cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN
ISSN : 25487590     EISSN : 25487590     DOI : -
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin (JDVTM) is published by the Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Yogyakarta. The journal is published twice a year in April and October. Each publication contains articles comprising high quality theoretical and empirical original research papers, review papers, and literature reviews. The scope of study of this journal includes mechanical engineering education, technology and vocational education, learning and curriculum development, learning method development, and learning media. All of the fields study, particularly in mechanical engineering vocational and education. The articles submitted should be attended to the particular topics above.
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Pengembangan Modul Radiator Trainer untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UNESA Sudirman Rizki Ariyanto; I Made Arsana; Riyadlul Ulum
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.702 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27387

Abstract

This study aims to develop modules as a learning media to facilitate the students in their learning of heat transfer. The study also tries to obtain an overview of the developed modules' feasibility. This is development research which aim is to produce a learning module. This module was tested in the Department of Mechanical Engineering at Surabaya State University. Fifteen students were randomly selected as respondents. The stages carried out in the development of this module comprise of the following phases: defining, designing, and development. Analysis of the data obtained from students' learning outcome after attending the study using the "Radiator Trainer Heat Transfer Module" shows an increased performance. The post-test proofed that there is an increase in students' marks compared to the pre-test outcome. The average of the increment is 93% of all students. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran berupa modul yang berguna untuk mempermudah mahasiswa dalam mempelajari ilmu perpindahan panas. Selain itu, kajian ini memperoleh gambaran tentang kelayakan modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah modul pembelajaran. Uji coba modul ini dilakukan di Jurusan Teknik Mesin, Universitas Negeri Surabaya. Responden penelitian sejumlah 15 mahasiswa yang dipilih secara acak. Tahap-tahap yang dilakukan dalam pengembangan modul ini meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan. Berdasarkan analisis data yang diperoleh hasil belajar mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan "Modul Perpindahan Panas Radiator Trainer" menjadi lebih meningkat, terbukti dari hasil perbandingan pre-test dan post-test terjadi peningkatan dengan nilai rata-rata sebesar 93% dari seluruh mahasiswa.
Techno-Pest Control Berbasis IoT untuk Proteksi Tanaman Padi Dianna Ratnawati; Bayu Rahmat Setiadi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.996 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27396

Abstract

Pest insects such as planthoppers and grasshoppers cannot be eradicated using pesticides. The objectives of this research are: (1) to produce a techno-pest control to repel or to exterminate planthopper and grasshopper pests; (2) to find out the impact of the use of said techno-pest control in controlling planthopper and grasshopper pests. The research methods being used is an experiment with a test-device at a distance of three and six meters. The technology being developed is based on the Internet of Things (IoT) which is set at a frequency of 40 kHz and is controlled via a smartphone. This technology is equipped with an IP camera to monitor the condition of the rice fields. The result of the trial at a distance of 3 meters could kill planthoppers and grasshoppers within 8 hours. Whereas at a distance of 6m it was able to kill planthoppers and grasshoppers within 13 hours. At the early stage, the insect pests showed a silent reaction because their metabolism was disrupted by the sound effects released by the device before the pests died. It can be concluded that techno-pest control is suitable to be used as an environmentally friendly technology to protect rice field from planthoppers and grasshoppers.Hama wereng dan belalang yang menyerang tanaman padi tidak mampu dimusnahkan dengan pertisida. Tujuan penelitian ini : (1) menghasilkan techno-pest control untuk mengusir/membasmi hama wereng dan belalang; (2) mengetahui dampak penggunaan techno-pest control dalam pengendalian hama wereng dan belalang. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan uji coba alat pada jarak 3m dan 6m. Teknologi yang dihasilkan berbasis IoT yang disetting pada frekuensi 40 kHz dan dikontrol melalui smartphone. Teknologi ini dilengkapi dengan IP camera sebagai monitoring kondisi sawah. Hasil uji coba pada jarak 3m mampu membunuh wereng dan belalang dalam waktu 8 jam. Sedangkan pada jarak 6m mampu membunuh wereng dan belalang dalam waktu 13 jam. Pada tahap awal hama menunjukkan reaksi diam karena metabolisme terganggu dengan efek suara yang dikeluarkan alat hingga hama mati. Sehingga dapat kesimpulan bahwa techno-pest control layak digunakan sebagai teknologi proteksi tanaman  padi dari hama wereng dan belalang yang ramah lingkungan.
Pengaruh Kecepatan Pemotongan dan Ketebalan Bahan Terhadap Kekerasan dan Kekasaran Permukaan Baja AISI 1045 Menggunakan CNC Plasma Arc Cutting Ami Rima Rahmawati; Samsudin Anis; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.664 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27390

Abstract

This experimental study aims to determine the effect of cutting speed and material thickness on the surface hardness and roughness resulting from the cutting of AISI-1045 steel using CNC Plasma Arc Cutting. The data analysis technique being used was descriptive statistics. The variables of cutting the AISI-1045 steel for the cutting speeds are 75 mm/min, 100 mm/min, and 125 mm/min. The variables for material thickness are 5 mm, 9 mm, and 13 mm. The experiment carried out were the hardness test using Micro-hardness Tester M800 and roughness test using Surfcorder SE-1700. The results show that the lower the cutting speed, the higher the surface hardness and roughness value, and vice versa. The great thickness of the material, the hardness produced and the roughness value is higher. When the cutting speed and thickness of the material value are high, the workpiece cannot be cut off. The lowest hardness and surface roughness values were 261.33 HV and 10.3 µm, respectively, using a cutting speed of 125 mm/min and the material thickness of 5 mm. The highest hardness value is 319.66 HV, using a cutting speed of 75 mm/min and a material thickness of 13 mm. The highest surface roughness value is 26.8 µm, which were obtained using a cutting speed of 75 mm/min and material thickness of 9 mm.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan pemotongan dan ketebalan bahan terhadap kekerasan dan kekasaran permukaan hasil pemotongan baja AISI-1045 menggunakan CNC Plasma Arc Cutting. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif pada pemotongan baja AISI-1045 dengan kecepatan pemotongan 75 mm/min, 100 mm/min, 125 mm/min dan tebal bahan 5 mm, 9 mm, dan 13 mm. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan microhardness terster M800 dan pengujian kekasaran dilakukan menggunakan Surfcorder SE-1700. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin rendah kecepatan pemotongan maka nilai kekerasan semakin tinggi dan nilai kekasaran permukaan semakin tinggi atau sebaliknya. Semakin besar ketebalan bahan yang digunakan maka nilai kekerasan yang dihasilkan semakin tinggi dan nilai kekasaran semakin tinggi atau sebaliknya. Semakin tinggi kecepatan pemotongan dan ketebalan bahan, benda kerja tidak dapat terpotong. Nilai kekerasan dan kekasaran permukaan paling rendah yaitu 261,33 HV dan 10,3 µm dengan kecepatan pemotongan 125 mm/min dan ketebalan bahan 5 mm. Nilai kekerasan yang paling tinggi yaitu 319,66 HV dengan menggunakan kecepatan pemotongan 75 mm/min dan ketebalan bahan 13 mm dan nilai kekasaran permukaan paling tinggi yaitu 26,8 µm dengan kecepatan pemotongan 75 mm/min dan ketebalan bahan 9 mm.
Pengembangan Paket Latihan dan Penilaian Berbantuan Komputer untuk Pembelajaran Alat Ukur Mekanik Presisi Surono Surono; Chrisna Tri Harjanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.22 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27399

Abstract

This study aims to: (1) formulate the steps to develop a computer-aided training and assessment packages for the learning materials of precision mechanical measuring devices, (2) obtain a computer-aided training and assessment packages that are applicable for use in the learning process. The research type is Research and Development (R&D), which was referred to the Borg & Gall model modified by Sukmadinata (2009), and the model developed by Sugiyono (2011). The research was conducted at SMK Negeri 2 Wonosari. The data collection were using questionnaire instruments and computer-aided training and assessment packages. The research data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques. The results of this study are as follows. (1) The steps in developing computer-aided training and assessment packages are preliminary studies, production, product evaluation, and dissemination; (2) The developed computer-aided training and assessment packages are suitable for use in the learning process based on the expert validation and students' responses. The validation from the material learning experts resulted in a mean score of 4.46 (excellent category); validation from the assessment experts obtained a mean score of 4.41 (excellent category), and validation from the learning media experts obtained a mean score of 4.55 (excellent category). The mean score of students' responses in the beta test was 4.06 (good category), and the mean score in the summative evaluation was 4.00 (good category).Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merumuskan langkah-langkah pengembangan paket latihan dan penilaian berbantuan komputer untuk materi pembelajaran alat ukur mekanik presisi, (2) mendapatkan paket latihan dan penilaian berbantuan komputer yang layak digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D), mengacu pada model Borg & Gall yang telah dimodifikasi oleh Sukmadinata (2009) dan model yang dikembangkan Sugiyono (2011). Lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Wonosari. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket, serta paket latihan dan penilaian berbantuan komputer. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Langkah-langkah pengembangan paket latihan dan penilaian berbantuan komputer dilakukan melalui empat tahap, yaitu studi pendahuluan, produksi, evaluasi produk, dan diseminasi; (2) Paket latihan dan penilaian berbantuan komputer yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan validasi ahli dan tanggapan siswa. Validasi oleh ahli materi memperoleh rerata skor 4,46 dengan kategori sangat baik; validasi oleh ahli evaluasi memperoleh rerata skor 4,41 dengan kategori sangat baik; dan validasi oleh ahli media memperoleh rerata skor 4,55 dengan kategori sangat baik. Rerata skor tanggapan siswa pada beta test adalah 4,06 dengan kategori baik, dan rerata skor pada evaluasi sumatif adalah 4,00 dengan kategori baik
Pengaruh Variasi Kuat Arus Terhadap Lebar Pemotongan dan Kekerasan pada Baja Karbon Sedang dengan CNC Plasma Arc Cutting Riska Surya Agnitias; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.287 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27391

Abstract

The purpose of this research is to determine the effects of current variation to the cutting kerf and hardness in medium carbon steel cutting process using CNC Plasma Arc Cutting. This research uses experimental methods to study the effect of a given treatment. The electric current was varied for 20, 25, 30, 35, and 40 amps. The test parameters were cutting kerf and hardness. The data were analyzed using descriptive statistics. The test result shows that there are differences in cutting kerf and hardness. The lowest kerf and hardness value was obtained from the 20 amps current, with a kerf of 1.64 mm and a hardness of 707.4 HV. The highest kerf and hardness value were obtained from the 40 amps current test, with a kerf of 2.58 mm and a hardness of 857.7 HV. This research concludes that the variation of electric current in CNC Plasma Arc Cutting process of medium carbon steel affects the kerf (99.59%) and hardness (94.17%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar variasi kuat arus memberikan pengaruh terhadap lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan pada proses pemotongan baja karbon sedang dengan menggunakan CNC Plasma Arc Cutting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sebab akibat terhadap perlakuan yang diberikan. Variasi kuat arus yang digunakan dalam proses pemotongan ini adalah 20 A, 25A, 30A, 35A, dan 40A. Pengujian yang di lakukan adalah kekerasan dan lebar pemotongan (Kerf Width). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi perubahan nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan nilai kekerasan. Nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan terendah diperoleh pada penggunaan arus sebesar 20 A yaitu dengan nilai lebar sebesar 1,64 mm dan kekerasan sebesar 707,4 HV. Nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan tertinggi diperoleh pada penggunaan arus sebesar 40A dengan nilai lebar 2,58 mm dan kekerasan sebesar 857,7 HV.  Penelitian ini dapat disimpulakan bahwa variasi kuat arus pada proses pemotongan baja karbon sedang menggunakan CNC Plasma Arc Cutting memberi pengaruh sebesar 99,59% terhadap nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan sebesar 94,17% terhadap nilai kekerasan.
Methods in Making Steel-Copper Sandwich Laminates Materials Arianto Leman Soemowidagdo; Tiwan Tiwan
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.281 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27400

Abstract

This research is aimed at developing a method to make steel-copper sandwich laminate materials. The research focused on the method of developing the sandwich material. In a method I, the steel plate arrangement is heated up to austenite temperature and subsequently, a molten copper is poured into it. In method II, the steel plate arrangement is immersed into a molten copper in a temperature of 1200 °C. The result shows that in the method I, the diffusion on the interface layer of steel-copper sandwich laminate is unemployed because of an occurrence of oxidation on the steel surface. On the contrary, in method II the diffusion on the interface of steel-copper sandwich laminate is indicated by higher shear stress, which is 231.88 N/mm2. However, the immersing method needs to be improved to give better products, since cavities caused by trapped air still exist and are reducing the quality of the laminates.Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan metode pembuatan laminat baja-tembaga. Penelitian difokuskan pada metode pembuatan laminat. Pada metode I, susunan pelat baja dipanaskan hingga suhu austenit dan kemudian tembaga cair dituangkan. Metode II adalah merendam susunan pelat baja ke dalam tembaga cair bersuhu 1200 0C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada metode I tidak terjadi difusi pada lapisan antarmuka laminat baja-tembaga karena permukaan baja mengalami oksidasi saat dipanaskan. Sebaliknya, metode II menunjukkan terjadi difusi pada antarmuka laminat baja-tembaga dengan tegangan geser tertinggi 231,88 N/mm2. Namun, metode II harus diperbaiki untuk memberikan produk yang lebih baik karena masih terdapat rongga akibat udara yang terjebak dan mengurangi kualitas laminat.
Pengaruh Thermal Shock Resistence dan Komposisi Bahan Refraktori Terhadap Kekuatan Impact dan Struktur Makro April Lianita Sari; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.513 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27392

Abstract

The purpose of this research is to study the effect of thermal shock and the composition of refractory materials on impact strength and macrostructure. The research methods are an experimental method. The independent variables in this research are thermal shock temperatures and the composition of refractory materials (a portion of alumina, rice husk ash and kaolin). The dependent variables in this research are impact strength and macrostructure. The data of this research is analyzed using descriptive statistic. The results are presented in tables, charts and images. The result shows that the highest value of average impact strength is 0,009560 J/mm2 with 300 °C temperature of thermal shock (∆T). The result of the macrostructure is a brittle structure with flat and shiny surface characteristics.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh thermal shock dan komposisi bahan refraktori terhadap kekuatan impact dan struktur makro. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode eksperimen. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variasi suhu thermal shock dan variasi komposisi bahan refraktori (alumina, abu sekam padi dan kaolin). variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kekuatan impact dan struktur makro. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kekuatan impact tertinggi sebesar 0,009560 J/mm2 diperoleh pada komposisi 5 tanpa perlakuan thermal shock dan terendah sebesar 0,004049 J/mm2 dengan variasi suhu thermal shock (∆T) 300 oC dan hasil foto makro menunjukkan patahan getas dengan ciri-ciri permukaan patahan yang datar dan terlihat mengkilap
Peran Sarana Pembelajaran dalam Mendukung Kemampuan Keterampilan Siswa SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan Serang Sulaeman Deni Ramdani; Ismi Maulani; Moh Fawaid
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.705 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27401

Abstract

This study aims to analyze the role of learning facilities in supporting the skills of vocational students in Machining Departments in Serang. The method used in this study is a quantitative descriptive method. The population is 49 students of class XI majoring in machining. Data were collected using a questionnaire and were analyzed using the quantitative-descriptive technique. The examined variables are the workplace (bench work, metal measurement & testing, turning work, milling work, grinding work) with four aspects of learning facilities (furniture, equipment, educational media, other equipment), and skills (imitation, manipulation, precision, articulation, naturalization. The study finds that aspects of learning facilities are in the "appropriate" category which results are as follows: 1) bench work area 76.75%, 2) grinding work 74.50%, 3) metal measurement & testing 71.75%, 4) Milling work 67.25%, and 5) turning work 65.75%. Aspects of skills are in the "appropriate" category with the following result: 1) Turning work 78.80%, 2) bench work 78.20%, 3) grinding work 76.00%, 4) metal measurement & testing 75.00%, and 5) milling work 64.40%.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan sarana pembelajaran dalam mendukung keterampilan siswa SMK Jurusan Teknik Pemesinan di Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan peranan sarana pembelajaran dalam mendukung keterampilan siswa. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 49 orang siswa kelas XI jurusan teknik pemesinan. Data diperoleh dengan menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Variabel yang ditelaah yaitu tempat kerja meliputi lima aspek yaitu kerja bangku, pengukuran & pengujian logam, kerja mesin bubut, kerja mesin frais, kerja mesin gerinda dengan empat aspek sarana pembelajaran yang ditinjau yaitu kelengkapan perabot, peralatan, media pendidikan, perlengkapan lain, dan empat aspek untuk keterampilan yaitu meniru, manipulasi, presisi, artikulasi, naturalisasi. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa aspek sarana pembelajaran masuk kategori "Sesuai" dengan hasil sebagai berikut, 1) area kerja bangku 76,75%, 2) Kerja Mesin Gerinda 74,50%, 3) Pengukuran & Pengujian Logam 71,75%, 4) Kerja Mesin Frais 67,25%, 5) Kerja Mesin Bubut 65,75%. Analisis data pada aspek keterampilan masuk kategori "Sesuai" dengan hasil sebagai berikut, 1) Kerja Mesin Bubut 78,80%, 2) Kerja bangku 78,20%, 3) Kerja Mesin Gerinda 76,00%, 4) Pengukuran & Pengujian Logam 75,00%, 5) Kerja Mesin Frais 64,40%.
Pencapaian Hasil Belajar Teori Kejuruan Ditinjau dari Persepsi Mahasiswa pada Pembelajaran Online Sukardi Sukardi; Muhammad Hudan Rahmat
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.041 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27394

Abstract

One of the effort to overcome the ineffectiveness of face-to-face learning is to extend the interaction outside the classroom framework. In this case, advances in information technology can be utilized. The use of technology that functions like classroom face-to-face is through online learning. This study aims to find out: (1) student perceptions of online learning (a Moodle platform); and (2) the effect of student perceptions of online learning on the learning outcomes of Vocational Theory course. The research object was 117 students. The data analysis being used were descriptive statistics and Kendall's tau. The results of the study indicate that online learning is an excellent medium to complement face-to-face learning. The contribution of the perception of learning outcomes found in this study is only 1.70%. It can be said that 98.0% of learning outcomes are determined by other factorsUpaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ketidak efektifan pembelajaran tatap muka adalah dengan membuat ekstensi berinteraksi di luar kelas. Dalam hal ini, kemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan. Penggunaan teknologi informasi yang memiliki fungsi seperti layaknya tatap muka dalam kelas tersedia melalui pembelajaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran online (plat form Moodle); dan (2) pengaruh persepsi mahasiswa pada pembelajaran online terhadap hasil belajar Teori Kejuruan. Objek penelitian berjumlah 117 orang mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Kendall's tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran online merupakan media yang sangat baik untuk melengkapi pembelajaran tatap muka. Besarnya nilai kontribusi persepsi terhadap hasil belajar yang ditemukan dalam penelitian ini hanya 1,70%, atau 98,30% hasil belajar ditentukan oleh faktor lain.
Analisis Kualitas Geometris Hasil Praktik Pemesinan Bubut Siswa SMK Jurusan Teknik Pemesinan Puji Dwi Utomo; Thomas Sukardi; Sudji Munadi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.486 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13494

Abstract

This study aims to determine the geometric quality of lathe machining product and what causes the low geometric quality of the lathe machining practices. This research is a descriptive study using a quantitative approach. Data were obtained by documentation and direct observation of the studied object, and then were processed using descriptive statistical analysis. Results show that the average value of the geometric quality of lathe machining products was relatively low, amounted to 67.14. The aspects that caused deficiencies and low geometric quality are, among others, incorrect spindle speed, incorrect feeds, incorrect depth of cuts, improper use of measuring tools, and lack of awareness of the Occupational Safety and Health equipment.-------------------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas geometris produk hasil praktik pemesinan bubut dan penyebab rendahnya kualitas geometris hasil praktik pemesinan bubut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dokumentasi dan pengamatan langsung pada obyek yang diteliti kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai kualitas geometris hasil praktik pemesinan bubut siswa tergolong rendah yakni sebesar 67,14 serta aspek-aspek yang menjadi penyebab kekurangan dan kelemahan kualitas geometris diantaranya meliputi, kesalahan dalam menentukan putaran mesin, kesalahan dalam menentukan kecepatan gerak pemakanan, tidak tepatnya pengaturan kedalaman pemakanan, kesalahan dalam menggunakan alat ukur serta kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan perlengkapan K3.

Page 7 of 19 | Total Record : 185