cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2337621X     EISSN : 25810294     DOI : -
Journal of Fisheries and Marine Research (JFMR) is dedicated to published highest quality of research papers on all aspects of : Aquatic Resources, Aquaculture, Fisheries Resources Technology and Management, Fish Technology and Processing, Fisheries and Marine Social Economic and Marine Science. This journal is jointly published by Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University Malang Indonesia and Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani). JFMR is a new journal but related to the past journal of Faculty of Fisheries and Marine Science that is Jurnal Penelitian Perikanan (JPP) with ISSN: 2337-621X (print version) and website link of www.jpp.ub.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 640 Documents
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN MORTALITAS LOBSTER PASIR (Panulirus homarus LINNAEUS 1758) DI PERAIRAN KOTA BENGKULU Muhammad Natsir Kholis; Novita MZ
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.7

Abstract

Lobster pasir (Panulirus homarus) merupakan salah satu komoditas yang memiliki banyak peminat sehingga memiliki kecenderungan mendapat tekanan penangkapan yang besar. Akibatnya, terjadi penurunan jumlah produksi dan ukuran tangkap. Hal ini juga diduga terjadi pada lobster pasir yang terdapat di perairan Bengkulu sehingga perlu dilakukan kajian mengenai biologinya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan panjang berat dan mortalitas lobster pasir yang ditemukan di perairan Kota Bengkulu. Penelitian dilakukan terhadap 382 ekor lobster yang tertangkap dengan menggunakan jaring lobster. Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran rata-rata lobster yang tertangkap adalah 50-86 mm dengan lebih dari 70% berada pada ukuran kurang dari 80 mm. Adapun pola pertumbuhan lobster yang ditemukan adalah alometrik negatif. Laju mortalitas total lobster pasir adalah 1,66 dengan mortalitas alami dan penangkapan masing-masing 50%. 
SIZE TREND ANALYSIS OF BIGEYE TUNA (Thunnus obesus) AND YELLOWFIN TUNA (Thunnus albacares) AT PALABUHANRATU ARCHIPELAGO FISHING PORT Dita Agustian; Erri Noviar Megantara; Yudi Nurul Ihsan; Martha Fani Cahyandito
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.21

Abstract

Bigeye tuna (Thunnus obesus) and Yellowfin tuna (Thunnus albacares) are a marine commodity that has high nutritional content and economic value in the market. However, based on data from Palabuhanratu Archipelago Fishing Port, there has been a high decrease in the catch of Bigeye tuna and Yellowfin tuna since 2016 although slightly increased in the following year, so it is necessary to analyze the size trends of them as a target fish of many fishermen at the port. The purpose of this study is to determine the size trend of Bigeye and Yellowfin tuna for the next few years and to determine the steps to maintain their sustainability. The method used in this research is a case study and analyzed using regression analysis. The results showed that the size trend of Bigeye tuna and Yellowfin tuna catch until 2022 will tend to decline. This indicates the occurrence of overfishing so that it does not provide opportunities for fish to grow and develop. Therefore, catch control efforts are needed to maintain the sustainability of fish stocks.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) Agus Putra AS; Hanisah Hanisah; Iwan Hasri; Fitriana Santi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.11

Abstract

Abstrak          Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan kelompok crustacea yang hidup di perairan tawar. Lobster ini pada umumnya memiliki potensi yang bagus untuk dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan tambahan yang tepat untuk pertumbuhan lobster air tawar. Metode eksperimen yang digunakan adalahRancangan Acak Lengkap 4 perlakuan dan 3 pengulangan yaitu PL (kontrol), PW (pellet dan wortel), PK (pellet dan kentang) dan PJ (pellet dan ubi jalar putih). Lobster air tawar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ukuran 5-7cm dan berat 6-8g. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan tambahan mempengaruhi peningkatan pertumbuhan Lobster air tawar, dimana  pertambahan bobot  mutlak (PBM), laju pertumbuhan harian (LPH) dan laju pertumbuhan berat (WG) yang terbaik di perlakuan PW yaitu (2,21 ± 0,06), (1,05 ± 0,03) dan (34,40 ± 1,15)  serta pertambahan panjang mutlak (PPM) tertinggi di perlakuan PJ yaitu (0,44 ± 0,02). Hal ini menjelaskan bahwa pakan tambahan wortel adalah pakan dengan kombinasi terbaik sehingga dapat mengoptimalkan pertumbuhan lobster air tawar.
ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS AIR DAN KADAR GULA DARAH Gambusia affinis DI PERAIRAN SUNGAI BRANTAS Asus Maizar Suryanto Hertika; Diana Arfiati; Evellin Dewi Lusiana; Renanda Baghaz Dzulhamdhani Surya Putra
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.4

Abstract

Ikan merupakan salah satu biota perairan yang digunakan sebagai bioindikator karena sangat peka terhadap perubahan lingkungan perairan. Kondisi perairan yang tidak mendukung dapat menyebabkan stress pada ikan yang salah satunya ditandai oleh perubahan kadar gula darah ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kualitas perairan Sungai Brantas dengan kadar gula darah Ikan Gambusia (Gambusia affinis). Penelitian dilaksanakan pada sepuluh lokasi sampling di sepanjang aliran Sungai Brantas dengan mengukur enam parameter kualitas air (in-situ dan ex-situ) dan mengambil sampel Ikan Gambusia untuk diukur kadar gula darahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gula darah tertinggi dan melampaui batas normal ditemukan pada sampel Ikan Gambusia yang ditangkap di wilayah Mojokerto. Kondisi ini berkaitan erat dengan rendahnya kadar DO dan tingginya konsentrasi BOD, ammonia, dan fenol di lokasi tersebut.
BIOLOGI REPRODUKSI TONGKOL LISONG, Auxis rochei rochei (Risso, 1810) DI PERAIRAN SENDANG BIRU, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Arief Setyanto; Dewa Gede Raka Wiadnya; (Menunda Publikasi)
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 1, No 1 (2017): JFMR VOL 1 NO 1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study are to know some biological  reproductive aspects of bullet tuna. Information of its biological reproductive aspects will be useful for managing the bullet tuna fishery. Determining about gonadal maturity level in fish can be completed by macroscopic and microscopic (histology) observation. The study about gonadal matuity level determination of bullet tuna has been done through histological observation. Sampling was done by taken sample from UPT P2SKP Pondokdadap Sendangbiru, from January until March 2018. Species identification follows the FAO standard procedure (species identification sheet) published 2001. A specimen was deposited at Depository Ichtyologicum Brawijaya with code DIB.FISH.11111 002 03. Forklength of the sampled 82 fish  range from 20,10 – 27,20. Gonadal samples were cut with microtome machine at 5 mm thickness. The preparates were then analyzed using biological binocular microscope at 40x magnification. The result showed that maturity stage of bullet tuna dominated by TKG IV with  34 %, followed by TKG III (31 %), TKG 1 (28 %), TKG II (5 %) and  TKG V (1 %). Lenght at first maturity occured at 23.88 cm and egg diameter were 20,92–367,65 µm.
SELEKTIVITAS ALAT TANGKAP PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) DI PERAIRAN PASONGSONGAN SUMENEP Masrifatul Aisyaroh; Muhammad Zainuri
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.13

Abstract

Pukat cincin merupakan alat tangkap yang paling umum digunakan nelayan di Pasongsongan. Pada pengoperasiannya biasanya menggunakan alat bantu penangkapan rumpon dengan target utama adalah ikan layang ( Decapterus ruselli ). Namun pada kenyataannya sangat jarang hasil tangkapan adalah ikan layang tetapi juga menangkap jenis-jenis ikan lainnya sebagai hasil tangkapan. Menariknya, proporsi untuk ikan sebagai hasil tangkapan utama dan tangkapan sampingan menjadi perhatian sehubungan dengan perlunya kesinambungan perikanan Purse Seine di Pasongsongan. Oleh karena itu, mengetahui tingkat selektivitas dan peringatan terhadap lingkungan dari alat tangkap Purse Seinemenjadi tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini dilakukan mulai November 2020 sampai Januari 2021 terhadap 24 kapal sebagai sampel. Analisa dilakukan terhadap data komposisi jenis ikan hasil tangkapan, proporsi Tingkat Kematangan Gonad hasil tangkapan utama (ikan layang) sampel, analisis selektivitas alat tangkap berdasarkan nilai Indeks Keanekaragaman Hasil Tangkapan, dan tingkat lingkungan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Purse Seinemenangkap sebanyak 18 spesies dengan jumlah total hasil tangkapan yang bervariasi mulai November 2020 hingga Januari 2021 berturut-turut adalah 394.605 kg dengan jumlah ikan sebanyak 3.362.603 ekor, 73.681 kg dengan jumlah ikan sebanyak 1.190.112 ekor, dan 27.930 Kg dengan jumlah ikan sebanyak-banyaknya 358.167 ekor. Proporsi ikan layang yang tertangkap mengalami matang gonad adalah 1,4% pada bulan November 2020, 2,4% pada bulan Desember 2020, dan 3,8% pada bulan Januari 2021. Analisis tingkat selektivitas alat tangkap berdasarkan jumlah ikan hasil tangkapan tergolong ke dalam keanekaragaman tinggi dengan selektivitas rendah dengan nilai 1,55 (November 2020), 0,89 (Desember 2020), dan 0,77 (Januari 2021). untuk tingkat pendaftaran termasuk pada kategori kurang ramah lingkungan dengan skor 28,298.
APLIKASI ASAP CAIR UNTUK MEREDUKSI LOGAM BERAT DAN BAKTERI PADA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) Retno Ayu Kurniasih; Nevia Cahyani Mujiyanto; Muhammad Adam Wildan; Naufal Aufa Elian
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.003.05.8

Abstract

Kerang hijau mampu bertahan hidup di perairan tercemar, sehingga daging kerang hijau dapat terkontaminasi baik logam berat maupun bakteri. Oleh karena itu, diperlukan suatu teknologi untuk mereduksi logam berat dan bakteri untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan daging kerang hijau. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah perendaman daging kerang dalam asap cair. Senyawa fenol, karbonil, dan asam organik yang terkandung dalam asap cair dapat berfungsi mereduksi logam berat dan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas jenis asap cair berbeda (bonggol jagung, tempurung kelapa, dan sekam padi) terhadap kadar logam berat (Cadmium  dan Cuprum) dan total bakteri serta pengaruh perendaman asap cair terhadap kadar proksimat dan nilai organoleptik daging kerang hijau. Larutan asap cair 10% (v/v) dengan rasio 1:1 (b/v) digunakan untuk merendam daging kerang hijau selama 30 menit selanjutnya dilakukan pencucian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman asap cair dapat mereduksi kadar Cadmium sebesar 14,58%, kadar Cuprum sebesar 46,29%, dan total bakteri sebesar 34,57 s.d. 50,57% pada daging kerang hijau. Perendaman asap cair tempurung kelapa menyebabkan daging kerang hijau memiliki kadar air terendah dan kadar protein tertinggi. Namun, perendaman asap cair juga menyebabkan penurunan nilai organoleptik terhadap rasa daging kerang hijau.
ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL MAKROALGA HIJAU DOMINAN DI PERAIRAN TELUK AWUR, JEPARA Nur Hikmah Mazroatum Maslahah; Max Rudolf Muskananfola; Pujiono Wahyu Purnomo
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.14

Abstract

Perairan Teluk Awur merupakan perairan dengan karakteristik gelombang yang tidak begitu besar dan daerah yang landai dengan substrat dasar berupa pasir dan pecahan karang, sehingga lokasi tersebut banyak ditemukan keanekaragaman sumber daya laut, diantaranya adalah makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis makroalga dan kandungan klorofil makroalga hijau dominan serta faktor fisika kimia yang mempengaruhi kandungan klorofil makroalga. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode studi kasus yang dianalisis secara deskriptif dan analisis statistik uji One Way ANOVA dan Principal Component Analysis. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling secara purposive random sampling. Kandungan klorofil diukur dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 645 dan 663 nm. Makroalga yang ditemukan di Perairan Teluk Awur, Jepara yaitu spesies Caulerpa racemosa, Halimeda opuntia, Halimeda macroloba, Sargassum polycystum, Padina australis dan Halymenia durvillaei. Hasil kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total berturut-turut dari makroalga hijau dominan spesies Caulerpa racemosa, Halimeda opuntia dan Halimeda macroloba berkisar antara 1,311-9,299 mg/L, 2,080-12,409 mg/L, dan 3,390-20,167 mg/L. Indeks keanekaragaman tergolong rendah (0-0,820), indeks keseragaman  sedang (0-0,458) dan indeks dominansi pada kategori tinggi (0-1). Hasil uji analisis statistik dengan One Way ANOVA bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara jenis kandungan klorofil makroalga dengan jenis makroalga di Teluk awur, sedangkan hasil uji dengan metode PCA bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kandungan klorofil diantaranya adalah variabel pH, DO, kecerahan, kecepatan arus, nitrat, dan fosfat, sedangkan faktor yang berpengaruh kecil terhadap kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total makroalga diantaranya adalah variabel suhu, intensitas cahaya, salinitas, dan kedalaman perairan.
VALUASI EKONOMI WISATA PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS, PROVINSI RIAU DENGAN METODE TRAVEL COST METHOD Trisla Warningsih; Kusai, Deviasari; Lamun Bathara; Merry Manalu; Zahwa Syahzanani S
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.2

Abstract

The research was conducted in July 2021 on Rupat Island, Bengkalis Regency, Riau Province. This study aims to estimate the economic value obtained from the value of consumer surplus by using the travel cost method. The data required includes primary and secondary data. The population used is tourists who visit Rupat Island tourism. Determination of respondents by accidental sampling with a total of 33 people. Data were analyzed by regression model. The results of the analysis show that the regression model obtained is Y= 3,0562 – 0,4068X1 + 0,5273X2 – 0,6815X3 – 0,3971X4 – 0,6056X5 – 0,0290X6, meaning that the demand for tourist visits to Rupat Island is positively influenced by X2 (income). The variables that have a negative effect are X1 (travel cost), X3 (age), X4 (distance), X5 (education) and X6 (gender). The average travel cost per visitor is IDR533,636.00,- per visit. The economic value of Rupat Island tourism is IDR1,507,554,457.51,- with a consumer surplus of IDR427,140.43,- per indivisual per visit
Identifikasi Fisikokimia Dan Gugus Fungsional Menggunakan FTIR Campuran Iota caragenan-FPM kulit ikan patin-Tepung buah Mangrove Sebagai Bahan Edible Film Dwi Setijawati; Mr. Rudianto; Lukman Mile; Yahya .
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.26

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan identifikasi material atau bahan iota caragenan-FPM kulit ikan patin-Tepung buah mangrove spesies Bruguerra gymnoryza sebagai bahan pembuatan biocomposite edible film. Karakteristik fisiko-kimia  bahan dan interaksi bahan melalui ikatan gugus fungsi yang diamati dengan menggunakan FTIR dapat digunakan untuk mengetahui kualitas biocomposite edible film. Interaksi komponen protein, hidrokoloid sebagai polimer dan karbohidrat serta lipid dalam bentuk starch pada campuran bahan dapat mempengaruhi Tensile Strength, hardness, elongasi, kadar air, kelarutan dan Swelling power serta WVTR biocomposite edible film. Selain itu keberadaan gugus fungsional dalam bahan dan interaksi dalam campuran bahan bias juga digunakan untuk melihat hubungan kualitas biocomposite edible film. Metode penelitian adalah penelitian eksperimental dengan melakukan  identifikasi yang datanya disajikan secara deskriptif  meliputi data karakteristik kimia dan gugus fungsi  iota caragenan, FPM kulit ikan patin dan tepung buah Mangrove spesies Bruguerra gymnoryza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Bahan campuran Iota caragenan-FPM kulit ikan patin-tepung buah Mangrove lindur (Bruguerra gymnoryza) memberikan kuat tarik tertinggi sebesar 0,9 (N/mm2), hardness tertinggi sebesar 18,07 (N), kadar air tertinggi sebesar 23,38%, elongasi tertinggi sebesar 76,03%, WVTR sebesar 20,34 (gr/m2/h). Kesimpulan penelitian adalah Penggunaan campuran antara karbohidrat  dan protein dapat memperbaiki kualitas biocomposite edible film. Interaksi bahan terhadap kualitas biocomposite dipengaruhi adanya ikatan hydrogen atau Hydrogen bonding yang dapat diamati melalui FTIR.Disarankan untuk melakukan uji kelarutan biocomposite edible film untuk penggunaan lebih lanjut pada bidang pangan.