cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,923 Documents
Bauran Pemasaran dalam Keterbatasan Regulasi: Strategi Adaptif pada Lembaga PAUD Negeri Prita Indriawati; Anita Dwi Basuki; Agus Santosa; Siti Yulianah; Tuti Wurdiyanti; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8684

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan bauran pemasaran jasa pada lembaga pendidikan anak usia dini negeri yang beroperasi di bawah batasan regulasi. Melalui studi kasus kualitatif di TK Negeri Pembina I Balikpapan, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Dengan menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran 7P, temuan penelitian menunjukkan bahwa regulasi pemerintah membatasi fleksibilitas manajerial pada dimensi Harga (Price), Promosi (Promotion), dan Bukti Fisik (Physical Evidence). Alih-alih melemahkan daya saing, batasan-batasan tersebut justru mendorong strategi adaptif melalui penguatan aspek Produk (Product), Sumber Daya Manusia (People), dan Proses (Process), yang didukung oleh lokasi strategis. Upaya-upaya ini meningkatkan kepercayaan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan jumlah pendaftar murid. Penelitian ini mengusulkan konsep Regulatory-Constrained Marketing Mix (Bauran Pemasaran dengan Batasan Regulasi), yang mengintegrasikan Teori Bauran Pemasaran 7P dan Teori Institusional untuk menjelaskan bagaimana organisasi pendidikan negeri mempertahankan daya saing dalam kondisi yang sangat diatur oleh regulasi. Temuan ini memperluas penerapan teori bauran pemasaran dengan menunjukkan bahwa batasan regulasi dapat memicu inovasi layanan dan diferensiasi institusional, bukan sekadar membatasi kinerja organisasi.
Financial Management to Enhance the Professionalism of Elementary School Teachers Desi Ratia Citra; Amiruddin Siahaan; Fatkhur Rohman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8704

Abstract

Educational financing supports teachers’ professional development in elementary schools. This study analyzes the planning, implementation, supervision, and evaluation of educational financing and its contribution to teacher professionalism at UPTD SD Negeri 015917 Sipaku Area. The study employed a qualitative approach involving the principal, treasurer, and teachers chosen purposively. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s model. The findings show that the school prepared the RKAS participatively, allocated 10–15% of BOS funds for continuing professional development, distributed the budget according to needs and a rotation system, and conducted supervision through the principal, TPMPS, school supervisor, and ARKAS. Post-training evaluation was conducted for three to four weeks. The financing strengthened teachers’ abilities to prepare teaching modules, implement differentiated instruction, participate in KKG/MGMP, conduct classroom action research, and build collaboration. These findings confirm that participatory, transparent, targeted, and accountable financing can sustainably improve teacher professionalism.
Program SANBERQU (Santai Bersama Alqur’an) dalam Pembentukan Karakteristik Siswa di SMP Negeri 40 Medan Mhd. Rifky Azmi; Hasrian Rudi Setiawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8785

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pelaksanaan Program SANBERQU (Santai Bersama Al-Qur’an) dalam membentuk karakter siswa di UPT SMP Negeri 40 Medan, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang turut memengaruhi keterlaksanaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data dihimpun melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru mata pelajaran, serta siswa sebagai informan kunci. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Program SANBERQU berkontribusi dalam membangun karakter religius siswa melalui pembiasaan tilawah Al-Qur’an, pelaksanaan salat berjamaah, dan penyampaian ceramah keagamaan yang sarat nilai akhlak serta ajaran Islam. Program ini turut membuka ruang bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keagamaan, memupuk kedisiplinan dan rasa tanggung jawab, serta memperkuat pengamalan nilai-nilai keislaman dalam keseharian. Keberlangsungan program ini ditopang oleh komitmen kepala sekolah, keterlibatan aktif para guru, dan kolaborasi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan iklim pendidikan yang religius. Di sisi lain, teridentifikasi pula sejumlah kendala, antara lain masih terbatasnya pemahaman keagamaan sebagian siswa, rendahnya motivasi mengikuti kegiatan keagamaan, serta pengaruh arus teknologi dan globalisasi terhadap minat belajar agama. Dengan demikian, Program SANBERQU dapat dipandang sebagai salah satu ikhtiar sekolah dalam membentuk karakter religius siswa secara berkelanjutan melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan.