cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 109 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2023)" : 109 Documents clear
Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau dengan Model Permainan Ladder Rizki Yuliandra; Aditya Gumantan; Cahyo Pratomo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4391

Abstract

Perkembangan motorik pada anak usia dini sangat penting untuk diperhatikan, hal tersebut akan mempengaruhi kemampuan gerak anak pada saat dewasa. Peningkatan kemampuan gerak pada anak usia dini dapat dilakukan dengan model model permainan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Model permainan yang akan dikembangkan pada penelitian ini adalah permainan gerak menggunakan ladder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dari Borg and Gall. Penelitian tersebut akan melewati sepuluh tahapan dari mulai peneliti mengumpulkan masalah yang akan menjadi topik penelitian sampai dengan produksi skala besar. Penelitian ini juga melewati tahapan uji coba model permainan dan diberikan validasi.pada saat uji coba akan dilihat juga efektifitas model permainan ladder ini. Model permainan ladder ini setelah dikembangkan terdapat gerakan lompat dengan satu kaki maupun dua kaki. Penelitian ini dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Bintang Harapan. Setelah melalui tahapan tahapan dalam penelitian pengembangan ini, dapat disimpulkan bahwa model permainan ladder dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini.
Analysis of Parental Involvement in Early Literacy in Malang, Indonesia Novia Solichah; Nur Ainy Fardana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4992

Abstract

Parental involvement is a crucial thing that can improve children's early literacy skills. The purpose of this research is to analyze the involvement of parents in early literacy in Malang, Indonesia. This study used a descriptive quantitative method with a survey involving 122 parents (mean age 37.5 years) who had kindergarten children aged 4-6 years. This study uses a measuring tool developed by PIRLS-2011 Parental Involvement from the parent's perspective. The results show that in general parental involvement in developing early literacy skills is in the low category of 48% or as many as 58 people and in the medium category of 37% or as many as 45 people. Parental involvement at home shows 38.87%. This shows that parents are quite involved in developing children's literacy at home.
“Topeng Ireng” Proses Kreativitas Koreografi Guru dalam Pembelajaran Seni AUD Meida Afina Putri; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4651

Abstract

Seni tari mampu mengembangkan kreativitas dan potensi minat bakat pada anak. Oleh karena itu tarian harus sesuai dengan karakteristik anak usia ini.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreativitas guru dalam membuat koreografi tari Topeng ireng agar sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verivikasi atau kesimpulan. Hasil   analisis   penelitian menunjukkan hasil bahwa pertama, mengenalkan tari kepada anak termasuk tari topeng ireng sangat penting untuk melatih kreativitas, motoik kasar dan halus, bahasa, kognitif, dan sosial emosional. Seni tari juga mampu melatih koordinasi gerak pada anak. Selain itu Seni tari digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan, membudayakan, serta menanamkan nilai-nilai Seni pada anak usia dini. Kedua, dalam menari yang harus dipersiapkan yaitu musik atau iringan, dan ruangan. ketiga, terdapat 3 tahap yaitu pra pengenalan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Ketiga, terdapat 3 komponen koreografi antara lain gerak, iringan musik, rias, dan kostum tari.
Studi Komparasi Pelaksanaan Supervisi Guru di Finlandia dan Cina sebagai Negara Maju Umar Ali; Yustina T. May
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5155

Abstract

Supervisi dilakukan untuk mengembangkan mutu pendidikan yang lebih baik. Meskipun demikian, pelaksanaan supervisi masih mengalami berbagai kendala. Oleh karena itu, artikel bertujuan untuk memberikan gambaran komparasi pelaksanaan supervisi di dua negara maju yakni Finlandia dan Cina. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang dilakukan melalui beberapa proses. Pendekatan ini dipilih karena ingin memberikan gambaran mengenai strategi yang tepat untuk guru. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik yang berusaha untuk memunculkan tema dari data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan supervisi, supervisor, strategi pelaksanaan, dan hasil akhir supervisi di negara Finlandia dan Cina memiliki perbedaan. Perbedaan yang paling mendasar adalah pada tujuan dan strategi pelaksanaan. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemangku kebijakan pendidikan untuk melakukan supervisi guru dengan mempertimbangkan setiap hasil penelitian ini.
Pendidikan Nilai-Nilai Moral Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Berbasis Islam Rukiyati Rukiyati; Dwi Siswoyo; L. Hendrowibowo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4680

Abstract

Nilai-nilai moral penting ditanamkan sejak anak usia dini untuk mencapai keluhuran martabat manusia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai moral dan metode pendidikan nilai-nilai moral yang dikembangkan oleh para guru di Taman Kanak-Kanak.  Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Setting penelitian adalah Taman Kanak-Kanak berbasis ajaran Islam di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Subjek penelitian adalah guru-guru Taman Kanak-Kanak sebanyak 140 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah  diskusi grup terfokus. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Miles Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menyimpulkan: Nilai moral yang dikembangkan guru adalah religiusitas, kemandirian, percaya diri, kejujuran,  disiplin, toleransi, peduli sosial,  respek, dan kesabaran. Metode yang digunakan adalah keteladanan, pembiasaan, memberi nasehat, bercerita, dialog, sosiodrama, kunjungan sosial, wisata pendidikan, fasilitasi, bernyanyi, pengenalan hadis singkat, pemutaran  film anak-anak. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan moral anak usia dini di Taman Kanak-Kanak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah telah dikembangkan dengan baik. Secara keilmuan, implikasi penelitian ini adalah pendidikan nilai-nilai moral dan agama anak usia dini dilaksanakan secara terintegrasi dengan lima aspek lainnya dari pengembangan anak usia dini.
Optimalisasi Aktivitas Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun Triana Rosalina Noor
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3600

Abstract

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini berperan sebagai wadah optimalisasi perkembangan anak, salah satunya adalah pengembangan keterampilan motorik halus yang penting dalam mendukung peningkatan life skills anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pengembangan motorik halus di KBIT Al-Aqsha melalui pendekatan penelitian kualitatif-studi kasus. Pengambilan data melalui teknik observasi, studi dokumen dan wawancara kepada tiga orang informan yang dipilih secara purposive sampling dengan teknik analisis data melalui proses kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengembangan motorik halus anak di KBIT Al-Aqsha sudah mulai berkembang sejak satu bulan proses pembelajaran yang distimulasi melalui aktivitas menggambar bebas, kegiatan meniru obyek, kegiatan kombinasi, mengajarkan cara memegang alat makan dan alat tulis dengan benar, menggunting pola, melipat dan menempel gambar, mewarnai dan eksplorasi kegiatan dan penggunaan media yang unik. Evaluasi ketercapaian dilakukan melalui penilaian unjuk kerja, observasi dan pemberian tugas yang dilakukan sebagaimana indikator yang telah ditetapkan.
Penerapan Merdeka Belajar dengan Media Berbahan Loose Part pada Anak Usia Dini Bhertia Annisa Rahma; Kustiono Kustiono; Deni Setiawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4926

Abstract

Proses pembelajaran pada anak harus menyenangkan, tidak membosankan dan anak bebas berekspresi untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan dalam penyelesaian masalah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan merdeka belajar, pemanfaatan media loose part pada anak usia dini. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung pada anak dan guru, kemudian melakukan wawancara secara terstruktur kepada guru pengajar. Hasil penelitian ini, masing-masing anak didik mampu berkreasi dan menghasilkan karya yang beragam dari bahan-bahan yang telah tersedia di lingkungan mereka, dengan pendampingan dari guru pengajar. selama observasi, anak terlihat bahagia serta aktif bergerak dan bertanya selama pembelajaran berlangsung. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa penerapan merdeka belajar dengan media pembelajaran berbahan loose part dapat membuat anak merasa senang dan tidak bosan, sehingga meningkatkan kreativitas dan membuat anak bebas berekspresi serta dapat memicu untuk menyelesaikan permasalahan. Saran dari peneliti untuk mengoptimalkan kemerdekaan belajar pada anak usia dini yaitu penggunaan bahan-bahan loose part yang bervariasi, partipasi guru dalam membangun komunikasi, kebebasan 
Hubungan Antara Tingkat Kesadaran Orang Tua dengan Perilaku Pencegahan Berulang Thalasemia Ai Mardhiyah; Aat Sriati; Ayu Prawesti; Ati Surya Mediawati; Ikeu Nurhidayah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4897

Abstract

Prevalensi penyakit thalassemia di Jawa Barat mengalami peningkatan setiap tahunnya. Program pencegahan sekunder thalasemia yaitu pencegahan pada keluarga yang beresiko atau keluarga yang dicurigai sebagai pembawa sifat untuk mencegah terjadi kembali kelahiran dengan thalasemia mayor. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara kesadaran orang tua anak penderita thalasemia dengan prilaku pencegahan thalasemia. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study dengan sampel sejumlah 114 orang tua anak dengan thalasemia. Pengumpulan data menggunakan instrumen kesadaran dan prilaku orang tua dalam pencegahan talasemia. Analisis data menggunakan uji korelasional melalui uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kesadaran orang tua dengan prilaku pencegahan thalassemia, kemungkinan adanya faktor-faktor penghambat orang tua yang hampir setengahnya sudah mempunyai kesadaran tetapi tidak berprilaku pencegahan thalasemia dikarenakan biaya, kurang memahami prosedur, takut, masih berharap punya anak kembali. Saran penelitian ini adalah orang tua perlu meningkatkan kesadaran dengan mengembangkan intervensi atau strategi pencegahan thalasemia melalui konseling dan peer support group pada orang tua.
Efektivitas Model Permainan Petak Umpet untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Novita Damayanti; Suparno Suparno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4937

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan permainan petak umpet  dengan unsur yang sesuai tingkat pencapaian perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Model  pengembangan menggunakan ADDIE untuk menghasilkan produk permainan petak umpet dalam bentuk modul dan video. Teknik pengumpulan data menggunakan: wawancara,  observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data  menggunakan analisis kualitatif dan times series. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pengembangan permainan petak umpet cukup efektif meningkatkan kemampuan motorik anak, yang ditunjukkan dari hasil analisis ketiga tahapan ujicoba  yaitu rata-rata kemampuan motorik anak sebelum dan sesudah diberikan permainan petak umpet terdapat perbedaan signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan N-G score diketahui bahwa tingkat efektivitas permainan petak umpet dalam meningkatkan kemampuan motorik anak tergolong cukup pada setiap ujicoba. Dibandingkan dengan penelitian terdahulu, penelitian sekarang memiliki kebaruan yaitu mengembangkan delapan aspek motorik anak ke dalam permainan petak umpet.
Pengaruh Metode Pemberian Tugas terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Elisa Pitria Ningsih; Harun Rasyid
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3834

Abstract

Tanggung Jawab adalah sikap atau perilaku dimana seorang individu harus melakukan apa yang seharusnya dilakukannya dan berani menanggung konsekuensi dari apa yang dilakukannya, berlaku bagi dirinya sendiri maupun orang lain dalam kehidupan di keluarga, lingkungan dan masyarakat. Sangat penting bagi seorang individu memiliki sikap tanggung jawab dalam dirinya, karena sikap tanggung jawab yang dimilikinya akan mempengaruhi bagaimana seorang individu dapat diterima di lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain factorial, data awal didapatkan dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap perilaku anak, selanjutnya data penelitian didapatkan dari instrumen (angket) yang diisi oleh responden (guru). Kemudian data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan uji regresi. Didapatkan besaran pengaruh metode pemberian tugas terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun adalah 1,65. Nilai 1,65 termasuk dalam Strong Effect (Kuat), maka dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun.

Page 5 of 11 | Total Record : 109