cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Satya Widya
ISSN : 08545995     EISSN : 2549967X     DOI : -
Core Subject : Education,
SATYA WIDYA is presenting diverse, yet still within major themes in education. Especially the study of theoretical education and results of descriptive research, classroom action research, experimental and development research, in the purpose of sustainable professionalism development.
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Upaya Pengasuh dalam Membantu Menerapkan Perilaku Disiplin pada Anak (Studi Kasus di Panti Asuhan Salib Putih Salatiga) Ika Wulansari; Ajeng Ayu Widiastuti; Tritjahjo Danny Soesilo
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.652 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p50-61

Abstract

This study aims to find out how caregivers in helping children to develop or build discipline from an early age conducted by 3 caregivers of the Orphanage of the White Cross on the Orphanage Children of the White Cross especially against one early childhood. The type of this research is descriptive qualitative with case study method, data collection by interview and data analysis with qualitative. In this study there are 3 subjects that help one child in building discipline. The results of the study show that the discipline of children is increasing from previously unattended discipline until now already have good discipline, in building discipline. The way in which the subject tends to be different from the other caregivers. Subjects do not use corporal punishment and it is done in a better way. The way the subject tends to be a subtle way with good advice, real stories, habits, good examples, daily schedules made, gift giving to children.
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Metode Role Playing di Kelompok Bermain Refisi Duha; Ajeng Ayu Widiastuti
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.39 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p77-87

Abstract

Role playing merupakan cara untuk penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan anak yang berperan sebagai subyek pembelajaran aktif. Kegiatan role playing yang dibahas dalam kajian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok bermain. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak melalui metode role playing di kelompok bermain Fransiskus Xaverius 78, Salatiga. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok bermain dengan usia 3-4 tahun yang berjumlah 12 anak, terdiri dari 6 perempuan dan 6 laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan sosial emosional anak melalui role playing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tiga kali pertemuan dalam satu siklus. Pada setiap siklus terdapat 3 tahap yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, dan 3) refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan catatan lapangan. Adapun instrumen penelitian yang penulis gunakan adalah berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia nomor 137 tahun 2014 dalam observasi berupa lembar penilaian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripstif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan kemampuan sosial emosional anak kelompok bermain melalui metode role playing di KB/TK Fransiskus Xaverius 78 Salatiga. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak dimana pada pratindakan sebesar 62.96%, pada siklus I meningkat menjadi 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 94.44%.
Memadupadankan antara Kompetensi Konselor aspek Asesmen BK dengan Pengembangan Literasi Siswa di Sekolah Catharina Tri Anni; Ninik Setyowani; Kusnarto Kurniawan
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.603 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p1-12

Abstract

The global development of the 21st century demanding students ability to be more critical, analytical and creative, so the school have a role as an instrument to shape that personality. School literacy movement is one effort to answer the demands. Through literacy students are conditioned to intelligently analyze, construct mindsets, which ultimately generate critical and dignified behaviors in the deal with the times changing. Student behavior is formed through the conditioning of school environments involving multiple parties, including guidance and counseling teachers. The guidance and counseling teacher should be able to translate the needs of the students to develop literacy skills through programs designed for students. Guidance and counseling teachers are able to integrated student literacy development procedures in classroom learning with services provided to students, so that the development of this literacy is integrated with guidance and counseling services.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD pada Pembelajaran Tematik melalui Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Fransiska Faberta Kencana Sari
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.877 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p62-76

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri Kecandran 01 Kecamatan Sidomukti, Salatiga pada pembelajaran tematik tema 8.Daerah tempat tinggalku, subtema 1, pembelajaran ke 4 melalui penerapan model pembelajaran role playing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan mengadopsi model Stringer dengan pelaksanaan tahap look (melihat), think (berpikir) dan act (bertindak). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Kecandran 01 sebanyak 33 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian autentik dengan menilai sikap (observasi), pengetahuan (tes), dan keterampilan (penilaian kinerja). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum tindakan dengan hasil setelah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dalam ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Dalam ranah pengetahuan hasil belajar meningkat dari persentase ketuntasan 48% dengan rata-rata kelas 67, menjadi 93% dengan rata-rata kelas 85. Dalam ranah sikap rata-rata siswa mampu mencapai predikat B (Baik) dari predikat C (Cukup). Dalam ranah keterampilan hasil belajar meningkat dari rata-rata 62 menjadi 75. Sehingga dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran tematik kerena mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam tiga ranah yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Bambang Ismanto
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.956 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p160-166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan kedisiplinan terhadap kemandirian belajar siswa kelas X IPS pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 3 Salatiga. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi sebanyak 115 siswa dan sampel sebanyak 89 siswa yang di ambil dengan teknis simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif motivasi dan kedisiplinan belajar terhadap kemandirian belajar. Analisis regresi variable penelitian dengan persamaannya Y = -0,874 + 0,432X1 + 0,586X2. Uji statitistik analisis regresi berganda menunjukkan hasil uji F sebesar 38,427>3,13, nilai signifikansi (0,000) < α (0,05). Dengan demikian Ho di tolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar dan kedisiplinan belajar terhadap kemandirian belajar siswa kelas X IPS pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 3 Salatiga. Nilai R square sebesar 0,610 atau 61% yang artinya variabel dan kedisiplinan belajar dapat menjelaskan variabel kemandirian belajar sebesar 61% sedangkan sisanya 39% merupakan variabel lain yang tidak di teliti. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar dan kedisiplinan belajar maka kemandirian belajar akan semakin baik. Pebelitian ini merekomendasikan agar Kepala Sekolah, dan guru menciptakan situasi kondusif kemandirian belajar dengan t meningkatkan motivasi dan kedisiplinan belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SIMBOL HURUF MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI DESA DUKUH KRAJAN RT 09 RW 01 KELURAHAN DUKUH KECAMATAN SIDOMUKTI KOTA SALATIGA Erma Maqdalena; Ajeng Ayu Widiastuti
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.569 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p125-137

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize symbols of the letters through the game of snakes ladder in children aged 5-6 years in Desa Dukuh Krajan RT 09 RW 01, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. This research is a type of Action Research Research (PAR). This study uses the subjects of children aged 5-6 years, amounting to 5 children. Technique of collecting data by observation, documentation, and interview. Data analysis techniques using quantitative descriptive. The results of this study indicate that snakes ladder method can improve the ability to recognize symbols of letters. The increase of letter symbol recognition can be seen based on the increase of pre-action percentage because 53,33% increase in cycle I become 65,55%, in cycle II increase to 81,65%, so that learning can be said succeed because of its calculation. the percentage of the ability to recognize symbols shows 76%. Indicators used include children who can show the shape of the symbol (pre-writing), create a picture with some letters / posts that have been shaped letters, and write his own name.
STRATEGI PERSIAPAN PENGAJUAN IJIN OPERASIONAL DI TPA BRIGHT MINDS SALATIGA Catharina Leksananingtyas; Lanny Wijayaningsih
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.975 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p138-150

Abstract

ABSTRACT The objective of thisresearch is to find out about the operational requirements of a Daycare Center (TPA) in order to help the TPA Bright Minds Salatiga getting its operational permit. The nature of this research is descriptive qualitative. Subjects of the study are the TPA Bright Minds Management and the Caregivers. Data is collected using observations, documentations, and deep interview methods. The collected data isanalyzed using techniques of data reduction, data presentation and verification. The results showed that there are two main categories of operational requirements, i.e. adminstrative and technical requirements. The administrative requirements include submision of TPA founder identity, certificate of domicile from the local headman, structure and detailed role of each of the Board members. The technical requirements are legal and valid documents of ownership/leasing rights of the land and buildings, estimated operational costs of the TPA, plan of TPA implementation standards, and some other additional documents. Thus, based on study's results, it is to suggest that the TPA Bright Minds Salatiga, should immediately strategize an application of its operational permit to the authorities.
PERAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BICARA ANAK SPEECH DELAY (STUDI KASUS DI HOMESCHOOLING BAWEN JAWA TENGAH) Lanny Wijayaningsih
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.838 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p151-159

Abstract

Speech Delay atau keterlambatan berbicara merupakan sebuah keadaan terlambat berbicara yang ditandai dengan keadaan anak yang memiliki kemampuan berbicara dibawah rata – rata. Dalam sebuah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak jarang kita menjumpai anak dengan keadaan yang “special” khususnya anak yang mengalami keterlambatan berbicara. Penelitian ini memiliki sebuah tujuan untuk memberikan pengetahuan bagi pembaca bagaimana pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangan berbicara anak.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif di sebuah Homeschoolingyang berada di daerah Bawen (Jawa Tengah) dengan melalui beberapa proses dan tahapan seperti observasi, wawancara, home visit serta mengkaji teori – teori yang relevan dengan perkembangan bicara anak. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pola asuh orang tua memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangan anak khususnya anak yang mengalami keterlambatan berbicara.Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh secara tepat dan bijak sesuai dengan kondisi anak serta memahami tahap tumbuh kembang anak dengan baik agar orang tua dapat memberikan perhatian terhadap setiap tumbuh kembang anak.
LEARNING MEDIA DEVELOPMENT OF BOARD GAME “THE LABYRINTH OF TRIGONOMETRY” IN TRIGONOMETRY MATERIALS FOR THE 10th GRADE SENIOR HIGH SCHOOL Tri Nova Hasti Yunianta
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.208 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p88-100

Abstract

Interaction is essential in mathematics learning process, so effective means to promote students’ interaction is compulsory. This research was appointed to develop the board game learning media “The Labyrinth of Trigonometry”, which is adequate to be implemented in trigonometry problem practices. Employing Research and Development (R&D), this research utilized the ADDIE model built of 5 stages, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Notably, this board game had been clarified to be a valid learning media by teaching material and media experts, exceptionally obtained 94% and 86% category. 35 students of 11th grade of Senior High School 1 Ambarawa were selected as the participants. The result showed that the practical index obtained excellent category (96%) and the Wilcoxon test significance result was 0.00 (less than 0.05) with higher posttest mean score than pretest. Eventually, the researcher concluded that “The Labyrinth of Trigonometry” was a valid, practical, and effective learning media.
SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU DI SD KABUPATEN GROBOGAN Yari Dwikurnaningsih
Satya Widya Vol 34 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.575 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p101-111

Abstract

ABSTRACT This research aimed to increase the quality of instruction through academic supervision with collaborative approached done by school principlas at SD Negeri Kabupaten Grobogan. This research is a school action research. Kemmis and Taggart model is used in this action research model and it was done in two cycles. In each cycle there are planning, implementation and observation and reflection. There are 10 people who were the subject of the research consist of 1 school principal and 9 teachers of SD Negeri Kabupaten Grobogan. The result of the research shows that the quality of instruction score from cycle I and II had increased. In cycle I the average score is 67,5 and in cycle II it became 90. Steps of academic supervision with collaborative approach includes (1) planning-defining supervision goal, schedule, technique chosen and instruments used; (2) implementation after socaliazation and agreement with teacher, the implementation included examining the learning instruments, observing the learning prosess, doing the assessment of learning; (3) the analysis of supervision result was done by identify the strength and weaknesses of teacher and then drown a concussion. Based on the research result and discussion, it can be concluded that academic supervision done by school principla could increase the quality of teachers’ instruction. Key words: academic supervision, collaborative approach, quality of instruction.

Page 3 of 21 | Total Record : 210