cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 563 Documents
ANALISIS KEKUATAN MEKANIK EXHAUST COVER KOMPOSIT HYBRID UNTUK SEPEDA MOTOR DENGAN METODE VACUUM INFUSION Andika Wisnujati; Ferriawan Yudhanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.194 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i1.710

Abstract

Penelitian ini membahas proses pembuatan cover knalpot sepeda motor honda beat dengan menggunakan komposit hybrid bahan serat alam (serat rami) dan serat sintetis (fiber glass). Metode yang digunakan dalam pembuatan produk adalah metode vacuum infusion dengan pola aliran samping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat produk cover knalpot yang ringan dan memiliki kekuatan yang tinggi. Matriks yang digunakan adalah unsaturated polyester  resin (UPR) dari PT. Justus Kimia  Raya. Sifat kekuatan bahan dapat diketahui dengan melakukan pengujian tarik standar ASTM D638 dan pengujian impact charpy ASTM D5942. Hasil pengujian tarik sebesar 139,46 Mpa, dan pengujian impak didapatkan nilai sebesar 0,0527 J/mm2. Selain itu produk komposit hybrid yang dihasilkan lebih ringan dan sifat lebih ulet dibanding cover knalpot pada produk sepeda motor honda beat genuine part. Kata kunci:  Komposit, Vacuum Infusion, Serat Rami, Uji Tarik, Uji Impak.
HUBUNGAN TEGANGAN INPUT KOMPRESOR DAN TEKANAN REFRIGERAN TERHADAP COP MESIN PENDINGIN RUANGAN Budiyanto, Eko
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 3, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.055 KB) | DOI: 10.24127/trb.v3i1.20

Abstract

Listrik merupakan sumber energi utama pada peralatan elektronik terutama pada AC ( air conditioner),  sehingga besar kecilnya tegangan listrik sangat mempengaruhi kinerja mesin. Selain tegangan listrik, kerja mesin pendingin juga dipengaruhi oleh tekanan refrigeran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tegangan input kompresor dan tekanan refrigeran terhadap COP serta untuk mengetahui perubahan temperatur yang terjadi pada evaporator dan kondensor karena pengaruh tegangan input kompresor dan tekanan refrigeran. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengambilan data pada AC split dengan tegangan input kompresor yang divariasikan 200V, 210V, 220V, dan 230V (tekanan refrigeran 70 Psi). Selain memvariasikan tegangan input kompresor juga memvariasikan pada tekanan refrigeran yaitu pada tekanan refrigeran 30 Psi, 50 Psi, dan 70 Psi (tegangan input kompresor 220V). Dari hasil perhitungan data diperoleh nilai COP pada tegangan input kompresor 200V, 210V, 220V, dan 230V masing-masing adalah 16,87; 17,855; 19,865; dan 18,23. COP pada tekanan refrigeran 30 Psi, 50 Psi, dan 70 Psi masing-masing adalah 14,980; 17,296; 19,865. Dari besarnya nilai COP pada beberapa varian percobaan didapatkan hasil bahwa tegangan input kompresor yang paling baik adalah 220V dan tekanan refrigeran yang paling baik adalah 70Psi.
MESIN PERONTOK TANGKAI LADA BERKAPASITAS PRODUKSI 40 KG PER JAM Sugianto, Sugianto; Sukamto, Sukamto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.061 KB) | DOI: 10.24127/trb.v1i2.652

Abstract

Abstrack: The process shedding is still less effective until now, especially in Bangka-Belitung. The peppers which has been harvested be collected into the sack, after that it is continued to the process of soaking, washing and drying. In fact, it is less efficient because of the collected peppers are still with their stalks. The pepper thresher machine is a rubber roller construction machine system, which in tied up in the thresher shaft. This machine is operated with an electric motor. It is expected that this machine can help the farmer in case of the pepper collecting and decrease the sacks need. One hectare area of peppers agriculture planting have 2.500 peppers tree and they can produces 200 sack peppers before fall off by the stalk. The soaking process of peppers wich stalk peppers together having a need off many sacks. For two hundreds sack pepper with stalk only use 130 sack on peppers without stalk. So the process increase efficiency of using sack until achievement about 30%. Key words : peppers, sacks, rubber and soaking.
PENGARUH PERBEDAAN STATER TERHADAP PRODUKSI BIOGAS DENGAN BAHAN BAKU ECENG GONDOK Dwi Irawan; Teguh Santoso
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 3, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.283 KB) | DOI: 10.24127/trb.v3i2.10

Abstract

Dalam dekade terakhir, tingkat konsumsi energi semakin tinggi sedangkan sumber energi fosil semakin terbatas. Oleh karna itu di perlukan usaha-usaha untuk mendapatkan energi terbarukan. Disisi lain banyak limbah yang dapat dibuat biogas yang merupakan energi terbarukan. Eceng gondok (Eicchornia crassipes) merupakan jenis gulma yang pertumbuhannya sangat cepat. Akan tetapi eceng gondok dapat dimanfaatkan dalam produksi biogas karena mempunyai kandungan hemiselulosa yang cukup besar. Pencernaan anaerobik adalah proses dimana mikroorganisme memecah bahan dalam ketiadaan oksigen. Proses pembuatan biogas dimulai dari pembuatan digester, proses pengambilan eceng gondok dengan mencacah eceng gondok, penyediaan stater EM4 dan stater kotoran sapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tekanan biogas yang dihasilkan, mengetahui pengaruh perbedaan bioaktivator EM4 dan kotoran sapi terhadap produksi biogas dan mengetahui berapa laju aliran massa biogas yang dihasilkan. Pada penelitian ini terdapat 3 variabel percobaan, dimana percobaan I dengan perbandingan bahan 1 : 1 (eceng gondong cacah 20 kg, air 20 kg) dan penambahan stater EM4 3,6 kg, selanjutnya pada percobaan II dengan perbandingan bahan 1 : 1 (eceng gondong cacah 20 kg, air 20 kg) dan penambahan stater kotoran sapi 6 kg, sedangkan pada percobaan III menggunakan perbandingan bahan 1 : 1 (eceng gondong cacah 20 kg, air 20 kg) dengan penambahan stater EM4 1,8 kg dan stater kotoran sapi 3 kg. Hasil yang didapat pada variabel percobaan I dengan tekanan biogas sebesar 104165,72  dengan massa biogas diperoleh 0,379034 kg dan diperoleh laju aliran massa biogas mencapai 0,0126345 , sedangkan percobaan II dengan tekanan biogas sebesar 103139,4  menghasilkan massa biogas 0,375274 kg dan diperoleh laju aliran massa biogas mencapai 0,0125091  selanjutnya pada percobaan III dengan tekanan biogas sebesar 102324,98  menghasilkan massa biogas 0,372266 kg dan memperoleh laju aliran massa biogas mencapai 0,0124089 . Berdasarkan hasil penelitian dalam ketiga percobaan penambahan dua stater yang berbeda yaitu lebih efektif pada percobaan I dengan penambahan stater EM4 yang menghasilkan tekanan mencapai 104165,72  dengan massa biogas sebesar 0,379034 kg dan laju aliran massa mencapai 0,0126345 .
PENGARUH TEMPERATUR PELEBURAN PADA PENGECORORAN LOGAM PADUAN AL-Si TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Sulis Dri Handono
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 4, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.013 KB) | DOI: 10.24127/trb.v4i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperatur peleburan terhadap struktur mikro dan kekerasan. Paduan yang digunakan adalah Al-Si 7,79%. Paduan aluminium – silikon memiliki sifat mekanis yaitu mampu cor,mampu las dan ketahanan korosi yang baik. Pengamatan yang dilakukan terhadap struktur mikro memperlihatkan bahwa paduan Al-Si 7,79% menunjukkan beberapa pola yang sama yaitu kecenderungan fasa silikon akan berubah menjadi serpihan tebal dan primary silikon cenderung berubah semakin besar. Kondisi ini disebabkan terjadinya peningkatan waktu pembekuan seiring dengan peningkatan temperatur peleburan dan cetakan. Penelitan ini menggunakan tiga variasi temperatur peleburan yaitu 7000C, 7500C, dan 8000C. Kekerasan secara umum akan meningkat seiring dengan peningkatan temperatur peleburan. Kekerasan tertinggi didapatkan pada temperatur peleburan 750°C yaitu 79,94 BHN.
PROSES DAUR ULANG REFRIGERAN YANG TERCEMAR SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENGHEMATAN Kemas Ridhuan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.529 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.38

Abstract

Zat-zat sintetik buatan manusia seperti refrigeran CFC (chloro fluoro carbon) seperti R 12 dan R 22 yang banyak digunakan terutama pada alat-alat pendingin dan tergolong sangat merusak lapisan ozon. Dalam aplikasi lapangan banyak terjadi pelepasan atau pembuangan refrigeran (freon) seperti pada saat servis karena refrigeran tersebut telah bercampur dengan pelumas atau air dan ini tidak baik lagi digunakan karena akan merusak alat. Cara yang aman dan efisensi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara mendaur ulang refrigeran yang tercemar tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses daur ulang refrigerant dan efisiensi pemisahan refrigerant yang terjadi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu proses daur ulang pada alat/mesin 3-R ( recovery, recycle, recharging). Jenis refrigeran yang akan didaur ulang adalag CFC R-12. Pertama proses tersebut mengeluarkan refrigeran dari sistem (alat pendingin) dengan cara vacum lalu menyimpannya, kemudian refrigeran tersebut didaur ulang pada mesin recovery dalam bentuk uap atau cairan masuk melalui filter driel. Uap refrigeran dan pelumas cair akan terpisah berdasarkan prinsip garavitasi. Refrigeran akan dikondensasikan di kondensor kemudian masuk ke tangki penampungan. Selanjutnya refrigeran diproses pada mesin recharging untuk dimasukkan kembali ke sistem (alat pendingin). Hasul penelitian yang didapat menunjukkan hubungan antara tekanan dan temperature. Rata-rata ukuran refrigeran yang didaur ulang ; massa 24 gram, tekanan 15 psi dan temperatur 12 C. Efisiensi massa refrigeran yang diperoleh setelah daur ulang 84,83 % dan massa pelumas 11,84 % serta massa kehilangan akibat menempel atau tersaring 3,33 %. Ini menunjukan bahwa proses daur ulang sangat efektif, selain untuk menanggulangi perusak lapisan ozon, juga dapat menghemat pengeluaran untuk pembelian refrigeran serta dapat mempertahankan keawetan sistem (alat pendingin) seperti kompresor dan evaporatornya.
PEMANFAATAN BIOMASSA LIMBAH JAMUR TIRAM SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF UNTUK PROSES STERILISASI JAMUR TIRAM Untung Surya Dharma
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.162 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i2.642

Abstract

Biomassa adalah suatu limbah benda padat yang bisa dimanfaatkan lagi sebagai sumber bahan bakar. Energi biomassa dapat menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil (minyak bumi) karena beberapa sifatnya yang menguntungkan yaitu sumber energi ini dapat dimanfaatkan secara lestari karena sifatnya yang dapat diperbaharui (renewable resources), sumber energi ini relatif tidak mengandung unsur sulfur sehingga tidak menyebabkan polusi udara dan juga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya hutan dan pertanian. Salah satu biomassa yang sekarang belum termanfaatkan dengan baik adalah limbah jamur. Jenis jamur di Indonesia banyak macamnya contohnya: jamur tiram, jamur merang, jamur kuping dan lain-lain. Sementara ini masih banyak limbah jamur tiram hanya untuk pupuk tanaman bahkan banyak yang hanya di buang begitu saja, padahal dalam proses produksi jamur tiram yaitu sterilisasi baglog (bahan baku jamur) dengan cara pengukusannya di atas tungku api selama 8 jam, masyarakat masih menggunakan LPG atau kayu bakar untuk mengukus baglog tersebut yang membutuhkan biaya lebih. Penelitian ini bertujuan membantu masyarakat dalam pengolahan limbah jamur tiram untuk Proses Pembuatan Briket Limbah Jamur Tiram Sebagai Bahan Bakar Alternatif, pembuatan briket ini menggunakan bahan perekat tepung kanji dengan perbandingan 3:1, ukuran partikel 40 mesh (0,250)mm , bentuk beriket silinder pejal. Hasil pengujian proksimasi menunjukkan bahwa kandungan kadar air 1,57 %, Kadar abu 28,53 %, nilai kalor 3306 kal/gram, kadar karbon 51,22 %, nilai rata-rata efisiesi pembakaran 60,88% . Berdasarkan uji pembakaran, briket limbah jamur tiram dapat digunakan sebagai bahan bakar.Kata Kunci: Jamur Tiram, Briket, Pembuatan
PENGARUH PENAMBAHAN TURBO CYCLONE AKSIAL TERHADAP ALIRAN DAN PERFORMA MOTOR BAKAR Yusuf Rizal Fauzi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.858 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i1.679

Abstract

Complete combustion is a process that is expected in a burning, this can be achieved when a mixture of fuel and air evenly and fairly homogeneously distributed in the engine cylinder. This research aims to determine the effect of the flow and performance of the Honda GL PRO motorcycles with a cylinder capacity of 156 cc. This test is done to determine the effect of pre-combustion and post-combustion engine using turbo cyclone and the flow passing through the carburetor. This method uses fluent 6.2 software and statistical tests. With the use of axial turbo cyclone, it can improve the performance of gasoline engine with swirl flow obtaining fuel-air mixture better and get the desired performance. The results obtained from testing Effective Power by using turbo cyclone is 0.7239654 HP average, and 0.4151938 HP average without turbo cyclone. Torque by using turbo cyclone 0.2592512 kg.m average, and 0.1486808 kg.m average without turbo cyclone, the value of Effective Fuel Consumption by using turbo cyclone is 0.325596 kg/HP.hour average and 0.9273914 kg/HP.hour average without turbo cyclone. Efficiency Thermic Effective (ηe) by using turbo cyclone is 14.1434058 % average and 6.229145 % average without turbo cyclone.Keywords: Turbo cyclone, performance, and flow.
RANCANG BANGUN SISTIM PENGISIAN BATERAI OTOMATIS GENSET TIPE RIDER DI KAMPUS KEMARITIMAN POLNES SAMARINDA Rusman Rusman; Shanty Shanty
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 3, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.304 KB) | DOI: 10.24127/trb.v3i2.15

Abstract

Sekarang ini, sering terjadi pemadaman listrik oleh PLN yang banyak mengganngu kegiatan masyarakat khususnya kampus. Penyediaan sumber tenaga listrik memegang peranan penting dalam bernagai aspek kehidupan. Oleh sebab itu, pasokan tenaga listrik diharapkan dapat tersedia terus-menerus (kontinyu). Saat ini di kampus Kemaritiman Politeknik Negeri Samarinda terdapat pembangkit cadangan yang biasa disebut generator set. Apabila suplai PLN padam maka genset dioperasikan sebagai sumber tenaga listrik sehingga tidak mengganngu aktivitas yang sedang berlangsung. Pada saat ini, genset tidak hanya digunakan di industri saja, melainkan telah dipakai di kampus serta instalasi rumah tinggal. Dalam pengoperasian sebuah genset, jarang ditemukan pengontrolan genset secara otomatis yang mana dalam hal ini untuk genset yang ada di kampus Kemaritiman Politeknik Negeri Samarinda, bagaimana merancang dan membuat sistem pengisian aki genset secara otomatis sehingga pada saat PLN padam maka genset bisa distarter. Kenyataan yang ada dilapangan sekarang pada saat PLN padam aki genset kondisinya soak (tegangannya berkurang ) sehingga tidak bisa menyalakan genset sehingga semua aktivitas terhenti. Dalam penelitian ini, penulis mencoba menerapkan sistem pengisian otomatis pada aki genset sehingga pada saat ada pemadaman listrik dari PLN, genset tetap bisa dinyalakan karena aki genset selalu penuh dan siap dioperasikan setiap saat.
PENGURANGAN INTENSITAS FLUKTUASI TEKANAN PADA PEMBESARAN MENDADAK ALIRAN UDARA – AIR SEARAH HORISONTAL DENGAN PENEMPATAN RING Mustakim Mustakim; Indarto Indarto; Purnomo Purnomo
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1, No 1 (2012): Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.206 KB) | DOI: 10.24127/trb.v1i1.87

Abstract

This research aims to reduce the effect of pressure fluctuations intensity on the sudden expansion of two phase flow of air - water in the same direction with the horizontal placement of the ring. Measurements done by installing a differential pressure transducer device that is placed on pressure points before and after sudden expansion. Output voltage signal recorded by a digital storage osciloscope. Tests conducted on water discharge 0.000038 m 3 / s; 0.000078 m 3 / s; 0.000116 m 3 / s; 0.000154 m 3 / s; 0.000198 m 3 / s; 0.000244 m 3 / s; 0.000284 m 3 / s and air flow 0.000065 m 3 / s; 0.00013 m 3 / s; 0.000195 m 3 / s; 0.000255 m 3 / s; 0.00032 m 3 / s; 0.000385 m 3 / s; 0.00045 m 3 / s. Results showed that if the total mass flow rate increases the pressure drop increases. Installation of the ring can reduce the pressure fluctuations intensity, the most effective installation of the ring using the ring the same diameter. Flow path is generally slug and plug flow pattern.

Page 6 of 57 | Total Record : 563