cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,887 Documents
Older Adults with Better Oral Health Knowledge Tend to Experience Minimal Tooth Loss Nur Savitri Ariono; Agus Marjianto; Ratih Larasati; Isnanto Isnanto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 9 (2026): September 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 in process
F: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENGGUNAAN GIGI TIRUAN PADA LANSIA (Studi di Sekolah Lansia Tangguh Kelurahan Mojo RW 12, Surabaya) Diasta Ayomi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 8 (2026): August 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehilangan gigi pada lansia dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, serta kondisi psikologis. Menurut standar World Health Organization (WHO), lansia diharapkan memiliki minimal 20 gigi yang berfungsi. Namun, kenyataannya prevalensi kehilangan gigi pada lansia di Indonesia masih tinggi, mencapai 46,5% pada usia ≥65 tahun. Penggunaan gigi tiruan merupakan salah satu solusi, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah. Dukungan keluarga diduga berperan penting dalam mendorong lansia menggunakan gigi tiruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penggunaan gigi tiruan pada lansia di Sekolah Lansia Tangguh RW 12 Kelurahan Mojo, Surabaya.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur dukungan keluarga dan lembar observasi untuk menilai penggunaan gigi tiruan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden keluarga lansia, sebagian besar memiliki dukungan keluarga kategori rendah yaitu sebanyak 32 responden (53,3%), kategori sedang 17 responden (28,3%), dan kategori tinggi 11 responden (18,3%). Dari 60 lansia yang diteliti, sebanyak 53 lansia (88,3%) tidak menggunakan gigi tiruan dan hanya 7 lansia (11,7%) yang menggunakan gigi tiruan.Penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penggunaan gigi tiruan pada lansia (ρ-value < 0,05) di Sekolah Lansia Tangguh RW 12 Kelurahan Mojo, Surabaya. Semakin baik dukungan yang diberikan keluarga, semakin besar kecenderungan lansia untuk menggunakan gigi tiruan. Oleh karena itu, dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan pemanfaatan gigi tiruan dan mendukung kualitas hidup lansia. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Gigi Tiruan, Lansia.Daftar bacaan: 16 Buku (2018-2025) 
Knowledge Regarding Oral and Dental Health Maintenance Influences Tooth Loss in the Elderly Afifah Amalia; Imam Sarwo Edi; Ratih Larasati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 8 (2026): August 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

in process
F: Motivations For Maintaining Oral Hygiene Based On The Debris Indeks Score Among The Ekderly In Gayungan Subdistrict, Surabaya Muhammad Noer Rachman Putra Mulyono Arja
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 8 (2026): August 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan mulut yang memburuk di kalangan lansia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus berlanjut, dengan penumpukan debris pada permukaan gigi sebagai indikator terukur dari perawatan diri yang tidak memadai. Motivasi, yang terdiri dari dimensi intrinsik dan ekstrinsik, secara teoritis dianggap sebagai penentu perilaku utama praktik kebersihan mulut, namun hubungannya dengan skor indeks debris di antara populasi lansia masih kurang diteliti di lingkungan lokal Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara motivasi pemeliharaan kebersihan mulut dan skor indeks debris di antara individu lansia di Kecamatan Gayungan, Surabaya. Desain observasional analitik cross-sectional diterapkan, melibatkan 54 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana dari populasi posyandu lansia di RT 02 RW 06, Kecamatan Gayungan, antara Desember 2025 dan Februari 2026. Motivasi diukur menggunakan kuesioner skala Likert yang telah divalidasi, sedangkan skor indeks debris diperoleh melalui pemeriksaan klinis langsung pada enam gigi indeks. Data dianalisis menggunakan uji korelasi peringkat Spearman pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,56% responden memiliki motivasi sedang dan 44,44% memiliki motivasi kuat, sedangkan 59,26% menunjukkan skor indeks debris yang buruk dan hanya 16,67% yang mencapai klasifikasi baik. Analisis Spearman mengkonfirmasi korelasi negatif kuat yang signifikan, dengan p = 0,000 dan r = −0,806. Tabulasi silang mengungkapkan efek ambang motivasi, karena 96,67% responden dengan motivasi sedang termasuk dalam kategori buruk dibandingkan dengan hanya 12,50% responden dengan motivasi kuat. Temuan ini menetapkan motivasi sebagai penentu utama yang dapat dimodifikasi dari status kebersihan mulut di kalangan lansia, menyoroti perlunya intervensi berbasis komunitas yang memperkuat motivasi melalui konseling, keterlibatan keluarga, dan pendidikan yang disampaikan oleh kader dalam kerangka posyandu.Kata kunci: Lansia; Motivasi; Kebersihan Mulut; Indeks Debris; Kesehatan Masyarakat
F: Penggunaan Media Pop Up Book terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Prasekolah (RA Al-Ikhlas Tuban) Thalida Qurrota A’yun
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 8 (2026): August 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oral health plays a crucial role in children’s growth and development, yet dental caries remains a common problem among preschoolers. Data collected at RA Al-Ikhlas Tuban revealed a high def-t score of 14.3%, indicating that preschoolers have limited knowledge of oral health. This is influenced by a lack of early education and the use of media that is not suitable for preschoolers. One example of a medium that can help improve children’s knowledge is the pop-up book; this medium is used because it features attractive, interactive three-dimensional visuals that can capture the attention of preschoolers. The purpose of this study is to determine the effect of using pop-up books on oral health knowledge among preschoolers at RA Al-Ikhlas Tuban. The method used in this study was a quantitative method with a pre-experimental design employing a one-group pre-test and post-test design. The independent variable of the study was the use of pop-up books as a medium for oral health education, and the dependent variable was the level of knowledge of preschool children regarding oral health. Sampling in this study used the total sampling technique, with a total sample size of 43 respondents. Data were collected using questionnaires administered before and after oral health education using pop-up books. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results of the study indicate that the use of pop-up books has a positive effect on improving knowledge of oral health. The average knowledge score after the intervention was higher than before the intervention, with a significant p-value of 0.00 (p < 0.05). Pop-up books were found to be effective in helping preschool children understand oral health material because the information is presented in a more visual, engaging, and easy-to-understand manner. Based on the research results, it was concluded that the use of pop-up books has an effect on improving oral health knowledge among preschool children at RA Al-Ikhlas Tuban. 
Brace Compliance, Cobb Angle, and Quality of Life in Adolescent Idiopathic Scoliosis Ellysa Okky Gusma; Gatot Sunarto; Gian Lisuari Adityasiwi; Hana Kristina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 7 (2026): July 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skoliosis idiopatik remaja (AIS) menghadirkan tantangan klinis yang signifikan, dengan penggunaan penyangga (brace) sebagai pengobatan non-bedah utama yang bertujuan untuk menghentikan perkembangan kurva. Namun, efektivitas penggunaan penyangga sangat bergantung pada kepatuhan pasien, namun bukti empiris yang mengintegrasikan koreksi biomekanik seperti perubahan tinggi badan dengan kepatuhan dan kualitas hidup masih langka. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimental longitudinal, pengukuran berulang yang melibatkan 50 remaja perempuan dengan AIS (usia 13-18 tahun, sudut Cobb 20°-35°) di Klinik Ortotik dan Prostetik Mojokerto untuk menyelidiki hubungan antara kepatuhan penggunaan penyangga, perubahan tinggi badan, dan kualitas hidup (QoL) yang berhubungan dengan kesehatan. Partisipan menjalani terapi penyangga selama tiga bulan, dengan tinggi badan diukur pada awal, saat menggunakan penyangga, dan pada tindak lanjut tiga bulan. Kepatuhan penggunaan penyangga dinilai melalui kuesioner, dan QoL menggunakan Modul Skoliosis PedsQL. Hasil penelitian menunjukkan penurunan sudut Cobb rata-rata yang signifikan sebesar 2,6° (p < 0,001), dengan kelompok kepatuhan yang lebih tinggi menunjukkan penurunan yang lebih besar (p = 0,003). Meskipun tidak ditemukan korelasi signifikan antara tinggi badan dan waktu pemakaian penyangga (r = 0,11, p = 0,42), peserta dengan kepatuhan tinggi melaporkan skor kualitas hidup (QoL) yang secara signifikan lebih baik (85,4 ± 6,0) dibandingkan dengan kelompok kepatuhan sedang (79,3 ± 6,5) dan rendah (71,4 ± 8,1) (p < 0,001). Ketidaknyamanan umumnya ringan. Temuan ini menggarisbawahi bahwa meskipun penggunaan penyangga dapat mengoreksi deformitas tulang belakang dan meningkatkan QoL, kepatuhan pasien adalah faktor yang dapat dimodifikasi secara kritis. Dukungan perilaku, pendidikan, dan keluarga sangat penting untuk mengoptimalkan kepatuhan dan hasil pengobatan, menyoroti perlunya strategi yang berpusat pada pasien dalam manajemen AIS.
F: Penggunaan Media Flipchart Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kebersihan Gigi dan Mulut Anak Tunarungu (SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo) alvira laras savitri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 8 (2026): August 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Communication barriers make it difficult for deaf children to receive information about oral hygiene, resulting in poor oral hygiene being a common health issue among them. This is evident from the average debris index score of 1.9, which falls into the poor category. One educational tool that can be used in oral hygiene education is the flipchart, as it effectively conveys information through simple images, colors, and text. Purpose: this study aims to measure oral hygiene knowledge before and after the use of flipcharts at SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo. Method this study employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The study sample consisted of 30 respondents selected using purposive sampling. Data were collected using a dental and oral hygiene knowledge questionnaire administered before and after the educational session, which utilized a flipchart. The data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Result: of the study indicate an increase in oral hygiene knowledge following education using flipcharts. The average knowledge score after the intervention was higher than before the intervention, with a significance level of p value = 0,000 (p < 0.05). Flipcharts were found to be effective in helping deaf children understand oral hygiene material because the information was presented in a more visual, engaging, and easy-to-understand manner. Conclusion: The use of flipcharts has an impact on improving knowledge of dental and oral hygiene among deaf children at SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 9 (2026): September 2026 Vol 17, No 8 (2026): August 2026 Vol 17, No 7 (2026): July 2026 Vol 17, No 6 (2026): June 2026 Vol 17, No 5 (2026): May 2026 Vol 17, No 4 (2026): April 2026 Vol 17, No 3 (2026): March 2026 Vol 17, No 2 (2026): February 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue