cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+6285643793653
Journal Mail Official
jurnal.khasanahilmu@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya
ISSN : 26555433     EISSN : 2527449X     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/khi
Core Subject : Social,
Jurnal Khasanah Ilmu sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas. Situs Jurnal Khasanah Ilmu menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pariwisata, Perhotelan dan Budaya.
Articles 256 Documents
Peningkatan Higiene Sanitasi Sebagai Upaya Menjaga Kualitas Makanan Dan Kepuasan Pelanggan Di Rumah Makan Dhamar Palembang T. Prasetyo Hadi Atmoko - AKPARYO
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.993 KB) | DOI: 10.31294/khi.v8i1.839

Abstract

ABSTRACT - A very important factors in service are convenience and hygiene guarantee which mean food hygiene and sanitation. The problem formulation in this research is how to improve hygiene and sanitation as an effort to maintain the food quality and customer satisfaction at Dhamar Restaurant Palembang? While the purpose is to acknowledge how to increase hygiene and sanitation as an effort to maintain the food quality and customer satisfaction at Dhamar Restaurant Palembang. The theoretical benefits of this research is to add knowledge in food hygiene and sanitation fields, while the practical benefits are implicated in maintaining quality and customer satisfaction, especially concerning food hygiene and sanitation. The result of this study at Dhamar Restaurant Palembang is to improve hygiene and sanitation to employees, kitchen appliances, and also furnace place so that every products being produced a clean, healthy and has quality. Medical tests for the employees by health authorities in order to the employees are actually in good health therefore the meals spared from the diseases. Showing the expired time in every single foodstuff being served so customers can calculate the time limit of the food. To prevent the health problem for the workers because of cooking activities by having regard to kitchen feasibility standard. Creating a secure atmosphere, comfortable for personnel who involve in food processing. Undertaking cooking place, kitchen equipment always well-preserved. Creating a working situation which are beautifully and healthy. Portions are presented in accordance with the recommendation of health department therefore it complies with a balanced dose of nutritional value. Food quality is matters to note because it acts as a key to business success of food presentation as attractive as possible concerning color, appearance, portion, well-cooked level, taste and flavor. The principle of keeping food quality in Dhamar Restaurant Palembang include in foodstuff selection, foodstuff storage, well-cooked storage, healthy food serving, clean and tidy. The Dhamar customers always feel satisfied, it proved to remain loyal, buy new product offered, recommended food products, are willing to pay more, and provide feedback or suggestions to Dhamar Restaurant Palembang.Keywords: sanitation hygiene, food quality, customer satisfactionAbstrak - Faktor yang sangat penting dalam pelayanan adalah kenyamanan dan jaminan kebersihan yaitu higiene dan sanitasi makanan. Rumusan masalah dalam penelitian ini  bagaimana peningkatan higiene dan sanitasi sebagai upaya menjaga kualitas makanan dan kepuasan pelanggaan di Rumah Makan Dhamar Palembang? Sedangkan tujuannya yaitu untuk mengetahui bagaimana peningkatan higiene dan sanitasi sebagai upaya menjaga kualitas makanan dan kepuasan pelanggan di Rumah Makan Dhamar Palembang. Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah menambah ilmu di bidang higiene dan sanitasi makanan, sedangkan manfaat praktisnya dapat diterapkan dalam menjaga kualitas dan kepuasan pelanggan khususnya mengenai higiene dan sanitasi makanan. Hasil dari penelitian ini Rumah Makan Dhamar Palembang meningkatkan higiene dan sanitasi pada karyawan, peralatan dapur serta area dapur agar setiap produk yang dihasilkan bersih, sehat, dan berkualitas. Adanya tes kesehatan bagi karyawan oleh dinas kesehatan supaya karyawan benar-benar dalam keadaan sehat sehingga makanan terhindar dari penyakit. Menampilkan expired time disetiap makanan yang disajikan sehingga pembeli dapat memperhitungkan batas waktu makanan. Mencegah timbulnya masalah gangguan kesehatan pada karyawan karena aktvitas dapur dengan memperhatikan standar kelayakan dapur. Menciptakan suasana aman, nyaman bagi personel yang terlibat dalam pengolahan makanan. Mengupayakan area dapur, peralatan dapur senantiasa terpelihara kesehatannya. Menciptakan suasana kerja yang asri dan sehat. Porsi yang disajikan sesuai dengan anjuran dari dinas kesehatan sehingga sesuai dengan takaran nilai gizi yang seimbang. Kualitas makanan penting untuk diketahui karena berperan sebagai kunci keberhasilan usaha makanan dengan penyajian yang semenarik mungkin mengenai warna, penampilan, porsi, tingkat kematangan, rasa dan aroma. Prinsip menjaga kualitas makanan di Rumah Makan Dhamar Palembang meliputi pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, penyimpanan makanan masak, penyajian/penjaja Makanan sehat, bersih dan rapi. Pelanggan di Rumah Makan Dhamar selalu merasa puas, hal itu terbukti dengan tetap loyal, membeli produk baru yang ditawarkan, merekomendasikan produk makanan, bersedia membayar lebih, dan memberi masukan atau saran kepada Rumah Makan Dhamar Palembang.Kata Kunci : Higiene sanitasi, kualitas makanan, kepuasan pelanggan.
Strategi Pengembangan Salsa Café Dan Bistro Di Hotel Kumbokarno Yogyakarta Ika Arista Suzanti; Ani Wijayanti - AKPAR BSI Yogyakarta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.952 KB) | DOI: 10.31294/khi.v3i2.515

Abstract

AbstractThe research is a qualitative research purposed to examine the development strategy of Salsa Café and Bistro restoran at Kombokarno Hotel Yogyakarta. The data was collected by active participation interviews, direct observation and study of reference. The respondents are kombokarno hotel staff and all side involved in the operation of the hotel in general and in particular Salsa café and Bistro. The data is analyzed by descriptive and SWOT analysis. Kombokarno Hotel is one of jasmine hotel which has a strategic location, which is in the Malioboro tourist area. The hotel has a café & Bistr,  named Salsa that provide food and beverage services to guests along 24 hours. Hotel Kombokarno and Salsa café has a different management, although still in the same family. Some of the obstacles faced are the lack of equipment and a small area of Salsa Cafe. The existence of Salsa café provide special attraction for visitors Kombokarno Hotel, because it provides service for eating and drinking, both in restorant or room service.Keywords : Strategy, Development and  Restoran
Peranan Banquet Event Order Dalam Meningkatkan Jumlah Tamu Pada Banquet Section Di Jogjakarta Plaza Hotel Eri Mulyono, Ani Wijayanti dan Yulianto
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.267 KB) | DOI: 10.31294/khi.v4i2.502

Abstract

Now hotels in Yogyakarta occupancy is not just for recreation guests only, guests who attended the meeting were also joined staying at the hotel who hold such meeting and in charge of the event is a banquet, and the author will discuss about the banquet section in Jogjakarta Plaza Hotel is located in road Affandi-Gejayan, Complex Colombo, Sleman, Yogyakarta. Banquet section can be regarded as part of the service to people who hold meetings or other events in hotel with manual or guidelines B.E.O (Banquet Event Order), in addition to the duties and responsibilities of banquet staff and the equipment used is important to note because can support the performance of the employees. B.E.O (Banquet Event Order) indirectly represents the work order from the marketing to the banquet section and important for all departament.  Keywords : The Role of Banquet Event Order, Banquet Section
Upaya Mewujudkan Peran Edukasi Melalui Budaya Berfikir Di Museum Biologi Yogyakarta Ani Wijayanti - AKPAR BSI Yogyakarta; Janianton Damanik; Chafid Fandeli; Sudarmadji - UGM
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.687 KB) | DOI: 10.31294/khi.v8i2.2446

Abstract

Abstract - Biology museum is a special museum of biological education that presents a collection of objects of various flora and fauna preserved. The museum is a study destination for school students and researcher. This research is a qualitative descriptive, which is the researcher as an instrument. Respondents were chosen by purposive method of snowball sampling, i.e the students as informants. Data were analyzed by reduction system. The result of data analysis is known that the collection objects of Biology museum more than 4000 can be understood well by the students through the culture of thinking during the visit at the Biology museum. The culture of thinking can be developed through eight aspects, namely; expectations, opportunities, time, modeling, routines, language, environment, and relationships.Keywords : Educational, Culture of thinking, museum.Abstrak - Museum Biologi UGM merupakan museum khusus pendidikan hayati yang menyajikan benda koleksi berupa awetan flora dan fauna yang beranekaragam. Museum ini menjadi tujuan wisata studi bagi para siswa sekolah dan penelitian bagi para mahasiswa. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, dengan peneliti sendiri sebagai instrumen. Responden dipilih dengan cara purposive yang bersifat snowball sampling, yakni para siswa sebagai informan. Data dianalisis dengan sistem reduksi. Hasil analisis data diketahui bahwa benda koleksi museum Biologi yang berjumlah lebih dari 4000 dapat dipahami dengan baik oleh para siswa melalui budaya berfikir selama kunjungan di museum Biologi. Budaya berfikir sendiri dapat dikembangkan melalui delapan aspek, yakni; harapan, peluang atau kesempatan, waktu, pemodelan, rutinitas, bahasa, lingkungan, hubungan atau relasi.Kata Kunci : Edukasi, Budaya berfikir, Museum 
Aktivitas Wisata Pilihan Keluarga Perkotaan Rahmat Ingkadijaya - STP Trisakti; Janianton Damanik - FISIP UGM; Heddy Shri Ahimsa Putra FIB UGM; Nopirin - FEB UGM
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.444 KB) | DOI: 10.31294/khi.v7i1.459

Abstract

ABSTRACT - This study aimed to determine the frequency and duration of tourist activities that family did, family members who decided the selection of tourist activity, the family's selection of travel destinations. The survey method used in this study. Samples were obtained from residents of Bogor City, West Java and amounted to 300 families selected using convenience sampling technique. Descriptive statistics were used to analyze the data. The results showed that the family has a favorite tourist activity which is often done, that culinary tourism, shopping, and enjoy the scenery. The duration of time required to conduct tourist activities depends on each activity. Travel activity selection decisions made democratically by the family of father, mother, and child. Families choosing a tourist destination that is close to where they live. Keywords: Family Travel, Tourist Activity, Travel Decision Making   ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) frekuensi dan durasi aktivitas wisata yang dilakukan keluarga, (2) anggota keluarga penentu pemilihan aktivitas wisata, dan (3) destinasi wisata pilihan keluarga. Metode survei digunakan dalam penelitian ini. Sampel diperoleh dari penduduk Kota Bogor, Jawa Barat dan berjumlah 300 keluarga yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga mempunyai aktivitas wisata favorit yang sering dilakukan, yaitu wisata kuliner, wisata belanja, dan menikmati pemandangan alam. Durasi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas wisata sangat tergantung pada masing-masing aktivitas. Keputusan pemilihan aktivitas wisata oleh keluarga dilakukan secara demokratis antara ayah, ibu, dan anak. Keluarga memilih destinasi wisata yang dekat dengan tempat tinggal mereka. Kata kunci: Wisata Keluarga, Aktivitas Wisata, Pengambilan Keputusan Wisata
Pengembangan Pusat Kuliner Nusantara Kota Bandung Sebagai Tujuan Wisata Oda - STP BSI Bandung
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.276 KB) | DOI: 10.31294/khi.v3i1.493

Abstract

Bandung City as a students and industrial city has become attraction for people from other regions in Nusantara to visit it to study and look for a job. Heterogeneity of Bandung population, also as a constrainnt to manage, is a potential to develop as a the centre of Nusantara food that can support economic growth of Bandung City. The innitiative of nusantara food centre derives from some businesmen, not the government of Bandung City. Bandung city does not have Nusantara food centre map, either its origin or the kinds, because the exist of Nusantara food centre has not been identified. Nusantara food map availability is very important, it can make tourist easy to find the centre of Nusantara food and the government can carry out the retribution easily. Key Word: Nusantara Culanary, Touristsm Destination
Peran Instagram Dalam Menarik Minat Wisatawan Berkunjung Ke Objek Wisata Yogyakarta Diah Pradiatiningtyas - AMIK BSI Yogyakarta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.442 KB) | DOI: 10.31294/khi.v7i2.705

Abstract

Abstrak - Media sosial digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun jaringan melalui media komunikasi online.Salah satu media sosial yang fenomenal pada tahun 2015 adalah Instagram.Sistem komunikasi pada instagram ini dengan berbagi foto dengan teman di media tersebut dan menulis pesan melalui komentar pada foto yang diunggah.Salah satu bentuk media sosial yang digunakan netizen untuk menyebarkan informasi pariwisata adalah Instagram. Banyak traveler sekarang ikut mulai berwisata setelah melihat foto di Instagram. Instagram dirasa menjadi platform efektif untuk menyebarkan informasi pariwisata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran instagram terhadap menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata di Yogyakarta.Metode penelitian memadukan kualitatif dan kuantitatif.Teknik pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dan pengamatan akun instagram.Analisa data yang digunakan adalah deskriptif.Hasil yang didapat adalah sebagian besar peran instagram yang dirasakan adalah referensi dan informasi, respon yang dirasakan adalah kognitif dan harapan responden terhadap obyek wisata yang diunggah fotonya dalam instagram adalah something to see.Kata Kunci: Foto, Instagram, Peran, Respon, Wisata Abstract - Social media is used as a means to interact, communicate, and build a network through online communication media. One phenomenal social media in 2015 is Instagram. The communication system in Instagram is to share photos with friends in the media and writing messages through comments on uploaded photos. One form of social media used to disseminate tourism information netizen is Instagram. Many a traveler now joined ranging traveled after seeing photos on Instagram. Instagram felt to be an effective platform to disseminate tourism information. This study aims to describe the role of instagram to attract tourists to visit attractions in Yogyakarta. Method combines qualitative and quantitative research. Technique data collection was done by questionnaire and observation instagram account. Analysis of the data used is descriptive. The results obtained are largely perceived role instagram is a reference and information, the response is perceived cognitive and expectations of respondents to photo uploaded in instagram is something to see.Keywords: Photo, Instagram, Role, Response, Tour/Attraction
Faktor Pendukung Dan Penghambat Daya Tarik Wisatawan Ke Obyek Wisata Pantai Parangtritis Bantul Agus Prayudi - AKPAR Indraphrasta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.239 KB) | DOI: 10.31294/khi.v8i2.2294

Abstract

Abstract - The main income of Bantul Regency is from the tourism sectors especially Parangtritis beach. The aim of this research is to find the supporting and obstacle factors of tourists’ attraction in visiting Parangtritis beach, and governments’ effort in resolving that obstacles. The result of this research showed that the supporting factor why tourists visited the beach are the beauty of nature (100%), the big waves (78%), fast response rescue team, Parangwedang hot spring bathing place, Batugilang or Cepuri in Parangkusumo, and art performance in Parangtritis. Second, the result showed that the obstacle factors are the hygiene of the beach (92%), the food price is not written in the menu (90%), the distance between the shop and the beach (88%), and the traffic (84). Third, the result showed that the current goverment's efforts are making the beach more beautiful, keeping the hygiene, upgrading the rescue tools, and applying one way traffic when there are many visitors. Considering to the result, there are some suggestions to offer such as keeping the beach beautiful, shady, hygiene, comfort. Furthermore, open more tourist attraction such as playground for kids, bathing place that can attract more tourists. The government also has to watch or supervise the improvement of the beach so that the beach will gain more tourists and tourist will stay comfortable.Keywords:  Supporting factors, obstacle factors, tourists’ attractionAbstrak - Obyek wisata pantai Parangtritis Bantul menjadi andalan pendapatan daerah, khususnya kabupaten Bantul. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor pendukung, penghambat daya tarik wisatawan berkunjung ke obyek wisata pantai Parangtritis, dan upaya pemerintah mengatasi hambatan daya tarik wisatawan tersebut. Kesimpulan penelitian adalah sebagai berikut : (a) Faktor penunjang daya tarik wisatawan berkunjung ke pantai Parangtritis antara lain adalah keindahan alam (100%), air laut yang berombak tinggi (78%), Tim SAR yang canggih (94%), Pemandian air hangat di Parangwedang (78%), Batugilang atau Cepuri di Parangkusumo (82%), dan pentas seni di pantai Parangtritis (86%). (b) Faktor penghambat daya tarik wisatawan ke pantai Parangtritis antara lain kondisi kotornya pantai (92%), harga makanan yang tidak dicantumkan dalam daftar menu makanan (90%), jauhnya kios dengan pantai (88%), dan kemacetan perjalanan (84%). (c) upaya pemerintah mengatasi faktor penghambat daya tarik wisatawan ke Parangtritis adalah memperindang pantai, menjaga kebersihan pantai, melengkapi sarana prasarana Tim SAR, dan memberlakukan jalan satu arah jika keadaan sangat ramai pengunjung. Adapun saran yang dapat diajukan berdasarkan kesimpulan di atas diantaranya adalah selalu menjaga keindahan, kerindangan, kebersihan, dan kenyamanan wisata pantai parangtritis, memperbanyak obyek wisata yang dapat menarik minat waisatawan, antara lain diwujudkannya taman bermain anak-anak dan pemandian air laut, dan pemerintah selalu memantau perkembangan kondisi wisata, sehingga selalu menarik minat pengunjung dan merasa nyaman berada di wilayah obyek wisata pantaiKata kunci : Faktor pendukung, faktor penghambat, daya tarik wisatawan.  
UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN RESTORAN DALAM MELAYANI TAMU DI JOGJAKARTA PLAZA HOTEL Ahmad Solikhan; Emmita Devi Hari Putri
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.436 KB) | DOI: 10.31294/khi.v5i1.450

Abstract

Untuk mengimbangi keadaan pariwisata yang terus meningkat maka sekarang banyak bermunculan penginapan-penginapan. Mulai dari losmen, hotel melati, dan banyak juga hotel berbintang berdiri. Dalam suatu hotel terdapat bagian atau departemen-departemen yang saling bekerja sama untuk menjalankan opersional hotel. Salah satunya adalah food and beverage department (departemen yang menangani makanan dan minuman).Departemen ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: food and beverage product danfood beverage service.di Jogjakarta Plaza Hotel pelayanan sudah maksimal, tapi karena ketatnya persaingan pasar para pramusaji harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Keberhasilan sebuah hotel sangat dipengaruhi oleh kinerja para karyawannya, terutama para karyawan yang langsung berhadapan dengan tamu. Dengan kinerja yang baik dan profesional diharapkan tamu akan merasa puas. Sama halnya dengan kinerja para staf Srikaton Restoran di Jogjakarta Plaza Hotel. Para staf dituntut untuk bekerja dengan profesional dan sesuai dengan standar operational prosedur dalam bekerja. Meningkatkan standar pelayanan berarti juga meningkatkan kualitas pelayanan. Restoran dikatakan telah mencapai apa yang diharapkan apa bila pendapatannya telah mencapai target yang diinginkannya. Selain itu juga tidak kalah pentingnya dengan kepuasaan tamu karena merupakan salah satu unsur dalam meningkatkan pendapatan restoran.
Penerapan Standard Hygienes Dan Sanitasi Dalam Meningkatkan Kualitas Makanan Di Food & Beverage Departement @Hom Platinum Hotel Yogyakarta Atun Yulianto; Nurcholis - Akademi Pariwisata BSI Yogyakarta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.604 KB) | DOI: 10.31294/khi.v6i2.484

Abstract

Abstrak - Persaingan hotel yang semakin ketat saat ini mendorong industri perhotelan di Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas pelayanan baik pelayanan kamar maupun makanan dan minuman. Kenyataan dilapangan menunjukkan sebagian pengolahan makanan dihotel tidak menggunakan motode dan cara yang memenuhi standar hygiene dan sanitasi yang baik. Akibatnya hasil olah makanan akan menjadi tidak sehat untuk konsumsi manusia. Hotel @Hom Platinum Yogyakarta berupaya meningkatkan kualitas makanan yang ada di dapur dengan cara menerapkan standar hygienes dan sanitasi dalam setiap proses pengolahan makanan dan minumannya. Oleh karena itu penulis tertarik menelaah lebih jauh dalam tugas akhir ini dengan judul “Penerapan Standar Hygienes Dan Sanitasi Dalam Meningkatkan Kualitas Makanan Di Kitchen @Hom Platinum Yogyakarta”. Pengambilan data dilakukan dengan tehnik wawancara, dan pengamatankepada juru masak (cheef) di food&beverage departemen hotel. Disamping hal tersebut studi pustaka juga menjadi salah satu tehnik yang dilakukan untuk mengetahui teori pendukung tentang standar hygienes dan sanitasi hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pekerjaan cheefdapur (kitchen) @Hom Platinum Yogyakarta sudah memiliki standar hygienes dan sanitasi yang baik seperti, standar hygienes sanitasi personel yang mencakup semua kebersihan pribadi karyawan, (2) hygienes dan sanitasi area dapur yang menjadi tanggung jawab seluruh karyawan telah dilaksanakan maksimal meliputi lantai, ventilasi, dinding, langit-langit dan pencahayaan, (3) telah diterapkan hygienes dan sanitasi peralatan yang bertujuan untuk membunuh bakteri yang ada di peralatan dapurmelaluiprosedur pemanasan dan dengan bahan kimia, (4) hygienes dan sanitasi bahan makanan yang diterapkan hotel meliputi proses penyimpanan bahan makanan disesuai dengan tempat dan spesifikasi bahan yang akan di simpan. Kata Kunci: Hygiene, Sanitasi, Kualitas

Page 11 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024 Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023 Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2022 Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2021 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2018 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - Masret 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2010 More Issue