Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2021)"
:
15 Documents
clear
Meningkatkan Keterampilan Wirausaha Siswa Sekolah Menengah Melalui Pelatihan Bisnis Simulasi di Wilayah Jakarta dan Tangerang
Nila Krisnawati;
Esa Mbouw;
Sumini Salem
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2573
Program pelatihan simulasi bisnis ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya kewirausahaan di lingkungan SEKOLAH MENENGAH, memperkaya pengalaman belajar, dan meningkatkan keterampilan siswa di bidang kewirausahaan. Pelatihan yang diadakan dari Desember 2019 hingga Januari 2020, dihadiri oleh lima sekolah menengah swasta di Jakarta dan Tangerang, yang diadakan di setiap sekolah dengan total 30-50 siswa per sekolah. Metode yang digunakan adalah untuk menggabungkan kegiatan pelatihan dengan kompetisi dengan durasi 4-5 jam per aktivitas. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang strategi bisnis ini yang sangat dibutuhkan di bidang kewirausahaan. Survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta mencapai 95%. Program ini juga dimungkinkan untuk dilakukan secara online.
Pendampingan Implementasi Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Desa Wisata Banyuresmi di Era Pandemi
Mira Maulani Utami;
Widya Nur Bhakti Pertiwi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2604
Pandemi Covid 19 menyebabkan penurunan kedatangan wisatawan yang signifikan di seluruh dunia. Desa Wisata Banyuresmi yang merupakan salah satu Desa Wisata di Provinsi Banten juga sangat terdampak yaitu dengan adanya penutupan Desa Wisata selama 5 bulan. Pelatihan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment) mempunyai peranan yang penting dalam menyongsong era new normal pariwisata, terutama terkait pelaksanaan protokol kesehatan di Desa Wisata Banyuresmi. Metode Pelaksanaan pelatihan ini dengan metode partisipatif, baik dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan ini dilaksanakan satu hari dengan peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Bumdes, Pengelola Wahana Kampung Bambu dan pengrajin emping. Dukungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui kehadiran Bappeda dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang yang turut serta memberikan motivasi kepada peserta. Tidak hanya materi CHSE yang diberikan, akan tetapi Tim Pendamping Desa Wisata juga memberikan masker, sabun dan hand sanitizer kepada peserta. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan survei lapangan menunjukan bahwa para pengelola Desa Wisata Kampung Bambu Desa Banyuresmi paham akan penerapan protokol CHSE pada sektor destinasi wisata, dan dapat menerapkan protokol tersebut. Hasil self assessment juga menunjukan penerapan CHSE sudah 95% di Desa Wisata Kampung Bambu Banyuresmi.
Peningkatan Pemahaman Petani Tentang Konservasi Tanah dan Air di Bayongbong, Garut
Shantosa Yudha Siswanto;
Marenda Ishak Sangjaya Sule;
Ichsan Nurul Bari;
Dani Lukman Hakim
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2605
Pemahaman petani yang rendah tentang konservasi tanah dan air akan membuat lahan pertanian rentan terhadap erosi yang pada akhirnya menurunkan produktivitas lahan pertanian. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada para petani di daerah tersebut tentang pentingnya penerapan konservasi tanah dan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dengan pentingnya pemahaman konservasi tanah dan air bagi petani di Desa Karyajaya dan Panembong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil data kuesioner yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa pada awalnya peserta penyuluhan memiliki pengetahuan yang minim tentang wawasan konservasi tanah dan air, khususnya dampak erosi dan metode yang bisa digunakan dalam menurunkan terjadinya erosi. Setelah dilakukan penyuluhan, terlihat peningkatan wawasan serta keinginan petani untuk menjaga lingkungan pertanian agar terhindar dari dampak erosi.
Insentif Pajak: Solusi Tepat bagi UMKM di Masa Pandemi Covid-19
Yuli Agustina;
Amaliah Rahman;
Filianti Filianti
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2618
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi UMKM agar dapat memanfaatkan program Insentif Pajak yang diberikan Pemerintah pada UMKM di masa Pandemi COVID-19. Kegiatan ini berguna untuk memberikan wawasan, pemahaman dan juga keterampilan bagi UMKM yang taat pajak dan mampu memanfaatkan kesempatan bebas pajak di masa Pandemi COVID-19. Metode pelaksanaan dilakukan melalui (1) Sosialisasi dan pemahaman taat pajak UMKM; (2) Pendampingan perhitungan dan pemanfaatan insentif pajak UMKM dan; (3) Pelaporan Insentif Pajak UMKM. Hasil pendampingan menunjukkan rata-rata pelaku UMKM belum sadar pajak untuk melakukan pelaporan pajak atas aktivitas usahanya. Kesempatan pemanfaatan insentif pajak memang tidak banyak diketahui pelaku usaha UMKM sehingga hal ini sesuai dengan data dirjen pajak yang menyatakan bahwa hanya 9 persen UMKM Indonesia yang telah memanfaatkan program insentif pajak di masa Pandemi COVID-19. Melalui kegiatan pendampingan ini, mampu mendorong para pelaku UMKM di Malang Raya dan Kabupaten Blitar untuk mulai sadar pajak dengan aktivitas mendaftar sebagai wajib pajak, menghitung hutang pajak dan memanfaatkan program insentif pajak UMKM di masa Pandemi COVID-19. Selanjutnya, diharapkan para pengusaha UMKM menjadi lebih taat pajak dan secara continue melaporkan kondisi keuangan dan lapor pajak dengan kondisi usaha apapun.
Pemahaman Warga RW. 03 Talang Putri Palembang Terhadap Manfaat dan Efek Samping Bahan Kimia Sintetis
Dian Kharismadewi;
Erna Yuliwati;
Sri Martini;
Elfidiah
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2624
Bahan kimia sintetis rumah tangga yang dipergunakan secara tidak tepat dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Minimnya pengetahuan masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan dan kurangnya informasi teknis penggunaan menjadi salah satu faktor terpaparnya bahan kimia berbahaya secara langsung. Hal ini terjadi pada masyarakat di wilayah RW. 03 Talang Putri Plaju Palembang, dimana penggunaan boraks dalam pengenyal bakso masih mudah dijumpai. Hasil analisa awal tingkat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan efek samping bahan kimia sintetis rumah tangga yaitu 38%. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan bahan kimia sintetis rumah tangga sesuai dengan peruntukannya. Penyuluhan dilakukan melalui metode paparan, tanya jawab, pengisian kuesioner, dan demo pendeteksian bahan kimia berbahaya pada makanan menggunakan zat antosianin yang terdapat pada ubi jalar ungu. Hasil kegiatan PkM meningkatkan pemahaman masyarakat akan manfaat dan efek samping bahan kimia sintetis rumah tangga sebesar 62%. Kegiatan PkM ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang umum terjadi di masyarakat di wilayah mengenai pemanfaatan bahan kimia sintetis.
”Wisata Hammock” Sebagai Upaya Mengembangkan Ekowisata Bedengan di Desa Selorejo Kabupaten Malang
Januar Kustiandi;
M. Hasyim Ibnu Abbas;
Yogi Dwi Satrio;
Mochammad Galih S Wicaksono
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2634
Sektor pariwisata telah berkembang pesat, bahkan telah menjadi sektor tercepat perkembangannya dalam aktivitas ekonomi dunia. Pariwisata merupakan sektor yang diunggulkan dan dijadikan kunci penting untuk pembangunan wilayah suatu negara sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dibentuknya desa wisata yang ada di Indonesia telah menunjukkan adanya pembangunan daerah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, tidak semua daerah di Indonesia memiliki desa wisata yang mampu menopang hidup masyarakatnya. Hal tersebut juga dihadapi oleh Desa Selorejo yang berada di Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang merupakan salah satu desa wisata di provinsi Jawa Timur. Program Pengabdian ini memiliki tujuan untuk membangun dan mengembangkan Wisata Bedengan agar dapat menambah daya tarik wisatawan melalui kegiatan pelatihan dan juga penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan ini diawali dengan persiapan guna untuk menyiapkan segala kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berikutnya yakni memberikan pembekalan dan pelatihan sekaligus dilakukan simulasi berdasarkan materi yang telah disampaikan. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi bersama dengan memberikan umpan balik dari hasil pelaksanaan program ini. Secara keseluruhan, program ini mendapat respon positif dan pihak pengelola sangat antusias dan mereka berjanji akan lebih giat dan lebih bersemangat dalam mengembangkan Wisata Bedengan.
Pendampingan Pembuatan Kreasi Cokelat untuk Pengembangan Industri Rumahan Desa Ginunggung, Kabupaten Tolitoli
Rian Christian Sondakh;
Nelly Kusrianti;
Fitriyah Astri
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2645
Petani cokelat perlu meningkatkan nilai tambah dari hasil produksi cokelat dan penerapan teknologi sederhana dalam pengolahan cokelat sehingga dapat melakukan diversifikasi produk olahan cokelat. Pengabdian kepada masyarakat melalui Program Inovasi Desa Kabupaten Tolitoli ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan produk cokelat bubuk dan cokelat pasta serta meningkatkan nilai tambah dari hasil produksi cokelat di Desa Ginunggung, Kabupaten Tolitoli. Metode pelaksanaan yang dilakukan observasi, penyuluhan, pelatihan, diskusi, dan pendampingan. Hasil observasi menunjukkan pelatihan pengolahan cokelat dapat memanfaatkan potensi desa yaitu bahan baku biji kakao. Proses pengumpulan bahan baku biji kakao yang didapatkan sebesar 3 kg. Pelatihan pembuatan bubuk cokelat melalui beberapa tahapan dan didapatkan massa cokelat bubuk sebesar 1 kg. Hasil analisis tingkat kesukaan didapatkan cokelat bubuk dengan nilai rata-rata warna 3.17, aroma 3.96 dan tekstur 3.61. Pelatihan pembuatan cokelat pasta dengan dicampurkan bahan tambahan didapatkan cokelat pasta berwarna dark-brown dan tekstur lembut. Hasil analisis tingkat kesukaan didapatkan cokelat pasta dengan nilai rata-rata warna 3.83, aroma 4.04, rasa 3.91 dan tekstur 4.39. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peserta mendapatkan pengetahuan baru tentang produk olahan cokelat. Desain kemasan telah berhasil dibuat untuk cokelat pasta.
Pendampingan Pembuatan Kuis dengan Aplikasi Quizizz bagi Guru Sekolah Dasar di Desa Made Lamongan
Ummu Khairiyah;
Silviana Nur Faizah;
Awaliah Dea Lestari
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2690
Kondisi Pandemi dengan adanya Covid-19 memaksa kegiatan pembelajaran berlangsung secara jarak jauh atau dilakukan secara online. Hal tersebut membuat pendidik harus siap menggunakan aplikasi-aplikasi pembelajaran guna menunjang pembelajaran secara jarak jauh. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan membekali pendidik sehingga terampil dalam menggunakan media pembelajaran berbasis online. Pengabdian masyarakat ini memfokuskan dalam penggunaan aplikasi atau platform “Quizizz” dalam pembuatan evaluasi pembelajaran berbentuk kuis interaktif. Metode pelaksanaan melalui pelatihan secara daring (online) dengan ceramah, diskusi, dan praktek penggunaan Quizizz. Subjek dari pelatihan ini adalah Guru Sekolah Dasar di Desa Made Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan berjumlah 32 orang. Tujuan yang dicapai yaitu penggunaan aplikasi Quizizz dalam membuat evaluasi pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Berdasarkan pelatihan yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa para peserta terlihat sangat antusias dibuktikan dengan aktifnya para peserta dalam bertanya, berdiskusi, dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri. 87% peserta pelatihan mampu mengembangkan tes interaktif dengan aplikasi Quizizz dan 81 % peserta mampu mengujicobakan aplikasi Quizizz kepada peserta didiknya. Pelatihan ini sangat bermanfaat dilakukan bagi guru guna memotivasi peserta didik dalam melakukan evaluasi pembelajaran supaya lebih menyenangkan.
Pemberdayaan Ibu PKK Desa Bleberan Melalui Pelatihan Kewirausahaan dalam Upaya Mendukung Desa Wisata Bleberan
Eko Hari Parmadi;
Yohanes Heri Widodo
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2797
Desa Bleberan merupakan salah satu tujuan wisata yag banyak diminati oleh para wisatawan. Objek wisata yang menjadi daya tarik adalah air terjun Sri Gethuk. Salah satu yang menjadi permasalahan adalah sedikitnya warung atau usaha yang berada di sekitar objek wisata. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program pemberdayaan melalui pelatihan kewirausahaan. pendampingan serta praktek langsung berjualan atau memasarkan produk di daerah objek wisata Sri Gethuk. Program pengabdian ini melibatkan ibu-ibu PKK Desa Bleberan yang terlibat berjumlah 16 orang. Program pemberdayaan dilakukan lewat beberapa tahap. Tahap pertama adalah peningkatan motivasi berwirausaha dan tahap kedua lewat pelatihan analisis usaha pembuatan makanan ringan dari bahan baku yang ditemukan di sekitar tempat tinggal ibu-ibu PKK. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sesudah menjalani pelatihan sebagian besar peserta (62,5%) memiliki motivasi berwirausaha yang tinggi. Motivasi berwirausaha diukur dengan skala motivasi berwirausaha. Selain itu, semua peserta juga memandang bahwa kegiatan ini bermanfaat karena dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam berwirausaha. Hal ini membuat peserta pelatihan merasa senang dan lebih percaya diri untuk merencanakan dan menjalani suatu program kewirausahaan di tahap berikutnya. Tahap ketiga adalah mempraktekkan langsung rencana usaha yang telah dibuat dengan cara membuat produk kreatif dan tahap keempat adalah pelatihan membuat kemasan serta pemasaran produk di tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk.
Literasi Digital: Membangun Market Strategis Studi Kasus Kota Bandung
Marenda Ishak Sonjaya Sule;
Shantosa Yudha Siswanto
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2965
Pandemi Covid-19 berakibat pada rusaknya sendi ekonomi. Sektor pariwisata adalah salah satu yang terdampak besar, tak terkecuali wisata belanja di Bandung. Data sementara menunjukkan sektor pariwisata mengalami kerugian mencapai milliar dollar US dan menambah penganguran mencapai hingga 5,23 juta orang. Sektor riil merupakan harapan guna memperbaiki kondisi ekonomi. Salah satu sektor riil yang terdampak oleh pandemic adalah Makeupuccino. Makeupuccino merupakan sektor riil yang bergerak di usaha kosmetik dan kafe. Dampak pandemi terutama terjadi pada bisnis kafe yang akhirnya tidak dapat dilanjutkan usahanya. Di satu sisi terdapat pula sektor riil lain yang kehilangan omset, akan tetapi masih mampu bertahan. Membangun market strategis adalah bagian dalam proses mengembangkan sektor riil tersebut. Pengembangan market strategis dapat diartikan dengan menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan. Tujuan pelaksanaan pengabdian adalah untuk membangun market strategis yang dapat saling menguntungkan diantara dua pihak yang bermitra. Proses pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan identifikasi mitra, identifikasi UMKM bimbingan dan pengarahan pada mitra dan UMKM, serta desain dan konsep kemitraan yang akan dilaksanakan. Hasil pengabdian kerjasama dapat dilakukan pada mitra Makeupuccino dengan UMKM yang bergerak pada sektor makanan sehingga saling melengkapi. Selain itu kemitraan dengan UMKM bunga dan makanan ringan, sebagai bentuk kemitraan yang dinilai mendukung upaya pengembangan terhadap mitra Makeupuccino.