cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,699 Documents
ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) KARYAWAN DI PELAYANAN KASIR RUMAH SAKIT NAHDLATUL ULAMA TUBAN Iik Sartika
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.972 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i4.57

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu organisasi padat karya dengan segala macam sumber daya manusia didalamnya. Rumah sakit adalah suatu institusi pelayanan kesehatan yang menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat. Salah satu masalah yang tampak adalah sikap karyawan yang kurang menguntungkan bagi kemajuan rumah sakit. Aktivitas Organizational Citizenship Behavior (OCB) di pelayanan kasir Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban belum berjalan dengan baik. Ada tiga karyawan yang memiliki tingkat OCB yang rendah dan dua karyawan memiliki tingkat OCB yang tinggi. Faktor penyebab ada tidaknya OCB di pelayanan kasir Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban adalah role clarity, leadership, motivational drives, organizational commitment, organizational justice, dan individual traits. Rekomendasi yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan OCB di pelayanan kasir Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban adalah sebagai berikut: 1) Memperjelas tugas pokok dan fungsi karyawan (Role Clarity), 2) Role model dari pemimpin (Leadership), 3) Memasang kata motivasi (Motivational Drives), 4) Meningkatkan komitmen organisasi dengan apresiasi dari organisasi (Organizational Commitment), 5) Perlakuan yang sama terhadap karyawan (Organizational Justice), 6) Pengembangan self confidance, team building, dan leadership untuk karyawan (Individual Traits). Kata kunci: OCB, Karyawan, Rumah Sakit
FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINANGA KABUPATEN MAMUJU Miftah Chairani Hairuddin; Dina Mariana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.237 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i3.172

Abstract

TB Paru masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat. Penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju Tahun 2016. Desain penelitian ini adalah case-control study. Jumlah sampel adalah 93 dengan perbandingan antara kasus dan kontrol 1 : 2 yaitu sampel kasus 31 pasien dan sampel kontrol 62 orang. Kasus adalah penderita TB paru sedangkan kontrol bukan penderita TB paru. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Uji statistik bivariat menggunakan Odds Ratio dengan α=0,05, dan multivariat dengan menggunakan analisis regresi berganda logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor yang signifikan terhadap TB paru adalah Pendapatan (OR 2,632, CI 95%:1,009-6,864), Akses Fasilitas Kesehatan (OR 3,818, CI 95%:1,5299,536). Adapun faktor yang tidak signifikan adalah Perilaku pencegahan TB paru (OR 1,233, CI 95%:0,504-3,014), Perilaku Merokok (OR 1,292, CI 95%:0,939-5,596), Kepadatan Hunian (OR 1,969, CI 95%:0,641-6,049), Ventilasi (OR 1,492, CI 95%:0,576-3,863), dan Pencahayaan (OR 6,471, CI 95%:0,795 – 52,6). Perlu upaya promotif dan preventif untuk memutuskan mata rantai penyebaran TB paru.
PEMBINAAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF DALAM PERSPEKTIF PENCAPAIAN TARGET SDIDTK Nana Usnawati; Astuti Setiyani; Subagyo Subagyo
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.178 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i3.28

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pengembangan anak usia dini holistik integratif adalah pengembangan anak usia dini (0-6 tahun) yang dilakukan berdasarkan pemahaman untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling berkait secara simultan dan sistematis. Kenyataan dilapangan, program layanan tersebut belum saling terkait secara simultan dan sistematis dalam mengembangkan kebutuhan esensial anak usia dini yang beragam, baik kesehatan, gizi, pengasuhan, perawatan, perlindungan dan rangsangan pendidikan. Gambaran pembinaan PAUD di Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan berdasarkan studi pendahuluan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Pencapaian program SDIDTK belum mencapai 90% di setiap layanan Anak Usia Dini di PAUD di wilayah kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Pembinaan dipengaruhi oleh faktor kemampuan, motivasi, teknik pembinaan, dan sikap pembina. Pembinaan yang dilakukan meliputi struktur kelembagaan, SDM, sarana prasarana, jenis layanan komprehensif, manajemen, dan jejaring/mitra. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi pembinaan PAUD Holistik Integratif, dan pembinaan PAUD sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah pendidik sekaligus pengelola PAUD di wilayah Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji regresi linear. Hasil: Pembinaan PAUD Holistik Integratif dalam kategori baik. Faktor kemampuan (faktor internal) dan sikap pembina (faktor eksternal) berpengaruh terhadap pembinaan (p
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR Sri Hernawati Sirait; Lenny Nainggolan
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 2 (2017): April 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.439 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Kehamilan merupakan periode kehidupan yang penting dan perlu dipersiapkan sebaik-baiknya untuk kelangsungan hidup janin, karena ibu yang sehat akan melahirkan bayi yang sehat. Salah satu indikator bayi lahir sehat adalah memiliki berat badan lahir normal (Kosim, 2008). Kekurangan kadar hemoglobin (Hb) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Hasil Riskesdas, 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1 %. Selain kadar Hb, penambahan berat badan juga merupakan salah satu indeks menentukan status gizi ibu selama hamil. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara kadar Hb dan pertambahan berat badan ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Jenis penelitian explanatory research, populasi dalam penelitian semua ibu hamil yang melakukan permeriksaan kehamilan dan mendapatkan pertolongan persalinan di 5 BPM Kota Pematangsiantar. Pengambilan sampel secara consecutive sampling, sebanyak 31 orang. Terdapat hubungan antara kadar Hb ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir nilai r=0,815 dan nilai p=0,000,Terdapat hubungan antara pertambahan berat badan ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir nilai r=0,399 dan nilai p=0,026, tidak terdapat hubungan antara umur ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir,tidak terdapat hubungan antara paritas ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Ada perbedaan antara berat badan janin dengan berat badan bayi baru nilai p= 0,00, rerata perbedaan antara berat badan janin dengan berat badan bayi baru lahir 512 gr. Kepada bidan agar meningkatkan pemeriksaan Hb saat pemeriksaan kehamilan pertama dan tetap memantau pertambahan berat badan ibu selama hamil. Kata Kunci: Kadar Hb, Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil dan Berat Badan Bayi Baru Lahir
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK DI SDN 176 KOTA PEKANBARU Eka Maya Saputri; Ahmad Satria Efendi; Juli Selvi Yanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.696 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i1.211

Abstract

Obesitas pada anak adalah kondisi medis pada anak yang ditandai dengan berat badan di atas rata-rata dari indeks masa tubuhnya (IMT) di atas batas normal. Seorang anak bisa dikatakan mengalami obesitas bila lemak tubuhnya sudah melebihi 25-30% dari berat badan idealnya. Tujuan penelitian ini adalah agar diketahuinya faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak SD Negeri 176 Kota Pekanbaru. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen (Pola Makan, Kebiasaan Menonton Televisi dan Aktifitas fisik) dan variabel dependen (kejadian obesitas). Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang siswa dan siswi di SDN 176 Kota Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain study crossectional. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa semua variabel independen berhubungan dengan variabel dependen dengan nilai p valuenya Pola Makan (p value = 0,000), Kebiasaan Menonton Televisi (p value = 0,013) dan Aktifitas fisik (p value = 0,001). Sementara itu, untuk multivariatnya didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian obesitas adalah aktivitas fisik dan pola makan anak. Saran dalam penelitian ini adalah pihak sekolah perlu meningkatkan kegiatan aktivitas fisik anak seperti dengan menambah beberapa kegiatan dalam ekstrakurikuler sekolah, mengajarkan anak tentang pola makan yang baik sesuai dengan ketentuan kandungan gizi dan menginformasikan kepada anak agar mengurangi tontontan televisi
KEMAMPUAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus K) DIBANDINGKAN DENGAN SOFFELL AROMA KULIT JERUK SEBAGAI REPELLENT TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti Hayu Anita Wirastuti; Marlik -
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 2 (2016): April 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.025 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Kasus DBD di Jawa Timur tahun 2014 sebanyak 9.002 penderita. Belum ditemukan obat dan vaksin pembunuh viris dengue , sehinga perlu dilakukan pengendalian terhadap kasus demam berdarah. Pengendalian dilakukan dengan penggunaan obat penolak serangga (Repellent). Salah satu repellent yang digunakan masyarakat menggunakan bahan kimia DEET. Repellent berbahan alami juga dapat menolak nyamuk yaitu tumbuhan kenikir. Tujuan penelitian ini membandingkan efektivitas daya tolak dan lama waktu daya tolak ekstrak daun kenikir konsentrasi 0%, 3%, 5%, 7% dan soffell kulit jeruk. Penelitian ini menggunakan penelitian murni design sederhana. Lokasi penelitian di Labolatorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Surabaya pada bulan Mei 2015. Bahan yang digunakan adalah ekstrak daun kenikir konsentrasi 0%, 3%, 5%, 7% dan soffel kulit jeruk. Menggunakan jenis nyamuk uji Aedes aegypti betina usia 2-5 hari sebanyak 25 ekor dalam 1 kali uji. Proses penelitian ini menggunakan subjek test yaitu menggunakan tangan manusia sebanyak 25 orang untuk 5 kali pengulangan selama 5 hari. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak kenikir yang paling efektif digunakan sebagai repellent adalah ekstrak kenikir konsentrasi 7%. Jika dibandingkan dengan soffellkulit jeruk masih kurang efektif dalam menolak nyamuk Aedes aegypti. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut ekstrak daun kenikir dengan konsentrasi lebih tinggi dan menggunakan jenis nyamuk lainnya. Kata Kunci: Demam Berdarah dengue, kenikir, repellent, Aedes aegypti
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU PRIMIGRAVIDA SALAH SATU FASE AKTIF PERSALINAN Safri Inah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.093 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Pengaruh Birthing Ball dan Musik Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Ibu Primipara Di BPM Kota Pematangsiantar Tahun 2016. Nyeri persalinan dapat menimbulkan stress yang menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Nyeri persalinan juga dapat menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga kebutuhan oksigen meningkat, kenaikan tekanan darah, dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Terapi Birthing Ball dan Musik merupakan metode nonfarmakologi yang diduga efektif untuk menurunkan rasa nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Birthing Ball dan Musik Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Ibu Primipara Di BPM Kota Pematangsiantar tahun 2016, Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin primipara pada kala I fase aktif yang mengalami persalinan normal di Bidan Praktek Mandiri Kota Pematang Siantar, sebanyak 45 orang. Sampel penelitian sebanyak 40 orang dan dibagi dalam dua kelompok masing-masing 20 responden diambil dengan Rumus Slovin, dengan uji t_test berpasangan.Hasil penelitian Ada pengaruh Birthing Ball terhadap penurunan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara dengan nilai sig= 0.428. Ada pengaruh Birthing Ball dan Musik terhadap penurunan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara dengan nilai sig= 0.000.Perlu dilakukan sosialisasi kepada Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Pematangsiantar untuk menerapkan Birthing Ball dan Musik dalam menurunkan nyeri Kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara Kata Kunci : Birthing Ball, Intensitas Nyeri Kala I, Fase Aktif Persalinan Normal, Ibu Primipara
PENAMBAHAN JENIS STARTER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KOMPOS DARI ECENG GONDOK (Eichornia crassipes Solms) Selfi’un Linda Apsari; Demes Nurmayanti; Narwati Narwati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.378 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i4.198

Abstract

Eceng gondok adalah tanaman gulma di perairan, oleh karena itu akan digunakan sebagai bahan pembuatan kompos yang dipercepat dengan starter. Starter yang digunakan berasal dari darah sapi, rumen sapi dan bonggol pisang karena keberadaanya merupakan sampah yang kurang dimanfaatkan bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan jenis starter dalam meningkatkan kualitas kompos dari eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) menggunakan rancangan After Only Design dengan 6 kali pengulangan, dengan 4 perlakuan yaitu pengomposan eceng gondok (Eichornia crassipes Solms): 1) tanpa penambahan starter (K), 2) dengan darah sapi (P1), 3) dengan rumen sapi (P2) dan 4) dengan bonggol pisang (P3). Analisis hasil yang diteliti menggunakan uji statistik paired sample t-tes dan one way annova. Berdasarkan parameter fisik, kompos yang dihasilkan oleh perlakuan K menunjukkan warna coklat, tidak berbau dan bertekstur menggumpal sedangkan kompos P1, P2, dan P3 menunjukkan warna hitam, berbau tanah dan bertekstur remah. Berdasarkan parameter kimia, kompos yang dihasilkan dari keempat perlakuan K, P1, P2 dan P3 menunjukkan kadar C/N rasio sebesar sebesar 7,53; 9,19; 16,70; 10,47. Kompos dengan penambahan starter rumen sapi memiliki waktu degradasi tercepat yaitu 20 hari dengan menghasilkan kualitas kompos yang bagus bila dilihat dari parameter fisik maupun kimia, oleh karena itu diperlukan pengaplikasian ke tanaman untuk mengetahui perbedaan secara signifikannya.
KELELAHAN KERJA (BURNOUT SYNDROM) PADA DOSEN BERDASARKAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, HARAPAN, PENGHARGAAN DAN KONTROL Sri Wayanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.272 KB) | DOI: 10.33846/sf7107

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas institusi pendidikan yaitu melalui peningkatan kinerja dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelelahan kerja (burnout) pada dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surabaya berdasarkan harapan, karakteristik demografi, penghargaan dan kontrol. Desain penelitian adalah cross sectional dengan sampel 48 orang dosen, data diambil menggunakan MBI-ES dan kuesioner lalu diolah dengan uji Chi square dan regresi logistik. Hasil: Sebagian besar responden berada pada umur 41-60 tahun (62.5%), perempuan (81.2%), telah menikah (83.3%), Jabatan lektor (60.4%) dan masa kerja sebagai dosen >5 tahun. Sebagian besar responden mempunyai harapan yang tinggi (68.7%), mendapatkan penghargaan tinggi (62.5%), dan mendapatkan kontrol yang tinggi (56.3%). Separuh responden memiliki kelelahan kerja tinggi (50%) yang sebagian besar mengalami kelelahan emosional tinggi (56.3%). Tidak terdapat pengaruh karakteristik demografi terhadap kelelahan kerja (p> 0,05). Harapan responden tak berpengaruh terhadap kelelahan kerja, sedangkan penghargaan dan kontrol berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Hasil analisi regresi logistik menunjukkan penghargaan berpengaruh dominan terhadap kelelahan kerja. Kesimpulan: Penghargaan berpengaruh dominan terhadap kelelahan kerja. Kata Kunci: kelelahan kerja, dosen, harapan, karakteristik demografi, penghargaan, kontrol
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU PENCEGAHAN TERHADAP KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL Rensat Bastian Tino; Santi Martini; Chatarina UW; Atik Choirul Hidajah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.178 KB) | DOI: 10.33846/sf201610.74.09

Abstract

Infeksi malaria pada kehamilan merugikan ibu dan janin yang dikandungnya karena dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. Data kematian ibu di Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2014, menunjukkan bahwa kematian ibu berdasarkan penyebab malaria berada pada urutan ke tiga. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh faktor perilaku pencegahan (pemakaian kelambu, pemasangan kawat kasa, penggunaan obat anti nyamuk dan kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari) terhadap kejadian malaria pada ibu hamil di Kabupaten TTS. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan Multi Stage Sampling dengan besar sampel sebanyak 90 orang. Analisis data menggunakan analisis bivariabel. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang tidak menggunakan kelambu dan atau memiliki kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari memiliki risiko yang lebih besar untuk terinfeksi malaria di Kabupaten TTS p=0,000 (OR 8,389, 95% CI : 3,152-22,292) dan p : 0,010 (OR : 3,143, 95% CI : 1,300-7,599). Dengan demikian maka perlu adanya pemerataan, monitoring pemanfaatan dan pemeliharaan kelambu berinsektisida dan perlu mengidentifikasi potensi-potensi lokal yang dapat dijadikan sebagai media pengusir nyamuk dan dapat juga memanfaatkan tanaman-tanaman pengusir nyamuk, seperti zodia, selasih, geranium, suren, lavender, serai dan mimba. Kata Kunci: Malaria, Ibu Hamil, Perilaku, Pencegahan

Page 2 of 170 | Total Record : 1699


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional More Issue