cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman
ISSN : 02164949     EISSN : 26154870     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2: Juli 2022" : 7 Documents clear
Dinamika E-Learning pada Model Pembelajaran di Perguruan Tinggi (Tinjauan Kondisi Teknologi di Masa Pandemi Covid-19): Dynamics of E-Learning in Learning Models in Higher Education (Overview of Technological Conditions during the Covid-19 Pandemic) Nazil Fahmi; Dzakiah Dzakiah; Firdiansyah Alhabsyi; Mudaimin Mudaimin
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2260

Abstract

Latar belakang: Keberadaan teknologi memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pembelajaran tanpa harus bertatap muka secara langsung. Pemeberian materi pembelajaran dapat diberikan secara platform yang dimanfaatkan untuk pelaksanaannya seperti memanfaatkan platform whatsapp, google meet, google classroom, zoom cloud meeting atau platform yang lainnya. Jadi, Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan teknologi dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang masih belum termanfaatkan secara maksimal dan merata baik perangkatnya maupun manajemennya. Serta menyoroti tentang dinamika pemanfaatan e-learning sebagai model pembelajaran yang diterapkan di perguruan tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan kajian study pustaka (library research) dengan melalui teknik pengumpulan data dengan memanfaatkan kepustakaan seperti buku, jurnal dan dokumen yang relevansi dengan judul penelitian. Hasil: Penelitian ini menyatakan bahwa tidak meratanya pengadaan fasilitas berupa sarana prasarana yang mendorong dalam penggunaan teknologi di dunia pendidikan dan ketidaksiapan sumber daya manusia untuk menggunakan teknologi informasi serta komunikasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Inilah yang menjadikan hambatan serta tantangan yang terjadi saat pemberlakuan model pembelajaran e-learning di perguruan tinggi pada masa pandemi. Namun, hal tersebut dapat diantisipasi dengan kerjasama seluruh stekholder dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandemi covid-19 memulai transformasi digital yang luas, tiba-tiba, dan dramatis dalam masyarakat. Pandemi memaksa untuk melakukan lompatan digital di bidang teknologi pendidikan. Untuk penggunaan informasi, pemeriksaan terhadap kehidupan digital pengguna diperlukan untuk mempersiapkan teknologi pendidikan.
Peran Asrama Santriwati Sebagai Model Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga Kec. Banggae Timur Kabupaten Majene: The Role of the Female Dormitories as a Model for Multicultural Education at the Ihyaul Ulum Islamic Boarding School DDI Baruga, East Banggae District, Majene Regency Nurbiah Nurbiah
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2341

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa membutuhkan prinsip multikultural agar dapat hidup bermasyrakat secara tentram, damai dan saling menghormati. Begitupun di Pondok Pesantren yang merupakan miniatur masyrakat, yang berasal dari daerah berbada-beda kemudian tinggal di asrama pesantren, agar tidak terjadi konflik atau gesekan diperlukan pendidikan multikultural. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran asrama dalam menerapkan pendidikan multikultural. Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif, Analisis datanya menggunakan penelitian lapangan, observasi, wawancara, dokumentasi dengan sumber data adalah Pimpinan Pondok pesantren, Pembina Santriwati dan santriwati. Hasil: Dari hasil penelitian ini didapatkan peran asrama adalah sebagai fasilitator atau mediator, kemudian model pendidikan berwawasan multikultural di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga itu terealisasi dalam aturan-aturan asrama yang bersifat kondisional dan hidden curiculum (kurikulum yang tidak terkonsep secara tekstual namun aturannya memuat nilai-nilai pendidikan berwawasan multikultural). Faktor pendukung penerapan pendidikan multikultural di asrama santriwati yaitu: asrama sebagai fasilitas, kemudian aturan-aturannya, pembina asrama serta santriwati. Faktor penghambatnya yaitu: kurangnya pembina asrama dan masih ada segelintir dari santriwati yang mengedepankan ego pribadi, daerah dan status sosial. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa asrama di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga menjadi media atau fasilitas serta wadah melakukan pembinaan melalui peraturan, kegiatan, metode untuk para santriwati yang berasal dari luar daerah asrama sebagai penunjang terlaksananya pendidikan yang berwawasan multikultural secara alami.
Model Internalisasi Akhlakul Karimah di Era Revolusi Industri 4.0 di MI DDI No 372 Lampa Polman: Internalization Model of Akhlakul Karimah in the Industrial Revolution Era 4.0 at MI DDI No 372 Lampa Polman Rahmaniah Rahmaniah
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2342

Abstract

Latar Belakang: Internalisasi Akhlakul Karimah menjadi pondasi utama penanaman akhlakul karimah pada peserta didik. Model internalasisiasi yang telah diterapkan pada madrasah menjadi sasaran yang diyakini mampu memperbaiki generasi bangsa dan meningkatkan pendidikan karakter peserta didik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis model internalisasi guru PAI dalam menanamkan akhlakul karimah peserta didik di era revolusi industry 4.0 di MI DDI NO.372 Lampa Polman, selanjutnya untuk mendeskripsikan dan menganalisis hambatan guru PAI dalam internalisasi akhlakul karimah peserta didik di era revolusi industry 4.0 di MI DDI NO.372 lampa polman. Dan untuk mendeskripsikan dan menganalisis jenis jenis hambatan serta solusi guru PAI dalam internalisasi akhlakul karimah di era revoluasi industry 4.0 di MI DDI No. 372 Lampa Polman. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data berupa triangulasi sumber, triangulasi Teknik dan triangulasi waktu. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa model internalisasi akhlakul karimah peserta didik era revolusi Industry 4.0 di MI DDI No. 372 Lampa Polman meliputi model pembelajaran inovatif, model keteladanan, model pendekatan personal dan model pembiasaan yang baik, kemudian terdapat Hambatan guru PAI dalam mengaplikasikan mode internalisasi akhlakul karimah peserta didik di era revolusi industry 4.0 di MI DDI No. 372 Lampa Polman meliputi adanya fasilitas yang kurang mendukung, penggunaan gawai yang tidak terkontrol, kurangnya kesadaran, pengaruh lingkungan dan kurangnya peran orang tua dan solusi atas hambatan guru PAI dalam mengaplikasikan model internalisasi akhlakul karimah peserta didik di era revolusi industry 4.0 di MI DDI No. 372 Lampa Polman meliputi pelaksanaan penggunaan materi pembelajaran yang inovatif, melakukan pendampingan, pembiasaan dan pemberian hukuman.
Minat Para Remaja dalam Mempelajari Agama di MT Ashabul Qur’an, Kota Serang, Banten: The Teenagers’s Interest in Studying Religion at MT Ashabul Qur’an, Serang City, Banten Sriyanti Sriyanti; Anita Anita
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2473

Abstract

Remaja merupakan proses peralihan dari masa kanak-kanak menuju fase pendewasaan, dimana pada masa kanak-kanak mereka belum memiliki wawasan yang luas dan belum bisa mengontrol dirinya secara baik. Mempelajari agama pada fase remaja sangatlah penting karena agama adalah kompas yang akan menunjukkan ke arah hidup yang lebih baik dan terarah, sehingga remaja tidak salah dalam mengambil keputusan. Dan didalam pengumpulan data, penulis menggunakan desain kualitatif yaitu narrative inquiry dan instrument penelitiannya yaitu wawancara terhadap pimpinan majelis ta’lim ashabul Qur’an dan pembahasan nya tidak hanya membahas minat remaja dalam mempelajari agama di majelis ta’lim ashabul Qur’an tetapi juga membahas tentang majelis tersebut (semi structure interview). Oleh karena itu menurut hasil penilitian penulis, sesungguhnya minat remaja dalam mempelajari agama di majelis ta’lim ashabul Qur’an sangatlah antusias terlebih dengan adanya dukungan dari orang tua para remaja serta masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, di majelis ta’lim ashabul Qur’an juga sudah memiliki banyak program yang sudah dijalankan dengan baik dan diikuti para remaja secara efektif.
Implementasi Pendidikan Muhammadiyah di Sekolah Dasar Muhammadiyah 6 Kota Batu: Implementation of Muhammadiyah Education in Muhammadiyah 6 Elementary School in Batu City Eka Firmansyah; Novita Asna Wardati
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2578

Abstract

Nilai pendidikan Islam adalah ruh dari pendidikan karakter. Namun, itu adalah pendidikan menjadi pengetahuan, tidak ada jejak sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan siswa melalui mata pelajaran Kemuhammadiyahan di Sekolah Dasar dan bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran Muhammadiyah. Teknik analisis data yang digunakan adalah penelitian deskriptif, yaitu analisis data yang tidak berupa angka-angka tetapi berupa kata-kata, kalimat atau paragraf yang dinyatakan dalam bentuk deskriptif dengan menggunakan tiga tahapan yaitu ringkasan data, uraian singkat dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Implementasi Pendidikan Nilai Muhammadiyah di SD Muhammadiyah 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan pendidikan nilai dalam pembelajaran yang dilaksanakan adalah nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, dan ibadah. Masing-masing nilai tersebut diterapkan dengan menggunakan pendekatan masalah sosial dan pelibatan masyarakat. Masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Faktor pendukung berupa nilai-nilai Islam yang tertanam dalam diri siswa, sarana dan prasarana yang memadai, evaluasi. Faktor penghambatnya adalah materi yang disampaikan monoton dan lingkungan rumah yang berbeda untuk setiap anak.
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Permainan pada Siswa Kelas VIII MTS. Muhammadiyah Al-Haq Palu: To Improve Learning Result of PKn Through the Game Menthod in VIII Grade Students of MTS Muhammadiyah Al-Haq Palu Mizan Mizan
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2580

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil penerapan metode permainan terhadap peningkatan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) bagi kelas VIII MTs Muhammadiyah Al-Haq Palu. Data penelitian selain data kualitatif hasil observasi terhadap siswa maupun guru, juga terhadap data kuantitatif yang dianalisis dengan menggunakan analisis deskrptif, yakni mencari rerata skor baik aktivitas siswa (Prakarsa dan Kepemimpinan) kemudian direduksi sehingga diperoleh peringkat-peringkat capaian dalam kategori kurang, baik, amat baik, memuaskan dan amat memuaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Al-Haq Palu, dimana capaian hasil pada aspek tingkah laku yang meliputi unsur prakarsa dan kepemimpinan rata-rata pada siklus 1 sebesar 78,86, sedangkan pada siklus II sebesar 84,44. Hasil belajar dibidang kognitif pada siklus I tes awal 26,67 setelah tes akhir 70,95 dengan peningkatan 43,52. Pada siklus II tes awal 24,67, tes akhir 83,81, besar peningkatan 59,14 Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran metode permainan dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Al-Haq Palu.
Efektivitas Dakwah Muhammadiyah Melalui Daring dalam Meningkatkan Pengamalan Ibadah pada Masyarakat Toboli Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong: The Effectiveness of Muhammadiyah’s Online Da’wah in Improving Worship Practice in the Community of Toboli, Parigi Utara, Parigi Moutong Muh. Rizal Masdul; Muhamad Muhamad; Adriansyah A. Lasawali; Abdul Mufarik A. Marhum; Rahmawati Rahmawati; Abdul Rahman
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi dan implikasi dari Implementasi Dakwah Muhammadiyah Melalui Daring dalam Meningkatkan Pengamalan Ibadah Pada Masyarakat Toboli Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan Deskriptif Kualitatif, selanjutnya untuk memperoleh data yang sesuai dengan permasalahan, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian skripsi ini yaitu : Implementasi Dakwah Muhammadiyah Melalui daring dalam Meningkatkan Pengamalan Ibadah Pada Masyarakat Toboli Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong yaitu melalui media whatsapp dengan cara baik membagikan materi atau informasi seputar keislaman di whatsapp grup dan lewat chat personal/pribadi dengan berbagi konten dakwah serta diskusi mengenai materi yang belum diketahui, dan untuk media zoom meeting pengimplementasiannya dengan cara bergabung dalam aplikasi tatap muka secara tidak langsung atau zoom meeting melalui dengan masuk pada link atau kode yang telah dibagikan sebelumnya. Implikasi dari pengimplementasian penggunaan aplikasi whatsapp keuntungannya seperti Pembagian materi dakwah dan informasi jadwal kegiatan yang mudah melalui aplikasi whatsapp, Memudahkan berbagi ilmu dan informasi seputar keislaman, Meminimalisir biaya kegiatan, Mudah di pahami dan diakses, serta kekurangannya Keutamaan bermajelis tidak dapatkan, Sebagian masyarakat terkendala masalah biaya atau data internet dan tidak mempunyai smartphone. dan Implikasi yang diperoleh dalam pengimplementasian penggunaan aplikasi zoom meeting keuntungannya Mengikuti kegiatan pengajian seperti coffee touring dengan aplikasi zoom meeting tanpa harus datang ditempat kegiatan, Saling bertatap muka tanpa harus bertemu, mudah diakses dengan internet, Mengurangi biaya konsumsi, dan kekurangannya Kendala jaringan dan data internet, dan Terbatasnya sumber daya manusia yang dapat mengoprasikannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7