cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024)" : 40 Documents clear
Penanaman Nilai Pendidikan Akhlak pada Film Riko bagi Anak Usia Dini Casini Casini; Aan Listiana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4657

Abstract

Pada era sekarang ini pemanfaatan digital oleh anak usia dini sudah banyak digunakan. Hal ini bisa kita manfaatkan penanaman nilai-nilai akhlak yang baik pada sebuah film. Pendidikan akhlak anak usia dini bisa kita lihat dalam nilai religious yang terkandung dalam serial kartun Riko untuk anak usia dini. Pendidikan akhlak ini ditanamkan sedini mungkin, dengan demikian diharapkan dimasa depan, menjadi seorang berpendidikan akhlak baik dan terpuji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang diambil melalui observasi dan dokumentasi dengan subjek penelitian dari film animasi “Riko The Series” season tiga. Film ini kemudian menggunakan Teori belajar Albert Bandura. Setelah data diperoleh, dilakukan pengamatan untuk mengetahui nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam film Riko The Series Season 3. Dari pengamatan menunjukkan ada sebelas Pendidikan akhlak terkandung dalam film Riko The Series yaitu nilai religius, nilai jujur, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai menghargai prestasi, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab, dengan harapan dapat 
Pengembangan Video-Blogging untuk Pengenalan Literasi Budaya Minangkabau Anak Usia Dini 5-6 tahun Ira Royanti; Delfi Eliza
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5313

Abstract

Pengenalan literasi budaya Minangkabau guru masih banyak mengunakan media gambar dengan metode ceramah dan tanya jawab sehingga kurang menarik yang mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Pengembangan Video-Blogging untuk Pengenalan Literasi Budaya Minangkabau Anak Usia Dini 5-6 tahun yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan model ADDIE, yakni dengan analysis, design, development, implementation dan evaluation. Pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket untuk uji validitas, praktikalitas, dan efektifitas. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil validitas dinyatakan valid dan hasil kelayakan media sangat layak dengan nilai validasi ahli materi yaitu 94,28% validasi ahli media dengan persentase 93,33% dan validasi ahli bahasa dengan persentase 96%. Hasil praktikalitas dinyatakan sangat praktis, dengan hasil 92%. Hasil presentase efektivitas yaitu 85%. Dapat disimpulkan media  Video-Blogging untuk Pengenalan Literasi Budaya Minangkabau Anak Usia Dini 5-6 tahun dinyatakan valid, praktis dan efektif.
Menyulam Karakter Anak Usia Dini Melalui Literasi Islamic Story Putri Adibatur Rohmah; Ali Muthahhari Rahim; Ramdani Salam; Eva Marthinu; Dinda Dwi Utami; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5604

Abstract

Anak usia dini memiliki fase yang sangat penting dalam tumbuh kembangnya. Fase tersebut dinamakan dengan “The Golden Age” yang artinya merupakan fase keemasan anak untuk mulai menangkap bermacam-macam rangsangan yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya, salah satunya dengan menstimulasi penanaman karakter melalui literasi islamic story. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan literasi islamic story dapat meningkatkan karakter pada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menempatkan peneliti sebagai instrument utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegitaan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan triangulasi sebagai teknik pengolahan data. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga unit PAUD. Subjek dalam penelitian ini melibatkan guru dan wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kolaborasi antara lembaga PAUD, Pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan kondusif untuk pembelajaran memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak-anak. Gaya mengajar berbasis cerita yang di implementasikan dengan berbagai metode kreatif memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat literasi dan karakter anak. Melalui literasi islamic story tampak adanya perubahan karakter perilaku positif dalam kegiatan sehari-hari pada anak.
Pengembangan Buku Cerita Berbasis Budaya Lokal Jambi untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Yourma Osnithia Wibowo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5311

Abstract

Keterbatasan guru menggunakan bahan ajar untuk menstimulasi perkembangan anak masih belum bervariasi dalam mengenalkan budaya lokal, khususnya menstimulasi dalam pembentukan karakter terutama pembentukan karakter peduli lingkungan. Penggunaan bahan ajar yang kurang bervariasi menimbulkan minat anak kurang tertarik untuk mengikuti kegiatan di sekolah. Tujuan penelitian akan menghasilkan produk berupa buku cerita bergambar berbasis budaya lokal Jambi yang layak dipergunakan. Penggunaan metode penelitian ini menggunakan Reasearch & Development (R&D) menggunakan model Borg & Gall (Research and Information Collection, Planning, Develop Preliminary Form a Product, Preliminary Field Testing, Main Product Revision, Main Field Testing, Operational Product Revision, Operational Field Testing, Final Product Revision, Dissemination and Implementation). Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Angket yang terdiri dari lembar penilaian buku cerita bergambar oleh ahli media, ahli materi, dosen dan guru. Bahan ajar buku cerita bergambar berbasis budaya lokal Jambi dapat menjadi sumber belajaran untuk menyampaikan materi kegiatan belajar di sekolah.
Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Mentari : Tinjauan Sintaksis dan Psikolinguistik Salamah Salamah; Pratista Widya Satwika; Wakhidatus Salma; Eti Setiawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4895

Abstract

Anak usia dini menunjukkan perkembangan bahasa yang signifikan. Penelitian ini membahas pemerolehan bahasa anak usia dini di PAUD Mentari berpendekatan Psikolinguistik dan analisis fungsi sintaksis. Tujuan penelitian mendeskripsikan kondisi pemerolehan bahasa, memetakan tuturan melalui analisis sintaksis, serta mengaitkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan kondisi psikologisnya melalui perspektif Psikolinguistik. Penelitian berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak-libat-cakap dan observasi partisipatif. Data berupa teks tuturan anak usia dini dalam bentuk kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif. Hasil penelitian yaitu kemampuan fonologi, sintaksis, dan semantik masih pada tahap awal, kemampuan multibahasa, auditori, dan motorik berkembang dengan baik dan cepat, tuturan yang digunakan dalam tiga ragam kalimat didominasi dengan jenis deklaratif berbentuk simpleks, baik dalam menuturkan kata sesuai gender, posisi seseorang, hingga penggunaan morfem posesif, kondisi psikologis dan kemampuan komprehensi yang masih belum matang berpengaruh pada ujaran, produksi kata, tata kalimat, dan jenis kalimat. Dapat disimpulkan subjek penelitian memiliki perkembangan bahasa yang baik.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Peningkatan Karakter Anak Usia Dini Ghidza Farhana; Nur Cholimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5370

Abstract

Penerapan proyek penguatan profil pelajar pancasila masih dilakukan secara terbatas, terdapat kesenjangan dalam pemahaman guru dalam melaksanakan proyek penguatan profil pelajar pancasila. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji penerapan proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai upaya peningakatan karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yaitu anak kelompok B, satu kepala sekolah, dan enam guru kelas kelompok B serta modul proyek penguatan profil pelajar pancasila. Teknik analisis model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui proyek penguatan profil pelajar pancasila dapat meningkatkan dimensi karakter profil pelajar pancasila pada peserta didik terutama beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, bergotong royong, dan kreatif.
Peningkatan Bahasa Ekspresif Anak Usia 3-4 Tahun melalui Buku Cerita Little Abid Ulil Hidayati; Ratna Wahyu Pusari; Anita Chandra Dewi Sagala
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.2668

Abstract

Pada anak usia dini bahasa ekpresif perlu ditingkatkan, karena bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan pengambilan data ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 3-4 tahun melalui buku cerita Little Abid. Metode yang digunakan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: (1) membuat perencanaan; (2) melakukan tindakan; (3) mengadakan pengamatan terhadap tindakan; (4) merefleksi hasil pengamatan tindakan. Sebanyak 13 anak menjadi subyek. Perbaikan teknik penyampaian cerita ditunjukkan sebagai berikut: (1) teknik dalam membacakan buku cerita dengan cara yang menyenangkan; (2) menjiwai karakter tokoh dalam cerita; (2) memahami alur cerita; (3) menggunakan mimik muka intonasi dan gerak tubuh; (4) anak-anak dilibatkan dalam bercerita. Hasil pratindakan menunjukkan belum ada anak dengan kriteria capaian baik. Setelah siklus I, data menunjukkan 38,46% dan di akhir siklus II menjadi 92,31%. Buku cerita Little Abid merupakan buku cerita yang berisi cerita sederhana yang mudah dimengerti naka disertai gambar yang menarik sesuai dengan tema. Dengan demikian bercerita menggunakan buku cerita Little Abid dengan baik dan menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak.
Mengenal Sistem Pendidikan pada Masyarakat Tradisional Sunda-Baduy Du Xiaomei; Chye Retty Isnendes
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5749

Abstract

Sistem pendidikan Masyarakat Baduy menjadi sorotan dalam konteks kekayaan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Artikel ini membahas bahwa meskipun Masyarakat Baduy umumnya memiliki keengganan terhadap pengaruh modernisasi dan pendidikan formal dari luar, sistem pendidikan mereka terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari, mencerminkan nilai-nilai lokal yang kuat. Pendidikan di Masyarakat Baduy diintegrasikan dengan upacara adat, ritual keagamaan, dan praktik-praktik kehidupan tradisional, memberikan penekanan pada pemertahanan tradisi, budaya, dan nilai-nilai unik mereka. Meskipun demikian, Masyarakat Baduy menghadapi tantangan pendidikan akibat penolakan terhadap masuknya sistem pendidikan formal yang mengikuti standar nasional dan internasional. Kendala ini termasuk keterpencilan geografis, ketidaksetujuan terhadap nilai-nilai modern, dan keterbatasan sumber daya. Meskipun terlibat dalam pendidikan non-formal, akses ke pendidikan formal tetap menjadi isu penting yang perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan dan perkembangan Masyarakat Baduy.
Pengembangan Media Pembelajaran 3D AR Budaya Sasambo: Pemahaman Budaya Sejak Dini Annisa Fitriani; Sultan Fakhrur Rassyi; Slamet Suyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5392

Abstract

Dalam era digital ini, budaya perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Sayangnya, banyak yang merasa kurang tertarik pada pembelajaran budaya lokal, terutama di tengah dominasi game online. Penelitian ini bertujuan menghadirkan solusi dengan mengintegrasikan inovasi media pembelajaran berbasis budaya Sasambo dan Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan data deskriptif yang akurat. Fokusnya adalah mengembangkan media pembelajaran AR berbasis budaya Sasak, Samawa, Mbojo di Nusa Tenggara Barat. Konsep pengembangan mencakup sejarah rumah adat, adat istiadat, pakaian adat, dan makanan khas dalam format tiga dimensi. Hasil dan implikasi dari penggunaan media ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar anak-anak terhadap budaya lokal, mengingat interaksi langsung dengan perangkat ponsel mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsep inovatif ini dapat meningkatkan pemahaman budaya sejak dini, dan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta minat generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia.
Program Transisi PAUD ke SD dalam Perspektif Orang Tua dan Guru Desika Putri Mardiani; Vany Fitria; Wiwin Yulianingsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4939

Abstract

Miskonsepsi terhadap kesiapan sekolah anak ketika memasuki sekolah dasar menjadi perhatian pemerintah. Orang tua bahkan guru menganggap keberhasilan pendidikan anak adalah ketika anak memiliki keterampilan calistung saja, padahal ada aspek lain yang juga penting untuk dikembangkan. Untuk itu, pemerintah menggalakkan program transisi PAUD-SD agar AUD tidak menjalani penyesuaian terlalu banyak. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi perspektif orang tua dan guru di lingkungan Yayasan Al-Ilyas, terhadap rencana pelaksanaan program transisi PAUD-SD. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Wawancara dan angket sebagai teknik pengumpulan data utama, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pendukung. Hasil riset ini menunjukkan masih banyak orang tua dan guru yang belum mengetahui adanya program transisi PAUD-SD. Perspektif orang tua dan guru yaitu sangat setuju jika dihapuskan tes calistung sebagai prasyarat masuk sekolah dasar, menyetujui adanya masa orientasi, tetap dilakukan pengenalan numerasi dan literasi yang memadai. Guru membersamai kemampuan fondasi anak, melakukan pelaporan hasil perkembangan anak, serta menyusun kurikulum sesuai standar teknis.

Page 2 of 4 | Total Record : 40