cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI, MINAT BELAJAR MATEMATIKA, DAN SIKAP BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SMAN 2 WATAMPONE Andi Trisnowali
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2017): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.525 KB) | DOI: 10.24252/mapan.v5n2a8

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi, minat belajar matematika, dan sikap belajar matematika terhadap hasil belajar  matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan empat instrumen, yaitu kuesioner motivasi berprestasi, minat belajar matematika, sikap  belajar matematika dan tes hasil belajar matematika. Data tersebut diperoleh menggunakan bantuan program pengolahan data statistik SPSS versi 20. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone dikategorikan tinggi dengan skor rata-rata 76,5 dengan simpangan baku 12,8. Motivasi berprestasi siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone dikategorikan tinggi dengan skor rata-rata 73,3 dengan simpangan baku 9,0. Minat belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone dikategorikan tinggi dengan skor rata-rata 46,2 dengan simpangan baku 4,6. Sikap belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone dikategorikan tinggi dengan skor rata-rata 53,4 dengan simpangan baku 5,7. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa motivasi berprestasi, minat belajar matematika dan sikap  belajar matematika secara bersama-sama berpengaruh  secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone, dengan persamaan regresi Y =  -39,937+ 0,625 X1 + 0,737 X2 + 0,685 X3. Dengan koefisien determinasi        r2 = 0,702. Dari hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh motivasi berprestasi, minat belajar matematika dan sikap belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 2 Watampone.Abstract:This research was an ex post facto that aims to determine the influence of achievement motivation, interest in learning mathematics, and the attitude of learning mathematics to the results of learning mathematics class X SMA Negeri 2 Watampone. The population in the study were all students of grade X of SMA Negeri 2 Watampone registered in academic year 2016/2017. Of decide the samples it was applied sampling. The data were collected by using four instruments, namely the achievement motivation koesioner, the interest of learning mathematics, the attitude of learning mathematics and the test of mathematics learning result. Data obtained by using statistical data processing program SPSS 20. The result of descriptive statistic analysis showed that the result of learning mathematics of class X students of SMA Negeri 2 Watampone was categorized high with average score 76,5 with standard deviation 12,8. The motivation of achievement of grade X students of SMA Negeri 2 Watampone is categorized as high with an average score of 73.3 with standard deviation of 9.0. Interest in learning mathematics class X students SMA Negeri 2 Watampone categorized high with an average score of 46.2 with standard simpangan 4.6. Mathematics learning attitude of grade X students of SMA Negeri 2 Watampone is categorized high with average score 53,4 with standard deviation 5,7. The result of inferential analysis shows that achievement motivation, mathematics learning interest and learning attitude of mathematics together significantly influence the learning outcomes of Mathematics of Grade X students of SMA Negeri 2 Watampone, with regression equation Y = -39,937 + 0,625 X1 + 0,737 X2      + 0,685 X3 . With coefficient of determination r2 = 0,702.From the results of the above research, it can be concluded that there is influence of achievement motivation, interest in learning mathematics and the attitude of learning mathematics on learning outcomes Mathematics class X SMA Negeri 2 Watampone.
Desain Pembelajaran Matematika Realistik di Kelas V SD ( Studi Pada SD 6 /75 Kading) Munawarah Munawarah; Usman Mulbar; Ilham Minggi
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.822 KB)

Abstract

Penggunaan  model,  pendekatan,  dan  metode  yang  tepat  merupakan salah-satu  usaha dalam peningkatan kualitas pengajaran, jadi guru harus kreatif membuat desain pembelajaran dengan menggunakan model, pendekatan, metode, sesuai dengan materi yang   diajarkan.   Penelitian  ini   bertujuan   untuk   memperoleh   desain   pembelajaran matematika realistik pada siswa kelas V SD yang berkualitas. Jenis Penelitian ini adalah desain research, yaitu studi sistematis tentang perancangan, pengembangan, dan pengevaluasian intervensi pendidiksn sebagai solusi untuk masalah kompleks dalam praktek pendidikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V.1 SD Inpres 6/75 Kading Kec. Barebbo Kab. Bone dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Prosedur desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Dick & Carey dengan menggunakan siklus Mc. Kenney yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design (analisis kebutuhan, analisis isi, kajian pustaka, dan pengembangan konsep atau teori kerangka kerja untuk studi); Prototyping phase (mengembangkan sebuah stategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih material pembelajaran); assessment phase (penilaian dan uji coba). Data-data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data hasil validasi ahli, hasil belajar, aktivitas siswa, pengelolaan pembelajaran dan respons siswa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kuatitatif dan kualitatif. Data yang dianalisis secara kuatitatif yaitu data tes hasil belajar dengan menggunakan statistik rata-rata, nilai maksimum dan nilai minimum. Untuk analisis secara kualitatif diarahkan  untuk menjawab bagaimana proses dan hasil desain pembelajaran matematika realistik di SD kelas V untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Hasil   dari   ujicoba   terbatas   menunjukkan   bahwa   perangkat  pembelajaran   dengan pendekatan realistik bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 72,79 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 11,54. Dimana 21 dari 24 siswa atau 87,5% memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran dengan pendekatan realistik, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respons yang positif terhadap kegiatan pembelajaran; (4) guru dapat menggunakan hasil desain dalam membimbing siswa.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA Siti Fitria Ratnasari; Abdul Aziz Saefudin
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.58 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a11

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui apakah pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, mengetahui apakah pembelajaran langsung efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, dan mengetahui apakah pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih efektif dibandingkan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk quasi experimental tipe the nonequivalent pretest posttest only control group design. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, pembelajaran langsung efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, dan berdasarkan data N-gain kemampuan komunikasi matematika, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih efektif dibandingkan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan.Abstract:The objectives of the research were to know whether the learning of Contextual Teaching and Learning (CTL) is effective in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, to know whether the learning of direct leaning is effective in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, to know whether the learning of Contextual Teaching and Learning (CTL) is more effective than direct leaning in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan. The research was used quasi experimental with nonequivalent pretest-posttest only control group design type. Data analysis technique used prerequisite test and hypothesis test. The result in the research pointed out that Contextual Teaching and Learning (CTL) approach is effective in terms of mathematical communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, effective direct learning in terms of mathematical communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, and based on N-gain data of mathematical communication ability, the learning Contextual Teaching and Learning (CTL) is more effective than direct learning in terms of mathematics communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan.
ETHNOMATHEMATICS: EXPLORING THE ACTIVITIES OF DESIGNING KEBAYA KARTINI Maryati Maryati; Rully Charitas Indra Prahmana
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.041 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a2

Abstract

Abstract:The study aims to explore the correlation between mathematics and culture, especially in the activities of designing Kebaya Kartini. This research uses ethnography approach, that is an empirical and theoretical approach to get the description and deep analysis of a culture based on the field note obtained from the data collection. The result shows the activities of designing Kebaya Kartini have the concept of mathematics, such as the angle, measure, and integer operations.Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara matematika dengan budaya, khususnya dalam kegiatan merancang kebaya kartini. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi yang merupakan sebuah pendekatan empiris dan teoritis untuk mendapatkan gambaran dan analisis mendalam tentang sebuah budaya berdasarkan catatan lapangan yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan merancang kebaya kartini memiliki berbagai konsep matematika, seperti sudut, pengukuran, dan operasi bilangan bulat.
PENINGKATAN INTELEGENSI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN FUNGSI LOGARITMA MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING Siti Masliani
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.025 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a7

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, intelegensi siswa, dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model quantum learning. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan tes hasil belajar, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model quantum learning pada materi fungsi logaritma dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, intelegensi, dan hasil belajar siswa. Abstract:The purpose of this research is to find out the improvement of teacher activity, student activity, student intelligence, and student learning outcomes to the learning quantum learning model which implemented. The classroom action research design with 2 cycles was used in this study. Each cycle consists of the following stages: planning, implementation of action, observation and evaluation, analysis and reflection. The subjects of this study were 34 students of class X MIA 1. The collected data were conducted  using observation technique and the learning result test, and then, they were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique and qualitative analysis. The result of this research shows that the quantum learning model can be used to improve teacher activity, student activity, student intelligence, and students’ learning outcomes.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING Hodiyanto Hodiyanto; Utin Desy Susiaty
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.703 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a12

Abstract

Abstrak:Hasil penelitian (Hodiyanto, 2017) menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian matematis mahasiswa tergolong rendah dan jika hal ini dibiarkan maka berakibat semakin lemahnya kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, padahal mahasiswa calon guru tentu akan mendidik dan mengajar siswa/siswinya agar memiliki kemampuan pembuktian matematis yang baik. Oleh sebab itu, peneliti mencoba melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembuktian matematis melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk penelitiannya berupa penelitian eksperimental semu. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pembuktian matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas A sore sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial, uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, sehingga secara tidak langsung model pembelajaran problem posing bisa diterapkan untuk peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa yang levelnya sama dengan kemampuan pembuktian matematis.Abstract:The results showed that student mathematical proof ability was low (Hodiyanto, 2017) and if this was left without any solution done then mathematical proof ability was the longer the lower when college student will certainly educate and teach students in order to have good mathematical proof ability. Therefore, the researcher tried to develop it through problem posing learning model. This research method used quantitative method, quasi experimental research. Data collecting technique used was a measurement technique and data collection tool used was a mathematical proof test. Population in this research were all student of semester V of mathematic education study program of IKIP PGRI Pontianak. Sampling technique used was cluster random sampling technique and class A afternoon as research sample. Data analysis technique in this research used inferential statistic, t test. The results of this study indicate that the model of learning posing problems affected it, so indirectly the problem posing model could be applied for the development of high-level thinking skills of students with the same level of it.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SMP BERWAWASAN NASIONALISME DAN KEMANDIRIAN Salafudin Salafudin; Santika Lya Diah Pramesti; Juwita Rini
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.6 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a3

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bahan ajar matematika pokok bahasan geometri SMP dengan wawasan pendidikan karakter nasionalisme dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian serta menghasilkan bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian yang praktis dan efektif dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian menggunakan metode pengembangan Thiagarajan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian yang telah dikembangkan, yaitu valid, praktis, efektif. Kemampuan matematika siswa meningkat dan terjadi peningkatan karakter nasionalisme dan kemandirian pada siswa.Abstract:This is a research on developing mathematics teaching material, on geometry, that includes teaching nationalism and self-reliance insight for junior high school level. This research aims to know the characteristics of mathematical teaching materials that includes nationalism and self-reliance insight, produce practical mathematics materials that includes nationalism and self-reliance insight to be implemented effectively in teaching mathematic. This research applied Thiagarajan method. The study results showed that the learning tools developed were  valid, practice, and effective. Based on the improvement on students’ mathematical competencies and students’ nationalism and self-reliance insight.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK, MIND MAPPING, DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Ida Ayu Dewi Wulandari; I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.451 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a8

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran talking stick  berbantuan mind mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII non unggulan semester genap SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 293 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Data kemampuan komunikasi matematis siswa dikumpulkan dengan tes essay yang terdiri dari 5 butir soal. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran talking stick berbantuan mind mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Abstract:This study aims to determine whether the mathematical communication skills of students who learn by using learning models talking stick with mind mapping is better than the mathematical communication skills of students who learn by using conventional learning. This research type is quasi-experiment with research design Post Test Only Control Group Design. The study population is all students of Non-Superior Class VIII Junior High School 6 Singaraja Academic year 2016/2017 with the number of 293 students. Sampling was done by purposive random sampling technique. Data of students' mathematical communication ability were collected by essay test consisting of 5 items. The collected data is then analyzed using the t-test. The results of data analysis showed that the mathematical communication ability of students who learn by using learning model talking stick with Mind mapping is better than the mathematics communication ability of students who learn by using conventional learning.
PROFIL KEMAMPUAN SPASIAL MAHASISWA CAMPER DALAM MEREKONSTRUKSI IRISAN PRISMA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER M. Imamuddin; Isnaniah Isnaniah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.141 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan mahasiswa camper dalam merekonstruksi irisan prisma ditinjau dari perbedaan gender. Subjek dalam penelitian ini diambil secara acak dua orang mahasiswa camper dengan jenis kelamin berbeda yaitu satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Hasil penelitian menyimpulkan kemampuan mahasiswa laki-laki dalam mengkonstruksi irisan prisma masih lemah dalam ketelitian dan daya abstraksinya khusunya kemampuan visualisasi keruangan (spatial visualisation), sedangkan kemampuan mahasiswa perempuan adalah lemah dalam kemampuan persepsi keruangan (spatial perception), lemah dalam kemampuan relasi keruangan (spatial relations) dan lemah dalam kemampuan visualisasi keruangan (spatial visualisation).Abstract:This study aims to describe the profile of camper student ability in reconstructing prism slices in terms of gender differences. Subjects in this study are two camper students with different gender, male and female who were randomly taken. The result of the research concludes that the ability of male students in constructing prism slices is still weak in accuracy and abstraction power for spatial visualization ability, while other is weak in some aspects in spatial ability: perception, relations and visualization.
IMPLEMENTASI MODEL OSBORN DENGAN TEKNIK MNEMONIC MELALUI TEORI KONSTRUKTIVISME TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Sinta Oktavianti; Farida Farida; Fredi Ganda Putra
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.01 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a9

Abstract

Abstrak:Penerapan model osborn dengan teknik mnemonic diharapkan bisa memperbaiki rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimental design. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelompok yang akan diberikan perlakuan yang berbeda yaitu: kelompok sampel pertama akan diterapkan model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme, kelompok sampel yang kedua diterapakn model pembelajaran osborn, dan kelompok sampel yang ketiga diberikan model pembelajaran konvensional. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji ANAVA satu jalur dengan sel tak sama. Hasil peneilitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.Abstract:Problem-solving skills are important. However, some existing studies suggest that students' mathematical problem solving skills are still low. The low ability of problem solving of mathematical learners is caused because students are still difficulty in solving math problems and less active in learning process in class. Application of osborn model with mnemonic technique is expected to fix the problem. The purpose of this study is to determine the influence of osborn learning model with mnemonic technique through constructivism theory to the problem solving ability of mathematical learners. This research is quantitative research quasy experimental design type. Hypothesis test in this research use ANAVA test one way with different cell. The result of this research is that there is influence of osborn learning model with mnemonic technique through constructivism theory to students' mathematical problem solving ability.

Page 8 of 25 | Total Record : 249