cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,757 Documents
Analisis Fungsi Manajemen Kepala Ruangan dalam Pendelegasian kepada Ketua Tim di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Militer Jakarta: Fishbone Diagram Aris Teguh Hidayat; Rr. Tutik Sri Hariyati; Titiek Muhaeriwati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 2 (2019): April 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.934 KB) | DOI: 10.33846/sf10205

Abstract

Often the head of the room in managing nursing service management requires a lot of time, so it is difficult to do it without the help of others, therefore the absolute effort that needs to be done by the head of the room is to delegate the task to the team leader. Poor implementation of delegation can reduce the quality of nursing services. This study is a case study of situation analysis using a fishbone diagram approach with a grouping of five management tools, namely man, money, method, machine and material (5M). Data is obtained through interviews, observations, and secondary data collection in hospitals. The results obtained are the workload of the head of the room outside the description of the task, the function of directing the head of the room in delegation is not going well, so the delegation from the head of the room to the nursing team leader is not optimal. To overcome this problem, the head of the room must be able to carry out management functions optimally in delegating to the team leader and implementing nurse. The recommendations given are to provide the competencies needed by the head of the room in delegating to the team leader and implementing nurses through delegation training; by facilitating the delegation process through the proposed need for policies, procedures, and guidelines so that the head of the room has the maximum ability about delegation. Keywords: nursing delegation, planning function, head of room, team leader, outpatient unit ABSTRAK Sering kepala ruangan dalam mengelola manajemen pelayanan keperawatan membutuhkan banyak waktu, sehingga sulit melakukannya tanpa bantuan orang lain, oleh karena itu upaya mutlak yang perlu dilakukan oleh kepala ruangan adalah dengan mendelegasikan tugas kepada ketua tim. Pelaksanaan pendelegasian yang kurang baik dapat menurunkan kualitas pemberian pelayanan keperawatan. Studi ini merupakan studi kasus analisis situasi dengan pendekatan diagram fishbone dengan pengelompokan lima tools manajemen yaitu man, money, method, machine dan material (5M). Data didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengambilan data sekunder di rumah sakit. Hasil yang didapatkan yaitu adanya beban kerja kepala ruangan di luar uraian tugas, fungsi pengarahan kepala ruangan dalam pendelegasian tidak berjalan dengan baik, sehingga pendelegasian dari kepala ruangan kepada ketua tim keperawatan belum optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, kepala ruangan harus dapat menjalankan fungsi manajemen secara optimal dalam memberikan pendelegasian kepada ketua tim dan perawat pelaksana. Rekomendasi yang diberikan yaitu memberikan kompetensi yang dibutuhkan oleh kepala ruangan dalam pendelegasian kepada ketua tim dan perawat pelaksana melalui pelatihan pendelegasian; dengan memfasilitasi proses pendelegasian melalui usul perlunya kebijakan, prosedur, dan panduan agar kepala ruangan mempunyai kemampuan maksimal tentang delegasi. Kata kunci: delegasi keperawatan, fungsi perencanaan, kepala ruangan, ketua tim, unit rawat jalan
Penanganan Terhadap Stigma Masyarakat tentang Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Komunitas Muhammad Saleh Nuwa; Stefanus Mendes Kiik; Antonius Rino Vanchapo
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.715 KB) | DOI: 10.33846/sf.v10i1.310

Abstract

Stigma and discrimination against PLWHA have an impact on the opening of the spread of AIDS. This literature review aims to determine the implementation of handling the community's stigma against people living with HIV / AIDS (PLWHA) in the community. Literature search uses the EBSCO, ScienceDirect, Google Scholar and Proquest databases. In the initial stages of searching for journal articles 20 articles from 2010 to 2018 were used using the keywords "Stigma of PLWHA", "Handling Stigma of PLWHA" HIV "handling the stigma of PLWHA." Of these there were 5 articles considered relevant. PLHIV in the community can be overcome in various ways such as: providing health education to increase public knowledge about HIV and AIDS, increasing the role of civil society (the role of community leaders and religion), increasing peer social support, increasing community social support. Keywords: stigma, management of PLWHA, HIV / AIDS, community ABSTRAK Stigma dan diskriminasi terhadap ODHA berdampak pada terbukanya penyebaran penyakit AIDS. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui penetalaksanaan penanganan terhadap stigma masyarakat terhadap Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA) di komunitas. Pencarian literatur menggunakan database EBSCO, ScienceDirect, Google Scholar dan Proquest. Pada tahap awal pencarian artikel jurnal diperoleh 20 artikel dari 2010 sampai 2018 menggunakan kata kunci "Stigma ODHA” , “Penanganan Stigma ODHA” HIV” handling the stigma of PLWHA”. Dari jumlah tersebut ada 5 artikel yang dianggap relevan. Hasil review menunjukkan bahwa Stigma terhadap ODHA di masyarakat dapat diatasi dengan berbagai cara seperti: memberikan pendidikan kesehatan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang HIV dan AIDS; meningkatkan peran dari masyarakat madani (peran dari tokoh masyarakat maupun agama); meningkatkan dukungan sosial teman sebaya; meningkatkan dukungan sosial masyarakat. Kata kunci: stigma, penatalaksanaan ODHA, HIV/AIDS, komunitas
MODEL KEPUTUSAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP NIAT DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN TEST IVA Sondang Sidabutar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.592 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i3.372

Abstract

Latarbelakang: Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan salah satu metode untuk test kanker leher rahim dengan aplikasi asam asetat. Banyaknya kasus kanker serviks di Indonesia semakin diperparah karena lebih dari 80% kasus yang datang ke rumah sakit berada pada stadium lanjut. Tujuan penelitian menyusun model keputusan wanita usia subur terhadap niat deteksi dini kanker serviks dengan test IVA. Rancangan penelitian adalah cross sectional. Populasi wanita usia subur dan besar sampel 245. Variabel penelitian yaitu: perception, comprehension, attitude, subjective norms, projection, self efficacy, intention dan decision. Tehnik multistage random sampling. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis statistik menggunakan Structural Equation Modelling. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan, variabel memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung dalam keputusan untuk melakukan test IVA (pvalue ≤ 0,05). Model Keputusan WUS merupakan temuan baru penelitian dimana WUS memiliki tingkat situation awareness yang tertinggi (projection) terhadap situasi, kejadian dan dinamika dari kondisi kesehatannya. Kesimpulan: Model keputusan WUS menunjukkan bahwa dengan tingkat kesadaran yang tinggi, WUS memutuskan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks yang didukung oleh self efficacy dan intention yang tinggi. Kata Kunci: Situation awareness, Niat, Wanita usia subur, IVA
Pengaruh Parental Monitoring terhadap Perilaku Seksual Berisiko Remaja: A Systematic Review Annisa Febriana; Sigit Mulyono
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf10301

Abstract

Introduction: High parental monitoring is demonstrated in the form of good supervision by parents, accompanied by communication and parenting as an important and effective part, to prevent risky adolescent sexual behavior. The purpose of writing this article is to systematically review several recent studies using cross sectional, longitudinal and ethnographic designs to determine the effect of parental monitoring on adolescent sexual risk behaviors. Method: Searching library sources was conducted in several electronic databases such as scanned, biomed, pubmed and google scholar in the last 10 years, which were published in English. The search results obtained 8 articles that met the criteria. Conclusion: Parental monitoring is very influential to reduce the risk of adolescent risky sexual behavior. Parental monitoring is more effective with good parenting, good relationships and communication between parents and adolescents, high religiosity, and the application of discipline in the family. Further research is needed in the form of interventions, as well as examining parental monitoring in various other risk behaviors for adolescents. Keywords: parental monitoring, adolescent, risky sexual behavior, parent-adolescent communication ABSTRAK Pendahuluan: Parental monitoring yang tinggi ditunjukkan dalam bentuk pengawasan yang baik oleh orangtua, disertai dengan komunikasi dan pola asuh sebagai bagian penting dan efektif, untuk mencegah perilaku seksual berisiko remaja. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melakukan review secara sistematis terhadap beberapa penelitian terbaru yang menggunakan desain cross sectional, longitudinal dan etnografi untuk mengetahui pengaruh monitoring orangtua terhadap perilaku seksual berisiko remaja. Metode: Pencarian sumber pustaka dilakukan di beberapa database elektronik seperti sciencedirect, biomed, pubmed dan google scholar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, yang dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Hasil pencarian berhasil memperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria. Kesimpulan: Parental monitoring sangat berpengaruh untuk menurunkan risiko terjadinya perilaku seksual berisiko remaja. Parental monitoring lebih efektif dilakukan dengan pola asuh yang baik, terjalinnya hubungan dan komunikasi yang baik antara orangtua dengan remaja, religiusitas yang tinggi, serta penerapan disiplin dalam keluarga. Perlu penelitian lebih lanjut dalam bentuk intervensi, serta mengkaji parental monitoring di berbagai perilaku berisiko remaja lainnya. Kata kunci: parental monitoring, remaja, perilaku seksual berisiko, komunikasi orangtua-remaja
Penerapan Sistem Informasi Keperawatan Virtually Nursing Technologies in Nursing Education: Sebuah Tinjauan Literatur Deny Prasetyanto; Sukihananto Sukihananto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 2 (2019): April 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.453 KB) | DOI: 10.33846/sf.v10i2.414

Abstract

Computer-based management information systems have begun to be widely used in the health environment especially in the field of nursing. A developing computer technology strategy for nursing education is the simultaneous use of virtual nursing. Management information systems in Indonesia are still experiencing many obstacles. Outside Indonesia, technology has a lot to help management of nursing education, especially the use of computers in nursing care. This computer is based on three dimensions, by working to simulate the experience of the patient as if it were real and in a risk-free environment, in which there are training sessions up to clinical decision making with diverse patient conditions, and immediately provide feedback. In Indonesia, the process of using computers in nursing documentation is very slow, so it needs to refresh the application of nursing information systems for the development of nursing education. Keywords: nursing documentation, virtual nursing management information system (VRS) ABSTRAK Sistem informasi manajemen berbasis komputer sudah mulai banyak digunakan di lingkungan kesehatan terutama dalam bidang keperawatan, Sebuah strategi teknologi komputer yang sedang berkembang untuk pendidikan keperawatan adalah penggunaan simultan virtual keperawatan. Sistem informasi manajemen di Indonesia ternyata masih banyak mengalami kendala. Di luar Indonesia, teknologi telah banyak membantu manajemen pendidikan keperwatan, terutama penggunaan komputer dalam asuhan keperawatan. Komputer ini berbasis tiga dimensi, dengan cara kerja mensimulasikan pengalaman pasien yang seakan nyata dan di lingkungan bebas risiko, di dalamnya terdapat sesi latihan sampai dengan pengambilan keputusan klinis dengan kondisi pasien yang beragam, serta langsung memberikan umpan balik. Di Indonesia, proses pemanfaatan komputer dalam dokumentasi keperawatan sangat lambat, sehingga perlu penyegaran penerapan sistem informasi keperawatan untuk pengembangan pendidikan keperawatan. Kata kunci: dokumentasi keperawatan, sistem informasi manajemen keperawatan, simultan virtual (VRS)
PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING ANAK USIA BALITA Syariefah Hidayati Waliulu; Diki Ibrahim; Muhammad Taufan Umasugi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.626 KB) | DOI: 10.33846/sf9407

Abstract

Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. Selain itu, stunting dapat berpengaruh pada anak balita pada jangka panjang yaitu mengganggu kesehatan, pendidikan serta produktifitasnya di kemudian hari. Anak balita stunting cenderung akan sulit mencapai potensi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal baik secara fisik maupun psikomotorik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan stunting anak usia Balita di Dusun Ulusadar, Seram Bagian Barat. Desain penelitian menggunakan quasy experimental with one group pre post without control dengan jumlah sampel sebanyak 20 yang diperoleh dengan secara consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan intrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari data demografi, pengetahuan orang dan upaya orang tua tua terhadap stunting. Hipotesis dianalisa dengan cara uji beda mean antra kelompok sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan upaya pencegahan stunting dengan p value = 0,000. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan upaya preventif di masyarakat dapat dilakukan dengan optimal dan berkesinambungan. Kata kunci: Stunting, Edukasi, Pengetahuan, Pencegahan
Teknik Intervensi Meningkatkan Efikasi Diri sebagai Upaya Promotif Aktivitas Fisik pada Remaja Saras Anindya Nurhafid; Astuti Yuni Nursasi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf10304

Abstract

Self-efficacy has proven to be an important determinant of adolescent physical activity behavior. However, there are still knowledge gaps related to how intervention techniques can improve the self-efficacy of physical activity behavior in adolescents. This systematic review aims to describe the techniques of intervening adolescent physical activity aimed at increasing self-efficacy. Data collection uses several electronic databases namely ScienceDirect, Elsevier, Proquest, Jstor, Wiley Online Library by using the help of remote Lib UI and Google Scholar. Keywords used in literature search are related to self-efficacy, physical activity, adolescent, innovation and promotion of physical activity. The results show that the most widely used technique is to build mastery experiences by asking participants to engage in physical activity during the intervention and outside the intervention session, providing physiological feedback, setting goals, monitoring themselves and seeing the intervention giver and others practicing the intervention. The results of the study are expected to be a reference for researchers and developers of interventions in increasing the self-efficacy of adolescent physical activity behavior so that it has positive implications for the development of youthful physical activity promotion efforts. Further research is expected to be able to analyze the most effective intervention techniques to improve the selfefficacy of adolescent physical activity behavior Keywords: physical activity; teenager; intervention techniques; self efficacy ABSTRAK Efikasi diri telah terbukti menjadi penentu penting perilaku aktivitas fisik remaja. Namun, masih ada kesenjangan pengetahuan terkait tentang bagaimana teknik intervensi yang dapat meningkatkan efikasi diri perilaku aktivitas fisik pada remaja. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menggambarkan teknik intervensi aktivitas fisik remaja yang bertujuan meningkatkan efikasi diri. Pengumpulan data menggunakan beberapa database elektronik yaitu ScienceDirect, Elsevier, Proquest, Jstor, Wiley Online Library dengan menggunakan bantuan remote Lib UI dan google scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur berkaitan dengan self efficacy, physical activity, adolescent, innovation dan promotion physical activity. Hasil menunjukkan bahwa teknik yang paling banyak digunakan adalah membangun pengalaman penguasaan dengan meminta peserta melakukan aktivitas fisik pada saat intervensi dan di luar sesi intervensi, pemberian umpan balik fisiologis, penetapan tujuan, pemantauan diri serta melihat pemberi intervensi dan orang lain mempraktikkan intervensi. Hasil penelitian diharapkan bisa menjadi referensi bagi para peneliti dan pengembang intervensi dalam meningkatkan efikasi diri perilaku aktivitas fisik remaja sehingga memiliki implikasi positif bagi pengembangan upaya promotif aktivitas fisik remaja. Penelitian lebih lanjut diharapkan mampu menganalisis teknik intervensi yang paling efektif untuk meningkatkan efikasi diri perilaku aktivitas fisik remaja Kata kunci: aktivitas fisik; remaja; teknik intervensi; efikasi diri
PENAMBAHAN TEPUNG AMPAS KELAPA MEMPENGARUHI KARAKTERISTIK SENSORIK DAN KADAR SERAT KASAR NUGGET IKAN CAKALANG (Thunnus macoyii) Rosnah Rosnah; Wa Zulhija
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.695 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i4.304

Abstract

Pembuatan nugget ikan cakalang dengan penambahan tepung ampas kelapa berperan sebagai sumber serat, protein, lemak dan dapat diterima semua kalangan baik dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan serat nugget ikan cakalang dengan penambahan tepung ampas kelapa pada konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental, Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2013 di laboratorium Ilmu Teknologi Pangan Jurusan Gizi Kendari dan analisis serat dilakukan di laboratorium Kimia FMIPA Unhalu. Uji daya terima menggunakan metode ….Panelis dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dengan status sebagai panelis agak terlatih. Analisis data daya terima menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui ada perbedaan diantara perlakuan, dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui letak perbedaan pada masing-masing perlakuan. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan p
TINDAKAN PENUNDAAN PENJEPITAN TALI PUSAT BERPENGARUH TERHADAP LAMA KALA III PERSALINAN Siti Rochmaedah; Natsir Nugroho; Atik Hodikoh
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.165 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i3.335

Abstract

Background: At the time of birth, the baby is still attached to the mother through the umbilical cord, which is part of the placenta. Babies would separated from the placenta by clamping and cutting the umbilical cord, and this activity is included in the active management of the third stage of labor, but the optimal time to perform clamping and cutting of the umbilical cord that is controversial and has continued until now. Objective: To determine the effect of delayed umbilical cord clamping of the length of third stage of labor and the amount of bleeding at III-IV stage. Methods: Research with posttest-only control group design. Differential test averages the two groups using independent t-test. Result: There are a different mean of a delayed umbilical cord clamping of the length of third stage of labor p-value 0.04 < 0.05 and there are not significant the amount of bleeding at III-IV stage p-value 0.92 > 0.05. Conclusion & suggestion: Delaying clamping of the umbilical cord effect on the length of third stage of labor and was not effect for the amount of bleeding at III-IV stage. Delayed clamping of the umbilical cord can used as an alternative policy in active management at the third stage of labor. Keywords: Delayed umbilical cord clamping, Length of third stage of labor, Bleeding at III-IV stage
ANALISIS HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA AKSEPTOR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HITU KABUPATEN MALUKU TENGAH TAHUN 2017 Epi Dusra; Hamka Hamka; Astuti Tuharea
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.357 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i3.320

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN, 2014). Total pengguna alat kontrasepsi jangka pendek mencapai 83,33%, sementara pengguna alat kontrasepsi jangka panjang atau MKET (Metode Konrrasepsi Efektif Terpilih) hanya sebesar 16,67%, (SDKI, 2012) menunjukkan bahwa peserta KB aktif di Provinsi Maluku sampai tahun 2014 sebanyak 70. 247 peserta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran petugas kesehatan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih pada akseptor di wilayah kerja Puskesmas Hitu Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Simple random Sampling yang berjumlah 100 responden. Intrumen penlitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikasi peran petugas kesehatan (p=0,489). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peran petugas kesehatan tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap pemilihan metode kontrasepsi, Kata Kunci: Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Peran petugas kesehatan

Page 16 of 176 | Total Record : 1757


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 2 (2026): February 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue