cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 54 Documents
RAFT (ROLE, AUDIENCE, FORMAT, TOPIC) DAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF Nurlisa Nurlisa
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.845 KB)

Abstract

Abstrak: Strategi pembelajaran RAFT (Role, Audience, Format, Topic) adalah salah satu strategi yang dapat dipakai dalam pembelajaran menulis teks deskriptif. Strategi RAFT adalah strategi yang dapat membebaskan siswa dalam memilih topik. Selain itu, siswa juga dibentuk dalam kelompok-kelompok sehingga siswa dapat bertukar pikiran atau curah pendapat dengan anggota kelompok yang lain mengenai topik yang akan dibahas. Strategi  ini merupakan strategi yang cocok dalam pembelajaran menulis teks karena dalam strategi pembelajaran ini siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok sehingga siswa dapat melakukan diskusi dengan kelompoknya. Dengan demikian, diharapkan siswa lebih mudah dalam mengungkapkan gagasan yang akan dituangkan dalam teks deskriptif. Menulis teks deskriptif mengharuskan siswa untuk mengungkapkan pengalaman apa yang diamati atau didengar kedalam sebuah tulisan. Penulis harus mempunyai pengamatan yang tajam dan menggunakan alat indera untuk mengungkapkan gagasanya dalam sebuah tulisan. Dengan menggunakan strategi pembelajaran RAFT siswa dapat bertukar pikiran atau curah pendapat dalam proses menulis teks tanggapan deskriptif. Kata kunci: Strategi RAFT, teks deskriptif.
FENOMENA KEKERASAN BAHASA DI KOTA PALEMBANG Haryadi Haryadi
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.826 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fenomen kekerasan bahasa yang terjadi di kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengamatan langsung di lapangan. Teknik yang digunakan adalah dengan teknik dokumentasi, yaitu dengan memotret tulisan yang ada di sudut-sudut kota Palembang. Tempat yang diamati di antaranya kompleks  perumahan, perkampungan padat penduduk,  di kebun, tempat pembuangan sampah, dan lain-lain.  Hasil yang diperoleh adalah terdapat sembilan  ungkapan kata, yaitu sebagai berikut. (1) “Pemulung Masuk Digebuk!”; (2)  “Ngebut Benjut”; (3) “Dilarang Kencing Di Sini, Kecuali Anjing!”; (4) “Masuk Tanpa Salam, Keluar Tanpa Kepala”; (5) “Merokok Membunuhmu”; (6) “Yang Merokok Harus Dimatikan”;  (7)  “Yang Membawa Hp Harus Dimatikan” (8) “Orang Pintar Lampu Hijau Baru Jalan”; (9)  “Hanya Monyet Yang Boleh Buang Sampah.” Dari ungkapan-ungkapan tersebut masyarakat cenderung menggunakan bahasa yang serampangan dan asal-asalan. Hal ini terjadi  karena komunikan menginginkan kemudahan dalam memilih kalimat yang digunakan. Kesalahan dalam penggunakan kata atau ungkapan akan berakibat fatal. bagi penerima pesan. Dalam ungkapan atau tulisan tertentu secara langsung akan menimbulkan interpretasi yang berbeda dari pembaca. Oleh karena itu, hindari kata-kata yang kasar. Buatlah kata-kata yang santun. Dengan kata-kata yang santun, maka akan membentuk budaya yang santun pula, sebaliknya dengan kata-kata yang kasar akan membentuk budaya yang beringas.
BAHAN AJAR TEORI SASTRA BERBASIS WEBSITE Yenni Lidyawati
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.415 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menghasilkan bahan ajar teori sastra berbasis website yang valid dan praktis dan 2) menentukan efek dari bahan ajar teori sastra berbasis website pada aspek afektif dan kognitif mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester III program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan tes untuk melihat kebutuhan mahasiswa, mengamati sikap mereka terhadap modul berbasis website, dan untuk mengukur aspek kognitif mereka.Temuan penelitian ini adalah: 1) bahan ajar teori sastra berbasis website adalah sah dan praktis, 2) mahasiswa terlibat aktif selama pelajaran digunakan bahan ajar teori sastra berbasis website; 3) modul berbasis website memiliki efek positif pada hasil belajar mahasiswa. Kata kunci: pengembangan, modul, dan website
KOLONIALISME DALAM NOVEL KEPUNAN KARYA BENNY ARNAS Feni Bouty
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.255 KB)

Abstract

Abstrak:  Genre sastra khususnya roman mengandung sejarah kolonialisme. Hal ini berhubungan erat dengan kajian sastra postkolonial. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kolonialisme yang terdapat dalam novel Kepunan karya Benny Arnas. Untuk mengetahui kolonialisme dalam roman Kepunan maka digunakan kajian sastra postkolonial yang meliputi, 1) aspek sejarah, 2) aspek ideologi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil analisis data menunjukan bahwa novel Kepunan karya Benny Arnas mengandung nilai sejarah kolonialisme yang kuat. Hal ini dengan dibuktikan dengan adanya drama-jarak-jauh berlatar situasi pra dan pasca-kemerdekaan di Musirawas antara tahun 1920-1983. analisis yang dilakukan dengan pendekatan postcolonial terbukti tetdapat aspek sejarah meliputi sejarah pada sejarah, sejarah pada psikologi dan sejarah pada religius dan aspek ideologi. Kata kunci: Kolonialisme, Postkolonial, dan Musirawas
KESANTUNAN BERBAHASA ANAK DALAM PERSPEKTIF PEMEROLEHAN BAHASA DAN PERAN SERTA PENDIDIKAN KARAKTER Nofita Anggraini
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek dari tahapan perkembangan anak yang seharusnya tidak lepas dari perhatian pendidik pada umumnya dan orang tua pada khususnya adalah perkembangan bahasa atau komunikasi. Pemerolehan bahasa anak tidak hanya menjadi proses atau peristiwa kebahasaan saja, melainkan juga berkaitan dengan lingkungan dan aspek budaya pada masyakarat pendukung bahasa itu. Kemampuan berbahasa anak, sangat ditentukan oleh masa pertumbuhan yang sangat potensial bagi dirinya secara adaptif terhadap lingkungan disekitarnya. Sayangnya hal ini sering tidak dipahami oleh para orang tua, sehingga belum banyak orang tua yang belum memberikan perlakuan khusus pada anak-anaknya dalam hal belajar bahasa. Keterlibatan berbagai pihak termasuk sekolah sangat membantu anak dalam pemenuhan tuntutan pemerolahan bahasanya, yang juga sekaligus mendukung anak dalam belajar budaya misalnya kesantunan berbahasa dan berkarakter. Secara psikologis manfaat positif dari budaya santun berbahasa yang ditanamkan sejak dini pada anak oleh para pendidik, diantaranya memperlancar komunikasi, meningkatkan kecerdasan emosional, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Kajian yang penulis lakukan ini berupaya untuk membahas dan mengemukakan kesantunan berbahasa anak ditinjau dari perspektif pemerolehan bahasa dan peran serta pendidikan karakter. kata kunci: kesantunan berbahasa, pemerolehan bahasa, pendidikan karakter 
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA PAGARALAM Henny Nopriani
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas X SMA Pagaralam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi analisis. Sampel penelitian berjumlah 157 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa bevariasi dengan kategori baik, cukup, dan kurang. Hal ini terlihat dari hasil nilai rata-rata siswa dalam menulis teks eksposisi. SMA PGRI Pagaralam nilai rata-rata 63,38. SMA Muhammadiyah Pagaralam dengan nilai rata-rata 63,52. SMA Negeri 1 Pagaralam nilai rata-rata 69,72. SMA Negeri 2 Pagaralam dengan nilai rata-rata 60,37, SMA Negeri 4 Pagaralam rata-rata 67,9. Sementara itu, kemampuan menulis di SMA PGRI Pagaralam 5 orang mendapatkan nilai kurang, 18 orang siswa mendapatkan nilai dengan ketegori cukup, 8 orang siswa dengan ketegori baik. SMA muhammadiyah Pagaralam diketahui kemampuan menulis teks eksposisi yaitu 3 orang siswa mendapkan nilai dengan kategori baik, 22 siswa dengan kategori cukup, dan 2 orang siswa dengan kategori kurang. Selanjutnya,kemampuan menulis teks eksposisi di SMA Negeri 1 Pagaralam yaitu 27 siswa mendapatkan nilai dengan kategori baik, 9 orang siswa mendapatkan nilai cukup. Sementara itu, kemampuan SMA Negeri 2 Pagaralam yaitu 8 siswa mendapakan nilai dengan kategori baik, 10 orang siswa dengan kategori cukup, dan 9 siswa dengan kategori kurang. Sedangkan kemampuan SMA Negeri 4 Pagaralam dalam menulis teks eksposisi yaitu 21 siswa mendapatkan nilai kategori baik, 13 siswa mendapatkan nilai dengan ketegori cukup, dan 2 orang siswa dengan kategori kurang. Kata kunci: kemampuan, menulis, eksposisi. ABSTRACT This study aims to describe the ability of class X students of Pagaralam high school. The method used in this research is analytical description. The research sample of this research is157 students. Data collection techniques using the test. The results showed the ability of students to write exposition texts varied with good, good, enough, less categories. The everage score of studens of SMA PGRI was 63,38. SMA Muhammadiyah Pagaralam was 63,52. SMA 1 Pagaralam was 69,72. SMA 2 was 60,37.SMA Negeri 4 was 67,9 mean while the result of students writing ability in SMA PGRI Pagaralam, swowed that 5studens get good category, 18 students get enough score. 8 students good category. SMA Muhammadiyah Pagaralam, score that 3 studensgt good category. 22 studens get enaoug category and only 2 students get low category. Furthermore, the ability to write exposition text in SMA 1 Pagaralam27 students get good category, 9 students got enough category. The ability to write exposition text in SMA Negeri 2 Pagaralam 27 students get good, 9 students got enough grades. Furteermone, students writing ability in SMA Negeri 2 Pagaralam show that there me 9 studens get 8 good category, 10 students get good category, and 9 student get low category, men while students in SMA Negeri 4 show that there we 21 students good category, 13 Students get enough category and only 2 students get low category. 
PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 47 PALEMBANG Meinanda Saputri
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of advertising media on the ability to write persuasion text in eightth grade students SMP Negeri 47 Palembang. The research method used in this study is a quasi-experimental method. Sample selection is done randomly, and the sample chosen in this study consisted of two classes namely class VIII.5 which amounted to 27 students as the control class that received treatment using poster media and class VIII.6 which amounted to 27 students as the experimental class that received treatment using advertising media. The data collection technique in this study used test technique and data processing technique used the t-test with SPSS 24 program. The results showed that there were differences in test results between the experimental class and the control class. The experimental class gets the initial test average value 43,15 and the control class obtained the final test grade average score of 40,37. While the average value of the experimental class final test 74,63 and the average value of the final class of the control class 59,44. The data analysis with t-test indicate that t-count > t-table = 6,559 > 2,007 with df = 52 at success rate of 95% (α=0,025), meaning that there are significant differences between the two groups of sample, because t-count is greater than t-table, then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the experimental class is more significant than the control class. Therefore, advertising media has an effect on the ability to write description text in eightth grade students SMP Negeri 47 Palembang. Keywords: Media, writing, persuasion text 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA INSPIRATIF MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 KOTA SAWAHLUNTO Afnita Afnita
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menjelaskan proses peningkatan keterampilan menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto, dan 2) menjelaskan hasil peningkatan keterampilan menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pelaksanaannya terbagi atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Tindakan pembelajaran menulis teks cerita inspiratif dilaksanakan melalui model Discovery Learning. Data yang dikumpulkan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan dari pengamatan dan catatan lapangan, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja siswa dalam menulis teks cerita inspiratif. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitafif berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis teks cerita inspiratif dari siklus I ke siklus II. Siswa yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus I berjumlah 27 orang, dan 5 orang belum tuntas. Pada siklus II meningkat menjadi 32 orang, atau siswa tuntas 100%. Nilai rata-rata kelas 79,65 pada siklus I dan pada siklus II meningkat jadi 91,15. Peningkatan nilai rata-rata kelas dari siklus I ke siklus II sebanyak 11,5. Peningkatan ini didukung oleh kehadiran siswa yang selalu lengkap 32 orang, dan penggunaan model Discovery Learning menunjang siswa berpikir secara logis, kritis, dan sistematis dalam menulis teks cerita inspiratif. Kata Kunci: Menulis, Teks Cerita Inspiratif, Model Discovery Learning 
KONTEKS PERTUNJUKAN DENDANG PAUAH: SITUASI DAN BUDAYA Refisa Ananda
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

<p>AbstrakSebuah pertunjukan pada dasarnya mempunyai esensi yang sama dengan sebuah percakapan. Kata-kata dalam sebuah percakapan hanya dapat dipahami kalau dikaitkan dengan konteks. Pemahaman konteks situasi saja belum cukup untuk memahami kata-kata yang digunakan dalam pertunjukan harus diiringi dengan pemahaman konteks budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konteks pertunjukan sastra lisan Dendang Pauh meliputi konteks situasi dan budaya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif-analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu wawancara, perekaman, observasi secara langsung, serta catatan lapangan. Partisipan dalam penelitian ini adalah tukang dendang (Tasar), tukang saluang (Pono), ahli Dendang Pauah atau tokoh masyarakat Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pertunjukan Dendang Pauah memiliki dua konteks pertunjukan, yaitu konteks situasi dan konteks budaya. Konteks situasi berkenaan dengan keadaan pada saat pertunjukan Dendang Pauah diadakan. Tukang dendang dan tukang saluang dalam pertunjukan ini adalah laki-laki. Jumlah penampil pada pertunjukan yang peneliti rekam adalah satu orang tukang dendang dan satu orang tukang saluang. Pendengar yang hadir pada pertunjukan itu terdiri atas tamu undangan pesta pernikahan, tetangga, dan keluarga besar tuan rumah yang menyelenggarakan acara tersebut. Mulai dari anak-anak sampai nenek dan kakek. Musik pengiring dalam pertunjukan Dendang Pauah secara konvensional adalah saluang. Konteks budaya Pertunjukan Dendang Pauah juga dipengaruhi oleh tujuh unsur-unsur kebudayaan universal yang berlaku di masyarakat tempat penyelenggaraan pertunjukan tersebut. Dendang Pauah dilaksanakan dalam rangka acara pernikahan. Pernikahan adalah peristiwa yang melatari pertunjukan. Pertunjukan itu adalah hiburan yang disediakan bagi para tamu undangan yang datang. Dendang Pauah tidak pernah dipertunjukkan di tempat-tempat keagamaan atau kegiatan yang berkaitan dengan agama.<p> 
PENTINGNYA KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK BAGI MAHASISWA POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG Yanti Juniarti
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.368 KB)

Abstract

Pada tingkat mahasiswa keterampilan menulis sangat diperlukan agar dapat mengungkapkan ide dan menuliskannya ke dalam bentuk tulisan akademik. Tulisan akademik yang diajarkan pada mata kuliah bahasa Indonesia yaitu menulis gagasan dalam bentuk proposal penelitian, bentuk makalah, bentuk ringkasan buku, bentuk resensi, bentuk artikel, dan bentuk laporan yang ditulis secara logis dan sistematis dalam bentuk laporan. Sebagai bagian tidak terpisahkan dari kehidupan akademik, penulisan karya ilmiah memiliki beberapa tujuan dan fungsi. Bertujuan untuk memecahkan masalah tertentu, mencapai tujuan khusus, menambah pengetahuan, ilmu, dan konsep pengetahuan tentang pokok masalah tertentu, membina kemampuan menulis dan berpikir ilmiah bagi penulisnya. Selain tujuan-tujuan yang telah disebutkan di atas, karya ilmiah juga memiliki fungsi sebagai berikut: fungsi pendidikan, fungsi penelitian, dan Fungsi fungsional. Melihat betapa pentingnya karya tulis ilmiah, penulis karya ilmiah harus benar-benar paham isi karya tulis ilmiah dan menyusun karyanya dengan baik dan benar, serta dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. 

Filter by Year

2017 2019