cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
staialhikmahjakarta10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Hikmah : Journal of Islamic Studies
ISSN : 20882629     EISSN : 25810146     DOI : -
Core Subject : Education,
HIKMAH (ISSN. 2088-2629) is a journal of Islamic Studies which published by ALHIKMAH Islamic Studies Institute Jakarta. This journal is published each semester. It is publication media for research results and the thoughts of lectures, intelectuals, and the observer of Islamic studies. By upholding the spirit of multi disciplinary studies, the HIKMAH journal is providing various research report and articles which related to the f eld of education, social, culture, law, politics, economy, and science. T ey are seriously studied in terms of islamic perspective. the substance of the writings is the responsibility of the writers and doesn’t necessarily ref ected the oppinion of the redaction.
Arjuna Subject : -
Articles 158 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF: STUDI KASUS DI SEKOLAH SMART EKSELENSIA Ekawati Ekawati; Mudofar Mudofar
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v18i2.210

Abstract

AbstractThis research aims to describe and analyze: (a) the implementation of effective school management in Smart Ekselensia (b) the role of the principal in applying the principles of Effective School Management (c) the implicative development of effective school management in Smart Schools of Ekselensia.This research is a qualitative research which uses the approach of researching case studies in SMART Ekselensia schools, data collection is done by observation, structured interviews, and document studies. Data analysis is done by giving meaning and interpretation to the data that was successfully collected with descriptive qualitative analysis, from that meaning then the writer made the conclusion. The results showed that SMART Ekselensia Indonesia School has im-plemented effective school management with the form or patterns of planning, organizing, implementation of management principles in schools, direction, control and supervision conducted by the Principal of SMART Ekselensia. The implementation of effective school management in SMART Ekselensia School was done based on the following criteria:  First, there is a program manual document. Second, collaborative management cycle. Third, the existence of roles and efforts of the Principal in the development of effective school management. In addition, the implication is that the headmaster must have a clear ability  and vision in carrying out his functions.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (a) penerapan manajemen sekolah yang efektif pada Sekolah SMART Ekselensia (b) peran kepala sekolah dalam menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Sekolah Efektif (c) pengembangan implisatif manajemen sekolah yang efektif di Sekolah SMART Ekselensia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan penelitian studi kasus di Sekolah SMART Ekselensia, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna dan interpretasi terhadap data yang berhasil dikumpulkan dengan analisis kualitatif deskriptif, dari makna tersebut kemudian penulis membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah SMART Ekselensia Indonesia memiliki manajemen sekolah yang efektif dengan bentuk atau pola perencanaan, pengorganisasian, implementasi prinsip-prinsip manajemen di sekolah, pengarahan, pengendalian, dan pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMART Ekselensia. Pelaksanaan manajemen yang efektif di Sekolah SMART Ekselensia dilakukan berdasarkan kriteria sebagai berikut: Pertama, ada dokumen manual program. Kedua, ada siklus manajemen kolaboratif. Ketiga, adanya peran dan upaya Kepala Sekolah dalam pengembangan manajemen sekolah yang efektif. Selain itu, implikasinya kepala sekolah harus memiliki kemampuan dan visi yang jelas dalam menjalankan fungsinya.
URGENSI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA Miftahur Rohman
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v18i2.211

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to describe the urgency of learning Islamic Cultural History as a way to instill or improve student character. This research is qualitative research with a library research approach, with data sources coming from books, scientific articles published in journals, and so on. In Article 3 of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stipulated that national education is the development of competencies related to the formation of people's lives and the formation of a dignified national disposition and civilization. National education develops the potential of students to have faith and piety in God Almighty, have a noble character, become healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, democratic, and responsible citizens. That is, it can be said that the purpose of education is not only to improve the cognitive abilities of students, but also to shape the character of students. This becomes important given the large number of juvenile delinquency phenomena or even criminal acts involving children. The results of this study show that the subject of Islamic Cultural History plays a vital role in the process of internalizing character education or instilling moral values to students. This is because even in the material provided, the value of this value can be learned from the Prophet Muhammad SAW, Khulafaurrasyidin, and other major Islamic figures.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam sebagai salah satu cara untuk menanamkan ataupun meningkatkan karakter siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan atau library research, dengan sumber datanya berasal dari buku, artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal, dan sebagainya. Dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ditetapkan bahwa pendidikan nasional adalah pengembangan kompetensi yang berkaitan.  dengan pembentukan kehidupan masyarakat dan pembentukan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Pendidikan nasional mengembangkan potensi peserta didik agar beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, menjadi warga negara yang sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Artinya, dapat dikatakan bahwa tujuan pendidikan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa, namun juga membentuk karakter siswa. Ini menjadi penting mengingat banyaknya fenomena kenakalan remaja atau bahkan tindak kriminal yang melibatkan anak-anak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memegang peranan yang vital dalam proses internalisasi pendidikan karakter atau penanaman nilai nilai moral kepada siswa. Hal ini karena di materi yang diberikan pun, nilai nilai tersebut dapat dipelajari dari Nabi Muhammad SAW, Khulafaurrasyidin, maupun tokoh-tokoh besar Islam lainnya.  
MODERNISASI MANAJEMAN PENDIDIKAN PESANTREN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SANTRI DALAM BERBAHASA ARAB Sita Husnul Khotimah; Abdul Muis
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v18i2.212

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to determine the concept, form, and impact of modernization of boarding school education management to improve the ability of students in Arabic. This research is a descriptive qualitative research, with a location at the al-Mawaddah Islamic Boarding School in Jakarta. The results of this study are: 1) Obtaining four concepts of modernization of boarding school education management in al-Mawaddah, namely; a) institutional modernization, b) curriculum modernization, c) modernization of learning aspects, d) modernization of Islamic boarding school facilities. 2) The form of modernization of education management carried out in al-Mawaddah is the realization of Arabic language learning as a language driver, all teachers make maximum efforts to program Arabic learning continuously for 24 hours by implementing various language activities. 3) The impact of the modernization found was; a) can make it easier for students to continue their education to a higher level in the Tengan East area, b) can make it easier to learn the Qur'an and memorize it, c) can make it easier to understand about religions sourced from Arabic d) can facilitate access to information or websites in Arabic, e) Arabic is needed in various fields in countries that use Arabic,  f) Arabic is the symbol of Islam and the symbol of muslims.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep, bentuk, dan dampak  modernisasi manajeman pendidikan pesantren untuk meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan lokasi di Pondok Pesantren al-Mawaddah Jakarta.  Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Memperoleh empat konsep modernisasi manajemen pendidikan pesantren di al-Mawaddah yaitu; a) modernisasi kelembagaan, b) modernisasi kurikulum, c) modernisasi aspek pembelajaran, d) modernisasi sarana pesantren. 2) Bentuk modernisasi manajemen pendidikan yang dilakukan di al-Mawaddah adalah merealisasikan pembelajaran bahasa Arab sebagai penggerak bahasa, segenap guru berupaya maksimal memprogramkan pembelajaran bahasa Arab secara berkelanjutan selama 24 jam dengan menerapkan berbagai kegiatan bahasa. 3) Dampak dari modernisasi yang ditemukan adalah; a) dapat mempermudah santri untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinnggi di daerah Timur Tengan, b) dapat mempermudah mempelajari al-Qur’an dan menghafalkannya, c) dapat mempermudah dalam memahami  tentang agama yang bersumber dari bahasa Arab d) dapat mempermudah akses informasi atau website berbahasa Arab, e) bahasa Arab diperlukan dalam berbagai bidang di negara yang menggunakan bahasa Arab, f) Bahasa Arab merupakan syiar Islam dan syiar orang muslimin. 
KONSEP ISLAMIC LEADERSHIP SULTAN MUHAMMAD AL-FATIH Moch Mahsun; Ilfi Nur Diana
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v18i2.213

Abstract

AbstractThis article aims to provide a clear picture of the concept of Islamic Leadership of Sultan Muhammad al-Fatih. With the descriptive analysis method, it is known that he practices spirituality as an Islamic Based Development actor which is a picture of a leader who can influence others to do something useful to the organization and oneself. This research describes the leadership of an Islamic figure who upholds Islamic principles. This research is also expected to add scientific insight around Islamic leadership as an optional to be applied today and in the future.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang konsep Islamic Leadership Sultan Muhammad al-Fatih. Dengan metode analisis deskriptif diketahui bahwa beliau mempraktik spiritualitas sebagai aktor Islamic Based Development yang merupakan gambaran pemimpin yang dapat mempengaruhi kepada orang lain untuk melakukan sesuatu bermanfaat terhadap organisasi dan diri sendiri. Pelitian ini mendiskripsikan gambaran kepeminpinan dari seorang tokoh Islam yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini juga diharap menambah wawasan keilmuan seputar leadership Islam sebagai opsional untuk diaplikasikan masa ini dan di masa mendatang.
TAKLIK TALAK DALAM HUKUM PERKAWINAN DI INDONESIA DAN IMPLEMENTASINYA DI PENGADILAN AGAMA Abdul Latif; Lilik Andar Yuni; Abusiri Abusiri
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.220

Abstract

AbstractThis article is intended to prove the implementation of a violation of the marriage agreement (taklik talak) in the Samarinda Religious Court. As it is known that one of the purposes of marriage is to form a lasting and harmonious family. However, marriage does not always go as expected. Many problems occur in marriage, which causes the purpose of marriage cannot be fulfilled. If so, then divorce becomes a solution for the disharmonious household. One of the causes of divorce is the violation of the marriage agreement (taklik talak). The marriage agreement is one of the institutions regulated in marriage law in Indonesia, especially in the Compilation of Islamic Law (CIL). This marriage agreement is a form of protection of women's rights in the household if at any time the husband acts arbitrarily. From the results of the study, which is a normative legal research, with a legal approach and a case approach, it is proven that the marriage agreement (taklik talak) as one of the reasons for divorce has been well implemented in the Samarinda Religious Court. AbstrakArtikel ini dimaksudkan untuk membuktikan adanya implementasi pelanggaran taklik talak di pengadilan agama Samarinda. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga yang langgeng dan harmonis. Namun demikian tidak selamanya perkawinan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Banyak problem yang terjadi dalam perkawinan, yang menyebabkan tujuan perkawinan tersebut tidak bisa terpenuhi. Jika sudah demikian, maka perceraian menjadi solusi bagi rumah tangga yang tidak harmonis tersebut. Salah satu penyebab terjadinya perceraian adalah terjadinya pelanggaran taklik talak. Taklik talak adalah salah satu lembaga yang diatur dalam hukum perkawinan di Indonesia, khususnya dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Taklik talak ini merupakan salah satu bentuk perlindungan hak perempuan dalam rumah tangga jika sewaktu-waktu pihak suami bertindak sewenang-wenang. Dari hasil studi yang merupakan penelitian hukum normatif, dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus ini terbukti bahwa taklik talak sebagai salah satu alasan perceraian sudah terimplementasi dengan baik di Pengadilan Agama Samarinda. 
IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF GENDER EQUALITY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION MATERIALS IN STAI ALHIKMAH JAKARTA Toipah Toipah; Ekawati Ekawati; Ade Pifianti; Asrori Asrori; Nurul Aida
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.225

Abstract

AbstractThis study aims to describe the implementation of Islamic educational values based on gender equality at STAI ALHIKMAH Jakarta. This research includes field research with research locations at STAI ALHIKMAH Jakarta. The type of research used by researchers is qualitative. The research approach used is a phenomenological approach. The results of the research show that the implementation of gender equality-based Islamic religious education values has been applied to activities on campus, especially in the lecture process, both related to integrated materials and the use of gender-responsive methods. Factors Supporting the Implementation of Gender Equality-Based Islamic Religious Education consist of internal factors and external factors. Internal factors, namely the Chair, lecturers, curriculum and special courses on gender equality values or those that are integrated. External Factors namely Parents and Environment. Solutions made by schools to the difficulties of implementing Islamic educational values based on gender equality, namely instilling Islamic educational values about gender, providing training and deepening of educational materials in Islam in understanding gender and establishing a special institution to oversee teacher behavior when discriminating against people Woman. AbstrakPenelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai pendidikan Islam berbasis kesetaraan gender di STAI ALHIKMAH Jakarta. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan lokasi penelitian di STAI ALHIKMAH Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif. Adapun pendekatan penelitian yang dilakukan ialah pendekatan fenomenologis. Hasil peneltian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam berbasis kesetaraan gender sudah diterapkan pada kegiatan-kegiatan di kampus terutama dalam proses perkuliahan baik yang berkaitan dengan materi yang terintegrasi ataupun penggunaan metode yang responsif gender. Faktor-faktor Pendukung Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kesetaraan Gender terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal yakni Ketua, dosen, kurikulum dan matakuliah khusus nilai-nilai Kesetaraan gender ataupun yang terintegrasi. Faktor Eskternal yakni Orang Tua dan Lingkungan. Solusi yang dilakukan oleh sekolah terhadap kesulitan implementasi nilai-nilai pendidikan Islam berbasis kesetaraan gender yaitu penanaman nilai-nilai pendidikan Islam tentang gender, memberikan pelatihan dan pendalaman materi pendidikan dalam Islam dalam memahami gender serta pembentukan lembaga khusus dalam mengawasi perilaku guru ketika melakukan diskriminasi terhadap kaum perempuan.
SIKAP MODERASI BERAGAMA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PASAR MINGGU KOTA JAKARTA SELATAN PROVINSI DKI taufik abdillah syukur; Mahyudin Mahyudin; Sunardin Sunardin; Muhammad Iqbal Lutfi; Ismatullah Ismatullah
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.221

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to reveal the religious moderation attitude of Islamic Religious Education teachers at the elementary school level in the Pasar Minggu neighborhood of Jakarta. This study used a mixed method.  From the results of this study, it was revealed that the majority of these teachers are still not moderate in religion.  The implication of this study is that the central and local governments, in this case, the Ministry of Religious Affairs must continue to strive so that religious moderation continues to be improved for teachers both through seminars and training, so that later teachers are able to act as religious moderation educators for their students.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap sikap moderasi beragama guru Pendidikan Agama Islam pada tingkat Sekolah Dasar di lingkungan Pasar Minggu Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Dari hasil penelitian ini terungkap bahwa para guru tersebut mayoritas masih belum bersikap moderat dalam beragama. Implikasi dari penelitian ini bahwa pemerintah pusat maupun daerah dalam hal ini kementrian Agama harus terus berupaya agar moderasi beragama ini terus ditingkatkan bagi para guru baik melalui seminar maupun pelatihan, sehingga nantinya guru mampu memerankan diri menjadi pendidik moderasi beragama bagi siswanya.
PENGARUH PENDEKATAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK Fina Aulika Lestari; Amir Syaifurrahman; Hairun Hasanah Sagala
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.226

Abstract

AbstractThis article aims to analyze the appropriate learning methods to be applied in delivering moral creed subject matter. In the moral creed lesson, the material is easy to convey, but the challenge is that students are required to be able to practice the values contained in the lesson in everyday life. This is very important related to the current phenomenon, namely the lack of morals and the many deviations that are mostly carried out by teenagers. In addition, the lack of understanding of students in the meaning of the values contained in the material of learning moral creeds causes low final grades of students. From the results of the analysis in his article, one of the methods stated is appropriate with the above problems is the Value Clarification Technique (VCT) which provides an understanding of values. Because, based on the results of the hypothesis test with the T test with the Paired Sample T Test, a sig. 2-tailed 0.00 < 0.05 then Ho was rejected and Ha was accepted, namely there is an influence of Value Clarification Technique (VCT) on the learning outcomes of moral creeds. This research is a Quasi-Experimental study, with samples used 2 classes of experiments and controls. The sampling technique used is purposive sampling. Data collection with questionnaires and documentation.  AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam menyampaikan materi pelajaran akidah akhlak. Dalam pelajaran akidah akhlak materinya mudah disampaikan namun tantangannya peserta didik dituntut bisa mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam pelajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini yang sangat penting terkait dengan fenomena saat ini, yaitu minimnya moral dan banyaknya penyimpangan yang kebanyakan dilakukan oleh para remaja. Selain itu, kurangnya pemahaman peserta didik dalam pemaknaan nilai-nilai yang terkandung dalam materi pelajran akidah akhlak menyebabkan rendahnya nilai akhir peserta didik. Dari hasil analisis dalam artikelnya, metode yang dinyatakan tepat dengan permasalahan di atas salah satunya adalah Value Clarification Technique (VCT) yang memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai. Sebab, berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T dengan Paired Sample T Test didapatkan sig. 2-tailed 0,00 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar akidah akhlak. Penelitian ini merupakan penlitian Quasi Eksperimen, dengan sampel yang digunakan 2 kelas eskperimen dan kontrol. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi. 
MAZHAB PEMIKIRAN DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA Mustori Mustori; Azis Faturokhman; Rohmani Rohmani
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.222

Abstract

AbstractObjectives of research is to know schools of thought and figures used as references in establishing their fatwas. This research is classified as a type of literature research. Using qualitative methods with a normative approach, This study shows that in conducting ijtihad, DSN-MUI uses talfiq manhaji, which is a combination of methods of scholars across schools in order to formulate and establish the legal status of the problem in accordance with maqa>s}id al-syari>'ah.AbstrakPenelitian ini bertujuan menggali lebih lanjut mazhab pemikiran dan para tokoh yang dijadikan sebagai rujukan dalam menetapkan fatwa-fatwanya. Penelitian ini tergolong pada jenis penelitian pustaka (library Research). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif, penelitian ini menunjukkan bahw dalam melakukan ijtihad, DSN-MUI menggunakan talfiq manhaji, yang merupakan kombinasi metode ulama lintas mazhab dalam rangka merumuskan dan menetapkan status hukum masalah yang sesuai dengan maqa>s}id al-syari>’ah. 
UNLOCKING TEACHERS’ MOTIVATION: The Influence of Compensation and Work Environment in Boosting Teachers’ Teaching Skills Sabilil Muttaqin; Nofi Maria K; Diana Sarifah; Syafiuddin Syafiuddin
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v19i1.223

Abstract

AbstractThis study aims to examine the influence of compensation and work environment on teachers’ motivation to improve their teaching skills. The study focuses on three variables: compensation, work environment, and teacher motivation to enhance teaching skills. This research adopts a mixed-methods approach. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires. Quantitative data were obtained from 40 teachers at Sultan Hasanuddin Jakarta Foundation. The result of the quantitative analysis indicates that both compensation and work environment do not have a significant effect on teacher motivation to teach and innovate (with a significance value of 0.304). However, observational data and interview results demonstrate that teachers are motivated to innovate when provided with certain compensation and tailored with good and solid work environment. The findings suggest that compensation and work environment can be employed to foster teacher motivation and enhance teaching skills.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap motivasi guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar mereka. Penelitian ini berfokus pada tiga variabel: kompensasi, lingkungan kerja, dan motivasi guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Data dikumpulkan melalui observasi, interview dan kuesioner. Data kuantitatif diperoleh dari 40 orang guru di Yayasan Sultan Hasanuddin Jakarta. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa baik kompensasi maupun lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi guru untuk mengajar dan berinovasi (dengan nilai signifikansi sebesar 0,304). Namun, data observasi dan hasil wawancara menunjukkan bahwa guru termotivasi untuk berinovasi ketika diberikan kompensasi tertentu dan didukung dengan lingkungan kerja yang kondusif. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi dan lingkungan kerja dapat digunakan untuk memupuk motivasi guru dan meningkatkan keterampilan mengajar. 

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2025): Hikmah Journal of Islamic Studies Vol 21, No 1 (2025): Hikmah Journal of Islamic Studies Vol 20, No 2 (2024): Hikmah Journal of Islamic Studies Vol 20, No 1 (2024): Hikmah Journal of Islamic Studies Vol 19, No 2 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 19, No 1 (2023): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 18, No 1 (2022): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 17, No 2 (2021): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 17, No 1 (2021): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 16, No 2 (2020): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 16, No 1 (2020): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 15, No 2 (2019): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 15, No 1 (2019): Studi Islam Kontemporer Vol 15, No 1 (2019): Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 14, No 2 (2018): Kontekstualisasi Pemahaman Hadis Vol 14, No 2 (2018): Kontekstualisasi Pemahaman Hadis Vol 14, No 1 (2018): Deradikalisasi Pemahaman Keagamaan Islam Vol 14, No 1 (2018): Deradikalisasi Pemahaman Keagamaan Islam Vol 13, No 2 (2017): Arah Baru Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2017): Ragam Model dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2017): Ragam Model dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2016): Al-Qur'an dan Fakta-fakta Ilmiah Vol 12, No 1 (2016): Memahami Islam: Pernak Pernik Kehidupan Keagamaan Nusantara Vol 11, No 2 (2015): Pendidikan Progresif Vol 11, No 1 (2011): Islam dan Kearifan Lokal More Issue