cover
Contact Name
Rusdiyanyo
Contact Email
roesdysh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Policy
ISSN : 25280295     EISSN : 25280309     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Islamic Education Policy menerbitkan hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman dan praktek pendidikan Islam melalui tulisan dan laporan akademik dalam perspektif dan skop global. Tujuan utumanya adalah membuka akses bagi dunia internasional, dengan tidak melupakan tuntutan lokal, pada hasil penelitian, yang meliputi peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang kebijakan pendidikan Islam. Karena itu, JIEP menyambut dengan baik tulisan-tulisan yang mendorong perdebatan akademik dari kalangan akademisi yunior dan senior dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggeris
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Pengembangan Religiusitas di Taman Pendidikan Al-Quran Syarifuddin Mahfudh; Prasetio Rumondor
Journal of Islamic Education Policy Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v4i1.1269

Abstract

Abstrak: Pengembangan religiusitas pada anak usia dini sangatlah penting untuk penanaman sadar agama sejak dini. Pada zaman globalisasi ini, anak sangat mudah dimasuki pengaruh-pengaruh negatif dari berbagai sumber seperti tontonan televisi yang kurang mendidik, sosial media, dan lingkungan yang sangat mempengaruhi religiusitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan religiusitas anak di Taman Pendidikan al-Qur’an Fathul ‘Ulum di Grojogan Wirokerten Banguntapan Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian berupa upaya pengembangan religiusitas dan tingkat keberhasilan dalam pengembanganya. Tehnik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya pengembangan religiusitas pada anak usia dini yaitu dengan menanamkan pengetahuan agama, nilai akhlak pada kegiatan TPA, menanamkan sadar agama dalam keseharian, yaitu memberikan punishment dengan unsur religiusitas, pengetahuan agama untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan membiasakan sejak dini bagaimana cara menjadi Muslim yang taat sehingga menjadi modal yang optimal untuk pengembangan pendidikan selanjutnya. Abstract: The development of religiosity in early childhood is essential for cultivating religious awareness from an early age. In this era of globalization, it is straightforward for children to be accessed by negative influences from various sources such as uneducated television shows, social media, and the environment, which significantly affects early childhood religiosity. This study aims to determine efforts to develop children's religiosity in the Fathul 'Ulum Al-Qur'an Education Park in Grojogan Wirokerten Banguntapan Bantul. This research uses a qualitative approach. The study object is in the form of efforts to develop religiosity and the level of success in its development data collection techniques using observation, interview, and documentation methods. The results of this study indicate that efforts to develop religiosity in early childhood are by instilling religious knowledge, moral values in TPA activities, instilling an awareness of religion in everyday life, namely giving punishment with elements of religiosity, spiritual knowledge to be applied in everyday life, by getting used to it since early on how to become a devout Muslim so that it becomes optimal capital for further educational development. Kata Kunci:   Pengembangan Religiusitas, Pendidikan Agama Islam Taman Pendidikan Al-Qu’ran (TPA)
Pendidikan Sebagai Fresh Of Social Cement Dari Relasi Keagamaan Aras Satria Agusta
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i1.1348

Abstract

Abstrak : Tujuan dari penulisan ialah untuk mendalami pemaknaan pendidikan menjadi nilai penting dalam perekatan sosial yang mendekaktkan antara upaya nilai keagamaan dalam pendidikan sehingga menjadi suatu fresh of social cement pada individu dan masyarakat secara majemuk. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan pendekatan fenomenologi, adapun metode yang digunakan ialah kualitatif dengan data yang dikumpulkan menggunakan study literature. Adapun hasil dari tulisan ini ialah ditemukannya  Pendidikan yang merupakan basis dan pembentuk karakter manusia menjadi bagian vital dari social cement dimana dengan pendidikan akan mencetak individu menjadi pribadi yang memiliki karakter dan nilai dalam laku sosial. Untuk mencapai  fresh of social cement maka pendidikan dapat diposisikan sebagai kebutuhan kognisi bagi individu sehingga pendidikan akan menjadi suatu komoditas yang mampu secara harfiah untuk menjawab tantangan baru di era globalisasi. Hubungan yang intens antara nilai-nilai keagamaan yang dipadukan dengan nilai-nilai dalam pendidikan akan menciptakan suatu wisdom pada setiap masyarakat, dan puncak tertingginya ialah enlightenment, sehingga fresh of social cement bisa diterapkan.Abstract : Education as a new social cement of religious relations. This Study aims to explore the meaning of education to be an essential value in social cohesion which brings about the importance of educational efforts so that it becomes a fresh social cement for individuals and religions as a pluralism. The author uses this approach. The authors use a phenomenological approach, while the method used is qualitative with data collected using literature studies. This paper's result is the discovery of education, which is the basis and shape of human character to be an essential part of social cement where education will print individuals into individuals who have character and value in social behavior. To achieve social glue, education can be positioned as a necessity for individuals to become a company capable of responding to new challenges in the era of globalization. The intense relationship between religious values combined with values in education will create wisdom in every society, and the highest peak is enlightenment so that social cement can be applied.Kata Kunci: social cement, Pendidikan, Relasi Keagamaan
Penerapan Metode Muraja’ah Dalam Pembelajaran Tahfizhul Qur’an Di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Imam Syafi’i Kota Bitung Yusra Yusra
Journal of Islamic Education Policy Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v4i2.1281

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan sebagian kaum muslimin di Kota Bitung, lebih khusus dari beberapa ikhwah yang sering melakukan kajian-kajian Islam di beberapa Masjid di Kota Bitung. Mereka melihat situasi masyarakat khususnya kaum muslimin, belum terlalu akrab dengan al-Qur’an, dan belum memiliki ghiroh/kemauan yang besar untuk mendekatkan diri dengan al-Qur’an, sehingga dalam aplikasi kehidupan keseharian mereka masih sangat jauh dari amalan-amalan al-Qur’an, bahkan sebagian imam-imam Masjid yang ada di Kota Bitung, bacaan al-Qur’an mereka masih harus banyak ditingkatkan. Melihat kondisi ini, para ikhwah berinisiatif untuk mendirikan pondok pesantren Tahfizhul Qur’an, yang mereka beri nama Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Imam Syafi’i. Dalam pembelajaran Tahfizhul Qur’an, pondok pesantren ini menerapkan metode muraja’ah. Abstract : The study is motivated by the anxiety most of the Muslims in Bitung, more specifically of some brothers who often perform Islam tasks in several mosques in Bitung. They see the situation of society, especially the Muslims, are not too familiar with al-Qur’an, and do not yet have ghiroh / willingness that great to juxtapose themselves with al-Qur'an, so that the application life every day they are still very far from the deeds of al-Qur’an, even most priests mosque there in the city of Bitung, reading al-Qur’an they still have much to improve. Seeing this condition, the brothers took the initiative to establish an Islamic boarding school for the Tahfizhul Qur'an, which they named the Imam Syafi'i Islamic Boarding School for the Tahfizhul Qur'an. In learning tahfizhul Qur'an, cottage boarding is applying the method muraja'ah.Kata Kunci :  Al-Qur’an, Tahfizhul Qur’an, Muraja’ah, Pondok Pesantren.   
Sistem Manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Pelaksana Pendidikan Islam di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara Vini Fitriani; Abdul Latif Samal; Adri Lundeto
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i2.1353

Abstract

Abstrack : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam meningkatkan kinerja aparatur pelaksana pendidikan Islam. PTSP merupakan produk inovasi dari reformasi birokrasi pelyanan publik yang dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi untuk semua jenis layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menunjukkan perbedaan antara kondisi pelayanan sebelum dan sesudah penerapan sistem manajemen PTSP. Di mana kondisi pelayanan sebelumnya yang masih kaku, lambat, berbelit-belit, dan belum terfokus, sekarang menjadi lebih mudah, cepat, transparan dan lebih terfokus. Dengan adanya kebijakan regulasi, standar pelayanan, kepastian hukum, komitmen dan budaya organisasi sebagai faktor pendukung pada sistem manajemen PTSP. Abstract : One-Door Integrated Service Management System (PTSP) In Improving The Performance of Islamic Education Implementing Apparatus In The Ministry of Religious Affairs of Northern Minahasa Regency. This research aims to analyze the management system of One Door Integrated Service (PTSP) in improving the performance of the Islamic education implementing apparatus. PTSP is the product of innovation from the reform of the public service bureaucracy implemented in an integrated and integrated manner for all types of services. This research uses a descriptive qualitative approach, with a research site at the Ministry of Religious Affairs Office of North Minahasa Regency. This research shows the difference between service conditions before and after the implementation of the PTSP management system. Where previous service conditions were still rigid, slow, convoluted, and unfocused, it is now becoming more comfortable, faster, transparent, and more focused with regulatory policies, service standards, legal certainty, commitment, and organizational culture as supporting factors in PTSP management system. Kata Kunci: Sistem Manajemen, PTSP, Kinerja, Aparatur, Pendidikan Islam.
The Role of Islamic Education Management In Realizing Quality Educational Institutions Muh Idris; Nasruddin Yusuf
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i1.1344

Abstract

Abstrak : Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Lembaga Pendidikan  yang Bermutu. Tulisan ini menganalisis peran manajemen pendidikan Islam dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu. Manajemen Pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan secara islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Pendidikan Islam dengan berbagai jalur, jenjang, dan bentuk yang ada seperti pada jalur pendidikan formal dan jalur pendidikan non formal. Kesemuanya itu perlu pengelolaan atau manajemen yang sebaik-baiknya, sebab jika tidak, maka gambaran negatif tentang pendidikan Islam yang ada pada masyarakat akan tetap melekat dan sulit dihilangkan. Oleh karena itu manajemen pendidikan Islam punya peran penting dalam perubahan dan pembaruan lembaga pendidikan Islam yang dapat ditempuh melalui: a) restrukturisasi dan refungsionalisasi organisasi; b) sosialisasi budaya organisasi moderen; dan c) reformulasi strategi organisasi dalam mengelola perubahan dan pembaruan. Abstract :  This paper analyzes the role of Islamic education management in realizing quality educational institutions. Management of Islamic Education is a process of managing Islamic educational institutions by way of dealing with learning resources and other related matters to achieve the goals of Islamic education effectively and efficiently. Islamic education with various paths, levels, and existing forms, such as formal education and non-formal education channels. All of which need management or management as well as possible. If not, then the gloomy picture of Islamic education in society will remain attached and difficult to remove. Therefore the management of Islamic education has an essential role in the change and renewal of Islamic education institutions, which can be pursued through a) organizational restructuring and functionalization; b) socialization of modern organizational culture; and c) reformulation of the organizational strategy in managing change and reform. Kata Kunci: Pembaharuan Pendidikan, Manajemen, Pendidikan Islam
Reposisi Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Kota Manado Rommy Cahya Nahu; Muh Idris; Ishak Talibo
Journal of Islamic Education Policy Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v4i1.1270

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang posisi guru pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar Kota Manado. Metode yang digunakan dalam membedah atau menganalisis penelitian ini adalah metode kualitatif untuk memberikan pemetaan posisi guru pendidikan agam Islam di Sekolah Dasar Kota Manado sebagai gambaran tentang bentuk reposisi guru agama Islam serta usaha yang dilakukan oleh pemerintah Daerah Kota Manado. Penelitian ini berlokasi di Sekolah Dasar Negeri di Kota Manado. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa: Reposisi guru agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kota Manado terjadi karena adanya inisiasi guru agama Islam lainnya untuk mengisi posisi guru agama Islam dalam pembelajaran pendidikan agama Islam karena posisi guru agama Islam di posisikan oleh guru yang bukan berlatar belakang guru pendidikan agama Islam dan bahkan bukan guru yang beragama Islam. Selain itu reposisi guru agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kota Manado terjadi disebabkan adanya guru agama Islam mengambil jadwal mengajar di Sekolah lain yang tidak memiliki guru agama Islam guna untuk memenuhi kekurangan jam.Abstract : This study aims to analyze about the position of Islamic education teachers in Elementary Schools in Manado city.            The method used in dissecting or analyzing this research is a qualitative method. It is to provide a mapping of the position of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools as an illustration of the form of repositioning the Islamic education teachers and the efforts made by the local government of Manado City. This research is located at the State Elementary Schools in Manado City. Based on the results of this study, it is found that: The reposition of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools occurred due to the initiation of Islamic education teachers to reallocate Islamic education teachers in Islamic education learning because the position of Islamic education teachers was positioned by teachers who were not having educational teachers background and not even a Muslim teacher. In addition, the reposition of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools occurred due to the existence of Islamic education teachers in taking teaching schedules at other schools which do not have Islamic education teachers in order to meet the shortage of hours. Kata Kunci: Reposisi, Guru Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar.
Fungsi Pengawasan Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta di Kota Bitung Deby Yanti Tangahu; Delmus P Salim; Muh Idris
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i2.1349

Abstract

Abstrak  : Artikel ini mengkaji tugas fungsi pengawasan madrasah dalam meningkatkan kinerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan swasta di Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologis dan pendekatan paedagogik. Sumber data dalam penelitian ini yang terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru kelas, dan sumber data lain berupa dokumentasi penting menyangkut profil madrasah, data kepala kepala madrasah unsur penunjang pendidikan lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, proses pelaksanaan  fungsi  pengawasan Madrasah dalam meningkatkan kinerja Kepala kepala Madrasah negeri dan swasta  yang ada di Kota Bitung belum berjalan dengan baik sehingga perlu upaya maksimal untuk memperbaikinya dengan cara melakukan  perencanaan, pelaksanaan, dan  evaluasi program  fungsi Pengawasan serta memberikan bimbingan dan pelatihan. Abstract : Madrasah Supervision Function In Improving The Performance Of The Head Of State And Private Ibtidaiyah Madrasah  In Bitung City. This article examines the task of monitoring madrassas in improving the performance of the Head of State and Private Ibtidaiyah Madrasah in Bitung City. The method used in this study is a qualitative research method using psychological approaches and paedagogic approaches. The data sources in this study consist of madrasah heads, deputy madrasah heads in students, classroom teachers, and other data sources in the form of necessary documentation concerning madrasah profile, data of madrassa other educational supporting elements. This study concluded that the process of implementing madrasah supervision function in improving the performance of the head of state and private madrasah in Bitung City had not gone well, so it is necessary to make maximum efforts to improve it by planning, implementing, and evaluating supervisory function programs as well as providing guidance and training. Kata Kunci : Pengawas,  Kinerja,  Kepala Madrasah
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Menangani Siswa Dengan Perilaku Bermasalah di Mts Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu Haslinda Mokodompit
Journal of Islamic Education Policy Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v4i2.1282

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian: 1) Untuk menganalisis penanganan terhadap siswa bermasalah pada MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu; 2) Untuk menganalisis peran kepemimpinan dalam menangani perilaku siswa bermasalah pada MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu. Metodologi penelitian yaitu: pendekatan kualitatif, dengan informan kepala dan wakil kepala madrasah, guru, dan siswa di MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Penanganan siswa yang berperilaku menyimpang di MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu ada beberapa cara yaitu: melakukan bimbingan terhadap siswa, melibatkan orang tua, guru, kepala madrasah dalam penanganan anak berperilaku menyimpang. 2) Peran kepemimpinan dalam menangani gangguan perilaku siswa di MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu sangat berperan, di mana kepala madrasah selalu menginstruksikan kepada guru untuk memberikan laporan perkembangan anak termasuk aspek sikap, melakukan identifikasi terhadap permasalahan siswa, dan menciptakan solusi yang efektif dalam menangani permasalahan siswa. Kepala madrasah selalu melibatkan baik itu unsur guru dan orang tua dalam menangani permasalahan siswa di MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu. Abstract: Research objectives: 1) to analyze handling of a troubled student in MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu; 2) to analyze the role of leadership that we are doing in dealing with the behavior of a troubled studen In MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu. Research methodology: a qualitative approach, with informants head and deputy head of madrasah, teachers, and students in MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu. Technique data collection use observation, interview, and documentation. The research: 1) handling of students who behaves swerved in MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu there are several ways either: conducting guidance for students, involving parents, teachers, head of Islamic school in handling children to behave. 2) leadership in dealing with bullying behavior students in MTs Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu play an important role, in which the head madrasah always for teachers to instruct the including aspects of a child development , students carried out the identification of the problems, and create an effective in dealing with the students. Kata Kunci: Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Gangguan Perilaku, Siswa 
PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN PARTISIPATIF, PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA GURU DI SMK SE KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Yolanda Djunu
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i1.1570

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji (1) Pengaruh pengambilan keputusan partisipatif terhadap kinerja guru di SMK se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (2) Pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap kinerja guru di SMK se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (3) Pengaruh pengambilan keputusan partisipatif, pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap kinerja guru di SMK se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode angket (kuesioner). Subyek penelitian mengunakan sample sebanyak 60 responden. Metode analisis datanya mengunakan regresi linier bergada, uji asumsi klasik dan uji hipotesa (uji t) dan (uji f), sedangkan  pengolahan datanya mengunakan SPSS 24.0 for Windows. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa variabel pengambilan keputusan partisipatif (X1), pemberian reward dan punishment (X2) berpengaruh terhadap kinerja guru (Y) dengan pengolahan data model regresi linier berganda sebagai berikut: Y = -4.444+ 0,805X1 + 0,295X2+e. Dari persamaan di atas kedua variabel pengambilan keputusan partisipatif (X1), pemberian reward dan punishment (X2) berpengaruh positif terhadap kinerja guru di SMK se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Akan tetapi yang paling berpengaruh terhadap kinerja guru adalah faktor pengambilan keputusan partisipatif. Koefisien determinasi (R square) sebesar 0.692 Artinya 69.2% variabel kinerja guru (Y) dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen di atas yaitu pengambilan keputusan partisipatif (X1), pemberian reward dan punishment (X2). Sedangkan sisanya 30.8% dijelaskan oleh sebab-sebab lain diluar variabel dalam penelitian. Hal ini menunjukan secara simultan variabel pengambilan keputusan partisipatif, pemberian reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru di SMK se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU TIDAK TETAP (GTT) SMK SWASTA ISLAM DI KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Abd Latif Samal; Nasruddin Yusuf; Rivai Bolotio
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i1.1575

Abstract

Aspek kompensasi dan motivasi tidak dapat dipisahkan dalam manajemen sumber daya manusia. Kompensasi dan motivasi mendiskon keterkaitan dan hubungan yang saling mempengaruhi dalam mendukung kinerja seseorang. Penelitian ini berusaha untuk menilai besarnya pengaruh antara variabel kompensasi terhadap motivasi kerja pada guru honorer di SMK Swasta Islam Kota Manado. Pokok permasalahan penelitian ini adalah: “Bagaimana kompensasi motivasi kerja guru tidak tetap di Kota Manado?” Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif Populasi penelitian adalah guru honorer SMK Swasta Islam Kota Manado 30 orang guru, yaitu teknik pengumpulan data menggunakan komunikasi tidak langsung, komunikasi langsung dan observasi dengan alat pengumpulan data berupa angket, wawancara dan observasi. dianalisis menggunakan teknik regresi (hubungan kausalitas).Berdasarkan hasil survei diketahui bahwa terdapat pengaruh sebesar 0,54, atau 29,7% variabel kompensasi terhadap variabel motivasi kerja pada guru honorer SMK Swasta Islam di Kota Manado.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa hipotesis nol (H0) ditolak karena thitung > t tabel (3,443 > 2,045).

Page 7 of 13 | Total Record : 124