cover
Contact Name
Evi Risky Mularsih
Contact Email
jurnalstitpemalang@gmail.com
Phone
+62284-3291929
Journal Mail Official
madaniyah@journal.stitpemalang.ac.id
Editorial Address
Jl. D.I. Pandjaitan Km. 3 Paduraksa Kabupaten Pemalang 52319, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. pemalang,
Jawa tengah
INDONESIA
Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia
Published by STIT Pemalang
ISSN : 20863462     EISSN : 25486993     DOI : 10.58410
Core Subject : Education,
Jurnal Madaniyah merupakan salah satu jurnal ilmiah dari STIT Pemalang yang memiliki fokus kajian tentang pendidikan, sosial dan keagamaan. Pada masing-masing edisi yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, diangkat tema-tema kajian yang berbeda sesuai dengan isu-isu yang berkembang. Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dan publikasi karya ilmiah ilmu pendidikan dan ke-Islaman, melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian yang megacu pada pola induk pengembangan ilmiah STIT Pemalang; penyebarluasan hasil-hasil penelitian dan pengabdian di bidang pendidikan Islam; penerapan hasil-hasil penelitian melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
Membangun Karakter Juara melalui The Sevent Habit MAYOGA Failasufah Failasufah
Madaniyah Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.377 KB)

Abstract

Pendidikan Karakter Juara di MAN Yogyakarta III melalaui 7 karakter mayoga, dilaksanakan terintegrasi dalam kurikulum dan dilaksanakan oleh semua guru dan pegawai, serta bekerjasama dengan orang tua. Pelaksanaan pembentukan karakter juara di MAN Yogyakarta III tidak mudah dilakukan, namun demikian data yag diperoleh dilapangan menunjukkan bahwa Mayoga telah berupaya dengan berbagai strategi dan dari tahun ketahun dilakukan evaluasi dan perbaikan sehingga muncullah konsep untuk pelaksanaan pendidikan karakter juara melalui 7 karakter mayoga ini terintegrasi dengan kegiatan intrakurikuler yaitu dengan pembelajaran di kelas, dan kegiatan ektrakurikuler (Pramuka, PMR, Olahraga, Olympiade dan Seni) dan dengan membiasakan dalam kehidupan sehari-hari (Keteladanan dari guru dan pegawai, perilaku spontanitas, teguran/reward punishment, layanan BK, AMT dan lain sebagainya) sebagai karakter juara dapat terinternalisai ke dalam diri siswa mayoga. Dengan demikian siswa-siswa mayoga dapat meraih juara baik dibidang akademis maupun non akademis sesuai dengan potensi yang dimiliki.
I’jaz Al-Quran dalam Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Adik Hermawan
Madaniyah Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.449 KB)

Abstract

Yusuf Abdullah Qardawi is one of the scholars who entered the list of contemporary scholars. He is famous for his scathing criticism and his fatwas which seem controversial. Bearing the title of orphan at his age is still fairly young, making Qardhawi earnest in living life. He paid a lot of attention in the field of Islamic law, and produced many very valuable works. On the other hand, he also paid attention to the fields of the Qur'an and Sunnah. According to him al-Qur'an and as-Sunnah are the highest references of Muslims. According to Qardhawi, the phenomenon of the Koran as a miracle, is one of the studies that is quite complicated, because many debate the truth. Qardhawi argues that the diversity of forms of i'jaz al-Quran starts from I'jaz Bayani wa Adabi (i'jaz in language and literature) and I'jaz Al-Islahi Au At-Tasyri'i (miracles of the Koran in aspects Sharia teachings they contain). The third I'jaz is i'jaz al-ilmi (scientific miracle). By examining the three forms of i'jaz, it will be known that the Qur'an is truly the greatest miracle that Allah bestowed on the Prophet Muhammad, not the result of human engineering.
Perhatian Orang Tua dan Motivasi Belajar Siswa Rofiqul A'la; Muhamad Rifa'i Subhi
Madaniyah Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.618 KB)

Abstract

Hasil belajar adalah tolak ukur untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami pelajaran yang didapatnya berupa pengetahuan, sikap dan ketrampilan setelah siswa mengalami proses belajar. Hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah perhatian orang tua dan motivasi belajar. Tingginya perhatian orang tua dan motivasi belajar dapat menunjang prestasi belajar yang dicapai siswa. Penelitan kuantitatif ini bertujuan untuk melihat pengaruh perhatian orang tua dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMP Negeri 01 Pemalang dengan menggunakan analisis jalur. Permasalahan yang diungkap adalah bagaimana perhatian orang tua terhadap pendidikan anak, bagaimana motivasi belajar peserta didik SMP Negeri 01 Pemalang dan bagaimana pengaruh antara perhatian orang tua dan motivasi belajar secara bersamaan terhadap prestasi belajar pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua terhadap pendidikan anak ialah tinggi, dan motivasi belajar para peserta didik SMP Negeri 01 Pemalang juga termasuk tinggi.
Kompetensi Pedagogik Guru dan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Abdul Kosim; Muhamad Rifa'i Subhi
Madaniyah Vol 6 No 1 (2016): 6 (1) Edisi Januari 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.782 KB)

Abstract

Keberhasilan belajar-mengajar tergantung pada proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidik yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan, dan menjadikan proses pembelajaran peserta didik menjadi senang oleh bentuk pembelajaran yang disajikan oleh pendidik atau guru. Dalam proses pembelajaran guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, dengan kompetensi ini dapat mengembangkan pembelajaran yang variatif dan menyenangkan, sehingga peserta didik tidak jenuh ketika mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kompetensi pedagogik guru dan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di MTs Negeri Pemalang, serta pengaruh dari kompetensi tersebut terhadap mutu pembelajaran PAI. Peneliltian ini menggunakan pendekatan kuantitaif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket, yang ditujukan kepada seluruh guru PAI di MTs Negeri Pemalang, sejumlah 14 guru. Analisis data yang digunakan ialah analisis uji regresi linear yang mengungkap pola hubungan atau pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Pemalang. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji regresi yang telah dilakukan, kompetensi pedagogik guru PAI memiliki pengaruh yang besar terhadap mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Pemalang.
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai Terapi dalam Konseling Andar Ifazatul Nurlatifah
Madaniyah Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.502 KB)

Abstract

SEFT merupakan salah satu inovasi teknik konseling. Tahapan tekniknya mendayagunakan aspek jasmani, psikis, dan spiritual manusia secara harmonis. Ketiga aspek tersebut digunakan untuk membantu mengatasi permasalahan konseli. Aspek spiritual dalam SEFT selaras dengan Bimbingan dan Konseling Islam yang memasukkan unsur spiritual dan religi dalam tiap pandangan keilmuannya. Keberadaan SEFT sebagai inovasi teknik konseling mendapat peluang dan tantangan yang kuat. Peluang terbuka lebar seiring munculnya berbagai penelitian dan bukti ilmiah yang mengulas keberhasilan SEFT untuk mengatasi berbagai masalah emosional, masalah perilaku, maupun masalah kesehatan. Efisiensi dan kemudahannya untuk dipraktikkan membuat teknik ini banyak dikenal kalangan praktisi, terutama praktisi di Indonesia. Namun begitu, SEFT mendapat tantangan yang cukup kuat mengingat umurnya yang masih relatif muda dan belum banyak dikenal secara luas. Keberadaan SEFT juga dilemahkan dengan belum diterimanaya Energy Psychology sebagai mainstream. Kalangan yang tidak mengakui keberadaan Energy Psychology tentu akan memandang SEFT sebagai fenomena pseudoscience. Menyikapi pertentangan tersebut, konselor masih tetap dapat menggunakan SEFT selama SEFT diletakkan sebagai teknik pendukung dalam layanan BK dan digunakan secara proporsional.
Media Audio dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah/Madrasah Andar Ifazatul Nurlatifah
Madaniyah Vol 8 No 1 (2018): 8 (1) Edisi Januari 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.785 KB)

Abstract

This paper reviews the use of audio devices in school counseling based on text literature in counseling, education, and communication. It includes definitions, kinds, functions, procedures, positive and negative impacts, and usability of audio devices in counseling. The final result is audio devices increase the effectiveness and efficiency of students development curriculum, responsive services, individual students planning, and system support in school counseling through needs assessing, materials delivering, and activities recording. Counselors technically can use it to play music as emotional stimulus, aesthetic experience, relaxation and imagination stimulus, as self-expression, and as medium of group experiences for counselee.
Pemikiran Nurcholis Madjid tentang Pembaharuan Pendidikan Islam Zaen Musyirifin
Madaniyah Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.643 KB)

Abstract

Usaha modernasi ilmu pengetahuan melalui pendidikan Islam berkelanjutan di abad ke-20. Salah satu tokoh pembaharu modern di Indonesia adalah Nurcholish Madjid. Ia adalah seorang tokoh Islam pembaharu yang telah mengalami dua kultur edukatif, yakni kultur pendidikan Islam dan sekuler (Barat), tradisionalis dan modernis. Nurcholish Madjid telah melakukan usaha-usaha pembaharu pendidikan Islam, namun dunia pendidikan Islam masih saja dihadapkan kepada beberapa problema. Nurcholish Madjid berpandangan bahwa pendidikan yang baik adalah yang dapat membentuk manusia liberal dan kritis, di mana ia dapat menjadi orang merdeka. Menurutnya sistem dan lembaga Pendidikan Islam akan semakin lemah, tidak diakui atau bahkan lenyap, apabila sistem pendidikannya hanya mengedepankan aspek moral saja, tidak mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini menunjukkan pemikiran Nurcholish Madjid tentang Pendidikan Islam harus diperbaharui dari sistem dan kelembagaannya dengan secara sadar merumuskan visi dan tujuan pendidikan untuk lebih maju dan mampu merespon perkembangan zaman.
Urgensi Layanan Konseling pada Pernikahan Beda Agama Zaen Musyirifin
Madaniyah Vol 8 No 1 (2018): 8 (1) Edisi Januari 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.341 KB)

Abstract

This article describes the importance of counseling services to married couples with different religions. Counseling services need to be done because there are still pros and cons related to different religious marriages. Counseling services need to be done to help consolidate the heart for potential couples of different religions who will decide to marry and for married couples. This is because marriage partners of different religions must have problems, either before deciding to marry or after marriage and live married life. The focus of counseling services is the problem of interaction in living the household. Different religious marriage counselors may act as moderators, counselors or advisers, as well as saviors of marriage and family relationships. The method used in this research is by library study approach. This approach is applied to find concepts related to religious marriage counseling with the aim of increasing the treasury of guidance and counseling in the setting of society.
Rancang Bangun Ekonomi Pendidikan dalam Investasi Pendidikan Islam Agus Arwani
Madaniyah Vol 7 No 1 (2017): 7 (1) Edisi Januari 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.105 KB)

Abstract

Training leads to the productivity of educated labor. Nevertheless, how the big contribution to growth is still the unanswered question accurately. Hence, it is also strange how the comparison between the level of Economics Behind The results of educational investments compared with investments in other sectors. Schooling is the social institution needed to produce educational products and services. Educational outcomes can be categories as consumption and investment.. As consumption, the results are immediately and directly enjoyable, called “outputs”. While as investment, education give benefits indirectly and in the long term continuity, named “outcomes”. Also the results can be differentiated as economic valued outputs and non-economic valued outputs. The first one is outputs which potentially useful to get financial or monetary advantages, as knowledge and skills. While the second one is benefits which cannot be measured as money, like friendship, happiness, etc. The calculation of economical education results carried out by formulas: the earnings differentials, net present value, or internal rate of return, etc. This computation is very important to make a decision or consideration in choosing and continue studying, to explain manpower condition, and to improve education program to meet with manpower demand.
Metode Penafsiran Al-Qur’an Menggunakan Pendekatan Linguistik Arifin Hidayat
Madaniyah Vol 7 No 2 (2017): 7 (2) Edisi Agustus 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.435 KB)

Abstract

Muhammad Syahrur is a doctor in the field of soil mechanics who tries to enter the hermeneutical region of the Book. Through his expertise in engineering combined with linguistic theories, Syahrur succeeded in giving new meaning, as well as criticizing classical religious concepts. The linguistic approach he exposed is inseparable from the influence of some of his teachers, among them Abu Ali al-Farisi, Ibn Jinni, Abdul Qahir al-Jurjani, and so forth. At the applicative level, the method used by Syahrur, in discussing Islam is to acknowledge the existence of Allah s.w.t., to believe in the final day and do good deeds. Anyone who possesses these three traits, is called by Syahrur as a Muslim. The word of faith in the Qur'an according to Syahrur has the meaning of polivaen. Faith in some verses is defined by Islam, and in others it has the meaning of "believing in Prophet Muhammad s.a.w.".

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol 14 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol 14 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol 13 No 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol 13 No 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol 12 No 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 11 No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 10 No 2 (2020): 10 (2) Edisi Agustus 2020 Vol 10 No 1 (2020): 10 (1) Edisi Januari 2020 Vol 9 No 2 (2019): 9 (2) Edisi Agustus 2019 Vol 9 No 1 (2019): 9 (1) Edisi Januari 2019 Vol 9, No 1 (2019): Madaniyah (Edisi Januari 2019) Vol 8 No 2 (2018): 8 (2) Edisi Agustus 2018 Vol 8 No 1 (2018): 8 (1) Edisi Januari 2018 Vol 8, No 2 (2018): Madaniyah (Edisi Agustus 2018) Vol 8, No 1 (2018): Madaniyah (Edisi Januari 2018) Vol 7 No 2 (2017): 7 (2) Edisi Agustus 2017 Vol 7 No 1 (2017): 7 (1) Edisi Januari 2017 Vol 7, No 2 (2017): Madaniyah (Edisi Agustus 2017) Vol 7, No 1 (2017): Madaniyah (Edisi Januari 2017) Vol 6 No 2 (2016): 6 (2) Edisi Agustus 2016 Vol 6 No 1 (2016): 6 (1) Edisi Januari 2016 Vol 6, No 2 (2016): Madaniyah (Edisi Agustus 2016) Vol 6, No 1 (2016): Madaniyah (Edisi Januari 2016) Vol 5 No 2 (2015): 5 (2) Edisi Agustus 2015 Vol 5 No 1 (2015): 5 (1) Edisi Januari 2015 Vol 5, No 2 (2015): Madaniyah (Edisi Agustus 2015) Vol 5, No 1 (2015): Madaniyah (Edisi Januari 2015) Vol 4 No 2 (2014): 4 (2) Edisi Agustus 2014 Vol 4 No 1 (2014): 4 (1) Edisi Januari 2014 Vol 4, No 2 (2014): Madaniyah (Edisi Agustus 2014) Vol 4, No 1 (2014): Madaniyah (Edisi Januari 2014) More Issue