cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,757 Documents
Hubungan Peran Teman Sebaya dan Ketaatan Beragama dengan Perilaku Seksual Berisiko pada Mahasiswa FKM UMI Sartika Suyuti; Nurgahayu Nurgahayu; Andi Sani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 1 (2021): Januari
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12108

Abstract

Sexual behavior is behavior that is based on sex drive with the opposite sex or the like. The higher the level of participation the higher, the higher, the higher, the higher PMS for adolescents, and the higher the rate of abortion. This study examines the factors that play a role as peers and religious observance with the risk section policy on FKM UMI students. Research used analytic survey design using cross-sectional studies. The population of this study was all 286 FKM UMI students with a sample of 167 people. The sampling method was simple random sampling. Data analysis was performed by descriptive and bivariate (Chi-Square Test). The results of this study found the role of peers associated with risky sexual behavior with a p-value of 0.001 while religious adherence was not associated with risky sexual behavior with a p-value of 1.00. The conclusion of this study is that religious observance is not related to the risk of sections in FKM UMI students. While the role of peers is associated with risky sections. The results of this study are expected to provide an overview of adolescents for the development of university-level health promotion strategies. Keywords: sexual behavior; religious obedience; peers; students ABSTRAK Perilaku seks merupakan perilaku yang didasari oleh dorongan seksual baik dengan lawan jenis maupun sejenis Semakin tingginya angka hubungan seksual pranikah diikuti dengan semakin tingginya pula dampaknya yakni terjangkit PMS bagi remaja, dan kehamilan tidak diinginkan serta aborsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor peran teman sebaya dan ketaatan beragama dengan perilaku seksual berisiko pada mahasiswa FKM UMI. Penelitian menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKM UMI sebanyak 286 dengan besar sampel 167 orang. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan deskriptif dan bivariat (Uji Chi-Square). Hasil Penelitian ini menemukan Peran teman sebaya berhubungan dengan perilaku seksual berisiko dengan nilai p sebesar 0,001 sedangkan etaatan beragama tidak berhubungan dengan perilaku seksual berisiko dengan nilai p sebesar 1,00. Kesimpulan penelitian ini adalah Ketaatan Beragama tidak berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada mahasiswa FKM UMI. Sedangkan peran teman sebaya berhubungan dengan perilaku seksual berisiko. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran permasalahan pada remaja untuk pengembangan strategi promosi kesehatan tingkat Universitas. Kata kunci: perilaku seksual; ketaatan beragama; teman sebaya; mahasiswa
Hubungan Antara Kadar Kalsium Serum Dengan Keberhasilan Fisioterapi Pada Pasien Stroke Iskemik Yulianti Ely; Andi Wardihan Sindrang; Audry Devisanty Wuysang
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 1 (2021): Januari
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12104

Abstract

Calcium plays an important role in nerve conduction, muscle contraction, and blood clotting. This study aims to determine the relationship of serum calcium levels with the success of physiotherapy in ischemic stroke patients. This study used a cross-sectional design with observational analytics, conducted for 3 months with a sample of 33 people. Based on data analysis, there is the influence of calcium on NIHSS scores, Barthel Index scores and MMT scores (P
Manajemen Hipotermia pada Cedera Kepala Tri Wahyuni Ismoyowati; Ceacilia Nika Candra Kusuma; Mega Agape Timisela
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk409

Abstract

Head injury is a serious health problem. Mortality and morbidity in patients with head injuries are mostly due to increased intra-cranial pressure (ICP). This is increases ischemia and brain herniation. This paper discusses about hypothermia management in head injury patients. This paper discusses about hypothermia management in head injury patients. The search was performed using the following keywords: "head injury management", "hypothermia management", "hypothermia therapy in head injuries" on data base searching engine such as Pubmed, Google Scholar, NIH, dan NCBI. Publication from last 10 years 2010-2019, with full text ans writen in Indonesian (17 articles) and English language (90 articles). A comprehensive review of the hypothermia Management for Head Injury was performed. Ten articles were optained for analysis. Hypotermia manajement has proven its effectiveness to decrease Cerebral metabolic rate for oxygen (CMRO2), excitotoxicity, glutamate release, the formation of free radicals, edema, Ca influx, intracranial pressure, and serum TNF-a. It's alsostabilize membranes and adenosin. Moreover to inhibite serum MMP-9. Some study also mention the effect of hypotermia manajement such as pneunomia and cardiac arrest. Further study related the effectiveness of hypothermia therapy in traumatic brain injury (TBI) by using different methods is suggested to other researcher. Keywords: head injury management; hypothermia management ABSTRAK Cedera kepala merupakan masalah kesehatan yang serius. Mortalitas dan morbiditas pada pasien dengan cedera kepala terutama terjadi karena peningkatan tekanan intra kranial (TIK). Peningkatan TIK ini menimbulkan iskemia dan herniasi otak. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh manajemen hipotermia pada pasien cedera kepala. Tulisan ini merupakan tinjauan literatur dari beberapa data base yaitu Pubmed, Google Scholar, NIH, dan NCBI. Penelusuran artikel dibatasi dari tahun 2010 sampai tahun 2019 dengan menggunakan kata kunci “manajemen cedera kepala”, “manajemen hipotermia”, “terapi hipotermi pada cedera kepala”. Hasil penelusuran yang diperoleh adalah 107 jurnal, terdiri dari 17 jurnal Bahasa Indonesia dan 90 jurnal Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa manajemen hipotermi dapat mengurangi kebutuhan metabolik/cerebral metabolic rate for oxygen (CMRO2), eksitotoksisitas, menurunkan pelepasan glutamat, menurunkan pembentukan radikal bebas, mengurangi pembentukan edema, stabilisasi membran, memelihara adenosine triphosphate (ATP), menurunkan influx Ca, menurunkan tekanan intrakranial, meningkatkan skor GCS, menurunkan kadar TNF-α serum, serta menghambat peningkatan MMP-9 serum. Akan tetapi, terapi ini masih kontroversial. Beberapa penelitian menunjukkan adanya efek samping dari terapi hipotermi, seperti: pneumonia dan henti jantung. Masih diperlukan penelian lebih lanjut untuk melihat keefektifan terapi hipotermi pada cedera kepala/otak dengan menggunakan metode yang tepat, mempertimbangkan populasi subyek terapi, waktu pemberian terapi, metode, suhu/temperatur, serta bagaimana rewarming yang tepat. Kata kunci: manajemen cedera kepala; manajemen hipotermia
Kajian Faktor Determinan terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Trimester III dalam Penggunaan Buku KIA Di Kabupaten Karawang Irna Trisnawati; Jundra Darwanty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk428

Abstract

Coverage of MCH Handbook in Karawang district in 2016 was 67.3%, while coverage of pregnant women with K1 reached 89.4%. The research objective is to determine the determinant factors that influence the knowledge and attitudes of third trimester pregnant women towards the use of the MCH handbook in Karawang Regency. The research used analytical research type with cross sectional design. Population and sample of third trimester pregnant women were in Karawang. Sample size were 104 respondents, accidental sampling technique. Data analysis included descriptive and bivariate with a Chi square test. The majority of respondents had better knowledge of 62.5%, had a negative attitude of 55.8%, aged ≥28 were 53.8%, low education 63.5%, not working 83.7%, multigravida 77.9 %, and frequency ≥4 times as much as 79.8%. The results of the bivariate study of all independent variabels after the Chi square test with knowledge and attitude variabels have a value of p>0.005. There was no relationship between age, education, gravida and frequency of visits with the knowledge and attitudes of third trimester pregnant women regarding the use of the MCH handbook. Although statistically meaningless, the use of the MCH handbook must still be done by increasing the quality of utilization both by pregnant women and by health workers. Keywords: MCH handbook; trimester III pregnant women; knowledge; attitude ABSTRAK Cakupan Buku KIA di kabupaten Karawang tahun 2016 adalah 67,3%, sedangkan cakupan ibu hamil dengan K1 mencapai 89,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor determinan dengan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III terhadap penggunaan buku KIA di Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel ibu hamil trimester III di wilayah Karawang. Ukuran sampel 104 responden, teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Analisis data meliputi deskriptif dan bivariat dengan uji Chi square. Sebagian besar responden berpengetahuan baik yaitu 62,5%, memiliki sikap negatif 55,8%, berumur ≥28 sebanyak 53,8%, pendidikan rendah 63,5%, tidak bekerja 83,7%, multigravida 77,9%, dan frekuensi ≥4 kali sebanyak 79,8%. Hasil penelitian bivariat menunjukan bahwa semua variabel independen setelah diuji Chi square dengan variabel pengetahuan dan sikap memiliki nilai p>0,005. Tidak ada hubungan antara umur, pendidikan, gravida dan Frekuensi kunjungan dengan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang penggunaan buku KIA. Walaupun secara statistic tidak bermakna, namun pengunaan buku KIA tetap harus dilakukan dengan meningkatkan kualitas pemanfaatan baik oleh ibu hamil maupun oleh tenaga kesehatan. Kata kunci: buku KIA; pengetahuan ibu hamil trimester III; sikap ibu hamil trimester III
Faktor Risiko Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di Kota Palangka Raya Nila Susanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 1 (2021): Januari
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12112

Abstract

Nutritional status is one of the factors that influence the occurrence of menstrual cycle disorders affecting work in the form of increased, balanced or decreased hormones. Nutritional status potentially cause interference with the reproductive health of young women. Obesity that continues into adulthood will lead to earlier sexual maturity and irregularity in the menstrual cycle. While lack of nutrition for a student will result in a decrease in reproductive function. This research aims to analyze the effect of nutritional status and fat intake on the menstrual cycle of young women in Palangka Raya City. The design of this study was case-control with a ratio of 1:1. The case was young women with irregular menstrual cycles, while the comparison was young women who have regular menstrual cycles. The dependent variable was the menstrual cycle, while the independent variables were nutritional status and fat intake. Data analysis was performed by descriptive, bivariate (Chi-Square). One of the variables was a risk factor for irregular menstrual cycles, namely the nutritional status of adolescents (p = 0.035; OR = 2.228) but fat intake did not affect the menstrual cycle of young women. Nutritional status influenced the nutritional status of young women and nutritional intake did not risk factors for irregular menstrual cycles in young women. Keywords: menstrual cycle; young women; nutritional status; fat intake ABSTRAK Status gizi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan siklus haid mempengaruhi kerja berupa peningkatan, keseimbangan ataupun penurunan hormon. Status gizi memiliki potensi menimbulkan gangguan pada kesehatan reproduksi remaja wanita. Obesitas yang berlanjut sampai masa dewasa akan mengakibatkan maturitas seksual lebih awal dan ketidakteraturan siklus menstruasi. Sedangkan kekurangan nutrisi pada seorang siswi akan mengakibatkan penurunan fungsi reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh status gizi dan asupan lemak dengan siklus menstruasi remaja putri di Kota Palangka Raya. Rancangan penelitian ini adalah kasus-kontrol dengan perbandingan 1:1. Kasus adalah remaja putri dengan siklus menstruasi tidak teratur sedangkan pembanding adalah remaja putri yang mempunyai siklus menstruasi teratur. Variabel terikat adalah siklus menstruasi sedangkan variabel bebas yaitu status gizi dan asupan lemak. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (Chi-Square). Salah satu variabel merupakan faktor risiko tidak teraturnya siklus menstruasi yaitu status gizi remaja (p=0,035;OR=2,228) namun asupan lemak tidak berpengaruh terhadap siklus menstruasi remaja putri. Status gizi berpengaruh terhadap status gizi remaja putri dan asupan lemak bukan faktor risiko tidak teraturnya siklus menstruasi pada remaja putri. Kata kunci: siklus menstruasi; status gizi; remaja putri; asupan lemak
Pengaruh Cognitive Behaviour Therapy dalam Mencegah Risiko Bunuh Diri pada Siswa SMPN 2 Batu Sangkar Alice Rosy; Budi Anna Keliat; Dewi Eka Putri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk422

Abstract

Suicide cases in adolescents have increased from year to year. This study aimed to analyze the effect of cognitive behavioral therapy in preventing suicide risk in students at Batu Nangkar 2 Junior High School in 2015. CBT is a combination of cognitive therapy and behavioral therapy designed to change negative thought patterns into positive ones so as to produce changes in behavior. Research design was "Quasi Experimental Pre-Post with "Control Group". The study was conducted on 60 respondents, 30 people in the intervention group, 30 people in the control group. The intervention group was divided into 4 groups, CBT there were 5 sessions, sessions 1,2 and 3 were combined into 1 meeting, sessions 4 and 5 each had 1 meeting, with 30 minutes each session. The results showed a significant decrease in cognitive and behavioral responses about suicide (p-value≤0.05) in students who received Cognitive Behavior Therapy (CBT) recommended to be applied to students who had suicidal risk along with other nursing interventions. Keywords: suicide; prevention; cognitive behavior therapy ABSTRAK Kasus bunuh diri pada remaja mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh cognitif behavior terapi dalam mencegah risiko bunuh diri pada siswa SMP N 2 Batu Sangkar.tahun 2015. CBT merupakan gabungan dari terapi kognitif dan terapi perilaku yang dirancang untuk merubah pola pikir negatif menjadi positif sehingga menghasilkan perubahan pada perilaku. Desain penelitian “Quasi Esperimental Pre-Post With “Control Group”. Penelitian dilakukan terhadap 60 responden, 30 orang kelompok intervensi, 30 orang kelompok kontrol. Kelompok intervensi di bagi menjadi 4 kelompok, CBT ada 5 sesi, sesi 1,2 dan 3 digabung jadi 1 kali pertemuan, sesi 4 dan 5 masing masing 1 kali pertemuan, dengan waktu 30 menit setiap sesinya. Hasil penelitian menunjukkan penurunan dari respon kognitif dan perilaku tentang bunuh diri secara bermakna (P-value≤0,05) pada siswa yang mendapatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) direkomendasikan untuk diterapkan pada siswa yang memiliki risiko bunuh diri bersama intervensi keperawatan lainnya. Kata kunci: bunuh diri; pencegahan; cognitive behavior therapy
Kajian Literatur tentang Teknologi Berbasis Web sebagai Landasan dalam Pengembangan Program Inovasi “SI-Langkah Mandiri” (Sistem Informasi Lansia Gesit, Kuat, Aktif dan Harmoni dalam Manajemen Diri Hipertensi) Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Etty Rekawati; Widyatuti Widyatuti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk408

Abstract

Hypertension is the non-communicable disease that is highest identified in Indonesian older peolple. The purpose of this paper is to provide an overview of the application of technology, especially website-based applications in smartphones so that it can be a foundation in the development of the innovation program "SI-Langkah Mandiri". The method of searching library resources was done online using databases such as Science Direct, Scopus, Pubmed, ProQuest and Google Scholar. The keywords used were "smartphone", "technology", "website", "elderly" and "hypertension". Literature searches were limited in 2016 to 2020 with a minimum Q3 Scopus index and a minimum Sprott index S2. The results obtained: there were 20 research articles analyzed consisting of three themes, namely, gerontechnology as a basis for program development, service development or technology-based program menus and the benefits of developing technology-based applications for older people with hypertension. The "SI-Langkah Mandiri" web-based innovation program has the potential to be developed in Indonesia. This is supported by the gerontechnology approach and several studies that support the development of menus in the application. The development of technology-based innovations in the realm of community nursing should be further optimized to support the 4.0 era and accelerate the distribution of interventions. Keywords: website; elderly; hypertension ABSTRAK Hipertensi menjadi penyakit tidak menular yang teridentifikasi paling banyak dialami oleh lansia di Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan gambaran tentang penerapan teknologi khususnya aplikasi berbasis website dalam smartphone sehingga dapat menjadi landasan dalam pengembangan program inovasi “SI Langkah Mandiri”. Metode pencarian sumber pustaka dilakukan secara daring dengan menggunakan basis data seperti Science Direct, Scopus, Pubmed, ProQuest dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah “smartphone”, “technology”, “website”, “elderly” dan “hypertension”. Penelusuran literatur dibatasi dalam tahun 2016 hingga 2020 dengan indeks Scopus minimal Q3 dan indeks Sinta minimal S2. Hasil yang didapatkan adalah terdapat 20 artikel penelitian yang dianalisis terdiri dari tiga tema yaitu, gerontechnology sebagai landasan pengembangan program, pengembangan layanan atau menu program berbasis teknologi serta manfaat pengembangan aplikasi berbasis teknologi untuk lansia hipertensi. Program inovasi berbasis web “SI-Langkah Mandiri” potensial dikembangkan di Indonesia. Hal ini didukung dengan pendekatan gerontechnology dan beberapa penelitian yang mendukung pengembangan menu dalam aplikasi. Pengembangan inovasi berbasis teknologi dalam ranah keperawatan komunitas sebaiknya lebih dioptimalkan untuk mendukung era 4.0 dan percepatan sebaran intervensi. Kata kunci: website; lansia; hipertensi
Efektivitas Group Based Educational Program Terhadap Self Efficacy dan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus: A Systematic Review Nita Tri Septiana; Tintin Sukartini; Padoli Padoli
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 1 (2021): Januari
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12119

Abstract

Background: Group-Based Education Program (GBEP) is an intervention to improve self efficacy and treatment adherence in diabetes mellitus patients. Objective: To explain the effectiveness of group-based education programs on self-efficacy and treatment adherence in patients with diabetes mellitus. Methods: The database used in this studied was Scopus, Springerlink, and PubMed was limited to the last 5 years of publication from 2015 to 2019, full-text article and in English. The keywords used were "group-based education programs" AND "self efficacy" AND "treatment adherence" AND "diabetes mellitus”. This systematic review uses 12 articles according to the inclusion criteria. Results: GBEP has had effectiveness to increase self efficacy and treatment adherence by stimulating cognitive, perceptions, norms, beliefs and spiritual. Conclusion: GBEP has a significant effect in increasing self efficacy and treatment adherence in diabetes mellitus patients. Keywords: group based educational program; self efficacy; treatment adherence; diabetes mellitus ABSTRAK Latar belakang: Group Based Educational Program (GBEP) merupakan intervensi edukasi berbasis kelompok untuk meningkatkan self efficcy dan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes mellitus. Tujuan: Mengidentifikasi efektivitas group based educational program terhadap self efficacy dan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes mellitus. Metode: Database yang digunakan dalam studi ini adalah Scopus, Springerlink dan Pubmed terbatas publikasi 5 tahun terakhir dari 2015 hingga 2019, full text article, dan berbahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan adalah “group based educational program” AND“self efficacy”AND “treatment adherence” AND “diabetes mellitus. Systematic review ini menggunakan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: GBEP memiliki efektivitas pada self efficacy dan kepatuhan pengobatan dengan menstimulasi kognitif, persepsi, norma, kepercayaan, dan spiritual, sehingga meningkatkan keyakinan dan kemampuan menjalankan pengobatan sesuai rekomendasi. Kesimpulan: GBEP signifikan dapat meningkatan self efficacy dan kepatuhan pengobatan pasien diabetes mellitus. Kata kunci: group based educational program; self efficacy; treatment adherence; diabetes mellitus
Pengurangan Stigma Publik Terhadap Peningkatan Quality of Life (QoL) Pasien Skizofrenia Helatul Mardiah; Atika Jatimi; Maulidyah Jannatul Azizah Heru; Zainal Munir; Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk404

Abstract

Schizophrenia is one of the mental health problems in a world that is prone to the stigma which is more directed towards public discrimination so that it improves the quality of their lives. Purpose: The purpose of this Systematic Review is to find out whether improving the quality of life of the community improves the quality of life (QoL) in schizophrenic patients. Google Scholar, Cambridge Core, Spinger, and Proquest database search with keyword of Quality of Life of schizophrenia. The criteria for the articles selected for 2016-2020 were fulltexts in English and bahasa Indonesia. A systematic review used 15 articles that fit the inclusion criteria. The higher the stigma of people with schizophrenia in society, the lower the subjective quality. which means they need for negative stigma with the presence of a family or caregiver support to reduce stigmatization to improve the quality of life and improve the recovery process. Stigma support is very important to be done for patients with schizophrenia, by providing social support, and good family cares as one of the supports that increase directly in psychotic interactions in schizophrenia patients and can improve the quality of life of schizophrenic patients. Keywords: schizophrenia; quality of life; self stigma ABSTRAK Skizofrenia adalah salah satu masalah kesehatan jiwa di dunia yang rentan terhadap stigma yang lebih mengarah pada deskriminasi publik sehingga mempengaruhi kualitas kehidupan mereka. Tujuan dari systematic review ini adalah mengetahui apakah pengurangan stigma publik dapat meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia. Pencarian database meliputi Google Scholar, Cambridge Core, Spinger, dan Proquest dengan kata kunci quality of life to skizofrenia. Kriteria artikel yang dipilih 2016-2020, dengan teks penuh dan berbahasa inggris dan bahasa Indonesia. Systematic review ini menggunakan 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Semakin tinggi stigma orang dengan skizofrenia dalam masyarakat, semakin rendah subjektif kualitas hidupnya, artinya perlu pengurangan stigma negatif dengan adanya dukukan keluarga atau pengasuh untuk menurunkan stigmatisasi sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan dan mempercepat proses penyembuhan. Pengurangan stigma sangat penting untuk dilakukan terhadap pasien dengan skizofrenia, dengan memberikan dukungan sosial, serta pengasuhan keluarga yang baik sebagai salah satu implementasi yang berdampak langsung pada gejala gangguan psikotik pada pasien skizofrenia serta dapat meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia. Kata kunci: skizofrenia; kualitas hidup; self stigma
Analisis Faktor Resiko Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Roni Roni; Fadli Fadli
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk425

Abstract

Anemia in pregnancy is a lack of hemoglobin (Hb) which is less than 11% in pregnant women. One of the causes of complications in pregnancy is the lack of iron so this causes death during the pregnancy process and post pregnancy. The purpose of this study is to determine the relationship between the causes of anemia in pregnant women. This research used correlational research with sampling techniques using accidental sampling with 34 respondents who fit the criteria. The analysis test results used the Pearson correlation test and it showed that there was a strong correlation between knowledge and the incidence of anemia (p-value = 0.021; r = 0.781), there was a strong correlation between antenatal care visits and the incidence of anemia (p-value = 0,000 ; r = 0.817), and there was a strong correlation between the family support and anemia in pregnant women (p-value = 0.003; r = 0.58). Therefore, a pregnant woman in the pregnancy process really requires the activity of antenatal care visits in order to get knowledge in preventing anemia through education and also requires support from the closest people such as the family or the husband. Keywords: anemia; antenatal care; family support; knowledge ABSTRAK Anemia dalam kehamilan merupakan kurangnya kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11%pada wanita yang sedang hamil. Salah satu penyebab komplikasi pada kehamilan adalah kurangnya zat besi sehingga menyebabkan kematian selama proses kehamilan serta pasca kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor penyebab kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian korelasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan 34 responden yang memenuhi kriteria sampel. Hasil uji analisis menggunakan uji korelasi pearson dengan hasil menunjukkan bahwa ada hubungan korelasi yang kuat antara pengetahuan dengan kejadian anemia (p-value=0,021; r=0,781), terdapat hubungan korelasi kuat antara kunjungan antenatal care dengan kejadian anemia (p-value=0,000; r=0,817), dan ada hubungan korelasi kuat antara dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value=0,003; r=0,58). Sehingga seorang ibu hamil dalam menjalani proses kehamilan sangat diperlukan keaktifan kunjungan antenatal care agar memperoleh pengetahuan dalam mencegah anemia melalui edukasi dan diperlukan juga dukungan dari orang terdekat seperti keluarga atau suami. Kata kunci: anemia; antenatal care; dukungan keluarga; pengetahuan

Page 37 of 176 | Total Record : 1757


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 2 (2026): February 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue