cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
Inquiry Based Learning Model Natural Phenomena to Improve The Curiousity and Mastery of Teh Concept of Junior High School Student Hadiryanto, Soleh; Thaib, Dina
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 7, No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v7i1.2782

Abstract

The purpose of this study was to analyze the increase curiousity and mastery of the concept of junior high school students after participating in inquiry learning based on the natural phenomenon of motion plant material. The method used is experiment using a randomized design Pretest-Posttest Control Group Design. In the conduct of research, classroom-based inquiry learning experiments using natural phenomena and grade control using conventional learning. The instrument used is the concept mastery tests and questionnaires curiousity students. The results of calculation of N-gain scores showed a rise curiousity and mastery of concepts students both in the experimental and control groups, but the increase in the experimental group was higher than the control group. Through two different test average showed a significant difference curiousity improvement and mastery of concepts students at level α of 0.05 between students who learn by inquiry-based learning and the study of natural phenomena with conventional learning. Increased curiousity and mastery of concepts students learn the natural phenomena based inquiry learning in the experimental group is higher than that of learning through conventional teaching in the control group.
Penelitian Tindakan Sekolah Windayana, Husain
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 4, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v4i1.2815

Abstract

PTS adalah penelitian yang dilakukan oleh Kepala Sekolah atau Pengawas Sekolah. Fokus penelitian yang dilakukan oleh Kepala Sekolah sekitar supervisi klinis, menyangkut aspek akademik seperti proses pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru-guru.Pelaksanaan PTS mirip dengan PTK, yaitu bermula dari permasalahan akademik dalam ruang lingkup supervisi klinis, yang membutuhkan segera pemecahan. Dari permasalahan tersebut disusun perencanaan, termasuk di dalamnya alternatif pemecahan masalahnya dan penyiapan berbagai instrumen pengumpul data yang diperlukan. Kemudian dilakukan tindakan, sesuai rencana yang telah ditetapkan pada bagian perencanaan. Ketika dilakukan tindakan dilakukan pula observasi menggunakan instrumen-instrumen yang telah disiapkan ketika perencanaan dilakukan.Setelah dilakukan tindakan yang diobservasi selanjutnya diadakan refleksi, yaitu diskusi antara pelaku tindakan (guru/kepala sekolah), observer, dan kepala msekolah atau pengawas sekolah, untuk melakukan evaluasi, bagian mana yang sudah memenuhi harapan, mana yang belum, dan apakah masih perlu dilakukan tindakan berikutnya. Apabila masih dipandang perlu untuk dilakukan tindakan berikutnya maka hasil refleksi direvisi untuk bahan pelaksanaan tindakan berikutnya, dan begitu seterusnya secara berulang-ulang, sampai diperoleh hasil yang maksimal sesuai harapan. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Sekolah, Konsep PTS, Implementasi PTS
Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Lingkungan Hidup Pada Siswa yang Mempunyai Hasil Belajar IPA Tinggi di Sekolah Dasar Irianto, Dede Margo
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4571

Abstract

The aim of the research is to identify the influence of learning model and IPA Science learning on the ability to solve problem in learning environmental education at the elementary school. This research was conducted in SD Laboratorium UPI Kampus Cibiru Bandung. Experimental method with factorial plan 2 x 2 is the method that was employed in this study. The sampling objects were 40-fourth grade students. Twenty of them achieved high learning outcomes in environmental study meanwhile the remains were having low learning outcomes. Two ways varian analysis (ANAVA) was used in hypothesis test and then continued by Turkey test. The research conclusion were: Students with high learning outcomes in science had better ability to solve environmental problems using constructivist learning model than interactive learning model;
Perbandingan Hasil Belajar Teknik Dasar Pukulan Pada Permainan Tenis Meja Antara Yang Langsung Mengunakan Net Dengan Tanpa Menggunakan Net Terlebih Dahulu Safari, Indra
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 2: Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i2.2731

Abstract

Abstrak  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji antara hasil belajar langsung menggunakan net dengan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu terhadap peningkatan penguasaan teknik dasar pukulan pada permainan tenis meja bagi pemula.Untuk memecahkan permasalahan tersebut penulis menggunakan metode eksperimen, sedangkan data yang diperoleh adalah melalui eksperimen lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SDN Muhammadiyah III Bandung, sedangkan untuk sampelnya yaitu siswa kelas 4 s/d 6 (putera dan yang termasuk dalam kategori umur pemula. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun secara perhitungan statistic kedua cara pembelajaran tersebut tidak ada perbedaan yang berarti (signifikan), tetapi secara fakta di lapangan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu dengan cara pembelajaran tanpa menggunakan net terlebih dahulu memberikan perbedaan dalam perbedaan mean, yaitu yang langsung menggunakan net (0 – 89,0) sedangkan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu (0 – 93,0) dengan taraf nyata 0,05. Kata Kunci: teknik dasar, menggunakan net dan tanpa menggunakan net
DAFTAR ISI VOLUME 9 NOMOR 1 JANUARI 2017 Editor, Humaniora
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 9, No 1: Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v9i1.6165

Abstract

Daftar isi Jurnal Eduhumaniora Vol 9, No 1 Januari 2017
Penerapan Pendekatan Kontektual Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Pada Pembelajaran Gaya Di Kelas V Sekolah Dasar Hindasah, Iin
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2762

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang ditemui di ruang kelas. Pada saat belajar, motivasi belajar siswa terhadap materi IPA kurang sehingga pemahaman siswa rendah. Oleh karena itu dilaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) kelas V SDN Sindanglaya 4 sebagai upaya untuk meningkatkan sikap ilmiah dan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA pokok bahasan gaya dengan menggunakan pendekatan kontekstual yang dilaksanakan melalui diskusi dan menempuh tujuh langkah kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan pemahaman siswa dalam pelajaran IPA di sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi, catatan lapangan, lembar wawancara, lembar evaluasi dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa sikap ilmiah dan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA pokok bahasan gaya di kelas V Sekolah Dasar dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan kontekstual. Dengan demikian direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya dalam melaksanakan pembelajaran kontekstual, hendaknya pembelajaran lebih menekankan pada proses sehingga dapat mengembangkan sikap ilmiah siswa.Kata Kunci: Pendekatan Kontekstual, Sikap Ilmiah, Gaya, Pembelajaran Gaya
Model Penanaman Ideologi Nasional Dan Semangat Kebangsaan Melalui Pembelajaran Dengan Mengintegrasikan Lagi-Lagu Tanah Air Dan Perjuangan Di Sekolah Dasar Halimah, Lely; Y, Margaretha Sri; Sutini, Ai; Harsono, Nono
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 2: Juli 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i2.2805

Abstract

AbstrakPeran guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator dan tugas utamanya adalah menstranformasikan nilai-nilai keilmuan dan nilai-nilai Pancasila terhadap peserta didik lewat lagu-lagu nasional yang dikemas dalam konteks pembelajaran suatu bidang studi atau dalam berbagai bidang studi. Dalam menjalankan peran dan tugas utamanya, guru berusaha untuk menciptakan pembelajaran yang mendidik dengan menerapkan motto Ki Hajar Dewantara. Oleh sebab itu diperlukan sebuah model yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran. Salah satu model tersebut adalah Model penanaman ideologi nasional dan semangat kebangsaan melalui pembelajaran dengan mengintegrasikan lagu-lagu cinta tanah air dan perjuangan. Melalui pengembangkan model ini berdasarkan hasil pengembangan dan uji validasi baik yang dilakukan di kelas 1 maupun di kelas 4 terbukti secara signifikan mengalami peningkatan prestasi belajar dilihat dari pengamalan sila-sila Pancasila selama proses pembelajaran baik dalam aktivitas kelas secara individual maupun kolaboratif dengan teman-temannya. Model ini, ditemukan memiliki keunggulan, kelamahan, peluang dan tantangan. Keunggulan atau kekuatan dari model ini di antaranya adalah pembelajaran mampu memberikan multiple effects, di antaranya mampu memberikan dampak psikologis pada peserta didik, mampu menstranformasikan nilai-nilai di antaranya: nilai-nilai ilmu pengetahuan dan sekaligus nilai-nilai Pancasila. Di samping memiliki keunggulan, juga memiliki kelemahan di antaranya memerlukan guru yang sangat peduli terhadap makna lagu-lagu nasional, karena model ini hanya akan terealisasi manakala guru mempunyai kepedulian yang tinggi akan makna lagulagu nasional, juga kreatif dalam mengemas antara materi pembelajaran dengan lagu-lagu nasional, kreatif dalam menentukan strategi pembelajaran, media dan sumber pembelajaran.Kata Kunci: Model Penanaman Ideologi Nasional, Semangat Kebangsaan, Lagu Cinta Tanah Air
Model Pembelajaran Berbasis Lingkungan Untuk Meningkatkan Kecakapan Hidup Mahasiswa Melalui Pembuatan Kompor Biogas Wuryastuti, Sri; Ni'mah, Ima
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i2.2842

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini diawali dengan adanya permasalahan yang berkaitan dengan didesa lingkungan kasemen yaitu banyaknya kotoran sapi sehingga mencemari lingkungan. Permasalahan seperti itu sangat penting untuk dibahas dalam materi perkuliahan di UPI Kampus Serang terutama pada matakuliah Konsep Dasar Biologi, agar Mahasiswa peka terhadap permasalahan lingkungan dan mempunyai solusi untuk mengatasinya. Selain permasalahan tersebut diatas kebutuhan akan pendidikan kecakapan hidup bagi mahasiswa juga menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Membuat Model Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan STM ; 2) Mengembangkan kecakapan hidup bagi mahasiswa melalui pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan STM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (Penelitian dan Pengembangan terhadap tiga metode yang digunakan Pendekatan STM. Hasil penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut : 1). Model Pembelajaran Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan STM berhasil dilaksanakan dengan tahap-tahap : a) Invitasi, b) Eksplorasi, c) penjelasan dan Solusi , d) pengambilan tindakan. 2). Kecakapan hidup Mahasiswa yang terdiri dari a. Personil Skill : disiplin dengan X skor 4,18 ; semangat 4,36 ; tanggung jawab 4, pemecahan masalah 3,72 b.Social Skill : kerjasama dengan X skor 4, kecakapan komunikasi 3,64 c. Vocational Skill : mengenal bahan dengan X skor 3,27 ; menggunakan alat dalam bahan pembuatan kompor biogas 3,2 ; mengoperasikan kompor biogas 3,91.) d.academic skill dengan nilai rata-rata X pada pre tes 42,84 dan X pada pos tes 71,62 Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: 1). Model Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan STM sudah berhasil dilaksanakan dengan cukup optimal. 2). Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan STM dapat meningkatkan kecakapan hidup Mahasiswa dengan kualifikasi sangat baik, baik dan cukup.Kata kunci : Kompor Biogas, Pembelajaran Berbasis Lingkungan Hidup, Kecakapan Hidup
Model Pembelajaran Terbimbimbing dalam Menulis Makalah Abidin, Yunus
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penerapan pembelajaran terbimbing dalam menulis makalah serta dampaknya bagi kemampuan mahasiswa menulis makalah. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik tes, wawancara, dan observasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa tes, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi PGSD UPI Kampus Cibiru. Data penelitian diolah dan dianalisis melalui tahapan (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, dan (3) interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pembelajaran terbimbing dapat diterapkan dalam pembelajaran menulis makalah; dan (2) melalui pembelajaran terbimbing kemampuan mahasiswa dalam menulis makalah dapat meningkat.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK BERMAIN DRAMA MELALUI TEATER TRADISIONAL RANDAI BERBASIS KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN APRESIASI DRAMA Amri, Ulil; Damaianti, Vismaia S.
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v8i2.5141

Abstract

Abstract: This research based on finding that show a part of fifth grade students at SDN. 12 Sungai Lareh have low skills in playing drama and tend to have low self-confidence when they performing in front of the class. It caused by monotone form of learning that focused on the text books and they have lack of opportunity to appear in the public. As the result, students are less creative when they learning drama appreciation. This study aimed to describe the process and influence of drama play technique through Randai-based confidence traditional theatre to students appreciating drama ability. This research used pre-post quasi-experimental methods. Experiment class using drama play technique through Randai-based confidence, and the control class using direct instructions. Data analyzed with SPSS software version 21 and Ms. Excell 2007. The results found a significant influence on the use of drama play technique through Randai-based confidence to student appreciations drama ability. It can see from t test results showed that student ability in Randai class increase significantly compared to the control class. Based on this finding, the drama play technique through Randai-based confidence recommended to use as an alternative learning technique in elementary school. Keywords: drama technique, Randai, Confidence, drama appreciation abilityAbstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi temuan yang menunjukkan sebagian siswa kelas V di SDN. 12 Sungai Lareh kurang terampil dalam bermain drama dan cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah saat tampil di depan kelas. Hal ini disebabkan pembelajaran apresiasi drama selama ini masih dalam bentuk percakapan monoton yang terfokus pada buku teks , dan kurangnya kesempatan siswa tampil di depan umum. Akibatnya siswa kurang kreatif dalam mengapresiasi drama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan pengaruh penggunaan teknik bermain drama melalui teater tradisional Randai berbasis kepercayaan diri terhadap kemampuan apresiasi drama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuasi eksperimen dengan desain prates-pascates. Kelas eksperimen menggunakan teknik bermain drama melalui teater tradisional Randai berbasis kepercayaan diri, sedangkan kelas kontrol melaksanakan pembelajaran dengan direct instruction. Analisis dilakukan menggunakan software SPSS. 21dan Microsoft Excell 2007. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan teknik bermain drama melalui teater tradisional Randai berbasis kepercayaan diri terhadap kemampuan apresiasi drama. Hal ini terlihat dari hasil uji t yang menunjukkan kemampuan apresiasi drama siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dibanding kelas kontrol. Berdasarkan temuan tersebut, teknik bermain drama melalui teater tradisional Randai sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran apresiasi drama di SD.Kata Kunci: teknik bermain drama, Randai, kepercayaan diri, kemampuan apresiasi drama.