cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Analisis Beban Kerja dan Stres Traumatik pada Anggota Polisi Unit Kriminal Tugimin Supriyadi; Erik Saut H Hutahaean; Sandra Adetya; Anifah Anifah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.169 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p105-113

Abstract

The police officers working at the crime units often face a heavy workload due to the uncertainty of their work hours and the difficult situations they should deal with during their duties in solving criminal cases. This can cause them being prone to experience stress due to their exposure to situations that can cause trauma. This study aims to analyze the workload and traumatic stress in police officers serving in the crime units. Subjects involved in this study were 73 officers from eight crime divisions. All subjects were male and are serving their duties in Jakarta. Data were collected using a survey method and analyzed using correlation and a simple linear regression tests. The result shows that most subjects have  workload and stress levels in the medium category. The correlation test shows that there is a positive relationship between workload and traumatic among subjects, while the simple linear regression test shows that workload has a significant contribution in predicting the participants traumatic stress. This result confirms previous studies which conclude that the workload experienced by police officers impacts on their stress.   Keywords: Workload, traumatic stress, police officersAbstrak: Anggota kepolisian yang bertugas di bagian unit kriminal sering menghadapi beban kerja yang berat karena harus mengalami ketidakpastian jam kerja dan situasi sulit yang tidak jarang melampaui ambang batas mereka ketika menyelesaikan kasus-kasus kriminal. Hal ini dapat berimplikasi pada kemungkinan terpaparnya para personel polisi dengan situasi traumatik. Hal tersebut menyebabkan polisi yang bertugas di bagian ini rawan mengalami stres. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beban kerja dan stres traumatik pada anggota kepolisian yang bertugas di unit kriminal. Subjek yang terlibat berjumlah 73 orang berasal dari delapan divisi kriminal. Semua subjek berjenis kelamin laki-laki dan bertugas di Jakarta. Data dikumpulkan menggunakan metode survei dengan menyebarkan angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi dan uji regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan rata-rata subjek memiliki beban kerja dan tingkat stres dalam kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara beban kerja dan stres traumatik pada subjek, sedangkan hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa beban kerja berkontribusi secara signifikan terhadap stres traumatik subjek. Hasil penelitian ini mengonfirmasi penelitian sebelumnya yang menyimpulkan bahwa beban kerja anggota berdampak pada stres yang dialami.
Menguji Kepuasan Hubungan Melalui Intimasi dan Perasaan Cemburu pada Pelaku Hubungan Friends with Benefits Putu Yunita Trisna Dewi; M. Arief Sumantri
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.745 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p114-126

Abstract

Friends with Benefits (FWB) is a friendship of the opposite sex that involves sexual activity without commitment, feelings of love and encouragement to continue the relationship toward a romantic relationship. This study aims to determine the role of intimacy and jealousy towards the relationship satisfaction of individuals undergoing the FWB and the role of jealousy towards intimacy, and describing the emotions and views of participants on their FWB relationships. The subjects were 304 people undergoing FWB relationship in the last two years. Data were collected using Miller Social Intimacy, Multidimensional Jealousy, and Relationship Assessment Scales. Hierarchical linear regression and descriptive analysis were used to analyze data. Participants experiences of their FBW relationship were also collected and analyzed qualitatively. The result showed that intimacy and jealousy significantly predicted the relationship satisfaction both simultaneously and partially. Jealousy also significantly influences intimacy. A qualitative analysis reveals three categories that describe the emotions and views of the participants towards their FWB  relationships, namely feeling satisfied and happy, feeling less satisfied and regretful, and feeling happy but regretful.Keywords : friends with benefits, intimacy, jealousy, relationship satisfaction. Abstrak: Friends with Benefits (FWB) adalah hubungan pertemanan lawan jenis yang melibatkan hubungan seksual tanpa komitmen, perasaan cinta dan dorongan untuk melanjutkan ke hubungan yang romantis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan intimasi dan perasaan cemburu terhadap kepuasan hubungan partisipan yang menjalani hubungan FWB, peranan perasaan cemburu terhadap intimasi, serta mendeskripsikan gambaran emosi dan pandangan partisipan saat menjalani hubungan FWB. Partisipan penelitian berjumlah 304 partisipan, yang menjalani hubungan FWB dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Data dikumpulkan dengan skala Miller Social Intimacy, Multi-dimensional Jealousy, dan Relationship Assesment. Data dianalisis menggunakan regresi linier berjenjang. Data kualitatif juga dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif untuk mendalami perasaan dan pandangan partisipan terhadap FWB yang dijalani. Hasil penelitian menunjukkan intimasi dan perasaan cemburu secara signifikan mempengaruhi kepuasan hubungan baik secara simultan maupun parsial. Perasaan cemburu juga secara signifikan memberi pengaruh terhadap intimasi. Secara kualitatif, ditemukan tiga kategori yang menggambarkan emosi dan pandangan partisipan dalam menjalani hubungan FWB, yaitu merasa puas dan senang, kurang puas hingga menyesal, dan merasa senang namun ada penyesalan.
Efektivitas Program Pelatihan Penetapan Tujuan pada Siswa Sekolah Menengah Atas Jimny Hilda Fauzia; Farida Kurniawati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.649 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n1.p1-16

Abstract

Goal setting is an important skill for students to have so they can achieve academic success. This study aims to test the effectiveness of the goal setting training in improving students' knowledge and skills for setting goals. The study was a quasi-experimental design and was structured in experiential learning framework. The subjects were 12 students. Data were collected quantitatively using a questionnaires and qualitatively using observation and open-ended questions. The paired sample t-test was used to analyze quantitative data, while qualitative data were analyzed descriptively based on goal-setting concept. The results show that participants of this study experienced a significant increase in knowledge and skills scores after attending the training (p<0.001). The training process runs according to established procedures, so that training objectives can be achieved properly. The quality of the contents of the discussion and the answers of students in the test showed good results. However, this training still needs to be supplemented with follow-up to ensure changes in student behavior after attending the training. This study suggests that schools should facilitate their students to involve in goal setting trainings and activities in order to increase their opportunities in achieving academic success.Keywords: Goal setting, training, secondary studentsAbstrak: Penetapan tujuan merupakan salah satu keterampilan yang penting untuk dimiliki siswa agar mereka dapat mencapai kesuksesan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan penetapan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menetapkan tujuan. Penelitian dilakukan dengan desain kuasi-eksperimental dan disusun dengan kerangka experiential learning. Subjek penelitian ini adalah 12 orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) œSukses Jakarta. Data dikumpulkan secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan teknik paired sample t-test, sedangkan analisis data kualitatif dilakukan dengan mengumpulkan data observasi selama pelatihan berlangung dan meninjau kualitas jawaban siswa pada tes. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan skor pengetahuan dan keterampilan yang signifikan (p<0,001) setelah mengikuti pelatihan. Proses pelatihan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan baik. Kualitas isi diskusi dan jawaban siswa dalam tes menunjukkan hasil yang baik. Namun demikian, pelatihan ini masih perlu dilengkapi dengan tindak lanjut untuk memastikan adanya perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil penelitian ini menunjukkan penting-nya bagi sekolah untuk memfasilitasi para siswanya mengikuti kegiatan dan pelatihan terkait penetapan tujuan demi tercapaianya keberhasilan akademik mereka.
Peran Harga Diri terhadap Fear of Missing Out pada Remaja Pengguna Situs Jejaring Sosial Satria Siddik; Mafaza Mafaza; Lala Septiyani Sembiring
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.882 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p127-138

Abstract

Adolescents with fear of missing out  are afraid that others might be having rewarding experience that they are not aware of it so that they fail to control themselves from staying connected with others primarily through social networking sites (SNS). One of the factors causing this is self-esteem.The aim of this study is to examine the role of self-esteem on fear of missing out (FoMO) among adolescents who are using SNS. A total of 349 adolescents were recruited for this study using non-probability sampling technique. Data were collected using Fear of Missing Out Scale and Self-Liking/Self-Competence Scale-Revised. Simple linear regression was used analyzed the data. The study found that self-esteem can predict FoMO and contributes in affecting the changes in FoMO among participants of the study.Keywords: Fear of missing out, self-esteem, Social Networking sites Abstrak. Remaja yang mengalami Fear of Missing Out (FoMO) merasa takut akan tertinggal momen berharga yang dilakukan orang lain jika ia tidak terus mengikuti apa yang dilakukan mereka. Akibatnya remaja seperti ini tidak mampu menahan diri dari keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain terutama melalui situs jejaring sosial atau Social Networking Sites (SNS). Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai penyebab salah satunya harga diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peran harga diri terhadap FoMO pada remaja yang menggunakan situs jejaring sosial. Data diperoleh dari sampel sebanyak 349 remaja yang direkrut menggunakan teknik nonprobability sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah skala Fear of Missing Out dan Self-Liking/Self-Competence Scale-Revised. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear sederhana. Hasil penelitian menemukan bahwa harga diri berperan signifikan terhadap kondisi FoMO pada subjek penelitian.
Program Pendidikan Personal Safety untuk Siswa Sekolah Dasar Annisya Sekar Suryati; Lucia R.M. Royanto
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.095 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n1.p60-70

Abstract

Awareness of personal safety for elementary school students in recent rapid information development is an important issue. This study aims to increase students awareness of their personal safety using psychoeducation consisting of sexual education and security in internet use. The subjects in this study were 54 students in an Elementary School in South Jakarta which were choosen using purposive sampling method.  Data were collected using questionnaires given to participants before and after interventions and analyzed using Wilcoxon Signed Rank Test. The result indicates that there is an increase in awareness of personal safety that can be seen from the improvement of their knowledge of reproductive or sexual anatomy and safe internet use. Based on the result, a systematic and tiered personal safety education is suggested to be introduced at every level of school.Keywords: Personal safety, sex education, internet use, psychoeducationAbstrak: Kesadaran akan personal safety atau keselamatan diri bagi siswa sekolah dasar di tengah perkembangan informasi yang pesat saat ini menjadi hal yang amat penting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui pemberian pengetahuan melalui psikoedukasi mengenai personal safety yang terdiri dari pendidikan seksual dan keamanan dalam menggunakan internet. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 di salah satu SD swasta di Jakarta Selatan yang berjumlah 54 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan sebagai pretest dan posttest dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perubahan kesadaran tentang personal safety pada subjek yang terlihat dari meningkatnya pengetahuan tentang organ seksual dan reproduksi serta penggunaan internet yang aman. Berdasarkan hasil tersebut, pendidikan personal safety yang sistematis dan berjenjang diharapkan dapat diterapkan pada setiap jenjang sekolah secara sistematis.
Peran Kepercayaan Diri dan Kemampuan Multitasking terhadap Readiness to Change pada Mahasiswa Meita Santi Budiani; Olievia Prabandini Mulyana; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.971 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p150-162

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-confidence and multitasking abilities with readiness to change among students. This study used a quantitative correlational method. The total number of 30 members of Psychology Student Association in Universitas Negeri Surabaya was recruited. Data were collected using three instruments, namely self-confidence, multitasking ability, and readiness to change scales. Data were analyzed using a multiple linear regression technique with the help of SPSS 24.0 for windows program. The statistical analysis results showed that the hypothesis of this study is approved. It can be concluded that there is a positive relationship of self-confidence and multitasking ability with readiness to change among subjects.Keywords: Self-confidence, multitasking ability, readiness to change, students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada mahasiswa.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Seluruh 30 mahasiswa pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya direkrut secara purposif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change. Analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis penelitian ini diterima. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang bersifat positif antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada subjek.
Penyesuaian Sosial Berdasarkan Adversity Quotient pada Mahasiswa Rantau Yuliezar Perwira Dara; Sayidah Hilmi Dewi; Faizah Faizah; Ulifa Rahma
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.112 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p139-149

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of the adversity quotient on social adjustment among students who are migrating from their home regions to the Malang City, East Java, for studying at universities. The sample was 164 students who are in the first year of their studies. Data were collected using Adversity Response Profile (ARP) and Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) and are analyzed using simple linear regression. The result showed that there is positive correlation between adversity quotient and social adjustment among the participants. It can be concluded from this study that the participants adversity quotient can affect their social adjustment. The increase of adversity quotient will predict better social adjustment.Keywords: Adversity quotient, migrating students, social adjustment.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran adversity quotient pada mahasiswa luar kota dalam membentuk penyesuaian sosial. Subjek penelitian adalah 164 mahasiswa perantauan yang menjalani studi mereka pada tahun pertama di Malang, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui skala Adversity Response Profile (ARP) dan Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ). Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara adversity quotient dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau yang sedang kuliah pada tahun pertamanya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adversity quotient pada partisipan dapat mempengaruhi kemampuan penyesuaian sosial mereka. Peningkatan adversity quotient  dapat memprediksi penyesuaian sosial yang lebih baik.
Kepuasan Pernikahan Pasangan Beda Etnis ditentukan Resolusi Konflik dan Intimasi Spiritual Alexandra Arvia; Jenny Lukito Setiawan
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.462 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n1.p17-31

Abstract

The aim of this study was to examine the effect of conflict resolution and spiritual intimacy on marital satisfaction among interracial married couples. Subjects in this study were 51 interracial married couples in one of the church synods in Indonesia. Data were collected using conflict resolution, spiritual intimacy and marital satisfaction scales. Data analysis techniques used in this study were multiple and partial regression analysis. The result showed that there is an effect of conflict resolution and spiritual intimacy to marital satisfaction simultaneously. On the other hand, both conflict resolution and spiritual intimacy has their own roles towards marital satisfaction among interracial married couples. Nevertheless, compared with conflict resolution, spiritual intimacy has a bigger impact towards marriage satisfaction.Keywords: Conflict resolution, marital satisfaction, spiritual intimacyAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh resolusi konflik dan intimasi spiritual terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan suami istri beda etnis. Subjek penelitian adalah 51 pasangan suami istri beda etnis pada salah satu sinode gereja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan skala resolusi konflik, skala intimasi spiritual dan skala kepuasan pernikahan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Analisis regresi linier berganda menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari resolusi konflik dan intimasi spiritual terhadap kepuasan pernikahan secara simultan. Selain itu, baik resolusi konflik ataupun intimasi spiritual masing-masing memiliki peran terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan Kristiani beda etnis. Meski demikian, dibandingkan dengan resolusi konflik, intimasi spiritual memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap kepuasan pernikahan.
Kompetensi Sosial Remaja Berdasarkan Status Pekerjaan dan Pola Pengasuhan Ibu Sekar Tristi Apriza; Edilburga Wulan Saptandari
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.123 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n1.p47-59

Abstract

This study was aimed to determine the difference of adolescents social competence based on their mothers working and non-working status and parenting styles. The interaction between mothers work status and their parenting styles in determining adolescents social competence was also tested. A total number of 292 Junior High School students whose ages ranged from 11 to15 years old were involved in this study. Data were collected using online questionnaires of social competence and parenting styles and were analyzed using two-way ANOVA. The results reveal no difference in social competence between adolescents whose mothers are working and those whose mothers are not working. However, a significant difference of the adolescents social competence was found when it is based on mothers parenting styles. The result also shows no interaction between mothers working status and their parenting styles.Keywords: Social competence, adolescents, work status, parenting style, mother Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi sosial pada remaja dengan ibu bekerja dan tidak bekerja dan perbedaan kompetensi sosial pada remaja ditinjau dari pola asuh ibu. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui interaksi antara status pekerjaan ibu dengan pola asuh ibu dalam menentukan kompetensi sosial. Partisipan penelitian adalah 292 remaja siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berusia antara 11-15 tahun. Instrumen yang digunakan untuk koleksi data adalah skala Kompetensi Sosial dan Skala Pola Asuh Ibu. Data penelitian dianalisis menggunakan Two Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kompetensi sosial pada remaja dengan ibu bekerja dan tidak bekerja. Namun, terdapat perbedaan kompetensi sosial pada remaja ditinjau dari pola asuh ibu. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak terdapat interaksi antara status pekerjaan ibu dengan pola asuh ibu dalam menentukan kompetensi sosial remaja.
Psikoeduakasi C4ME Untuk Mengatasi Gangguan Sindrom Pramenstruasi Pada Taruni Militer Eunike Setiawati; Andri Adi Wijaya; Sri Wahyuningsih
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.966 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n1.p32-46

Abstract

Different situations and lifestyles in the military education academy require the women Navy cadets to adapt to high levels of stress. Stress can potentially disrupt the menstrual cycle and worsen the symptoms of premenstrual syndrome (PMS) which can reduce their performance as military cadets. This study aims to determine the effect of psychoeducation of Care For Menstruation (C4ME) on overcoming PMS problems in the Navy Academy. C4ME covers health counseling activities that provide information about menstruation and involves interventions based on cognitive-behavioral techniques to cope with PMS symptoms. This quasi-experiment used non-randomized one-group pretest-posttest design. Fifteen women Navy cadets were recruited. Quantitative data were collected using questionnaires of knowledge and attitude towards menstruation and were analyzed using a parametric statistical t-correlated sample. Qualitative data were collected from interviews before and after the intervention and were analyzed using a content analysis. The results show that C4ME psychoeducation is effective in increasing knowledge of menstruation (p = 0.01), changing participants' attitudes toward menstruation being more positive (p <0.01) and decreasing the symptoms of PMS experienced by participants.Keywords:  C4ME Psychoeducation, premenstrual syndrome, women navy cadet Abstrak: Perbedaan situasi dan gaya hidup di akademi pendidikan militer menuntut para taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk beradaptasi dengan level stres yang tinggi. Stres berpotensi dapat mengganggu siklus menstruasi dan memperparah gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang dapat menurunkan produktifitas taruni. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh psikoedukasi Care For Menstruation (C4ME) dalam mengatasi masalah PMS pada taruni AAL. Program psikoedukasi meliputi kegiatan penyuluhan kesehatan dan intervensi dengan teknik kognitif-perilaku untuk mengatasi gejala PMS. Metode kuasi-eksperimen dengan non-randomized design one-grup pretest-posttest digunakan. Partisipan penelitian adalah lima belas orang taruni AAL. Data kuantitatif tentang pengetahuan dan sikap terhadap menstruasi diukur menggunakan kuesioner, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik parametrik t-correlated sample, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis konten. Hasil menunjukkan bahwa psikoedukasi tentang menstruasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan (p=0,01), mengubah sikap partisipan menjadi lebih positif terhadap menstruasi (p<=0,01), dan menurunkan gejala PMS pada para taruni.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue