AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Articles
44 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 2 (2023): Mei"
:
44 Documents
clear
Penerapan Media HISAPP Berbasis Augmented Reality sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa SD Materi Sejarah
Yuniawatika Yuniawatika;
Hanim Nurlatifah;
Sandra Prilia Anggraini;
Sunaryo Sunaryo
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.10949
Mata pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang kompleks karena di dalamnya memuat peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi isu sosial. Oleh karena itu, mata pelajaran IPS penting untuk dipelajari khususnya siswa sekolah dasar. Meskipun penting, mata pelajaran IPS khususnya sejarah dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan karena dalam penyampaiannya hanya menggunakan metode ceramah tanpa adanya media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran IPS. Hal ini terjadi di SDN Sumberdadap 01 berdasarkan hasil wawancara kepada guru kelas IV, menjelaskan bahwa mata pelajaran sejarah menjadi momok bagi siswa khususnya sejarah kerajaan Indonesia karena dianggap sulit. Oleh karena itu, dalam pengabdian ini tim PPM Universitas Negeri Malang menciptakan media pembelajaran HISAPP berbasis Augmented Reality (AR). Pengabdian tim PPM Universitas Negeri Malang dilaksanakan pada bulan April- November 2021. Rangkaian kegiatan selama pengabdian yaitu menyusun RPP bersama guru kelas IV, merancang dan membuat media HISAPP, sosialisasi media HISAPP, penerapan media HISAPP dalam pembelajaran yang diawali dengan pretest dan diakhiri dengan posttest. Tingkat pemahaman siswa tentang materi sejarah kerajaan Indonesia meningkat dibuktikan dengan hasil pretest dan postest. Hasil pretest sebesar 100% mendapat nilai di bawah KKM, sedangkan hasil posttest sebesar 76,4% siswa mendapat nilai di atas KKM.
Peningkatan Pemasaran Produk UMKM Marning Mesuji melalui Teknologi Terbarukan
Suaidah Suaidah;
Ahmad Ari Aldino;
Kurnia Rimadhanti Ningtyas;
Lulud Oktaviani;
Rido Febryansyah;
Ika Septiana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.14765
Jagung marning Mesuji merupakan usaha di bawah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah berada pada kategori usaha mikro yang bergerak di bidang penjualan makanan ringan. Beraneka ragam cemilan ringan seperti jagung marning masih banyak diminati, tidak hanya untuk sekedar cemilan ataupun makanan selingan saat santai dirumah. Kondisi seperti ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk menekuni pembuatan makanan tradisional. Melihat keadaan tersebut, sehingga tersedia peluang bisnis yang sangat besar, yaitu bisnis usaha mendirikan usaha jagung marning. Permasalahan utama pada mitra yaitu pihak UMKM Marning Mesuji belum adanya kemasan marning menggunakan vakum dan penggunaan penyerap oksigen (oxygen absorber), kemasan yang digunakan belum menarik untuk dijual di toko ataupun supermarket, kemasan belum tersedia berbagai jenis ukuran dan branding yang belum dikenal banyak masyarakat luar karna kurangnya marketing. Metode pelaksanaan pengabdian agar tercapai solusi dan luaran yang ditawarkan dalam pelaksanaan program PKM ini, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan pelaporan. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul Program Kemitraan Masyarakat (PKM) kepada mitra yaitu dalam menyelesaikan masalah yaitu mengadakan Teknologi packaging vakum dan penggunaan penyerap oksigen dapat mempertahankan kualitas jagung maring yang telah dibuat, adanya kemasan yang lebih menjual dan desain yang menarik dan adanya aplikasi digital marketing masyarakat luar akan lebih mengenal UMKM Marning Mesuji.
Pendampingan Pemetaan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi Patria Karya Bersama Berbasis Digital
Sugiarto Sugiarto;
Chrystia Aji Putra;
Riko Setya Wijaya;
Farrel Brilliant Loudy Prasetyo;
Tiara Febri Angellia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.16925
Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang berkaitan dengan tindak dan kerjasama dengan Mitra. Koperasi Patria Karya Bersama ini merupakan salah satu Mitra dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di mitra. Salah satu permasalahan yang diselesaikan oleh Tim untuk bisa memberikan sebuah kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diawali dengan kegiatan pemetaan usaha dan jenis produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa dijadikan sebuah karya utama dari salah satu kegiatan pemasukkan untuk koperasi. Tujuan dari kegiatan ini nanti bisa menghasilkan sebuah softskill yang diberikan oleh tim kepada operator atau pengurus koperasi untuk aplikasi berbasis digital yang sudah ada. Kegiatan ini dilakukan dengan 2 model, daring dan luring, dimana kegiatan daring ini digunakan untuk melalukan penjadwalan ke lapangan sehingga bisa memaksimalkan kegiatan pelatihan dan pendampingan pendataan umkm berbasis digital. Untuk kegiatan yang berbasis luring ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat untuk ke lokasi mitra yang berjarak kurang lebih 150 Km dari Kampus UPN “Veteran†Jawa Timur. Hasil dari kegiatan pelatihan dan pendampingan ini membentuk basis data produk umkm dan anggota koperasi yang akan di lakukan untuk membuat aplikasi berbasis digital dan bisa dioperasikan oleh operator atau pengurus koperasi.
Penyemprotan Desinfektan sebagai Bentuk Kepedulian Kampus UNSIMAR dalam Menangkal Penyebaran Covid-19
David Lindondaya Bangguna;
Suwardhi Pantih;
Ilyas Martunus;
Moh Irfan Latowale;
Gitit I.P Wacana;
Yusran Maaroef;
Sartika Andi Patau;
Sudarto Usuli;
Andik Setiawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.5165
Penyebaran virus Corona sangat cepat hingga sampai di kota Poso Sulawesi Tengah dan mecemaskan masyarakat. Menyikapi keadaan ini, Rekor Universitas Sintuwu Maroso Poso membentuk Tim Covid-19 berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 32 tahun 2020 tentang Susunan Panitia Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Sintuwu Maroso. Atas instruksi Rektor, Tim Covid-19 melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu penyemprotan desinfektan di Pamona Puselemba. Kegiatan ini dilakukan karena adanya permintaan dari Camat dan tokoh masyarakat setempat, serta sebagai bentuk kepedulian Universitas Sintuwu Maroso untuk bersama-sama menangkal penyebaran virus Corona. Selain melakukan penyemprotan, Tim Covid-19 membagikan desinfektan kepada masyarakat untuk melakukan penyemprotan sendiri di rumah masing-masing. Pada awal Tim melakukan penyemprotan, ada kecemasan masyarakat karena Tim Covid-19 dianggap Tim dari Rumah Sakit yang akan menjemput pasien positif Corona. Pemerintah dan masyarakat Pamona Puselemba mengharapkan ada penyemprotan yang bersifat periodik untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Teknik Fotografi Produk Menggunakan Ponsel Cerdas Bagi Siswa SMK di Kota Semarang
Sri Mulyani;
Retnowati Retnowati;
Ali Maskur
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.15366
Saat ini penggunaan ponsel cerdas (smartphone) telah menjadi sebuah keniscayaan dalam aktivitas sehari-hari. Dengan fitur kamera yang lumayan canggih pada smartphone memungkinkan penggunanya mengabadikan momen berharga dengan lebih mudah. Menurut survei data pengunaan TIK tahun 2017 oleh KOMINFO terdapat 79,56% pengguna smartphone untuk jenjang sekolah menengah atas. Hal ini mendorong tim untuk melakukan kegiatan pengabdian agar para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Semarang memiliki keterampilan fotografi yang memadai menggunakan smartphone sebagai salah satu portofolio mereka atau dapat menjadi bekal mereka dalam menjajaki kewirausahaan melalui fotografi produk. Para siswa dibekali pengetahuan dan teknik fotografi oleh fotografer profesional yang juga seorang wirausahawan dan sekaligus konten kreator yang aktif di kota Semarang. Dengan metode pelatihan yang praktis dan mudah dipahami, memungkinkan para peserta menjadi lebih mudah dan lebih cepat memahami teori dan pengetahuan terkait fotografi produk (makanan). Selama pelatihan para peserta diberikan kesempatan mempraktikkan teknik fotografi produk menggunakan smartphone mereka. Dan mereka diminta untuk memamerkan hasil berfoto yang langsung diberikan komentar oleh narasumber. Sebagai bentuk umpan balik, diambil beberapa contoh foto produk untuk dilihat apakah foto tersebut menarik dan mampu menyampaikan pesan dengan tepat. Selain praktik mengambil foto, di akhir sesi pelatihan para peserta juga dikenalkan teknik pengeditan foto menggunakan ponsel.
Pelatihan Pertanian Secara Vertikultur di Kampung Mejoyo RT 03 RW 07 Surabaya
Wina Dian Savitri;
Yulanda Antonius;
Michael Anthony Thongiratama;
Laurensius Dewa Senapati;
Leonardo William
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.16702
Kelompok warga RT 03 RW 07 Mejoyo Surabaya adalah masyarakat yang aktif dan rajin. Kampung ini selalu berprestasi khususnya dalam hal lingkungan hidup dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Program pengabdian masyarakat yang didanai DIKTI ini bertujuan untuk memberdayakan warga kampung dalam hal pertanian sayur organik dengan memanfaatkan lahan sempit yang merupakan sepetak tanah fasilitas umum dari Universitas Surabaya (UBAYA). Selain itu, hasil budidaya sayur diolah sehingga terdapat nilai tambah dan solusi jika panen berlebihan atau hasil panen tidak laku terjual. Agar rintisan usaha ini sukses, warga juga dibekali dengan manajemen keuangan dan pemasaran. Peningkatan kemampuan masyarakat dalam hal pertanian organik vertikultur diukur dengan memberikan pre test dan post test. Hasilnya adalah adanya peningkatan keterampilan warga, yaitu sebesar 16%. Sedangkan keterlibatan mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di dalam program ini dinilai sangat efektif untuk memperkaya pengalaman mahasiswa dalam mengabdi di masyarakat. Hal ini tertuang dalam nilai keterlibatan masing-masing siswa yaitu antara A dan B.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Bersama (KUBE) melalui Pelatihan Strategi Pengembangan Usaha dan Pemasaran
Sriati Sriati;
Gatot Priyanto;
Yulian Junaidi;
Agustina Bidarti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.11039
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi, ketrampilan dan kemampuan  Anggota Kelompok Usaha Bersama (KUBE) KSU BMT Trans Mekar Sari Mandiri di Desa Muliasari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dalam mengembangkan usahanya. Guna mencapai tujuan tersebut dilakukan Pelatihan tentang Strategi Pengembangan Usaha kelompok dan pemasaran. Metode pelaksanaan yaitu dengan presentasi, tanya jawab tentang materi,  dan diskusi kelompok tentang keragaan KUBE di masa pandemi. Materi pelatihan meliputi: Prinsip-prinsip pengembangan usaha kelompok, pengembangan produk baru, diversifikasi usaha, peningkatan mutu produk, perluasan pemasaran, dan keberlanjutan usaha. Peserta pelatihan adalah: Ketua/anggota KUBE KSU BMT Trans Mekar Sari Mandiri, berjumlah 20 orang.. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, motivasi, ketrampilan dan kemampuan peserta tentang pengembangan usaha kelompok bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Peserta merespon baik materi yang disampaikan, terutama materi tentang pengembangan usaha kuliner. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, permasalahan yang dihadapi KUBE adalah belum berperannya kelompok sebagai unit usaha bersama. Terlihat dari jenis dan sifat usaha masih dilakukan secara individu. Kelompok hanya untuk bersama-sama mendapatkan modal dari koperasi dikelola per kelompok usaha. Peserta antusias untuk menambah pengetahuannya tentang strategi mengembangkan peran kelompok sebagai unit usaha. Peserta mengusulkan kedepannya dibentuk satu jenis usaha yang bisa dikelola kelompok dengan pendekatan unit usaha kelompok yang memanfaatkan bahan baku lokal.
Rancang Bangun Jaringan Internet untuk Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tafaga
Abdul Haris Muhammad;
Gamaria Mandar;
Aswan Abdullah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.11949
Masalah utama yang terdapat pada Kelurahan Tafaga adalah belum adanya akses jaringan internet sehingga membuat masyarakat dan pemeritah Kelurahan sulit untuk mendapatkan informasi dan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat, hal ini tentu saja membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal untuk mendapatkan akses internet. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini mencoba untuk memecahkan masalah yang ada pada Kelurahan Tafaga guna menghadirkan internet murah yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kelurahan Tafaga, pemanfaatan Wireless Local Area Network yang dibagun di beberapa titik lokasi sehingga saat ini masyarakat dan pemeritah Kelurahan Tagafa merasakan dampak yang sangat siginifikan dan memudahkan untuk melakukan aktifitas secara online serta pelayanan masysrakat menjadi lebih efektif dan efisien.
Pendampingan Kegiatan Tahsin Al-Qur’an di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kecamatan Dau Kabupaten Malang
Suherman Suherman;
Nafik Muthohirin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.17114
Kemampuan generasi Muslim membaca Al-Qur’an sangat penting di dalam memahami ajaran Islam. Al-Qur’an adalah pedoman dan petunjuk bagi seorang Muslim tidak cukup untuk dibaca, tetapi juga sangat penting untuk dipahami secara mendalam dan dipraktikkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan agar kemampuan membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an semakin baik, maka pembacaan terhadap Kitab Suci tersebut harus dipelajari secara terus menerus dengan berbagai bentuk kegiatan seperti kegiatan belajar Tahsin Al-Qur’an. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi anak asuh Panti Asuhan putri ‘Aisyiah kecamatan Dau dalam pembelajaran Al-Qur’an dengan tahsin. Hasil dari kegiatan ini sudah berjalan dengan baik, sebagaimana yang sudah direncanakan pengabdi sebelumnya. Walaupun ada sedikit kendala karena Covid-19 dan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pada Juli 2021, Namun kegiatan tahsin di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Putri mendapat respons yang sangat baik dari para santri di panti asuhan tersebut karena hampir setiap kegiatan mereka selalu hadir dan menhikuti kegiatan dengan antusias. Materi makhorijul huruf dan tajwid yang pengabdi ajarkan mencapai 85% sudah dikuasai oleh anak-anak Panti Asuhan Putri ‘Aisyiah.
Pemberdayaan Masyarakat RT 03 RW 07 Mejoyo melalui Pelatihan Digital Marketing untuk Pengembangan UMKM
Andri Rianawati;
Wina Dian Savitri;
Windra Prayoga;
Emi Ecinsia;
Alvian Bintura
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.16779
RT 03 RW 07 Mejoyo merupakan kampung smart yang mendapat beberapa penghargaan karena produktivitas mereka, seperti menang dalam lomba UMKM antar kampung. Lahan fasum yang mulai dimanfaatkan dengan tanaman vertikultur. Namun hal itu belum optimal, hasil panen tanaman vertikultur dan produk UMKM belum terjual dengan luas, serta beberapa warga masih menganggur. Untuk itu dilakukan pelatihan marketing yang terdiri dari pelatihan digital marketing, kemasan, membuat konten promosi, cara foto produk yang baik, hingga pelatihan pengurusan legalitas. Metode pelatihan yang digunakan adalah workshop yaitu pemaparan dua arah dan pelatihan langsung di tempat. Sehingga warga langsung bisa mempraktikkan materi dengan langsung didampingi oleh narasumber. Hasil dari workshop adalah 89% warga menyatakan materi sangat memuaskan, dan 94% menyatakan penyampaikan materi sangat memuaskan. Pada akhirnya diharapkan semua produk warga RT 03 RW 07 terjual dengan luas, berkembang, dan warga mendapatkan profit.