebesar 87,03%, rata-rata serapan belanja berdasarkan fungsi sebesar 93,32%, dan rata-rata serapan belanja berdasarkan organisasi sebesar 94,44%.Keywords: budget absorpsion, expenditure type, expenditure function, organization.
ANALISIS INTERAKSI KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA Muhammad Akhyar; Sofyan Syahnur; Asmawati Asmawati
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.536 KB) | DOI: 10.24815/jped.v5i2.15080

Abstract

 The Purpose of this research is to determine the balance of income and interest rate in both money market and goods market in improving economic performance shown through some macro economic indicators. The method used is simultaneous equation method and completed with Two Stage Least Square. The data in this study constitutes Indonesia's economic data from 1986 to 2015 drawn from secondary data sources such as Bank Indonesia (BI), Central Bureau of Statistics (BPS), and World Bank . The results show that the balance occurs at the national income level of 211.243,69 billion Rupiah with an interest rate of 3.86% and the more dominant fiscal policy currently applied in the economy. This IS-LM model can help the government in making policy to predict what happens to outputs and the aggregate interest rate if the government decides to increase government spending and increase the money supply.  Keywords: Aggregate output, interest rate, fiscal policy, monetary policy, good market, money market, IS-LM.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan pendapatan dan tingkat bunga baik di pasar uang maupun pasar barang dalam meningkatkan kinerja perekonomian yang ditunjukkan melalui beberapa indikator makro ekonomi. Metode yang digunakan menggunakan persamaan simultan dan diselesaikan dengan Two Stage Least Square. Data dalam penelitian ini merupakan data perekonomian Indonesia dari tahun 1986 – 2015 yang diambilkan dari sumber data sekunder baik seperti Bank Indonesia(BI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan terjadi pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp211.243,69  milyar dengan tingkat bunga sebesar 3.86% dan kebijakan fiskal lebih dominan saat ini diterapkan dalam perekonomian. Model IS-LM ini dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan untuk memprediksikan yang terjadi pada output dan tingkat bunga agregat jika pemerintah memutuskan untuk meningkatkan pengeluaran pemerintah maupun meningkatkan jumlah uang beredar.
ISLAMICITY FINANCIAL PERFORMANCE INDEX PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Dinaroe Dinaroe; Indra Mulya; Evi Mutia
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.335 KB) | DOI: 10.24815/jped.v5i1.14217

Abstract

This research aims to examine the impact of Intellectual Capital and Good Governance Business Syariah (GGBS) towards Islamicity Financial Performance Index proxied by Profit Sharing Ratio (PSR). The data used is secondary data obtained from annual reports and the GCG implementation report that was published by the Islamic banks in the period of 2012 to 2016. This is a hypothesis testing research using purposive sampling method with 11 Islamic banks as the object of the research. The analysis method used is multiple regression analysis and the result partially shows that GGBS has a significant influence on Islamicity financial performance index, whereas intellectual capital does not.While, simultaneous testing shows both variables affect the islamicity financial performance index Islamic bank. Keywords: intellectual capital, GGBS, profit sharing ratio, Islamicity financial performance index  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Modal Intelektual dan penerapan Good Governance Business Syariah terhadap Islamicity Financial Performance Index yang diproksikan dengan Profit Sharing Ratio (PSR). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan (annual report) dan laporan pelaksanaan GCG yang dipublikasikan pada website masing-masing Bank syariah selama periode 2012-2016. Penelitian hipotesis ini menggunakan purposive sampling sebagai pengambilan sampel dengan 11 Bank Umum Syariah sebagai objek penelitian. Metode analisis yang  digunakan adalah analisis regresi linear berganda, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal intelektual tidak berpengaruh terhadap Islamicity Financial Performance Index perbankan syariah, sedangkan penerapan Good Governance Business syariah berpengaruh signifikan terhadap Islamicity Financial Performance Index. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Islamicity Financial Performance Index Perbankan Syariah.
ANALISIS SERAPAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH Ruhmaini Ruhmaini; Syukriy Abdullah; Darwanis Darwanis
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.628 KB) | DOI: 10.24815/jped.v4i1.10914

Abstract

 Local governments have an important role in optimizing local financial management to improve public services to the public. One of the most common financial management issues is the absorption of budget in District Revenue and Expenditure Budgets (APBK) at the end of budget year is often below target or lower than its budget. This will result in the loss of spending benefits because the allocated funds cannot be fully utilized, which means there is iddle money. This study aims to analyze the absorption of budget of the Aceh Tengah District Government based on the type of expenditure, function and its organization. The secondary data obtained from the Qanun of  about the Responsibility and its Implementation of APBK Aceh Tengah for the years 2012-2015 . The results showed that the budget absorption based on the type of expenditure, function and organization fluctuated every year. The average budget absorption from 2012 to 2015 is based on the type of expenditure of 87.03%, the average absorption of expenditure by function of 93.32%, and the average uptake of expenditure by the organization of 94.44%.Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang sering ditemui adalah serapan anggaran belanja daerah pada APBK diakhir tahun anggaran seringkali berada dibawah target atau lebih rendah dibandingkan dengan anggarannya. Hal ini akan mengakibatkan hilangnya manfaat belanja karena dana yang dialokasikan ternyata tidak semuanya dapat dimanfaatkan, yang artinya terjadi iddle money. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan jenis belanja, berdasarkan fungsi dan berdasarkan organisasi. Data yang dianalisis terdiri dari data sekunder yang diperoleh dari qanun APBK Aceh Tengah tahun 2012-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan anggaran belanja bedasarkan jenis belanja, fungsi dan organisasi berfluktuatif setiap tahunnya. Rata-rata serapan anggaran dari tahun 2012 sampai dengan 2015 berdasarkan jenis belanja sebesar 87,03%, rata-rata serapan belanja berdasarkan fungsi sebesar 93,32%, dan rata-rata serapan belanja berdasarkan organisasi sebesar 94,44%.Keywords: budget absorpsion, expenditure type, expenditure function, organization.
EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN NON-PARAMETRIK Palupi Lindiasari Samputra; Aji Wahyu Ramadhani
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.457 KB) | DOI: 10.24815/jped.v5i1.14227

Abstract

This study aims to analyze the relationship and influence of social assistance on the number of poor people in Indonesia. There is a control variable as a comparison, namely; the number of people who work alone and work as laborers, central government debt and economic growth. The research method uses a quantitative approach with non-parametric statistics with annual data (2007-2017) and elasticity is used to measure the amount of change in the number of poor people due to additional social assistance. Pearson Moment Product and Rank Spearman correlation test to examine the relationship of each variable (number of people who work alone and work as laborers, central government debt and economic growth) to the number of poverty in Indonesia. The results of non-parametric statistics show that there is a very strong relationship between social assistance (National Health Insurance-Benefit Beneficiary Recipients (JKN-PBI) and Prosperous Rice (Rastra), and strong (Family Hope Program (PKH)) for the number of poor people. negative indicates that social assistance can significantly reduce the amount of poverty, with the strongest impact being the PBI program.There is a strong relationship between debt and working as a laborer on the number of poor people. The slowdown in economic growth is proven to be unrelated to the number of poor people. the biggest decrease in the number of poor people is the JKN-PBI program (-0.16), Rastra (-0.15) and PKH (-0.06). The additional employment as laborers has the highest effectiveness level of -0, 34. Government debt is needed to reduce the number of poor people by -0.16, which means that in the middle of declining oak On the other hand, the amount of poverty in Indonesia can be reduced through social assistance programs, the creation of jobs as laborers and government debt allocated to productive activities and economic activities that directly affect the poor and vulnerable to poverty. Keywords: Social assistance programs, Economics growth, Debt, Poverty, Laborers, Effectiveness Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh bantuan sosial terhadap jumlah penduduk miskin di Indonesia.  Terdapat variabel kontrol sebagai pembanding yaitu; jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik non-parametrik, data tahunan (2007-2017) dan elastisitas digunakan untuk mengukur besaran perubahan jumlah penduduk miskin akibat tambahan bantuan sosial. Uji korelasi Pearson Moment Product dan Rank Spearman untuk menguji hubungan masing-masing variabel (jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi) terhadap jumlah kemiskinan di Indonesia.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara bantuan sosial (Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) dan Beras Sejahtera (Rastra), dan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap jumlah penduduk miskin. Tanda negatif menunjukkan bantuan sosial dapat menurunkan jumlah kemiskinan secara signifikan, dengan dampak terkuat adalah program PBI.  Terdapat hubungan kuat antara hutang dan bekerja sebagai buruh terhadap jumlah penduduk miskin. Perlambatan pertumbuhan ekonomi terbukti tidak  berhubungan dengan jumlah penduduk miskin. Hasil perhitungan elastisitas menunjukkan efektifitas bantuan sosial terhadap penurunan jumlah penduduk miskin paling besar adalah program JKN-PBI  (-0,16), Rastra (-0,15) dan PKH (-0,06).  Tambahan lapangan kerja sebagai buruh memiliki tingkat efektifitas yang paling tinggi sebesar -0,34.  Hutang pemerintah dibutuhkan untuk menekan jumlah penduduk miskin sebesar -0,16. Artinya, di tengah perlambatan ekonomi, jumlah kemiskinan di Indonesia dapat ditekan melalui program bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja sebagai buruh dan hutang pemerintah dialokasikan untuk kegiatan produktif dan kegiatan ekonomi yang berdampak langsung kepada penduduk miskin dan rentan miskin.
EVALUASI TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TARIF TOL BECAKAYU Hadi Riajaya; Kristoforus Orlando; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jped.v5i2.13196

Abstract

This study aims to evaluate the level of satisfaction of toll road users with regard to the tariff policy set by the government about stipulating of Becakayu Toll Tariff towards the member of vehicles passing. This study uses quantitative methods that is carried out using survey technique. The instrument used to obtain data is by questionnaire distribution. The selection of sample using purposive sampling which is delivery 164 respondents. Respondents' perceptions were measured by Likert scale 1-4. Public Satisfaction Index (PSI) is calculated based on Regulation of Minister the Empowerment of State Apparaturs Number 14 year 2017 concerning Guidelines for preparing public satisfaction survey. The result show that PSI for policy of Becakayu Toll Tariff is 69.63, which include in C category (less satisfaction), this is caused by the service element which is considered to be inadequate is Cost/Tariff compared to other service elements that get the lowest interval value of 2.36 (Dissatisfied). As the result for passing the Becakayu toll public  must expense more money and not comparable with the length of toll. Recommendation for this study ins Government should adjust the toll tariff by considesing the length, services quality, and publics capability, so that Becakayu toll tariff must be reduced or the length of Becakayu toll must be extended. The appropriate toll tariff range between Rp 5.000,00 to    Rp 10.000,00.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna jalan tol berkaitan dengan tarif yang ditetapkan Pemerintah tentang penetapan tarif Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) terhadap jumlah volume kendaraan yang melintas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik survey melalui penyebaran koesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 164 responden. Persepsi responden diukur dengan menggunakan skala likert 1-4. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dihitung berdasarkan Permen PAN Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IKM mengenai kebijakan tarif tol Becakayu sebesar 69,63 (termasuk dalam kategori nilai C atau Kurang Puas). Hal ini disebabkan oleh unsur pelayanan yang dinilai kurang baik adalah Biaya/Tarif dibanding unsur pelayanan lain yang mendapat nilai interval paling rendah yaitu 2,36 (Tidak Puas). Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk menempuh jalan tol Becakayu dianggap terlalu mahal dan tidak sebanding dengan jarak tempuh jalan tol. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah pemerintah harus menyesuaikan tarif tol dengan mempertimbangkan panjang tol, kualitas pelayanan serta kemampuan masyarakat sehingga tarif tol becakayu harus diturunkan atau panjang jalan tol Becakayu ditingkatkan. Kisaran harga yang dipandang sesuai adalah antara Rp 5.000,00 sampai dengan Rp. 10.000,00.Kata kunci :    Evaluasi Kebijakan, Indeks Kepuasan Masyarakat, Tol Becakayu, Tarif Tol

Page 8 of 12 | Total Record : 117