cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
PENINGKATAN BUDAYA KOLABORASI DAN KOLEGIALITAS MELALUI LESSON STUDY Gunawan -; Yuni Gayatri; Dwijani Ratnadewi; Yarno -; Chusnal Ainy
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.37 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.77

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan peningkatan budaya kolaborasi dan kolegialitas melalui Lesson Study (LS) di UMSurabaya. Subyek penelitiannya adalah para dosen FKIP UMSurabaya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika dan PendidikanAnak Usia Dini, Ketua masing-masing program studi dan Dekan FKIP UMSurabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dan metode yang digunakan adalah metode survei. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, wawancara dan kuesioner.Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memberikan gambaran pelaksanaan LS, dan statistik deskriptif untuk analisis kuesioner.Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya kolaborasi dan kolegialitas nampak padakegiatanplan, do dansee (refleksi). Secara kolaborasi merefleksikan efektivitas pembelajaran dan saling belajar antara anggota Kelompok BidangKeahlian (KBK). Dosen model lebih banyak berperan untuk melakukan refleksi diri dan mendiskusikan usulan anggota KBK lainnya.Fokus pembicaraan lebih pada materi pembelajaran, metode penyampaiannya.kondisi dan keterlibatan mahasiswa ketika belajar.Semua anggota KBK memaparkan fakta, ide dan saran-saran secara solutif dan konstruktif untuk pengembangan desain mengajar yang lebih baik. Program studi mendukung keterlibatan semua dosen di kegiatan LS dengan cara membentuk tim KBK baru tiap semester dan mengundang semua dosen terkait untuk menjadi observer. Peran LS dalam pembinaandosen cukup berdampak signifikan terlebih dalam membina dosen baru, menumbuhkan budaya kolaboratif sehingga dosen lebih memperhatikan kualitas perangkat pembelajarannya.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BERKARAKTER PADA PERKULIAHAN INTENSIVE COURSE Sofi Yunianti; Teguh Adimarta; Vega Hesmatantya
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.622 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.81

Abstract

ABSTRAKMata kuliah Intensive Course bertujuan untuk membekali kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semester I. Namun, seringkali menemui perbedaan kemamampuan yang signifikan. Selain itu, ada 3 mahasiswa semester I tahun ajaran 2014/2015 yang berasal dari Thailand yang dihadapkan pada prose adaptasi. Sehingga, dibutuhkan teman yang saling mendukung. Maka, pelaksanaan lesson study menekankan pada aspek kognitif dan karakter. Penelitianini bertujuan untuk; (1) mendiskripsikan bagaimana penerapan lesson study dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris melalui mata kuliah Intensive Course, (2) Mendiskripsikan peningkatan karakter mahasiswa melalui penerapan lesson study yang meliputi Ketulusan hati/Kejujuran (Honesty), Belas Kasih (Compassion), Kegagahberanian(Courage), Kasih Sayang (Kindness), Kontrol diri (Self-Control), Kerjasama (Cooperation), dan Kerja Keras (Deligence/Hardwork). Penelitian ini menggunakakan pendekatan student-centered learning, penelitian ini memfokuskan pada empat siklus lesson study, yangmasing-masing siklus terdiri dari perencanaan (plan), pelaksanaan (do/open lesson), dan refleksi (see). Hasil penelitian menujukkan bahwa lesson study efektif dipraktikkan guna meningkatkan pembelajaran berkarakter pada mata kuliah Intensive Course karenamenujukkan peningkatkan kemampuan bahasa inggris sebesar 33,3 % dan peningkatan karakter ketulusan dari siklus 1- 4 menujukkan peningkatan 17,6 belas kasihan 26,5 keberanian 17,6 kasih sayang 8,8 kontrol diri 17,6 kerjasama 25,6 kerja keras 17,6.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIFITAS KELAS MELALUI LESSON STUDY Lanang Santoso; Maria Amriki; Windy C.N. C. N.; Nur Hidayati; Aidah -
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.523 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.76

Abstract

ABSTRAKSemangat belajar atau motivasi belajar sangatlah dibutuhkan bagi peserta didik. Tanpa motivasi suasana belajar akan terasa tidak nyaman dan tidak menyenangkan. Oleh karena itu bagi seorang guru haruslah berupaya melakukan perubahan perubahan dalam pembelajarannya agar peserta didik merasa tertarik dan bersemangat untuk mempelajarimateri yang disampaikannya. Banyak hal yang mempengaruhi motivasi siswa diantaranya adalah lingkungan sekolah yang sangat besar pengaruhnya. Meningkatnya motivasi siswa akan berpengaruh padasuasana atau aktifitas belajar di kelas. Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru adalah dengan menerapkan lesson study. Dimana LS ini terdapat 3 tahapan yang harus dijalani oleh guru, yaitu tahap plan, do, dan see. 3 tahapan yang sangat membantu seorang guru.Dengan merencanakan (plan), seorang guru mempunyai kesempatan untuk mendesain dan merencakan pembelajarannya. Dengan perangakat pembelajaran yang siap guru tidak akan kebingungan untuk mengolah kelasnya. Dengan melakukan (do), guru mempunyai kesempatan menerapkan media dan perangkat lain (LKS dan Lembar evaluasi) yangmendukung pembelajarannya. Sehingga pembelajarannya berjalan dengan sistematis dan terarah (tidak sembarangan). Dengan refleksi (see), guru mendapat masukan masukan bagi perbaikan pembelajaran berikutnya dan solusi solusi bagi permasalahan yang muncul dalam KBM yang dilaksanakannya. Sehingga kedepannya guru akan semakin lebih baik dan siap pada KBM selanjutnya.
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP, KEMAMPUAN MERANCANG SKENARIO PEMBELAJARAN BIOLOGI DAN KOMUNIKASI MAHASISWA MELALUI PEMODELAN PADA PERKULIAHAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR Yuni Gayatri; Amiq Fiqriyati; Kamaliyah Rahmayati; Lina Listiana
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.318 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.82

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pemodelan dalam perkuliahan strategi belajar mengajar untuk meningkatkan penguasaan konsep, kemampuan merancang skenario pembelajaran biologi dan komunikasi mahasiswa. Subyek penelitianadalah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMSurabaya angkatan tahun 2013 pada semester 3 tahun akademik 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan prosedur Lesson Study Cycle (Plan, Do, See) sebanyak 4 siklus. Instrumenyang digunakan adalah lembar tes tulis untuk penguasaan konsep model-model pembelajaran, lembar penilaian produk untuk kemampuan merancang skenario pembelajaran biologi dan lembar observasi untuk menilai kemampuan komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa:1). Rancangan pembelajaran yangdihasilkan memuat kegiatan inti yang terdiri dari (a) tahap eksplorasi merupakan pemodelan suatu model pembelajaran tertentu yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa bertindak sebagai siswa dan sekaligus sebagai pengamat (observer). Pemodelan ini menggunakanRPP dan LKS pemodelan; (b). Tahap elaborasi di mana mahasiswa secara berkelompok berdiskusi untuk mengerjakan LKM berdasarkan hasil pengamatan mereka; (c). Pada tahap konfirmasi, dosen membimbing mahasiswa mengerjakan LKM dan melakukan diskusikelompok serta memberi umpan balik. Penggunaan pemodelan dapat meningkatkan:1). Penguasan konsep model-model pembelajaran pada mahasiswa mencapai nilai rata-rata 80,3; 2). Kemampuan mahasiswa dalam merancang skenario pembelajaran biologi, secara kelompok mencapai nilai rata-rata 82,62, sedangkan secara individu mencapai 89,15; 3). Kemampuan komunikasi mahasiswa dalam menyampaikan hasil pengamatan dan hasil rancangan dalam diskusi kelompok/kelas, serta kemampuan mahasiswa memberikan tanggapan/jawaban pertanyaan termasuk kategori baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATA KULIAH ASESMEN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Aristiana P. Rahayu; Ratno Abidin; Aris Setiawan; Nur Indah Febriyanti; Hendrik Pandu Paksi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.232 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.83

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan: 1) meningkatkan aktivitas mahasiswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif pada mata kuliah Asesmen perkembangan anak usia dini, 2) meningkatkan prestasi hasil belajar mahasiswa dengan penerapan pembelajaran kooperatif pada mata kuliah asesmen untuk anak usia dini. Setting penelitian adalah mahasiswa FKIP prodi PG PAUD semester III, berjumlah 9 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Asesmen perkembangan anak usia dini. Cara penelitian dilakukan melalui: 1.perencanaan (Plan), 2. pelaksanaan (Do), 3.refleksi (See). Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan angket. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran kooperatif terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar mahasiswa. Rata-rata akktivitas mahasiswa siklus I sebesar 33,4 pada siklus II menjadi37,5 pada siklus III sebesar 38,2 pada siklus IV sebesar 38,9. Pada siklus I rata-rata skor prestasi adalah 70,1 siklus II rata-rata skor prestasi 73,75 Siklus III rata-rata skor prestasi adalah 78,8 siklus IV rata-rata skor prestasi 81,6 
MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR YANG LEBIH BAIK PADA MATA KULIAH LINGUISTIK UMUM MELALUI LESSON STUDY R. Panji Hermoyo; Sujinah .; Maria Endang P; Asror .
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.906 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.91

Abstract

AbstrakLesson Study merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar di kelas yang melibatkan beberapa dosen yang terdiri dari beberapa siklus. Melalui lesson study diharapkan proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih baik.Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Uni- versitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), lesson study sudah diterapkan sejak tahun 2012 hingga sekarang. Pada semester gasal tahun 2014, lesson study diterapkan pada mata kuliah Linguistik Umum dengan mahasiswa yang masih di semester satu. Diharapkan dalam lesson study pada semester gasal, mahasiswa yang masih baru dapat mempelajari linguistik umum dengan baik sebagai dasar dari ilmu bahasa yang lainnya. Metode yang digunakan dengan pengamatan langsung, instrumen pengumpulan data meliputi (1) lembar pengamatan kegiatan dosen model, (2) lembar penilaian proses dan hasil diskusi mahasiswa.Lesson Study semester gasal tahun 2014 dilakukan empat siklus, setiap siklus dosen model yang berbeda dan selalu dihadiri oleh beberapa observer juga perwakilan dari tim monitoring evaluasi internal. Peningkatan proses belajar mengajar pada mata kuliah linguistik umum mulai terlihat pada siklus dua; pada siklus satu, mahasiswa terlihat belum maksimal dalam belajar; siklus dua, mahasiswa mulai terlihat aktif dalam belajar; pada siklus tiga, mahasiswa semakin aktif dan kreatif dalam mengerjakan tugas; dan pada siklus empat, mahasiswa sangat aktif dan antusias dalam merespon tugas- tugas yang diberikan dosen.Keaktifan mahasiswa dalam proses belajar semakin baik, terlihat dengan kreativitas dan beragam kalimat jawaban yang disampaikan oleh mahasiswa.Kata kunci: lesson study, linguistik, belajar
PENERAPAN VARIASI METODE PEMBELAJARAN DALAM PENANAMAN KARAKTER SISWA SD MUHAMMADIYAH 8 SURABAYA MELALUI PROGRAM LESSON STUDY Lailatul Juniyati; Hasnatul Ummah; Zuhrotun Nisa’; Mega Desi Ambarwati; Shofiatul Aini; Wahyuddin Maha Putra
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.607 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.75

Abstract

ABSTRAKLesson Study merupakan suatu pendekatan peningkatan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru secara kolaboratif, dengan langkah-langkah pokok merancang pembelajaran (Plan) untuk mencapai tujuan, melaksanakan pembelajaran dan mengamati pelaksanaan (Do) serta melakukan refleksi (See) untuk mendiskusikan pembelajaran yangdikaji tersebut untuk bahan penyempurnaan dalam rencana pembelajaran berikutnya. Lesson Study yang telah dilaksanakan di SD Muhammadiyah 8 ini telah memberikan banyak manfaat baik bagi peserta didik maupunpendidik yaitu: (1) perbaikan kemampuan guru dalam merencakan dan melaksanakan pembelajaran semakin baik, (2) mampu menumbuhkan motivasi dan semangat belajar pada siswa, (3) mampu meningkatkan profesionalitas guru dalam mengajar. (4) menumbuhkan kekompakan dan keterbukaan antara guru yang satu dengan lainnya dalam menyusun perencanaan dalam mengajar. Dengan demikian kegiatan seperti ini perlu adanya kerjasama yang berkesinambungan guna meningkatkan mutu pendidikan.
Implementasi Direct Instruction dalam Meningkatkan Aktivitas Mahasiswa Pada Mata Kuliah Kalkulus I Melalui Program Lesson Study Shoffan Shoffa; Agus Solikin; Endang Suprapti; Wahyuni Suryaningtyas; Syifaul Khudriyah; Sandha Soemantri
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.753 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.47

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan model pembelajaran direct instruction dalam eningkatkan aktivitas mahasiswa pada mata kuliah Kalkulus II melalui Program Lesson Study di Prodi Pendidikan Matematika, secara umum memberikan nuansa baru dalam dunia perkuliahan. Lewat programini antar dosen bisa mengambil nilai-nilai dari dosen lain yang bisa ditiru, sebagai contoh yaitu dalam hal penguasaan materi, ketelatenan, kesabaran, dan cara memotivasi mahasiswa, selain itu melalui program ini secara umum dapat meningkatkan aktivitasmahasiswa pada saat Proses Belajar Mengajar (PBM).Berdasarkan hasil pengamatan terdapat peningkatan aktivitas mahasiswa padasetiap siklus PBM, yaitu peningkatan ratarata 5% pada aspek interaksi antara mahasiswa dan mahasiswa, 8% pada aspek interaksiantara mahasiswa dan dosen, dan penurunan rata-rata 5% untuk pada aspek siswa yang pasif. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa melalui program Lesson Study dengan menggunakan model pembelajaran direcinstruction aktivitas mahasiswa meningkat pada setiap siklus implementasi pembelajaran.Kata kunci: Direct Instruction, Lesson Study, kalkulus II.

Page 1 of 1 | Total Record : 8