cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+6285643793653
Journal Mail Official
jurnal.khasanahilmu@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya
ISSN : 26555433     EISSN : 2527449X     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/khi
Core Subject : Social,
Jurnal Khasanah Ilmu sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas. Situs Jurnal Khasanah Ilmu menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pariwisata, Perhotelan dan Budaya.
Articles 256 Documents
Studi Kasus Citra Destinasi: Dinamika Perilaku Wisatawan Lokal dan Niat Berkunjung Kembali ke Destinasi Wisata Jembatan 1 Barelang Kota Batam Hariyant, Oda I.B; Tjung, Kevin Yoshiki; Sihombing, Dame Afrina
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.25276

Abstract

Berwisata sangat penting dalam membantu seseorang bersantai dan beristirahat. Perilaku wisatawan merupakan respon pada niat berkunjung kembali ke objek dan destinasi wisata, tetapi perilaku wisatawan juga sebagai respon tidak mengunjungi kembali ke objek dan destinasi wisata tersebut. Hal ini dapat disebabkan karena citra destinasi yang positif atau negatif berdasarkan pengalaman wisatawan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan wisatawan berkunjung ke Jembatan 1 Barelang dan persepsi masyarakat serta pedagang sekitarnya mengenai perilaku wisatawan lokal. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang membahas secara rinci mengenai perilaku wisatawan lokal berdasarkan persepsi masyarakat dan pedagang setempat. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku wisatawan lokal menunjukkan bahwa sebagian besar (77,8%) wisatawan yang berkunjung merupakan masyarakat Kota Batam. Sedangkan perilaku wisatawan lokal ramah dan baik (61,1%), hal tersebut disebabkan karena wisatawan yang datang berkunjung dengan tujuan untuk berlibur dan berekreasi dengan demikian terjadi interaksi yang terkesan lebih akrab. Saran untuk pihak pengelola agar mengembangkan lokasi melihat sunset lebih luas, dan variasi dari menu pedagang kuliner sehingga dapat meningkatkan citra dan niat berkunjung kembali. Rekomendasi untuk penelitian lanjut, dapat menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan objek penelitian fokus pada perilaku pedagang dari sudut pandang wisatawan.
Sangkuriang: Potensi Folklor dalam Pengembangan Pariwisata Kawasan Cekungan Bandung Rinaldi, Aditya Rizki
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.23147

Abstract

‘Sangkuriang’ menjadi folklor yang melekat di masyarakat tanah Sunda, kehadirannya sebagai media pendidikan, hiburan, sosial dan budaya memiliki peran serta dalam promosi pariwisata. Beberapa latar tempat yang dikisahkan dalam cerita ‘Sangkuriang’ diyakini memiliki keterkaitan dengan tempat-tempat di Kawasan Cekungan Bandung yang sampai saat ini masih eksis keberadaannya. Eksplorasi tempat-tempat yang berhubungan dengan kisah romansa tragis ini perlu dilakukan guna memetakan potensi wisata dan menyusun strategi pemasaran pariwisata khususnya pada daya tarik wisata yang tersebar di Kawasan Cekungan Bandung yang berasosiasi dengan ‘Sangkuriang’. Pengeksplorasian dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan dan wawancara terhadap beberapa informan. Observasi lapangan dilakukan dengan tujuan untuk mengamati potensi pariwisata di kawasan tersebut. Daya tarik wisata yang muncul dalam eksplorasi menunjukkan beberapa lokasi berdasarkan geomitologi, dan toponomi dari tempat-tempat di Kawasan Cekungan Bandung. Lebih lanjut, dengan menggunakan teori storytelling dari Gamil (2017) sebagai upaya pengamanan ‘Sangkuriang’ sebagai warisan budaya takbenda dan mempromosikan daya tarik wisata yang berasosiasi dengan folklor tersebut. 
Disaster and Destination: Sustainable Tourism Governance in North Bandung Area Wulung, Shandra Rama Panji
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.21377

Abstract

Tourism contributes to sustainable development, but in its development, it is very vulnerable to disasters. In this study, disasters are categorized into natural and non-natural disasters. Collaboration between stakeholders is needed to reduce disaster risk as a form of sustainable tourism destination governance. This study aims to analyze sustainable tourism destination governance and their relation to disasters. This qualitative research was conducted in March-August 2022 in the North Bandung Area. Primary data was obtained through interviews and observations, while secondary data was obtained through policy documents, literature, and previous research. The data obtained were then carried out with content analysis, descriptive statistical analysis, and qualitative descriptive analysis. The results showed that the West Bandung Regency Tourism and Culture Office as a destination management organization in the North Bandung Area tended to have implemented sustainable tourism programs during the pandemic, especially in the promotion and crisis management subcategories.
Pengembangan Songket Mata Manuk Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Flores Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Wardani, Dyah Mustika
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.25713

Abstract

Kain tenun Songke dengan motif Mata Manuk merupakan simbol identitas budaya masyarakat Manggarai yang memiliki nilai filosofi, religius, dan estetika tinggi. Namun, globalisasi dan modernisasi mengancam kelestarian budaya ini jika tidak ada upaya pelestarian dan pengembangan yang terarah. Sehingga strategi kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi kain Songket Mata Manuk dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Manggarai Barat. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang bertujuan untuk menggali secara mendalam potensi dan strategi pengembangan songket Mata Manuk sebagai daya tarik wisata budaya di Manggarai Barat, Flores. Penelitian dilakukan di Manggarai Barat, Flores. Observasi dilakukan pada penggiat tenun dirumah tenun baku peduli dan juga penggiat tenun rumahan, serta dinas pariwisata kabupaten manggarai barat, wawancara dilakukan dengan ketua adat, penggiat tenun, pemerintah dan wisatawan yang memiliki pengalaman berinteraksi dengan songket Mata Manuk sebagai bagian dari pengalaman budaya. Kesimpulan dari penelitian ini dalam pengembangan songket Mata Manuk pengembangan potensi yang timbul tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan strategi yang menyentuh akar rumput: pemberdayaan penenun, penyusunan narasi budaya yang kuat, pengemasan pengalaman wisata yang menyentuh, serta kolaborasi lintas sektor. Terlebih, penting juga menanamkan rasa bangga dan rasa memiliki kepada generasi muda agar tradisi ini terus hidup, berkembang, dan tidak tergerus oleh waktu. Dalam konteks pariwisata budaya bukan hanya sekadar upaya untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar global, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya yang mendalam. Dengan menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, songket Mata Manuk dapat menjadi simbol yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, sekaligus memperkuat identitas budaya Manggarai Barat di mata dunia.
Pengembangan Dan Pengelolaan Obyek Wisata Pura Ulun Danu Beratan Pulau Bali Dalam Persepektif Pariwisata Budaya sulistiono, sulistiono; Purwoko, Yitno; Noviastuti, Nina
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.25725

Abstract

Pura ulun danu beratan merupakan salah satu destinasi wisata populer di pulau bali yang banyak dikunjungi wisatawan domestik, nasional dan internasional. Kawasan pura ulun danu beratan memiliki daya tarik pariwisata yang luar biasa seperti wisata air, sipiritual, dan budaya yang di dukung dengan keindahan perbukitan dan keberadaan danau beratan serta kekuatan sapta pesona yang menjadikan kawasan wisata pura ulun danu beratan sebagai obyek wisata estetis, religis dan naturalis. Penelitian ini dilakukan di Pura Ulun Danu Beratan Desa Candikuning Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penyajian dan analisis data dilakukan secara naratif. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu, pengembangan pura ulun danu beratan dilakukan melalui pendekatan The physical spatial approach (mengacu pada prinsip penggunaan lahan geografis, keruangan (spasial) dan pembagian kelompok pengunjung); The community approach (menekankan pada pelibatan masayarakat secara maksimal dalam proses pengembangan pariwisata); Sustainable approach (mempertimbangkan aspek keberlanjutan serta dampaknya terhadap lingkungan). Persepektif pengembangan dan pengelolaan obyek wisata pura ulun danu beratan erat kaitannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam teologi Hindu yaitu konsep Tri Murti dengan menjunjung tinggi keseteraan berdasarkan azas musyawarah dan mufakat yang termasifestasi dalam konsep Tri Hita Karana yang menekankan relasi harmonis antara manusia dengan lingkungan spiritual (parhyangan), lingkungan sosial (pawongan), dan lingkungan fisik (palemahan). Dengan demikian pengembangan dan pengelolaan obyek wisata Pura Ulun Danu Beratan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat baik secara sosial maupun ekonomi.
Analysing the Role of Service Encounter Quality in Enhancing Customer Delight in Chinese Hotpot Restaurant Agatha, Margareth Gabriel; Martheus, Felix; Guntama, Feriawan; Wibowo, Rendi; Juliana, Juliana
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.26123

Abstract

This study examines the role of service encounter quality in enhancing customer delight at Chinese hotpot restaurants in Jakarta. Employing a quantitative research approach, data were collected from 100 customers of various prominent Chinese hotpot establishments through structured questionnaires. The analysis service encounter quality have a significant positive effect on customer delight. These findings underscore the necessity for restaurant managers to prioritize not only product quality but also the quality of customer interactions to foster memorable and delightful dining experiences. By highlighting the pivotal role of service encounters in experiential dining, this study adds to the existing literature on customer experience management and provides practical insights for improving customer engagement in the restaurant industry. 

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024 Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023 Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2022 Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2021 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2018 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - Masret 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2010 More Issue