cover
Contact Name
Alwahidin
Contact Email
lifalah.iainkdi@gmail.com
Phone
+6282348219871
Journal Mail Official
lifalah.iainkdi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Qaimuddin No.17 Baruga
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam
Li Falah, Journal of Islamic Economics and Business Studies is a scientific journal concerning on the latest research results and becomes a scientific communication media for lecturers, researchers, and or observers in the Islamic economics and business field.
Articles 295 Documents
Analisis Saluran Tataniaga Nilam Untuk Mendukung Ekonomi Kerakyatan Dalam Pandangan Ekonomi Islam di Kabupaten Konawe Irayanti, Irma
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1280

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  saluran tataniaga nilam dan untuk mengetahui bagaimana analisis saluran tataniaga nilam di Kabupaten Konawe dalam pandangan ekonomi Islam. Pada penelitian ini, responden petani diambil secara sengaja (purposive sampling), dipilih responden 15 %  dari jumlah populasi sehingga jumlah petani responden adalah 20 orang petani, sedangkan responden 2 orang penyuling dan 3 orang pedagang dilakukan berdasarkan teknik bola salju (snowball sampling). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Proses saluran tataniaga nilam terdapat 2 jenis saluran tataniaga  yaitu : Pertama, Petani nilam menjual kepedagang pengumpul daun kemudian pengepul kePenyuling minyak nilam. Kedua, Petani daun nilam kering menjual langsung Penyuling minyak nilam. Berdasarkan analisis dari saluran tataniaga nilam di Kecamatan Anggaberi  Kabupaten Konawe tidak bertentangan dengan hukum Islam, baik dari produksi, harga, dan distribusinya karena dalam menjual hasil nilamnya ke pedagang pengumpul daun maupun langsung ke penyuling minyak nilan tidak ada unsur paksaan atau intimidasi. Untuk menegakkan prinsip tata niaga yang berdasarkan prinsip ekonomi Islam, maka praktek riba, gharar dan maisir harus dihilangkan. Ekonomi Islam dan ekonomi kerakyatan sesungguhnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan dan keadilan dalam ekonomi bagi semua orang. Sesungguhnya dapat dikatakan ekonomi Islam adalah ekonomi kerakyatan yang berjalan di atas norma-norma dan etika berlandaskan syariah.
Tinjauan Jasa Angkutan Dalam Perspektif Bisnis Syariah (Studi Kasus Jasa Angkutan Online Go-Jek di Makassar) Rizal, Abd
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan pengguna jasa angkutan ojek pangkalan dengan adanya angkutan online Go-Jek, untuk mengetahui pandangan pengguna jasa angkutan online Go-Jek dan untuk mengetahui bisnis jasa angkutan online Go-Jek dalam perspektif bisnis syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif analisis dengan metode pengumpalan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselisihan yang terjadi antara pengemudi ojek pangkalan dengan pengemudi ojek online adalah hanya sebuah kesalahan dalam hal komunikasi dan ketidaksiapan para pengemudi ojek pangkalan dalam menghadapi era moderenisasi perkembangan teknologi. Kehadiran jasa angkutan online Go-Jek berperan penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan juga dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan memperluas kesempatan kerja. Sedangkan dalam perspektif bisnis syariah, bisnis yang baik adalah bisnis yang dapat memberikan banyak manfaat, sehingga dalam mengikapi perselisihan tersebut, maka yang menjadi tolak ukur dalam menentukan persoalan perselihan antara pengemudi ojek online dengan pengemudi ojek pangkalan termasuk dalam perbuatan menzalimi atau melanggar etika persaingan bisnis syariah adalah dengan menggunakan aspek kemaslahatan dan kemudharatannya. Sehingga jika diukur dari aspek kemaslahatan yang diberikan perusahaan Go-Jek dan jika dibandingkan kemudharatannya yang ditimbulkan, maka kemaslahatannya atau manfaatnya masih jauh lebih banyak yang diberikan oleh perusahaan Go-Jek.
Analisis Pengaruh Dow Jones Islamic Market Asia/Pacific Ex-Japan (DJIP2), Dow Jones Arabia Titans 50 (DJARB50), Harga Emas Dunia, dan Nilai Kurs Terhadap JII Tahun 2016-2018 Setiawan, M. Asri
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1343

Abstract

This study aims to find out empirically the influence Dow Jones Islamic Market Asia/Pacific ex-japan (DJIP2), Dow Jones Arabia Titans 50 (DJARB50), World Gold Price, Exchange Rate on the Jakarta Islamic Index (JII) movement. This research uses quantitative research methods, using multiple linear regression analysis models. Data collection uses secondary data from documentation related data. Data is taken from the monthly closing price of each variable from 2016-2018 (36 months). The research test uses the t test and F test and is processed using SPSS16. The results showed that DJIP2, DJARB50, and exchange rates had a significant effect on JII both partially and simultaneously while the world gold price did not have a significant effect on JII partially but simultaneously had a significant effect on JII.
Analisis Strategi Pemasaran Pengusaha Batik Kelurahan Banyurip Pekalongan Dengan Pendekatan Marketing Mix Berbasis Syariah Arwani, Agus
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1345

Abstract

This study aims to explore the marketing strategies of Banyurip urban batik entrepreneurs in Pekalongan city, with qualitative types of filed research. The collection technique uses interview, observation and documentation methods. The results of the study that batik entrepreneurs in Banyurip village had carried out marketing mix marketing strategies, they made various batik products, with cash and tempo prices, distribution by coming to the market, batik shops, shipping packages, and through Loper and resellers, market coverage from the city, outside the city to outside Java and even abroad, most of them use direct selling promotions, and utilize social media technology. Batik entrepreneurs in general as much as 75% have applied the principles of sharia marketing mix. The 25% have not perfectly implemented sharia principles with those who still use the services of interest-based financial institutions for production capital, in addition there are still entrepreneurs who dispose of batik waste water directly. The strength possessed by entrepreneurs produce batik products with various types, motivations and patterns, the weakness is capital and less competent workforce, the opportunity is to maximize technology and maintain trust, while the threat is raw materials which tend to rise but selling prices lower and more competition.
Pengaruh Manfaat, Pengetahuan dan Edukasi Terhadap Minat Mahasiswa Dalam Berinvestasi Di Pasar Modal Syariah (Study Kasus Pada Mahasiswa IAIN Salatiga) Albab, Ahmad Ulil; Zuhri, Saifudin
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manfaat terhadap minat mahasiswa dalam berinvestasi di pasar modal syariah, untuk menguji pengaruh pengetahuan terhadap minat mahasiswa dalam berinvestasi di pasar modal syariah, Untuk menguji pengaruh edukasi terhadap minat mahasiswa dalam berinvestasi di pasar modal syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  kuantitatif. Populasi pada Penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga. Sampel dari Penelitian ini adalah 96 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda melalui program SPSS 23. Teknik pengambilan sampel menggunakan slovin dan stratified proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil Penelitian ini menunjukkan manfaat, pengetahuan, dan edukasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat berinvestasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga.
Waqf Conflict Resolution Through Mediation (Islamic And Bugis Norm Perspective) Amiruddin, Muhammad Majdy
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i1.1373

Abstract

The purpose of this study is to identify the causes of disputes and to describe the dispute resolution process through non-litigation mediation in Islamic and Local Norm Perspective. The type of research that compilers use is field research, namely by obtaining data from interviews, observations, and related file searches. Furthermore, this research is supported by library research as a complement. The approach in this study is a juridical-empirical approach. The results of the study concluded that  The dispute that occurred was related to the status of the land that was built on top of the Madrasah DDI Labukkang. The cause of the dispute is based on two theories, the theory of Principle negotiation and the Theory of basih human needs. The mediation process is carried out through 3 stages. First is pre-mediation. Mediation conducts the plans related to the preparation of mediation. Second is the execution of mediation. The mediator presents the disputing parties, gives an opportunity to all parties to provide information. The last is the emplementation of mediation. From the syariah perspective, the mediation complies with the 12 basic principles in Islamic Mediation. From the Bugis Norms, it complies with the five norms called pangngadareng.
Efisiensi Bank Umum Syariah Milik Pemerintah Daerah di Indonesia Rahman, Muljibir; La Pade, Alwahidin
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i2.1405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat efisiensi Bank Umum Syariah milik pemerintah daerah di Indonesia selama periode 2014-2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Envelopment Anaysis (DEA) dengan pendekatan intermediasi yaitu mengukur tingkat efisiensi dari masing-masing Bank Syariah dengan menggunakan metode DEA. Variabel input yang digunakan adalah jumlah simpanan,biaya tenaga kerja dan aset tetap. Sedangkan variabel output-nya adalah jumlah pembiayaan dan pendapatan operasional. Hasil penelitian DEA menunjukkan bahwa tingkat efisiensi Bank Syariah milik pemerintah daerah di Indonesia secara Overall (CRS) pada tahun 2014 sampai 2016 mencapai efisiensi yang optimum akan tetapi pada tahun 2017 dan 2018 tingkat signifikansi Bank Syariah menurun masing-masing mencapai 0,87 dan 0,93. Sementara tingkat efisiensi secara teknis (VRS) selama tahun 2014 sampai 2016 mengalami efisiensi optimum akan tetapi pada tahun 2017 mengalami penuruanan efisiensi mencapai 0,99. Adapun penyebab utama inefisiensi  sebagian pada jumlah pembiayaan, biaya tenaga kerja dan Jumlah Simpanan (Tabungan).
Dampak Variabel Makro Ekonomi Domestik dan Global Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode Mei 2011--Mei 2019 Rahmawati, Fitri; Baini, Nirmala
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i2.1473

Abstract

This study aims to find out empirically the effect of macroeconomics variables on the movements of the Indonesian Islamic Stock Index (ISSI). This research uses quantitative research methods, using multiple linear regression analysis models. Data collection uses secondary data from documentation related data. Data is taken from the monthly closing price of each variable from May 2011 to May 2019. The research test uses the t test and F test and is processed using Eviews8. The results showed that BI Rate and Exchange Rates (Kurs) has a negative and signifcant impact on Indonesia Sharia Stock Index (ISSI). However, the variable Bank Indonesia Certificates Sharia (SBIS), FED Rate, and World Gold Price, they do not have signficant influence on the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI). The results showed that Bank Indonesia Certificates Sharia (SBIS), BI Rate, Exchange Rates (Kurs), FED Rate, and World Gold Price had a significant simultaneous effect on the ISSI, and the result of determination coefficient adjusted R2 values of 35,2%. 
Contradictive Istinbath Akad Murabahah Law Bil of Sharia Financing Time nurhadi, nurhadi
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i2.1518

Abstract

A contract is a written agreement between a Sharia Bank or a Sharia Business Unit and another party that contains the obligation for parties in accordance with sharia principles, this is a definition according to the Sharia Banking Law. A contract is a legal relationship between parties that creates rights and obligations that are exchanged by the parties. An agreement is an event someone promises to another person or somewhere two people promise to do something or plan. All three are equated in the concept of business law engagement. The difference between the agreement and the contract according to the science of jurisprudence, the agreement is different from the agreement according to business law, but the difference is only in the term of use. By law and sharia, the murabahah and wakalah contracts are legalized. But if the murabahah bil wakalah agreement is not clear between the two contracts which one is used, there is obscurity (gharar), the law is haraam. But if the two contracts can be clear (not gharar) and separate (which one is the right one), then a transaction with two contracts is permitted, for example murabahah bil wakalah transaction, by means of the wakalah contract, then the murabahah contract, then this contract is enforced.
Studi Komparasi Pemikiran Keynes dan Qardhawi tentang Produksi Mochtar, Syam sudin
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v4i2.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsep produksi konvensional dalam pandangan John Maynard Keynes dan konsep produksi Islam dalam pandangan Yusuf Qardhawi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan library research yaitu lebih menitik beratkan pada pengumpulan data dari berbagai sumber yang relevan dengan metode dokumentasi.Kegiatan produksi merupakan respon terhadap kegiatan konsumsi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan maksimum. Proses produksi dalam literatur konvensional, hanya ditujukan untuk memaksimalkan keuntungannya maupun mengoptimalkan efisiensi produksinya, maka dalam ekonomi Islam tidak hanya demikian, akan tetapi adanya penekanan untuk memperhatikan kemungkinan munculnya dampak sosial-spiritual menjadi ciri khas yang cukup untuk membedakan keduanya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa John Maynard Keynes menyatakan proses produksi ditujukan untuk memaksimalkan laba tanpa memikirkan dampak spiritualnya, sedangkan Yusuf Qardhawi lebih menitik beratkan proses produksi pada nilai dan akhlaknya