cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
Pengaruh Temperatur Tuang, Temperatur Cetakan, dan Tekanan Pada Pengecoran Bertekanan (High Pressure Die Casting/HPDC) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Aluminium Paduan Silikon (Al-Si 7,79 %) Sulis Drihandono; Eko Budiyanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 5, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.905 KB) | DOI: 10.24127/trb.v5i1.116

Abstract

The purposes of this research are to investigate the effect of mold temperature, melting temperatur, and pressure on micro structure and hardness. The alloy used is Al-Si 7,79% using the High Pressure Die Casting (HPDC) method.HPDC is a casting method with injection the metal liquid to the cavity mold with specific speed and pressure. This research used 3 variations, they are pressure (50 bar, 75 bar, and 100 bar), melt temperature (700°C, 750 °C, and 800°C), and molding temperature (250°C, 300°C, and 350°C).Observations were made on the microstructure of the alloys show that Al-Si 7.79% showed some similar changed which is the tendency of the silicon phase will become thick silicon chip and the primary is likely to change even greater. This condition is caused by an increase in time solidification with increasing melt temperature and the mold temperature. The hardness in general will increase with increasing temperature and pressure. The highest hardness is 79,94 BHN at mold temperature of 250 °C, melt temperature of 750 ° C and pressure of 75 bar.
Pemanfaatan Biogas Limbah Ternak Sapi Bantuan PT. Badak NGL Di Desa Suka Rahmat Kabupaten Sangata Provinsi Kalimantan Timur Joko Triyatno
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 3, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.665 KB) | DOI: 10.24127/trb.v3i1.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar produksi biogas dari limbah sapi dengan memanfaatkan digester bantuan PT. Badak NGL dan manfaatnya bagi peternak di desa Suka Rahmat Kabupaten Sangata. Metode penelitian yang dipakai  adalah metode survey dengan unit analisa peternak sapi pengguna digester  bantuan PT. Badak NGL. Responden penelitian ini dipilih secara purposive sampling ( Nasir M, 1983). Analisa yang digunakan adalah analisa diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 30 KKmemiliki sapi sebanyak 150 UT dan dapat menghasilkan limbah sebanyak 21.900 kg/kk/thn serta menghasilkan biogas rata-rata 657m3/kk/thn. Sedangkan pemanfaatan biogas untuk memasak,peternak dapat menghemat bahan bakar elpiji sebanyak 83,95 kg/kk/thn. Sehingga biogas yang dihasilkan dapat menggantikan gas elpiji dan dapat meringankan biaya setara dengan menggunakan elpiji sebesar Rp1.679.000.
DESAIN DAN OPTIMISASI SISTEM SUSPENSI PEGAS DAUN PADA KENDARAAN RODA 3 DENGAN MENGGUNAKAN CATIA V5 Lukman, Lukman; Anggono, Agus Dwi; Sarjito, Sarjito
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.91 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i1.665

Abstract

Pengurangan berat bahan pada komponen kendaraan merupakan salah satu isu yang ada di dunia industri otomotif. Suspensi pegas daun merupakan salah satu item potensial untuk menurunkan berat kendaraan karena menyumbang 10% - 20% dari berat unsprung weight. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan optimisasi desain pegas daun dan analisa statik pegas daun pada kendaraan roda 3. Optimisasi desain dilakukan dengan Design of Experiment (DOE) pada pegas daun Original dengan tiga variasi desain masing-masing yaitu modifikasi 1, modifikasi 2 dan modifikasi 3. Modifikasi 1 dilakukan dengan pengubahan desain tanpa menggunakan alur/slot, Modifikasi 2 dilakukan dengan pengubahan desain dengan menggunakan 3 alur/slot , dan Modifikasi 3 dilakukan dengan pengubahan desain dengan menggunakan 1 alur/slot. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep reverse engineering yang diawali dengan mengumpulkan data-data geometri pegas daun pada kendaraan roda 3. Data-data tersebut dipakai sebagai acuan dalam mendesain komponen mengunakan software CATIA V5. Assembly komponen menjadi kesatuan dilakukan setelah semua bagian sistem pegas daun selesai digambar. Setelah gambar desain dihasilkan pada CATIA V5 tersebut, dilakukan analisa tegangan Von Mises dan displacement yang terjadi pada 3 variasi mesh dan variasi beban 2550 N, 2648 N, 2746 N, 2844 N, 2942 N, 3040 N, 3138 N, 3236 N, 3334 N, dan 3432 N. Hasil analisis tegangan Von Mises dan displacement pada 3 modifikasi pegas daun dengan variasi 3 mesh dapat disimpulkan bahwa perbandingan antara tegangan von mises dan variasi beban adalah linier yaitu semakin berat beban maka tegangan von mises akan semakin besar dan semakin banyak elemen maka tegangannya juga semakin besar. Pada 3 modifikasi pegas daun yang telah dibuat bahwa pegas dengan tanpa alur pada modifikasi 1 memiliki tegangan von mises paling tinggi dibandingkan dengan pegas daun yang dibuat beralur/slot. Dan pegas daun modifikasi 3 yang menggunakan 1 alur/slot menghasilkan tegangan von mises dan displacement yang lebih rendah dari modifikasi 1. Pegas daun modifikasi 2 yang menggunakan 3 alur/slot menghasilkan tegangan von mises dan displacement yang lebih rendah dari modifikasi 3.Keywords: Pegas Daun, Metode Elemen Hingga, Simulasi, Analisa Statik, Von Mises, CATIA
RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT BAHAN ADONAN ROTI TIPE HORIZONTAL BERKAPASITAS 10 KG Sukanto Sukanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1, No 1 (2012): Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.077 KB) | DOI: 10.24127/trb.v1i1.84

Abstract

Modern technology recently was impact technology manufacturing of breads. Many mixer machine available on market, but to get special capacity mixer  as 10 kg is difficult. The goals of the research to design and manufactur mixer machine with 10 kg capacity. Experimental metode was applied of this study. The opinions data will be collected by some producer and grocer breads  responden. Furthermore the conclusion of this machine people need will be design and manufactur. Running test must be done to know performance machine produced. Finally this research was produced mixer machine with 10 kg capacity with  mixer unit by  screw sumbu horizontal system and 1 phase electric was applied. Dimension machine is ±85 x 65 x100 cm. Running test was done with good result, breads batter material ductile and kalis suitable to breads.  Beside that’s  the capacity of mixer was increase until 3 time form 1 – 3 kg
ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS Untung Surya Dharma; Dwi Irawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.96 KB) | DOI: 10.24127/trb.v4i1.645

Abstract

Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kgKata kunci : Minyak Plastik, Proses Dua Kali Pirolisis, Karakteristik Minyak Plastik
ANALISA KEGAGALAN POROS DENGAN PENDEKATAN METODE ELEMEN HINGGA Awali, Jatmoko; Asroni, Asroni
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.482 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i2.31

Abstract

Poros bekerja dengan menerima beban berupa lentur, tarikan, tekan dan puntiran. Berdasarkan pembebanannya poros dibedakan dalam beberapa macam, diantaranya poros transmisi, gandar, poros spindel. Pada poros transmisi biasa dikenal dengan sebutan shaft. Shaft akan mengalami beban puntir berulang, beban lentur ataupun keduanya. Pada shaft daya ditransmisikan melalui pulley. didapatkan beberapa nilai diantaranya ialah, safety factor, tegangan geser maksimum, dan von mises sebelum terjadi kegagalan pada momen torsi sebesar 1600 Nm. dan Semakin tinggi momen torsi yang diberikan maka nilai safety factor yang dihasilkan semakin rendah yaitu sebesar 0,74 dimana nilai awal sebesar 1,49, hal ini menjelaskan bahwa beban torsi yang diterima akan mempengaruhi kegagalan poros tersebut.
PENGARUH VARIASI JARAK SUMBU KATUP LIMBAH DENGAN SUMBU TABUNG UDARA TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Asep Supriyanto; Dwi Irawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.115 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.615

Abstract

Usaha pemenuhan kebutuhan air dalam kehidupan sehari – hari dapat dilakukan dengan memanfaatkan kondisi alam ataupun dengan memanfaatkan peralatan mekanis hasil karya manusia. Pompa hidram merupakan salah satu jenis pompa yang digunakan untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi secara automatik dengan energi yang berasal dari air itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak sumbu katup limbah dengan sumbu tabung udara terhadap debit air keluaran (output) dan efisiensi yang dihasilkan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengujian dengan variasi jarak sumbu katup limbah dengan sumbu tabung udara sepanjang 0,25 m, 0,35 m, dan 0,45 m dan menggunakan katup limbah berdiam 4 inchi. Proses pengujian dilakukan pada masing–masing jarak dengan beban katup limbah 1,5 kg, tinggi terjunan air masuk (H1) 1,7 m, diam pipa air masuk (input) 6 inchi dengan debit input (Qin) 0,084 m3/detik dan tinggi angkat air (H2) 5 m dengan panjang pipa penghantar (PP) 50 m. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada variasi jarak 0,25 m mendapatkan debit output 0,0041 m3/detik dengan efisiensi 14%, pada jarak 0,35 m mendapatkan debit output 0,0026 m3/detik dengan efisiensi 9% dan pada pada jarak 0,45 m mendapatkan debit output 0,0023 m3/detik dengan efisiensi 7%.Kata kunci:  Pompa Hidram, Jarak Sumbu, Efisiensi, Beban Katup.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP MINI SEBAGAI MEDIA PRAKTIKUM MAHASISWA Yani, Ahmad; Mustafa, Dedi; Taqwa, Taqwa
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.646 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i1.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa prototype  pembangkit listrik tenaga uap yang dapat digunakan untuk alat praktikum mahasiswa sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir ilmiah mahasiswa dalam pembelajaran matakulaih konversi energi. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu (1). Perancangan dan pembuatan komponen-komponen mesin uap mini supaya bisa dirakit, (2). Perancangan instalasi mesin uap mini, (3). Pengujian prototype mesin uap mini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa prototype  pembangkit listrik tenaga uap mini dapat menghasilkan energi listrik sebesar 0,15 Watt tanpa diberi beban lampu, sehingga bisa digunakan untuk media praktikum mahasiswa teknik mesin khususnya pada matakuliah konversi energi. Kata Kunci : Rancang bangun, Prototype , Mesin uap, dan Media Praktikum
PENGARUH JENIS REFRIGERANT DAN BEBAN PENDINGINAN TERHADAP KEMAMPUAN KERJA MESIN PENDINGIN Edi Purwanto; Kemas Ridhuan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 3, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.474 KB) | DOI: 10.24127/trb.v3i1.19

Abstract

Setiap refrigerant memiliki sifat karakteristik yang berbeda yang mempengaruhi efek refrigerasi dan COP yang dihasilkan.Refrigerant R12 merupakan senyawa yang banyak digunakan dalam penyegar udara, penggunaan dalam bidang otomotif, sedangkan refrigerant R22 merupakan senyawa yang banyak digunakan dalam penyegar udara, penggunaan pada umumnya pendinginan ruangan dan unit temperature rendah.Beban pendinginan merupakan beban kalor atau panas yang keluarkan dan diserap oleh evaporator.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis refrigerant terhadap variasi beban pendinginan, karakteristik perubahan suhu yang terjadi dan pengaruhnya terhadap kemampuan kerja pendinginan. Penelitian dilakukan di kampus II Universitas Muhammadiyah Metro, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengujian alat, observasi lapangan, dan studi pustaka, kemudian melakukan pengambilan data yaitu pada AC dengan jenis refrigerant R12 dan R22 pada variasi beban 150 Watt, 300 Watt, 450 Watt, 600 Watt dan 750 Watt. Adapun hasil dari penelitian waktu pendinginan pada refrigerant R12  yaitu: 45; 60; 100; 120 dan 130. Sedangkan pada refrigerant R22 yaitu: 53; 60; 70; 80 dan 93. Pada Refrigerant R12 lebih cocok untuk beban kecil sedangkan  refrigerant R22 umtuk beban besar. Adapun COP yang didapat pada refrigerant R12 yaitu: 7,48; 6,44; 5,3; 5,78 dan 5,97, sedangkan pada refrigerant R22 yaitu: 21,02; 19,65; 19,06; 19,73 dan 21,109.
APLIKASI STANDAR AWS UNTUK MENENTUKAN ACCEPTANCE CRITERIA PADA PENGELASAN SMAW MENGGUNAKAN NONDESTRUCTIVE TEST-ULTRASONIC TEST Endramawan, Tito; Sifa, Agus
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.268 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.544

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan spesimen uji tersebut bisa diterima berdasarkan aceptance criteria AWS. Penelitian ini menggunakan material mild steel dengan nilai kekerasan 135 HVN dengan ukuran 30 cm x 20 cm x 1,2 cm yang disambungkan dengan proses pengelasan SMAW posisi 3G butt joint dengan elektroda rooting LB 52U diameter 2,6 mm menggunakan arus 70 Amper dan tegangan 380 volt, sedangkan untuk filler menggunakan elektroda LB 5218 diameter 3,2 mm dengan arus 80 Amper dan tegangan 380 volt.Metode untuk menginspeksi hasil lasan menggunakan Non Destructive Test Ultrasonic Testing (NDT-UT) dengan blok standar V1 dan V2 sebagai reference block untuk proses kalibrasi. Probe yang digunakan berupa probe sudut 700 dengan frekuensi 4 MHz merk karl deutch sesuai dengan tabel 6.7 yang hasil pengelasannya merujuk tabel 6.2 tentang UT Acceptance-Rejection Criteria pada AWS D1.1/D1.1M:2010 menurut class indication. Hasil pengujian menunjukkan bahwa base material dari baja karbon rendah dengan kandungan 0,193%C dan 98,713%Fe dengan nilai kekerasan rata-rata 135,2 VHN. Hasil pengujian pada ketiga spesimen diatas menunjukkan bahwa class untuk dincontinuity di kategorikan pada class D berdasarkan nilai dari frekuensi gelombang (d) yang lebih dari +8 dB sehingga discontinuity yang ada harus di accepted tanpa melihat panjang atau lokasi-nya pada lasan. Apabila ada indikasi defect yang rejected maka tindak lanjutnya adalah dengan melakukan perbaikan dengan cara gouging atau digerinda pada bagian yang mengindikasikan adanya cacat tersebut dan kemudian dilas ulang.

Page 4 of 51 | Total Record : 509