cover
Contact Name
Satria Kamal Akhmad
Contact Email
satriakamalakhmad@stitradenwijaya.ac.id
Phone
+6287761577535
Journal Mail Official
redaktur@jurnal.stitradenwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Pekayon 1 No 99/A Kranggan Mojokerto
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction
ISSN : 25799665     EISSN : 25799673     DOI : https://doi.org/10.32616/pgr
Progressa, a periodic scientific publication since 2017 published 2 (two) times a year using a peer-reviewed system in article selection. Scientific work on research results, surveys, and literature review closely related to the field of Islamic religious education viewed from various perspectives: Development of Education, Educational Psychology, Education, Sociology of Education, Religion, interreligious relations (Pluralism) or comparative studies of Islamic Education.
Articles 185 Documents
Memahami Akar Budaya Islam Indonesia: Telaah Relevansi Strategi Problem Based Learning dalam Pembelajaran SKI Baharudin, Amaliyah Ananda; Hariana, Sherlin; Munawir
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.459.130-139

Abstract

Fokus penelitian ini untuk mengkaji konsep sejarah kebudayaan Islam, penerapan strategi PBL, serta relevansi strategi PBL pada pembelajaran SKI sebagai upaya memahami akar budaya Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kepustakaan/literatur (library research). Data yang dikumpulkan bersumber baik itu dari buku, jurnal, maupun teks lainnya yang dianggap relevan. Berdasarkan analisis data yang ditemukan, diketahui bahwa pengaplikasian strategi PBL dapat mendukung dan memudahkan peserta didik dalam berpikir kritis untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Dari segi aspek pemahaman akar budaya Islam di Indonesia, digunakannya strategi PBL ini juga dapat memudahkan peserta didik membangun pemahaman mengenai hubungan antara budaya dan Islam yang pada dasarnya keduanya saling berkaitan.
Peran Pendidikan Islam Ditengah Masyarakat Multikultural Zainuddin; Ersi
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.461.140-148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pendidikan Islam dalam menghadapi masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural merupakan kelompok yang dapat saling menerima dan menghormati perbedaan suku, agama, budaya, jenis kelamin, bahasa, adat istiadat, dan kedaerahan. Multikulturalisme memungkinkan berbagai perbedaan hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghargai. Pesan-pesan keagamaan dalam moderasi beragama mencakup menjaga keselamatan jiwa, menghargai peradaban yang luhur, memperkuat nilai-nilai moderat, menciptakan perdamaian, dan menjunjung pluralisme dengan menghormati kebebasan berpikir, berekspresi, dan beragama. Output dari pendidikan Islam adalah kesalehan individu dan sosial dengan menekankan keadilan, perdamaian, kesetaraan, dan kemanusiaan sesuai dengan konsep "rahmatan lil alamin". Pendidikan Islam secara tegas menghargai keragaman dan multikulturalisme, sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadits yang memiliki tujuan yang sama.
Implementasi Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini Secara Intensif dalam Menghadapi Era Digital Aziz, Abdul; Fadhilah , Fitria Nur
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.466.149-159

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap implementasi pendidikan akhlak sejak usia dini dalam menghadapi era digital. Metode kualitatif digunakan dengan studi literatur dan analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan akhlak sejak dini harus menjadi bagian integral dari kurikulum untuk membentuk generasi muda yang memiliki moralitas kuat dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Metode pengembangan akhlak anak usia dini melibatkan media permainan, pengembangan panca indera, suasana pembelajaran menyenangkan, serta pemahaman dan penghayatan nilai-nilai akhlak. Strategi pembelajaran mencakup pemupukan nilai, keteladanan, pengembangan keterampilan akademik dan sosial, serta fasilitasi. Implementasi pendidikan akhlak dimulai dengan perencanaan nilai-nilai akhlak yang sesuai dengan tema pembelajaran, indikator, pembiasaan terprogram, dan penilaian yang mencakup tujuan, prinsip, cara penilaian, lingkup, dan instrumen.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Cake Apps terhadap Kemampuan Berbicara Siswa Rachmawati, Siti Amalia; Fauziyah, Isroatul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.467.160-169

Abstract

Speaking adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa Inggris yang menghasilkan produk lisan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Dalam hal pengajaran penampilan berbicara, para guru diharapkan mampu menciptakan cara, media, dan metode baru yang inovatif dalam pembelajaran di kelas. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka meskipun hal itu tidak terjadi di dalam kelas. Banyak metode serta media yang dapat digunakan dalam pembelajaran speaking, misalnya penggunaan teknologi dapat menjadi salah satu pilihan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain one group pre-test and post-test design yang berfokus pada pengaruh penggunaan aplikasi Cake App terhadap kemampuan Speaking siswa. Penelitian ini melibatkan 20 siswa SMP sebagai partisipan. Instrumen penelitian ini adalah tes dan angket untuk menjawab pertanyaan penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan aplikasi Cake App terhadap kemampuan berbicara siswa. Hasil kuisioner diharapkan agar aplikasi Cake App dapat membantu para siswa, terutama dalam kemampuan berbicara mereka.
Pengaruh Pendidikan dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Minat ke Perguruan Tinggi Siswa MA Bahrul Ulum Kupang Jetis HA Buro, Hasan
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.469.169-175

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap minat anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto. Populasi penelitian dalam penyusunan skripsi ini adalah siswa kelas XII MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 65 siswa. Dari jumlah populasi yang berjumlah 65 siswa maka secara otomatis diambil secara keseluruhan untuk dijadikan sampel, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 siswa. Peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif yang signifikan tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap minat anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi pada MA. Bahrul Ulum Kupang Jetis Mojokerto Tahun Pelajaran 2023/2024.
Konsep Pendidikan Islam Menurut Muhammad Quthb Anam, Ahsanul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.470.176-188

Abstract

Berbicara tentang pendidikan berarti tidak bisa terlepas dari berbicara manusia dan tujuan hidupnya. Bahkan masalah pendidikan merupakan masalah yang tidak pernah habis untuk dibicarakan. Tidak diragukan lagi bahwa pendidikan tumbuh bersamaan dengan munculnya manusia di muka bumi. Ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang paling hakiki bagi kelangsungan hidup manusia. Karena manusia tidak akan bisa hidup secara wajar tanpa adanya sebuah proses pendidikan. Muhammad Quthb mengatakan bahwa pendidikan (dalam hal ini pendidikan Islam) pada hakikatnya adalah pendidikan manusia seutuhnya, sehingga tidak ada yang tertinggal dan terabaikan sedikitpun, baik segi jasmani maupun segi rohani, baik kehidupannya secara fisik maupun kehidupannya secara mental, dan segala kegiatannya di bumi ini. Karena Islam memandang manusia secara totalitas, mendekatinya atas dasar apa yang terdapat dalam dirinya, atas dasar fitrah yang diberikan Allah kepada dirinya tidak ada sedikitpun yang diabaikan dan tidak memaksakan apapun selain apa yang dijadikan sesuai dengan fitrahnya. Pendekatan penelitian ini seluruhnya berdasarkan atas kajian pustaka atau studi literer. Yang dimaksud dengan kajian pustaka (literary research) adalah telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan.
Inovasi Pengembangan Karakter Islami dalam Konteks Global: Pendekatan Pragmatis untuk Tantangan Modern Alamsyah, Anas Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 8 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v8.2.491.91-103

Abstract

Studi ini membahas bagaimana inovasi dalam pengembangan karakter islami berperan penting dalam menghadapi tantangan modern, seperti globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial-budaya. Di tengah meningkatnya sekularisasi dan pengaruh budaya asing, menjaga nilai-nilai islami, khususnya dalam dunia pendidikan, menjadi semakin mendesak. Studi ini berupaya mengidentifikasi berbagai inovasi yang sudah diterapkan di negara-negara muslim serta mengeksplorasi pendekatan pragmatis yang mampu mempertahankan nilai-nilai islami di era modern. Dengan menggunakan pendekatan kepustakaan berbasis digital, pendekatan kualitatif dan dan pendekatan deskriptif, studi ini menganalisis berbagai literatur dari artikel jurnal, buku elektronik, dan laporan kebijakan pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi digital, seperti aplikasi mobile dan platform e-learning, semakin digunakan untuk mempermudah penyampaian nilai-nilai islami secara interaktif kepada generasi muda muslim. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan kontekstual juga terbukti efektif dalam menghubungkan nilai-nilai islami dengan situasi kehidupan sehari-hari, membuat pendidikan karakter islami lebih relevan dan mudah diaplikasikan. Kolaborasi internasional antara lembaga pendidikan Islam di berbagai negara juga menjadi kunci dalam memperkuat kurikulum dan metode pengajaran yang sesuai dengan tuntutan globalisasi. Studi ini juga menemukan bahwa pendekatan pragmatis, seperti penyesuaian terhadap modernitas dan pengembangan keterampilan interpersonal yang berlandaskan nilai-nilai islami, sangat penting untuk membantu generasi muda muslim mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia profesional tanpa kehilangan identitas keislaman mereka. Secara keseluruhan, inovasi dan pendekatan pragmatis yang diuraikan dalam studi ini memberikan solusi yang relevan dan aplikatif untuk menjaga serta mengembangkan karakter islami di tengah tantangan modern global.
Peran Guru dalam Mengatasi Bullying di SMP Negeri 9 Kota Mojokerto Jawa Timur Aziz, Abdul; Andriani, Titin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 8 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v8.2.495.143-151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengatasi bullying di SMP Negeri 9 Kota Mojokerto, Jawa Timur. Meningkatnya kasus bullying di sekolah yang mengganggu kenyamanan dan prestasi belajar siswa menjadi kondisi yang harus mendapatkan perhatian serius. Guru sebagai salah satu pihak yang paling berperan di lingkungan sekolah perlu memiliki strategi efektif dalam menghadapi masalah tersebit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan beberapa guru, siswa, kepala sekolah, serta observasi langsung terhadap aktivitas di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SMP Negeri 9 Mojokerto telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi bullying, seperti memberikan pemahaman tentang dampak bullying, menerapkan peraturan sekolah yang tegas, dan menciptakan suasana belajar yang penuh kasih sayang. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran dari sebagian siswa tentang pentingnya menghormati sesama. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan orang tua dalam mendukung penangan bulliying di sekolah.
Konsep Pendidikan Klasik dan Modern Perspektif Ibn Khaldun dan Muhammad Abduh Anam, Ahsanul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.496.1-12

Abstract

Ibnu Khaldun sebagai tokoh dan pembaharu di dalam pembahasan pendidikan dan pengajaran termasuk pembahasan yang bersifat historis, dan pembahasan Ilmu Jiwa Pendidikan dan Pengajaran. Selanjutnya penulis komparasikan dengan tokoh pemikir modern yaitu Muhammad Abduh. Menurut sebagai tokoh yang mewakili konsep pendidikan klasik Ibnu Khaldun, ilmu pengetahuan dan ilmu pembelajaran adalah pembawaan manusia karena adanya kesanggupan berpikir. Dalam proses belajar manusia harus sungguh-sungguh dan memiliki bakat. Dalam mencapai pengetahuan yang beraneka ragam, seseorang tidak hanya membutuhkan ketekunan, tapi juga bakat. Seseorang perlu mengembangkan keahliannya dibidang tertentu. Ibnu Khaldun membagi pendidikan menjadi tiga: (1) Ilmu lisan yaitu Ilmu bahasa dan sastra, (2) Ilmu Naqli yaitu Ilmu yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits, (3) Ilmu Aqli yaitu Ilmu yang berdasarkan pada akal. Sedangkan program pembaharuan pendidikan yang diajukan Muhammad Abduh adalah: memahami dan menggunakan ajaran Islam dengan benar, sebagai salah satu fondasi utama untuk mewujudkan kebangkitan masyarakat. Dia mengkritik sekolah-sekolah modern yang didirikan oleh misionaris asing, juga mengkritik sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah. Menurutnya, di sekolah-sekolah  misionaris yang didirikan bangsa asing (al-madrasah al-ajnabiyyah) siswa dipaksa untuk mempelajari kristen, sementara itu di sekolah-sekolah pemerintah, siswa tidak diajar agama Islam sama sekali. Muhammad Abduh membagi pendidikan menjadi dua, yaitu: Ibadah dan Muamalat.
Antara Otentisitas Humanisme Islam dan Nihilisme Modern: Rekonstruksi Filosofis untuk Pendidikan Islam Alamsyah, Anas Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.497.13-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi filosofis pendidikan Islam dengan menekankan humanisme Islam sebagai respons terhadap tantangan nihilisme modern. Penguatan nilai-nilai humanistik Islam dalam pendidikan menjadi krusial untuk mengatasi krisis nilai akibat pandangan sekuler dan materialistik. Studi ini mengajukan tiga pertanyaan utama: (1) bagaimana analisis filosofis membedakan humanisme Islam dari nihilisme modern? (2) bagaimana pendidikan Islam dapat memanfaatkan humanisme Islam untuk mengatasi dampak nihilisme terhadap moral dan spiritualitas? (3) model pendidikan berbasis humanisme Islam seperti apa yang dapat diterapkan dalam pendidikan kontemporer? Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dialektis, penelitian ini mengkaji pemikiran filosofis terkait serta mengembangkan model pendidikan berbasis humanisme Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme Islam menyediakan dasar nilai dan makna hidup yang kuat, memungkinkan pendidikan menjadi sarana membangun karakter, kecerdasan, dan spiritualitas pelajar untuk menghadapi tantangan era modern.