cover
Contact Name
Rusdiyanyo
Contact Email
roesdysh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Policy
ISSN : 25280295     EISSN : 25280309     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Islamic Education Policy menerbitkan hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman dan praktek pendidikan Islam melalui tulisan dan laporan akademik dalam perspektif dan skop global. Tujuan utumanya adalah membuka akses bagi dunia internasional, dengan tidak melupakan tuntutan lokal, pada hasil penelitian, yang meliputi peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang kebijakan pendidikan Islam. Karena itu, JIEP menyambut dengan baik tulisan-tulisan yang mendorong perdebatan akademik dari kalangan akademisi yunior dan senior dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggeris
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN SPIRITUALITAS MELALUI PENANAMAN PERILAKU RELIGIUS SISWA SMP MAMBAUL ULUM BATA-BATA PUTERI PALENGAAN PAMEKASAN Abdul Gaffar; Lailatul Mubarokah; Imaniyatul Fithriah
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i1.1518

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Triangulasi dilakukan untuk menjelaskan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan berbagai sumber. Lembaga pendidikan Islam tentu mempunyai kegiatan pembelajaran didalam maupun diluar kelas. Dan upaya guru adalah menfilter dampak negatif tersebut dengan meningkatkan kecerdasan spiritual siswa melalui internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam. Dengan ini, kemungkinan akan mengurangi dampak negatif yang ada. Sehingga terfokus dengan menjelaskan nilai-nilai pendidikan agama Islam, menjelaskan tentang kecerdasan spiritual, dan menjelaskan tentang proses internalisasi nilai-nilai PAI dalam meningkatkan SQ siswa. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Adanya beberapa aspek SQ yaitu pengembangan SQ, pengembangan potensi SQ dalam individu, dan peningkatan SQ dalam pembelajaran di SMP Mambaul Ulum Bata-Bata puteri. Dan (2) Proses pelaksanaan pengembangan kepribadian spiritual dalam upaya meningkatkan SQ  seperti memberikan tauladan, optimalisasi kegiatan rutinan religius, menampilkan beberapa film keteladanan, dan pemberian imbalan (reward).
PERAN GURU AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA MUSLIM DI YAYASAN KRISTEN Ridwan Ilahude
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i2.1462

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan di sekolah dasar GMIS El-Roi Ngalipaeng yang dilatarbelakangi oleh keadaan siswa muslim di sekolah dasar tersebut pada prakteknya selalu mengedepankan nilai-nilai Islam dalam kegiatan belajar mengajar meskipun berada pada lingkungan sekolah dibawah naungan yayasan Kristen. Penelitian karya ilmiah ini yaitu termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan paedagogik yang diambil dari dua sumber jenis data yaitu primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi serta menggunakan tiga metode analisis data yang di antaranya reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa peran guru agama Islam dalam membina akhlak siswa muslim di sekolah dasar GMIS El Roi Ngalipaeng berupaya menerapkan metode pembiasaan dan keteladanan. Metode pembiasaan diterapkan melalui program rutinitas harian yang menjadikan siswa terbiasa untuk melakukan hal-hal positif yaitu mulai dari shalat berjamaah, tadarusan al quran, salam dan salim, berkata baik dan sopan, serta pembiasaan menjaga kerapian dan kebersihan. Sementara keteladanan dilakukan setiap saat oleh guru agama Islam sebagai bentuk percontohan yang baik bagi siswa.
INTERNALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SISWA DI ERA MERDEKA BELAJAR Violina Dwi
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i1.1298

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural yang mempunyai beranekaragam suku, ras, agama, dan budaya. Akan tetapi rasa saling menghargai, menghormati dan toleransi di antara masyarakat Indonesia sekarang ini masih kurang. Hal ini tentu saja menjadi ancaman tersendiri bagi bangsa Indonesia, selain itu juga berdampak pada karaktek yang dimiliki siswa sebagai generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, pendidikan merupakan solusi utama dalam menghadapi permasalahan tersebut. Melalui pendidikan multikultural dalam Pendidikan Agama Islam yang diberikan di sekolah, diharapkan mampu meningkatkan karakter siswa dengan memanfaatkan sistem pembelajaran di era merdeka belajar. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan ide atau sebuah konsep baru dalam bidang Pendidikan Agama Islam di era Merdeka Belajar. Kesimpulan dari penulisan ini, melalui pendidikan multikultural dalam Pendidikan Agama Islam, kita mempunyai siswa yang berkarakter dan menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan multikultural. Selain itu, siswa dapat berperan serta dalam upaya membangun bangsa Indonesia menghadapi persaingan global di dunia Internasional.
THE CONCEPT OF ISLAMIC EDUCATION A. MALIK FADJAR Fathum Ibrahim
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i2.1781

Abstract

Abstrak : Konsep Pendidikan Islam A.Malik Fadjar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep Pendidikan Islam A. Malik Fadjar. Melalui penelitian kepustakaan dengan menggunakan bentuk penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam menurut A.Malik Fadjar adalah jenis pendidikan yang menempatkan Islam sebagai sumber nilai dan sebagai bidang studi yang ditawarkan melalui program studi yang diselenggarakan. Hal ini terkait dengan tujuan dari pendidikan Islam yaitu untuk menciptakan insan kamil atau muslim paripurna. Pendidikan Islam berorientasi pada pemberdayaan, karena merupakan keharusan untuk mengembangkan potensi manusia yang berusaha bertindak dan berbuat demi mempertahankan hak-haknya yang terus diperoleh secara adil sesuai fitrah manusianya. Nilai esensial dari hal tersebut berkorelasi dengan sistem dan hukum kehidupan yang berlangsung yang telah menciptakan kekuatan-kekuatan yang dapat mempengaruhi dan menentukan sikap umat. Konsep pendidikan Islam dalam pandangan Malik Fadjar adalah pendidikan integralistik, humanistik, pragmatik, dan berakar budaya yang kuat. Abstract: This study aims to analyze the concept of Islamic Education A. Malik Fadjar. Through library research using descriptive qualitative research, this study concludes that Islamic education, according to A. Malik Fadjar, is a type of education that places Islam as a source of value and a field of study offered through study programs organized. This is related to the purpose of Islamic education, namely to create perfect human beings or Muslims. Islamic education is oriented towards empowerment because it is a must to develop human potential, which tries to act and act to defend their rights which continue to be obtained relatively according to human nature. The essential value is correlated with the ongoing system and laws of life that have created forces that can influence and determine people's attitudes. The concept of Islamic education in Malik Fadjar's view is integralists, humanistic, pragmatic, and culturally rooted education. Kata Kunci : Pendidikan Islam, Orientasi, Insan Kamil
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ONLINE SISWA MTs N 2 KOTAMOBAGU DI MASA PANDEMI COVID-19 Umarudin H Dilapanga; Rahmathias Jusuf
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i2.1605

Abstract

Efektivitas pembelajaran dapat tercapai salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi, baik dari konten materi ataupun keadaan lingkungan siswa. Di masa pandemi covid-19 ini, proses pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) N 2 Kotamobagu dilaksanakan melalui online, maka sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di MTs N 2 Kotamobagu penting kiranya mengetahui sejauh mana tingkat efektivitas pembelajaran online di masa pandemi covid-19 ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data, selain itu digunakan juga skala pengukuran atau rating scale melalui angket untuk memperoleh dan mengumpulkan data pendukung penelitian tentang efektivitas pembelajaran online siswa MTs N 2 Kotamobagu. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa guru dan siswa menerima serta memberikan respon 55.55 % senang pembelajaran dilakukan melalui online, tidak semua materi dapat disampaikan dalam pembelajaran selama pandemi covid-19. Aspek yang sulit diukur adalah aspek kognitif dan afektif atau penilaian sikap siswa selama belajar dari rumah melalui online. Rata-rata nilai siswapun berkisar pada nilai 70 dengan bentuk tes pilihan ganda pada evaluasi hasil belajar. Untuk efektivitas pembelajaran jika ditinjau dari segi ketersediaan fasilitas penunjang pembelajaran online maka disimpulkan bahwa fasilitas kurang memadai pada ketersedian kuota internet yang dimiliki siswa dan kurangnya akes atau kelancaran jaringan internet dibeberapa tempat tinggal siswa sehingga hal ini menjadi hambatan utama selama proses pembelajaran online berlangsung, dengan kata lain proses pembelajaran online siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) N 2 Kotamobagu kurang efektif pada ketersedian fasilitas penunjang pembelajaran online dan cukup efektif dari segi konten materi yang diberikan.
PENERAPAN METODE KISAH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI MTS NURUL HUDA KAUDITAN II DAN MTS ALKHAIRAAT MAPANGET Susanti Faradilla Wambes
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i2.1688

Abstract

Metode pembelajaran adalah teknik yang dikuasai pendidik atau guru untuk menyajikan materi pelajaran kepada peserta didik di kelas, agar materi pelajaran dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh peserta didik dengan baik. Seorang guru harus kreatif dalam menentukan metode yang digunakan pada saat penyampaian materi di kelas. Apabila metode yang digunakan sesuai dengan materi, maka tujuan pembelajaran akan mudah tercapai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan, bertujuan untuk mengamati secara mendalam penerapan metode kisah dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI. Lokasi penelitian di MTs Nurul Huda Kauditan II dan MTs Alkhairaat Mapanget. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang penulis lakukan ini yaitu, penerapan metode kisah adalah salah satu cara yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pelajaran di kelas, dari hasil wawancara peneliti dengan guru dan peserta didik mengatakan bahwa metode kisah sangat baik, di senangi dan dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI. Walaupun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapannya dari segi waktu, buku dan media pembelajaran. Kesimpulan dari hasil penelitian yang penulis lakukan, menunjukkan bahwa penerapan metode kisah dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI di MTs Nurul Huda Kauditan II dan di MTs Alkhairaat Mapanget. hal ini terlihat dari partisipasi peserta didik yang aktif ketika proses pembelajaran berlangsung. 
PEACE RESOLUTION IN EDUCATION Muh. Idris
Journal of Islamic Education Policy Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v6i2.1690

Abstract

Abstrak: Resolusi Perdamaian dalam Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resolusi perdamaian dalam pendidikan. Perdamaian tidak bisa dilihat sebagai substansi yang berdiri sendiri dan parsial. Kekerasan melibatkan banyak faktor yang sangat mungkin saling terkait, sehingga penanganannya membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Beberapa kasus konflik dan kekerasan yang terjadi di Indonesia memberikan gambaran yang cukup jelas. Melalui penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah solusi terbaik untuk membantu manusia melihat bagaimana seharusnya manusia dan bagaimana seharusnya hidup. Pendidikan harus menjadi cara hidup dalam penemuan cara hidup yang benar. Pendidikan dapat melakukan sesuatu untuk perdamaian setidaknya dalam dua cara: Pertama, Pendidikan mengambil strategi konservasi bahwa Pendidikan perlu diarahkan untuk merawat, memelihara, mempertahankan "aset agama dan budaya" pengetahuan, nilai, dan adat istiadat dari waktu ke waktu oleh sejarah dalam rangka mempertahankan harkat dan martabat manusia dan Kedua, Pendidikan mengambil strategi restorasi yaitu Pendidikan diarahkan untuk memperbaiki dan memulihkan aset-aset agama dan budaya yang telah mengalami pencemaran, pembusukan, perusakan.Abstract: This study aims to analyze peace resolution in education. Peace cannot be seen as an independent and partial substance. Violence involves many factors that are very likely to be interrelated, so handling it requires tremendous patience. Several cases of conflict and violence that occurred in Indonesia provide a reasonably clear picture. Through research, it can be concluded that Education is the best solution to help humans see how humans should be and live. Education must be a way of life in the discovery of the right way of life. Education can do something for peace in at least two ways: First, Education takes a conservation strategy that Education needs to be directed to care for, maintain, maintain "religious and cultural assets" of knowledge, values, and customs from time to time by history in order to maintain dignity. Moreover, human dignity and Second, Education adopts a restoration strategy, namely Education is directed to repair and restore religious and cultural assets that have been polluted, decayed, and damaged.Keywords: Resolution, Conflict, Peace, Education    
PENANAMAN NILAI MODERASI BERAGAMA SISWA MTs N 2 KOTAMOBAGU MELALUI SIMBOL AGAMA, KONTEN MODERAT DAN RELASI SOSIAL Huju Mokoginta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1722

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa penanaman nilai moderasi beragama siswa MTsN 2 Kotamobagu melalui simbol Agama, konten moderat dan Relasi Sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengambilan sampel snowball sampling melalui  wawancara dengan siswa madrasah MTsN 2 Kotamobagu sebagai informan kunci, kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan dan dewan pembina kegiatan keagamaan, maka penelitian ini menemukan bahwa penanaman nilai moderasi beragama siswa MTsN 2 Kotamobagu melalui simbol Agama sepanjang simbol agama tersebut di tempatkan di tempat umum, berkaitan dengan konten moderat siswa mengakses konten-konten yang mendeklarasikan moderasi beragama di facebook dan youtube. Siswa tidak setuju terhadap konten-konten yang bermuatan kekerasan beragama, dan radikalisme yang dapat memecah hubungan antar umat beragama dan Dalam relasi sosial, siswa bersedia tinggal berdampingan dan menjalin pertemanan dengan orang yang berbeda agama.Abstract: Investing in The Values of Religious Moderation Students of MTs N 2 Kotamobagu Through Religious Symbols, Moderate Content, And Social Relations. This study aims to analyze the inculcation of the value of religious moderation in MTsN 2 Kotamobagu students through religious symbols, moderate content, and social relations. By using a descriptive approach and a snowball sampling technique through interviews with madrasah students at MTsN 2 Kotamobagu as key informants, madrasa heads, deputy heads of student madrasas, and the board of supervisors for religious activities, this study found that inculcating the value of moderation in MTsN 2 Kotamobagu students through religious symbols. As long as the religious symbol is placed in a public place, it is related to moderate content; students access to content that declares religious moderation on Facebook and YouTube. Students disagree with content that contains religious violence and radicalism that can break relations between religious communities, and in social relations, students enjoy content and make friends with different people.Kata Kunci: Moderasi Beragama, Simbol agama, Konten moderat dan Relasi social
INTEGRASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMA KELAS X Muhammad Lutfi Gonibala
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1905

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengupas tuntas Fenomena Tindak beragama yang Ekstrim, mengkaji Faktor-faktor penyebabnya, Kemudian menemukenali Pola Integrasi Nilai-nilai Moderasi beragama dalam Pembelajran PAI dan Budi Pekerti di SMA Kelas X sebagai Upaya untuk menangkal tersebarnya Pemahaman dan Tindak beragama yang keliru di Lingkungan Sekolah. Dengan menggunakan Pendekatan Library Research (Kajian Pustaka) serta Analisis yang mendalam maka disimpulkan ada 3 Pola Integrasi yang tepat untuk digunakan dalam Pembelajaran PAI berbasis Moderasi beragama, yaitu Integrasi Nilai-nilai Moderasi beragama melalui KD dan KI yang mengandung Nilai-nilai Moderasi, Integrasi melalui Experiental Learning atau Metode Belajar berbasis Pengalaman, serta Integrasi melalui Hidden Curriculum atau Kurikulum tersembunyi yang di Implementasikan bersama oleh seluruh Unsur yang ada di dalam Sekolah.
URGENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Muh Idris; Sabil Mokodenseho; Evra Willya; Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1907

Abstract

Abstrak: Manusia dihadapkan pada beberapa bencana alam yang mengerikan yang membahayakan kehidupan mereka dan biosfer. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas manusia yang menyebabkan pemanasan global. Oleh karena itu, diperlukan upaya sadar untuk melakukan pelestarian lingkungan dan ini akan lebih efektif bila dilakukan oleh semua pihak. Pendidikan Islam merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan karena membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan dan merupakan perjalanan yang dirintis untuk kelangsungan hidup generasi berikutnya. Pendidikan membantu memahami berbagai nilai dan konsep yang diperlukan untuk mengembangkan sikap dan keterampilan dalam membangun hubungan timbal balik antara manusia, budaya dan lingkungan. Melalui pendidikan, manusia membentuk sikap yang membantu untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Abstract: The urgency of Islamic Education in Environment Conservation. Humans are faced with terrible natural disasters that endanger their lives and the biosphere. These are inseparable from human activities, which lead to global warming. Therefore, it takes conscious effort to carry out environmental Conservation, which would be more effective when carried out by all parties. Islamic education is one of the efforts aimed at conserving the environment because it builds awareness of its importance and is a journey pioneered for the next generation's survival. Education helps to understand various values and concepts needed to develop the attitudes and skills toward building mutual relations between humans, culture, and the environment. Through education, humans form attitudes that help to have a concern for the environment.  Kata Kunci: Pendidikan Islam; Pelestarian Lingkungan

Page 8 of 13 | Total Record : 129