cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam STAI NU PACITAN Telah Masuk Jurnal DOAJ Internasional. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Transformasi yang diterbitkan oleh LP3M STAI NU PACITAN Jawa Timur Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Pendidikan Karakter pada Generasi Muda di Masa Pandemic Covid-19 Syamsudin Syamsudin
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 meniscayakan proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) dilaksanakan secara daring (online). Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Segala aktivitas pembelajaran dilakukan dari rumah tanpa proses tatap muka antara guru dan siswa. Secara akademis kegiatan pembelajaran masih dapat dilakukan melalui media digital, tapi pendidikan karakter peserta didik sedikit terabaikan. Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan penting dari Pendidikan Nasional Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 3 menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Islam adalah agama yang menjalankan misi keselamatan dunia dan akhirat, kesejahteraan dan kemakmuran lahir batin bagi seluruh umat manusia dengan cara mematuhi perintah-Nya dan menjauhi segala larangannya. Islam adalah agama yang diturunkan Allah SWT depada Nabi Muhammad SAW yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan juga mengatur hubungan manusia dengan manusia, serta alam jagad raya yang saling memberi manfaat, maka dari itu islam memiliki prinsip rahmat lil alamin.Pandemi yang menimpa negeri ini membuat lembaga pendidikan harus lebih ekstra dalam mencapai tujuan pendidikannya. Anjuran pemerintah dalam melaksanakan pendidikan secara Online membuat para pendidik sangat sulit mengontrol peserta didiknya. Terlebih peserta didik yang  memiliki kondisi orang tua yang sibuk hinga tidak mampu mengontrol perkembangan anaknya, juga orang tua yang tidak begitu faham dengan langkah-langkah yang harus dipantau dalam perkembangan pendidikan anaknya. Peran orang tua dan lingkungan pada poin ini sangatlah diperlukan. Era digital dan carut marutnya arus kehidupan pada generasi 4.0 ini sangatlah menjadi tantangan bagi dunia pendidikan. Digitalisasi dapat menjadi penunjang fasilitas pendidikan dan juga sekaligus bisa menjadi bumerang dalam mewarnai generasi muda untuk menyambut kehidupan dimasa yang mendatang.
Upaya Meningkatan Kemandirian Belajar Melalui Konseling Kelompok Teknik Self Management pada Peserta Didik SMP Negeri 3 Pacitan Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Yayuk Sri Wahyuningsih
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar melalui layanan konseling kelompok teknik self management pada peserta didik SMP Negeri 3 Pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Skala dalam penelitian ini menggunakan skala kemandirian belajar. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan menggunakan uji rank wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penelitian ini dilakukan dalam dua kali siklus, siklus I mengalami rata rata peningkatan (11,44%) dan rata-rata peningkatan skor pada siklus II sebesar (20,57%), (2) secara kualitatif peserta didik telah mampu mengerahkan usaha baik secara fisik, kognitif dan metakognitif dalam belajar, peserta didik mampu menentukan sendiri cara belajar, media dan sumber belajar dan peserta didik dapat mengevaluasi secara mandiri kekurangannya dalam belajar, (3) konseling kelompok teknik self management dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik di SMP Negeri 3 Pacitan.
Karakteristik Manajemen Pendidikan Profetik Rima Umaimah
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to understand and determine the characteristics of Islamic education management. The method used by the writer in this research is literature, through primary data reading primary books. This study involved colleagues, namely Islamic education lecturers from various campuses with the following steps: testing the manuscript through discussion, criticism, suggestions, improvement, and finalization. Based on the results of the study it can be concluded: The characteristics of Islamic education management are holistic, meaning that the management strategy of Islamic education management is carried out by combining learning resources and taking into account the involvement of human culture, both political, economic, intellectual and theological.
Tantangan Revolusi Industri 4.0. dengan Konsep Pengembangan Life Skill di Lembaga Pendidikan Mohammad Khusnul Hamdani
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 2 (2021): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A life cycle that undergoes vertical turnover requires a coherent concept. The various problems and solutions offered in life now depend on everyone who takes it. Not a few high schoolers who just graduated do not have life skills. Life skills are needed to address various problems, be it work, home, or independence. With the era of industrial rovollusi generation Indonesia needs to print a generation that is independent and free from dependence. Not a few unemployed in Indonesia have an impact on the economy. Education at least has a role by equipping students in addressing life in various aspects. Educators are taking on more roles to make students ready for the industrial revolution 4.0. Not a few children who do not have a minimal life skill so get lost in the negative and destructive.
Pemanfaatan Media Gambar Komik untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII A SMPN 2 Kebonagung Tutik Indrawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah mendasar yang sering dikeluhkan oleh guru di sekolah pada pembelajaran Bahasa Indonesia adalah rendahnya kemampuan menulis siswa, terutama pada pembelajaran menulis karangan. Komik dikenal sebagai bacaan yang popular dengan cerita atau kiasan yang diungkapkan lewat gambar.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemanfaatan media gambar komik dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIIa SMPN 2 Kebonagung Pacitan Tahun Pelajaran 2018/2019.Rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus dimana setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus 1 menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa menulis karangan. Sudah ada siswa yang memperoleh nilai minimal 75. Untuk meningkatkan kemampuan siswa digunakan media gambar komik dengan narasi. Dari siklus 2 diketahui bahwa 100% siswa memperoleh skor minimal 75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaaan media gambar komik dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Kesimpulan hasil penelitian  bahwa media pembelajaran dengan menggunakan komik dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa
Resolusi Problem Pendidikan Pondok Pesantren (Alisis Kritis Peran Sumber Daya Manusia Terampil) Achmad Ridlowi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 2 (2021): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama yang dilakukan pesantren memiliki peran yang besar dalam mengembangkan teologi multikultural. Meminjam filosofi pendidikan, pendidikan untuk pembebasan bukanlah untuk penguasaan (dominasi). Pendidikan harus menjadi proses pemerdekaan, bukan penjinakan sosial-budaya. Pendidikan bertujuan menggarap realitas manusia dan karena itu, secara metodologis bertumpu pada prinsip-prinsip aksi dan refleksi total, yakni prinsip bertindak untuk merubah kenyataan yang menindas.Karena itulah, tantangan pesantren tidak lagi berkutat pada pemberdayaan sumber daya manusia, dengan membuat program, seperti kursus-kursus kerajinan dengan perkakas, peralatan, dan mesin-mesin, menjahit, pertukangan kayu, perabot rumah tangga, tani dan kebun, las dan teknik elektro. Poesantren kini dihadapkan pada tantangan multikulturalisme yang menjadi kenyataan sosial.
Kepemimpinan Multidimensi di Tengah Pandemi Covid 19 Luqman Hadi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leadership at the state level and at the level of business organizations over the past year has shown a change in the style of leadership that is most needed by each organization, namely strengthening leaders who have multidimensional capabilities. At the country level, we can see the emergence of leaders with multidimensional capacities, such as the leaders of Germany, New Zealand, China, to leaders in Scandinavian countries. Likewise, leadership at the level of business organizations is generally seen as prominent in managing and dealing with problems that arise due to the pandemic.
Implementasi Strategi Penyelesaian Pembiayaan Produk Murabahah Bermasalah (Studi pada BMT Muamalah Tulungagung) Tri Hardono Purbo Kusumo; Mei Santi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 2 (2021): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Murabahah product financing at BMT Muamalah Tulungagung is the product most interested in by members, but in its implementation there are often problems such as non-progress of installments, doubt and traffic jams. If these problems are not minimized and resolved with an effective strategy, it will certainly affect the sustainability of the BMT business. The formulation of the problem is as follows: What is the strategy in dealing with problematic murabahah product financing at BMT Muamalah Tulungagung? and What are the factors that accelerate the resolution of murabahah product financing problems at BMT Muamalah Tulungagung ?. The research method is included in field research and in the type of qualitative descriptive research. Based on the research results, it can be argued that the strategy in overcoming problematic murabahah product financing at BMT Muamalah Tulungagung has been implemented based on the provisions of the DSN-MUI fatwa. The strategy applied is adjusted to the criteria for the problem and the character of the members which include: first, for problems when the installment failure is resolved through a persuasive approach, if it is not deliberate and members still have good faith, BMT will be given relief. Second, for members whose financing quality is doubtful, it will be resolved through a correspondence administration strategy, starting from invitation letters, warning letters (SP-1, SP-II and SP-III). Third, the final strategy if there is non-performing financing and members are negligent or do not have good faith, it will be resolved through sales or collateral execution. As for the factors that accelerate the resolution of murabahah product financing problems at BMT Muamalah Tulungagung, among others, the BMT is making serious efforts towards the resolution and from its members also have the responsibility, are willing to be cooperative and have good faith to immediately resolve the problem by means of which has been determined by BMT Muamalah Tulungagung.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Reading Guide Plus Discussion di Kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung Indrawati Indrawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang kurang berhasil disebabkan oleh berbagai faktor, dari dalam dan luar diri siswa. Salah satu permasalahan yang dijumpai dalam proses pembelajaran adalah kurangnya kemampuan membaca siswa. Membaca merupakan aktifitas yang paling banyak dilakukan selama belajar. Untuk mendapat ilmu pengetahuan tidak ada cara lain yang harus dilakukan selain memperbanyak membaca. Sedangkan membaca untuk belajar harus menggunakan set membaca, untuk membentuk set belajar. Dalam set membaca kita menentukan set untuk membuat catatan-catatan yang diperlukan. Untuk mewujudkannya diperlukan panduan membaca (reading guide) sehingga siswa mengetahui apa yang seharusnya didapatkan setelah membaca, selanjutnya dikonfirmasikan bersama dengan teman-teman dalam forum diskusi. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya kemampuan membaca siswa di kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung, diterapkan pembelajaran Reading Guide Plus Discussion untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Dalam pembelajaran ini siswa mengerjakan LKS sebagai panduan membaca. Setelah waktu yang ditentukan, dilanjutkan dengan pembahasan hasil kerja yang dilakukan oleh siswa secara bergantian dari masing-masing kelompok. Sehingga terjadi penguatan hasil belajar. Diakhir pembelajaran siswa diminta untuk mengerjakan soal Post Test. Hasilnya akan dianalisis dengan mencari nilai rata-rata dan hasil pengamatan kegiatan guru dan  siswa selama pembelajaran. Pada siklus I didapatkan data rata-rata nilai 77,05, sedangkan pada siklus II didapatkan rata-rata nilai 87,05. Dari hasil siklus I ada kenaikan pada siklus II sebesar 10,00 poin. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Reading Guide Plus Discussion dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung.
Analisis Kebijakan Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19 Luqman Hadi; Fatih Al Fahmi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 2 (2021): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kebijakan kepala sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMK negeri 1 Donorojo Pacitan. (2) faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi covid 19 di SMK Negeri 1 Donorojo Pacitan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi data/sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) kebijakan kepala sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka di SMK Negeri 1 Donorojo Pacitan berjalan baik dengan berpedoman Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. 2) Faktor pendukung: adanya koordinasi dan komunikas semua pihak, serta adanya fasilitas yang memenuhi Prokes. Faktor penghambat: proses adaptasi dengan kebiasaan baru, dimana penerapan protokol kesehatan pandemi Covid-19 harus dilaksanakan dengan sangat ketat, sehingga aktifitas/kegiatan dibatasi. Belum tercapainya materi pelajaran dengan baik kepada peserta didik, mengingat jumlah tatap muka hanya sekali dalam sepekan selama 4 jam dengan 4 materi pelajaran.minat belajar siswa di MI Nurrohman Donorojo.

Page 9 of 13 | Total Record : 121