cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+62274-4342536
Journal Mail Official
jurnal.pariwisata@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pariwisata
ISSN : 25282220     EISSN : 23556587     DOI : https://doi.org/10.31311/par
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal PARIWISATA Terbit pertama kali pada 2014. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai Kepariwisataan dan Destinasi Wisata. Dengan lingkup keilmuan pada bidang: 1. Destinasi Pariwisata 2. Kualitas Pelayanan 3. Perhotelan 4. Budaya 5. Makanan
Articles 190 Documents
AKSESIBILITAS HOTEL HORISON BEKASI DENGAN MAL METROPOLITAN Nadia Nursintia; Nida Nahida Muktasida
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.388 KB) | DOI: 10.31294/par.v1i1.183

Abstract

Abstract - Development of accommodation services is growing very fast, the construction of hotels ranging from low to star property confirms that the business is very profitable and promising. Growing hotel development as the presence and development of tourism in a region. Concept of mix used and are now growing in demand by developers. In addition to shorten the land, its facilities are increasingly in demand, because the concept of developing the land into two business buildings comprising the hotel and mall, can provide ease of access for service users to carry out all the activities that support their activities. Accessibility is a very important thing to be considered for the service users to choose the hotel accommodation that will be flown them. Distance, transportation, facilities, road conditions, and ease of location had been the benchmark and consideration to get a suitable hotel for their activities. Keyword : Accessibility, Hotel Abstrak - Perkembangan jasa akomodasi saat ini berkembang sangat cepat, dibangunnya hotel mulai dari hotel rendah hingga bintang menegaskan bahwa bisnis properti ini sangat menguntungkan dan menjanjikan. Pembangunan hotel berkembang seiring hadirnya dan berkembangnya pariwisata di suatu daerah. Konsep mix used pun kini semakin berkembang dan diminati oleh para pengembang. Selain karena mempersingkat lahan, fasilitas nya pun semakin diminati, karena konsep mengembangkan satu lahan menjadi dua bangunan usaha yang terdiri dari hotel dan mal, dapat memberikan kemudahan akses untuk para pengguna jasa untuk melakukan segala aktifitas yang mendukung kegiatannya. Aksesbilitas merupakan hal yang sangat penting yang menjadi pertimbangan bagi para pengguna jasa akomodasi untuk memilih hotel yang akan mereka singgahi. Jarak, transportasi, fasilitas, kondisi jalan, dan kemudahan lokasi lah yang menjadi tolak ukur dan pertimbangan untuk mendapatkan hotel yang cocok bagi kegiatan mereka. Kata Kunci : Aksesibilitas Adalah Penunjang Mobilitas
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PENGUNJUNG SAUNG ANGKLUNG UDJO Rahmat Priyanto
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v3i1.1273

Abstract

ABSTRACTService becomes an important factor in tourism business industry as the main products are delivered to consumers, so that good quality is essential in satisfying consumers. Good service quality will generate customer satisfaction and loyalty, while the poor service quality that will give disappointment to consumers. This study aims to determine the effect of service quality on satisfaction and loyalty of tourists visiting the Saung Angklung Udjo. The independent variables in this study is the service quality and the dependent variable is the satisfaction and loyalty. The method used in this research is descriptive verification with quantitative approach. Based on a statistical test can know that the variables significantly influence the quality of service satisfaction and loyalty of visitors Saung Angklung Udjo, as well as the satisfaction variables that significantly influence visitor loyalty variable. Based on the research that has been done so in an effort to improve visitor satisfaction and loyalty, the necessary strategy for improving the service excellence. Keywords: Service Quality, Satisfaction, Loyalty. ABSTRAKPelayanan menjadi faktor penting dalam industri usaha pariwisata sebagai produk utama yang disampaikan kepada konsumen, sehingga kualitas yang baik menjadi sangat penting dalam memuaskan konsumen. Kualitas pelayanan yang baik akan menghasilkan kepuasan dan loyalitas konsumen, sedangkan kualitas pelayanan yang buruk akan memberikan kekecewaan kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan loyalitas wisatawan yang berkunjung ke Saung Angklung Udjo. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan serta variable terikatnya adalah kepuasan dan loyalitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan uji statistika yang dilakukan dapat diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengunjung Saung Angklung Udjo, begitu juga dengan variabel kepuasan yang berpengaruh signifikan terhadap variabel loyalitas pengunjung. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dalam upaya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengunjung, diperlukan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang prima
KAWASAN PRODUKSI SENI PAHAT BATU SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN MAGELANG Yuliana Pinaringsih Kristiutami
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.341 KB) | DOI: 10.31294/par.v1i2.161

Abstract

Abstract - Development of tourism in Indonesia is currently more important, not only in order to increase the revenue of the country, is expected also to expanding business opportunities, while providing new job opportunities as well as to reduce unemployment. Potential Village Tamanagung as industrial areas and areas of stone carving art craft. Production area of stone carving art has the potential and attraction of attraction so that built and developed as a worthy tourist destination. In the development of tourism in the area of production of stone sculpture studio and the government in cooperation with surrounding communities. The existence of cooperation between organizations institutions with studio owner. Human Resources Training and empowerment of the overall performance of the Department of Tourism. Involving the private sector role in tourism development and promotion is encouraged with the development of technology and information. Designing a stone sculpture gallery as container sales, promotion, recreation and exhibition of handicrafts is a strategy in the development of stone sculpture production region as one tourism destination. Keywords: Development, Stone Sculpture Area, Potential, Attractions, Tourist Destination Abstrak - Pengembangan kepariwisataan di Indonesia saat ini semakin penting, tidak saja dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa negara, diharapkan juga dapat memperluas kesempatan berusaha, disamping memberikan lapangan pekerjaan baru juga untuk mengurangi pengangguran. Potensi Desa Tamanagung sebagai daerah industri dan kawasan kerajinan seni pahat batu. Kawasan produksi seni pahat batu mempunyai potensi dan daya tarik wisata berupa atraksi sehingga layak dibangun dan dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Dalam pengembangan pariwisata di kawasan produksi seni pahat batu pemerintah bekerjasama dengan sanggar dan masyarakat sekitar. Adanya kerjasama antara organisasi lembaga dengan pemilik sanggar. Pelatihan Sumber Daya Manusia, serta pemberdayaan kinerja Dinas Pariwisata secara menyeluruh. Melibatkan peran swasta dalam dalam pengembangan pariwisata serta promosi digalakkan dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi. Merancang galeri seni pahat batu sebagai wadah penjualan, promosi, rekreasi dan pameran hasil kerajinan merupakan strategi dalam pengembangan kawasan produksi seni pahat batu sebagai salah satu daerah tujuan wisata.  Kata Kunci: Pengembangan, Kawasan seni pahat batu, Potensi, Atraksi, Daerah tujuan wisata
PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP LOYALITAS TAMU MENGINAP DI SUMBER ALAM RESORT GARUT Faizal Hamzah; Oda I. B. Hariyanto
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v2i2.896

Abstract

ABSTRAKResort merupakan salah satu usaha pariwisata dalam hal penyediaan akomodasi bagi para wisatawan.  Tingkat perkembangan persaingan resort di Jawa Barat semakin meningkat. Sumber Alam Resort merupakan salah satu resort di Kabupaten Garut. Tingkat jumlah tamu ke Sumber Alam Resort mengalami peningkatan yang tinggi pada satu tahun terakhir ini. Hal tersebut terjadi karena Sumber Alam Resort berusaha mempertahankan dan meningkatkan tamu untuk datang dan menginap kembali, setelah tamu menginap diharapkan tamu tersebut merekomendasikannya kepada orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelayanan prima terhadap loyalitas tamu di Sumber Alam Resort. Penelitian ini berjenis deskriptif-verifikatif. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah incidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dari populasi 1.765 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan pengujian hipotesis menggunakan uji R2 dan uji t. Penelitian ini juga dibantu dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas dan uji heteroskedastisitas. Dari hasil pengujian secara statistik, diketahui bahwa pelayanan prima berpengaruh positif terhadap loyalitas tamu dengan koefisien regresi = 0,289. Berdasarkan pengujian hipotesis uji R2 pelayanan prima berpengaruh sebesar 8,3% terhadap loyalitas tamu, dan hasil uji t diperoleh bahwa nilai T hitung sebesar 2,987 dengan signifikansi 0,004, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dinyatakan bahwa terdapat pengaruh pelayanan prima terhadap loyalitas tamu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, pelayanan prima melalui dimensi yang digunakan adalah attitude, attention dan action mempunyai pengaruh terhadap loyalitas tamu. Kata Kunci: Resort, Pelayanan Prima dan Loyalitas Tamu. ABSTRACTResort is one of the tourism industry in providing accommodation for the tourists. The level of development in the competition of resort in West Java are increasing every year. Sumber Alam Resort is one of resorts in Garut District. The level number of guests to Sumber Alam Resort has increasing in the past year. Sumber Alam Resort strive to maintain and enhance the guests to come and stay there again, and recommend it to others. The aim of this research is to know the influence of service excellence to customer loyalty of Sumber Alam Resort. This research type is descriptive-verificative. Sampling technique used is incidental sampling with 100 respondents from 1.765 people’s population. The technique of data analysis used is simple linear regression analysis wich hypothesis test uses R2 test and t test. It also performed by classical assumption which include normality test, and heteroscedasticity test. From the statistical examination known that service excellence influence positively to customer loyalty which regression coefficient =0,289. Based on R2 test of  hypotheses testing the influence of  service excellence at 8,3% on customer loyalty, and the result of t test be obtained that the value of T count is 2,987 with the significance at 0,004. Thus, H0  rejected and Ha received it stated that there is the influence of service excellence to customer loyalty. The findings of the study show that service excellence through its dimensions such as attitude, attention and action have influence on customer loyalty. Keywords: Resort, Service Excellence, and Customer Loyalty.
PENGARUH APLIKASI STRATEGI MANAJEMEN OPERASI DAN PEMASARAN PRODUK BANQUET TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING HOTEL PANGHEGAR BANDUNG Endang Darwin Durachim
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.563 KB) | DOI: 10.31294/par.v1i1.189

Abstract

Abstract - Panghegar Hotel Bandung,is the one of Hospitality Industry was succed in the business operation , in periodical of year 1983 until 1986 was making progress of the business very well and booming, the reason is at that time the competition of Banquet business not so tight yet, and then Strategi Management Operation and Banquet Product Marketing at that time was carry out by excellence presentation and was supported  by a professional / qualified staff. Another reason is at that time, the business banquet product competition  in general are not making the  chalange of the heavier one. Even the Panghegar Hotel Bandung was called “ The Best Hotel in Bandung” or “The Best Hotel Occupancy”for the whole of hotel in Indonesian Country. But an after year 1989 until 1999 until right now was making the chalange of the heavier one , because so many hotel of IV / V star as same level with the Panghegar Hotel. Causing of those case was making  side affect  of unfair competition in between one hotel with another hotel , it’s included the competition of Banquet Business. That’s why Panghegar Hotel at that time was stand opposite of big problems on the Banquet Business such as: (1).The Professionall Hotel / Banquet Staff was reducing, (2). Mayorities of the staff who taking care of service and staff managers are not competence according to the necesary in the hotel operation, those case is causing of recruitment are not selective or is hard to find the professional staff according to the necessary Competency Standard. As indicated of those case , the basic purpose of the examination is want to know what’s the  Management Operation Strategy and Banquet Product Marketing can be in obtained of excellence power of competition in order it’s will be a good handling as well. The methodologi of examination  will presented by quantity system in according to the definitely condition,to give the real figure, and  making the analysis to looking for the several biggest of influence in between one variabel with another. Base on hipotesis examination T Hit. As: If the Management Operation Strategy and Banquet  Product Marketing is definitely executed , it’ll upgrade the exellence of competition power of Panghegar Hotel will be received. And then if always being carry out continuity  the Application of Management Operation Strategy and Banquet Product Marketing ,  its will be influence to stand opposite of the exellence promoted of competition power to the Panghegar Hotel Bandung. ” One of the key factor in obtaining an optimal successfull result  in the Banquet Operation is excellence  process of the job execution  of the Application  Strategy Management Operation and Banquet Marketing  perform by managers  Panghegar Hotel Bandung.So the Banquet Business Competition Problems will be reducing automatically  Keyword : strategi management operation and banquet product marketin Abstrak - Hotel Panghegar  Bandung , merupakan salah satu industri perhotelan telah sukses dalam operasi bisnis, secara periodik tahun 1983 sampai tahun 1986 mengalami kemajuan bisnis yang sangat baik dan booming , alasannya adalah  pada waktu itu persaingan bisnis banquet tidak begitu ketat belum, dan kemudian Manajemen Operasi Strategi dan Perjamuan Pemasaran Produk pada waktu itu adalah melaksanakan dengan presentasi keunggulan dan didukung oleh staf profesional / berkualitas. Alasan lain adalah pada saat itu, persaingan produk perjamuan bisnis pada umumnya tidak membuat chalange dari satu berat. Bahkan  Hotel Panghegar  Bandung disebut " The Best Hotel in Bandung " atau " The Best Hotel Hunian " untuk seluruh hotel di Negara Indonesia . Tapi setelah tahun 1989 sampai dengan tahun 1999 sampai sekarang sedang membuat chalange dari satu lebih berat, karena begitu banyak Hotel bintang IV / V sebagai tingkat yang sama dengan Hotel Panghegar  . Menyebabkan kasus mereka sedang membuat sisi mempengaruhi persaingan tidak sehat di antara satu hotel dengan hotel lain,  itu termasuk persaingan banquet. Itu sebabnya Hotel Panghegar pada waktu itu berdiri kebalikan dari masalah besar pada banquet seperti : . ( 1 ) The professionall Hotel / Perjamuan Staf adalah mengurang, ( 2 ). Mayorities staf yang mengurus layanan dan staf manajer tidak sesuai dengan kompetensi maka perlu di operasi hotel , kasus yang menyebabkan perekrutan tidak selektif atau sulit untuk menemukan staf profesional sesuai dengan yang diperlukan Standar Kompetensi . Sebagaimana ditunjukkan kasus tersebut , tujuan dasar dari pemeriksaan ini ingin tahu apa Operasi Manajemen Strategi dan Pemasaran Produk Perjamuan dapat diperoleh di kekuasaan keunggulan kompetisi dalam rangka itu akan menjadi penanganan yang baik juga. The methodologi pemeriksaan akan disajikan oleh sistem kuantitas sesuai dengan pasti kondisi , untuk memberikan angka yang sebenarnya , dan membuat analisis untuk mencari beberapa terbesar pengaruh di antara satu variabel dengan yang lain . Berdasarkan hipotesis pemeriksaan T Hit . Seperti : Jika Operasi Manajemen Strategi dan Pemasaran Produk Perjamuan pasti dieksekusi , itu akan meng-upgrade exellence kekuasaan kompetisi Hotel Panghegar akan diterima . Dan kemudian jika selalu melakukan kontinuitas Penerapan Strategi Operasi Manajemen dan Perjamuan Pemasaran Produk , yang akan berpengaruh untuk berdiri kebalikan dari exellence dipromosikan kekuasaan kompetisi ke Hotel Panghegar Bandung. "Salah satu faktor kunci dalam memperoleh hasil yang optimal sukses dalam operasi perjamuan adalah keunggulan proses dari pelaksanaan pekerjaan Penerapan Strategi Manajemen Operasi dan Pemasaran Perjamuan melakukan dengan manajer Hotel Panghegar Bandung. Perjamuan Bisnis Masalah Persaingan akan mengurangi secara otomatisKata kunci : strategi manajemen operasi dan pemasaran bisnis produk banquet
Dampak Lingkungan Terhadap Minat Mahasiswa Pariwisata Berwirausaha Didin Syarifuddin; Iis Iskandar; Lukmanul Hakim
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 1 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.52 KB) | DOI: 10.31294/par.v4i1.1831

Abstract

ABSTRAKFaktor penentu kemajuan sebuah bangsa salah satunya adalah tingginya jumlah masyarakat yang berwirausaha. Indonesia sampai saat ini baru mencapai angka 1.65 persen atau 3.795.000 jiwa yang berwirausaha dari total penduduk sekitar 230 juta jiwa. Padahal jumlah minimal wirausaha yang bisa jadi penopang pembangunan kemajuan sebuah bangsa adalah sebanyak dua persen atau 4.600.000 jiwa, artinya masih ada kekurangan sebanyak 805.000 jiwa. Rendahnya wirausaha yang dilakukan oleh masyarakat ternyata salah satu faktor penyebabnya adalah lingkungan, bisa lingkungan keluarga, kampus, masyarakat dan lingkungan media sosial. Hal inipun terjadi pada mahasiswa di lingkungan Sekolah Tinggi Pariwisata ARS Internasional, Bandung. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan lingkungan tempat interaksi sosial mahasiswa, minat berwirausaha serta dampak lingkungan terhadap minat mahasiswa untuk berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif verifikatif, yaitu untuk menjelaskan hubungan kausalitas lingkungan terhadap minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan lingkungan keluarga, teman, masyarakat dan media sosial, mendukung mahasiswa untuk berwirausaha. Sementara minat yang tumbuh pada mahasiswa dilihat dari ketertarikan, perhatian, keinginan, sampai pada kemauan untuk berwirausaha dengan kategori baik.  Dampak lingkungan terhadap minat mahasiswa untuk berwirausaha, sebesar 39 persen. Artinya bahwa lingkungan menjadi faktor penentu tumbuhnya minat mahasiswa untuk berwirausaha. Semakin sering mahasiswa berada dalam lingkungan yang memberikan motivasi berwirausaha, maka semakin tinggi pula minat mahasiswa untuk berwirausaha yang dimungkinkan dapat memulai berwirausaha.  Kata Kunci: Wirausaha, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Pergaulan Teman, Masyarakat, Media Sosial, Dan Minat Berwirausaha.  ABSTRACTDeterminant factor of progress of a nation is the high number of people who are entrepreneurship. Indonesia has been only reached 1.65 percent, or 3.795 million people of the total population of around 230 million people. Whereas a minimum number of entrepreneurship who may be supporting the progress of a nation is two percent, or 4,600,000 people, that means there is still shortage of as many as 805,000 people. Low entrepreneurship by the community turns out that one contributing factor is the environment, can be a family environment, peer gourp (campus), community and social media environment. This also happens to students at ARS International, School of Tourism, Bandung. This paper aims to describe the environment in which social interaction of students, interest in entrepreneurship as well as the environmental impact of the interest of students to entrepreneurship. The method used is verivicative method, is to explain the causality of the interest in entrepreneurship environment. The results showed that the support of family, peer group, community and social media, support students for entrepreneurship. While a growing interest on student views of interest, attention, desire, until the willingness to self-employed with either category. The environmental impact of the interest of students to entrepreneurship, 39 percent. It means that the environment becomes a decisive factor for the growth of student interest in entrepreneurship. The more often students are in an environment that is motivating entrepreneurship, the higher the interest of students to entrepreneurship are possible can start entrepreneurship.Keywords: Entrepreneurship, Family Environment, Peer Group (Campus), Community, Social Media, And Interest In Entrepreneurship.
Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal Hary Hermawan
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 2 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.534 KB) | DOI: 10.31294/par.v3i2.1383

Abstract

 ABSTRAKPenelitian mengenai dampak pengembangan desa wisata terhadap ekonomi masyarakat lokal ini merupakan jenis penelitian diskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogakarta. Hasil penelitian diketahui bahwa aktifitas pengembangan Desa Wisata  Nglanggeran dinilai cukup baik, indikatornya utama adalah rata-rata kenaikan kunjungan wisatawan yang cukup besar dari tahun ke tahun. Kesiapan masyarakat lokal yang ditinjau dari tingkat pendidikan, pengetahuan, serta tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata menunjukan bahwa masyarakat telah cukup siap menghadapi berbagai potensi dampak yang muncul. Tingkat perkembangan pariwisata yang tinggi menghasilkan tingkat frekuensi interaksi yang cukup sering antara masyarakat lokal dan wisatawan, yaitu rata-rata lebih dari 5 kali interaksi per 3 bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembagan desa wisata membawa dampak yang positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat lokal di Desa Nglanggeran, diantaranya : penghasilan masyarakat meningkat;  meningkatkan peluang kerja dan berusaha; meningkatkan kepemilikan dan kontrol masyarakat lokal; meningkatkan pendapatan pemerintah melalui retribusi wisata. Sedangkan indikasi dampak negatif terhadap ekonomi lokal berupa kenaikan harga barang tidak ditemukanKata kunci : Dampak ekonomi pengembangan desa wisata, pengembangan desa wisata ABSTRACTResearch on the effects of economic development of rural tourism to the local community is a kind of descriptive qualitative research. This research was conducted in the village of Nglanggeran, District Pathuk, Gunung Kidul, Yogakarta. The survey results revealed that the development activities of the Tourism Village Nglanggeran considered quite good, the main indicator is the average increase in tourist arrivals sizeable year-on-year. The readiness of local communities in terms of education, knowledge, and level of community involvement in the development of rural tourism shows that the public has been sufficiently prepared to deal with potential impacts that arise. The level of development of tourism which generates high frequency level of interaction between local communities and the frequent travelers, which is an average of more than 5 times the interaction per 3 months. The results showed that developing a tourist village bring a positive impact to the economic development of local communities in the village Nglanggeran, including: increased public income; increase employment and business opportunities; increase ownership and control of local communities; increase government revenues through travel levy. While indications of a negative impact on the local economy in the form of rising prices of goods can not be found. Keywords: The economic impact of the development of rural tourism, rural tourism development
STANDAR PERALATAN PASTRY AND BAKERY SECTION DI HOTEL GRAND ROYAL PANGHEGAR BANDUNG Adhitya Ryandi; Oda Oda
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.525 KB) | DOI: 10.31294/par.v1i2.167

Abstract

Abstract - Pastry and bakery section is a section or division under the auspices  of  the   main  kitchen are responsible for handling various  events  such as hotel  weding, birthday  party, coffee break, breakfast,  lunch,  diner,  and others. The issue  will be examined how the  standard equipment  of the pastry  and bakery  section in  Hotel Grand Royal Panghegar Bandung. In terms of processing data, the authors use deskriptip analysis of  techniques of writing that tells something based on  experience  or empirical  data, which are compiled in the form of a report. Based on the observations that have been made by the author, the standard equipment of the pastry and bakery section has good and sufficient. But theem powerment  of the same  equipment  the machine is still less complete. The amount of  pastry and bakery  equipment section is adequately tailored to the capacity of event that uses the products of pastry and bakery. Pastry and bakery e quipment  conditions section is still good, but in terms of the cleanliness of the equipment is still less, so it will decrease the effectiveness of the work of the equipment. Based on data obtained by the author, the author concludes that the standard equipment is very important for the quality of the resulting product. But if  standard equipment owned less adequate, it could be addressed with mobiltas employees who have the skill and knowledge in the field of pastry and bakery. Keyword: Pastry, Bakery, Equipment, ProductsAbstrak - Pastry and bakery section merupakan section atau divisi di bawah naungan main kitchen yang bertanggung jawab menangani berbagai event-event hotel seperti weding, birthday party, coffee break, breakfast, luch, diner,dan lain-lain. Masalah yang akan diteliti yaitu bagaimana standar peralatan pastry and bakery section di Hotel Grand Royal Panghegar Bandung. Dalam hal pengolahan data, penulis menggunakan analisis deskriptip yaitu teknik penulisan yang menceritakan sesuatu berdasarkan pengalaman atau data empiris, yang disusun dalam bentuk laporan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh penulis, standar peralatan pastry and bakery section sudah baik dan memadai. Namun pemberdayaan peralatan yang berjenis mesin masih kurang lengkap. Jumlah peralatan pastry and bakery section sudah memadai yang disesuaikan dengan kapasitas event-event yang menggunakan produk-produk pastry and bakery. Kondisi peralatan pastry and bakery section masih berkondisi baik namun segi kebersihan peralatan-peralatan tersebut masih kurang sehingga akan menurunkan efektifitas kerja peralatan tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh oleh penulis, penulis menyimpulkan bahwa standar peralatan sangat penting bagi kualitas produk yang dihasilkan. Namun apabila standar peralatan yang dimiliki kurang memadai,  hal tersebut dapat diatasi dengan mobiltas karyawan yang memiliki skill dan knowledge di bidang pastry and bakery.Kata Kunci :Pastry, Bakery, Peralatan, Produk
PENGARUH ECOTOURISM TERHADAP PELESTARIAN LINGKUNGAN KAMPUNG NAGA KABUPATEN TASIKMALAYA N.Yesi Sri Yulistianti; Erlangga Brahmanto
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v2i2.925

Abstract

ABSTRAKKabupaten Tasikmalaya memiliki sebuah Objek Wisata Budaya yang khas dan masih terjaga sampai saat ini, yaitu Kampung Naga. Kegiatan Ecoturism merupakan salah satu ciri khas dari objek wisata Kampung Naga. Kegiatan Ecoutourism di Kampung Naga dilakukan oleh masyarakat lokal yang tinggal di objek wisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ecotourism yang ada di Kampung Naga dan kondisi pelestarian lingkungan yang ada di Objek Wisata Kampung Naga, mengetahui seberapa besar pentingnya mengenai pelestarian lingkungan, dan mengetahui seberapa besar pengaruh Ecotourism terhadap pelestarian lingkungan.Sampel diambil dengan menggunakan metodesampling. Jumlahsampel ditentukanyaitu sebanyak 100 responden yang datang ke KawasanObjek WisataKampung Naga. Penelitianini menggunakan data primer yang diambil dari hasil wawancara, observasi dan penyebaran pernyataan berupa angket/kuesioner. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas Ecotourism (X) dan variabel terikat pelestarian lingkungan (Y). Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan Software Spss 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ecotourism (X) memiliki pengaruh yang positif terhadap pelestarian lingkungan (Y). Persamaan regresi linier sederhana yang dibentuk yaitu Y = 17.075 + 0,339X yang berarti setiap pertambahan Ecotourism (X) sebesar satu poin maka kepuasan berkunjung akan meningkat sebesar 0,339. Dengan hasil koefisien determinasi sebesar 11,5% dalam kategori sedang.Kata Kunci : Ecotourism, Pelestarian Lingkungan, Wisata BudayaABSTRACTTasikmalayadistrict has a distinctive cultural attractions and still maintained until today, namely Kampung Naga. Ecoturism activity is one of the characteristics of attractions Kampung Naga. Ecoutourism in Kampung Naga activities carried out by local people who live in this attraction. This study aims to determine Ecotourism in Kampung Naga and conditions of environmental preservation in Attractions Kampung Naga, knowing how large the importance of the preservation of the environment, and determine how much influence Ecotourism to environmental conservation. Samples were taken using a sampling method. The number of samples is determined that as many as 100 respondents who came to the area attractions Kampung Naga. This study uses primary data taken from interviews, observations and statements concerning the deployment of questionnaires / questionnaire. Data obtained were analyzed using quantitative analysis. This study consisted of Ecotourism independent variable (X) and the dependent variable environmental preservation (Y). Data-processing technique used is simple linear regression analysis using SPSS 16. The results showed that Ecotourism (X) has a positive influence on environmental preservation (Y). Simple linear regression equation is formed: Y = 17 075 + 0,339X which means that each increment Ecotourism (X) at one point been the satisfaction will be increased by 0,339. With the coefficient of determination of 11.5% in the medium category.Keyword : Ecotourism , Environment Conservation, Culture Tourism
TUGAS ROOM ATTENDANT DALAM MENANGANI COMPLAINT TAMU DELUXE ROOM HOTEL HYAAT REGENCY BANDUNG Reza Gustia Purnama; Oda IB Haryanto
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 1 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.215 KB) | DOI: 10.31294/par.v2i1.340

Abstract

Abstract - The problem is how meticulous the duties and responsibilities of the room attendant in the deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung, standard operational procedures in the deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung, and handling guest complaint in deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung. Author uses descriptive analysis, which is a form of writing in the actual situation describes strive about the object of research, then the data obtained in the form of a report compiled in.Based on the results of observation it can be concluded that the task and responsibility of the room attendant in the deluxe room Hyatt Regency Bandung already carry it out in accordance with standard operational procedures (SOP) which is divided into two shifts, morning and evening shift which has a slightly different task, standard operational procedures in the deluxe room Hyatt Regency Bandung has been standard operating procedure in applying it at the hotel Hyatt Regency Bandung, and Guest complaint handling in deluxe room Hyatt Regency Bandung Hotel how to deal with and resolve the complaint vary slightly in view of the type of complaint.Based on the results of observation and discussion, the authors conclude that the Duty room attendant in handling customers compaint deluxe room in the Hyatt Regency Bandung Hotel when his handlers was conducted appropriately and propesional effects will be good for the image of the hyatt regency hotel bandung. Keywords: Room Attendant, Complaint, Deluxe room Abstraksi - Masalah yang di teliti adalah tugas dan tanggung jawab room attendant di deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung, standar operasional prosedur di deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung, dan penanganan complaint tamu di deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung.  Metode yang di gunakan menggunakan analisis deskriptif, yaitu bentuk penulisan yang di upayakan menggambarkan keadaan yang sebenarnya tetang objek penelitian,kemudian data yang di peroleh disusun dalam bentuk laporan.Berdasarkan hasil observasi ini dapat disimpulkan bahwa tugas dan  tanggung jawab room attendant  di deluxe room Hyatt Regency Bandung sudah melaksanakannya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang di bagi menjadi dua shift yaitu morning shift dan evening shift yang mempunyai tugas yang sedikit berbeda, standar operasional prosedur di deluxeroom Hyatt Regency Bandung sudah sesuai standar operasional prosedur yang di terapkan di hotel Hyatt Regency Bandung,dan penangan complaint tamu di deluxe room Hotel Hyatt Regency Bandung cara menangani dan menyelesaikan complaint tersebut sedikit berbeda di lihat dari jenis complaint.Berdasarkan dari hasil observasi dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa Tugas room attendant dalam menangani compaint tamu deluxe room di Hotel Hyatt Regency Bandung bila penangannya dilakukan secara tepat dan propesional inbasnya akan baik terhadap citra hotel hyatt regency bandung. Kata kunci: petugas kebersihan kamar, komplain, kamar deluxe

Page 5 of 19 | Total Record : 190