cover
Contact Name
Cucuk Nur Rosyidi
Contact Email
performa@ft.uns.ac.id
Phone
+62271-632110
Journal Mail Official
performa@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Gedung I, Lantai 1 Fakultas Teknik UNS Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126 , Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14128624     EISSN : 26206412     DOI : https://doi.org/10.20961/performa
Core Subject : Engineering,
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri merupakan jurnal teknik industri yang menyajikan artikel orisinil pada bidang teknik dan manajemen industri. Tema naskah yang diterbitkan mencakup: Manufacturing System, Operation Research, Product Design and Development, Manufacturing Technology, Work Study, Ergonomic, Logistic System, Business System, Quality and Reliability Engineering, Information System and Knowledge Management, System Modelling, Small-medium Enterprise Optimization, Public Sector Optimization, and Industrial Engineering Education . Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, analisis, kajian ilmiah, opini, dan makalah teknik.
Articles 377 Documents
Pengendalian Kualitas Produk Roti dengan Metode Seven Tools di UMKM Anni Bakery and Cake Aldo Almayda Abidin; Wahyudin Wahyudin; Risma Fitriani; Fidiyya Astuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.53700

Abstract

UMKM Anni Bakery and Cake merupakan perusahaan mikro yang bergerak di bidang industri makanan dengan memproduksi roti seperti roti tawar dan roti manis. Tentunya pada setiap tahapan proses produksi tidak menutup kemungkinan terjadi ketidaksesuaian produk yang dapat menurunkan kualitas dari produksi roti tersebut.Tujuan penelitian ini yaitu untuk meminimalisir kecacatan produk roti tawar original kupas yang dihasilkan pada UMKM Anni Bakery and Cake dengan cara melakukan analisis menggunakan metode Seven quality tools pada proses produksinya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi selama bulan Maret 2021. Hasil analisis menunjukan bahwa jenis kecacatan yang terjadi pada produk roti tawar original kupas adalah bentuk roti tidak sesuai standar, kulit roti keriput, pengupasan tidak sesuai standar, dan kulit roti berlubang. Berdasarkan keempat jenis kecacatan tersebut bahwa jenis kecacatan yang paling dominan adalah kulit roti keriput sebanyak 25 unit. Terjadinya kecacatan produk roti tawar original kupas disebabkan oleh faktor manusia, faktor metode dan faktor mesin. Upaya perbaikan yang dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kecacatan roti tawar original kupas yaitu perekrutan tenaga kerja baru, pemberian job description sesuai dengan keahlian, pengawasan secara intens terhadap para pekerja, penambahan mesin pengovenan serta melakukan perawatan dan perbaikan pada mesin.
Perancangan Electronic Kanban Menggunakan Metode Constant Quantity Withdrawal System untuk Mengurangi Keterlambatan pada Assembly Junction di PT Dirgantara Indonesia Puput Nidaul Choiriyah; Denny Sukma Eka Atmaja; Widia Juliani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.53211

Abstract

PT Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan milik Negara yang bergerak dalam bidang kedirgantaraan. Saat ini perusahaan sedang mengalami permasalahan pada keterlambatan dalam pengiriman Tailboom. Tailboom merupakan ekor dari helicopter. Permasalahan ini disebabkan karena keterlambatan pada salah satu komponen Tailboom yaitu Junction. Komponen Junction mengalami keterlambatan pada proses assembly dikarenakan kekurangan part di assembly line. Kekurangan part disebabkan karena tidak lengkapnya work package yang dikirimkan dari fabrikasi. Untuk mengatasi keterlambatan pada assembly Junction dibutuhkan sistem kontrol produksi yang berupa Kanban. Kanban  merupakan tools dari  Just In Time untuk sistem produksi tarik atau pull system. Dengan menggunakan kanban dapat mengontrol aliran produksi sesuai quantity yang dibutuhkan dan waktu yang tepat. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan sistem Electronic Kanban menggunakan metode constant quantity withdrawal system yang diimplementasikan di area fabrikasi, assembly store dan assembly line. Hasil simulasi dengan menggunakan electronic kanban pada assembly Junction mampu mengurangi keterlambatan sebesar 56% yang disebabkan karena factor part. Hal ini disebabkan karena level stock di departemen assembly store dapat terjaga, kemudian material dan kapasitas pada fabrikasi memenuhi.Selain itu, electronic kanban memberikan informasi antar departemen saling terintegrasi sehingga mudah diketahui kesalahan yang terjadi secara realtime. Dengan demikian production control dapat mengambil kebijakan terkait permasalahan yang dideteksi. Electronic kanban dapat menginformasikan apa, berapa, dan kapan harus memproduksi part atau komponen.
A Systematic Literature Review of Total Productive Maintenance on Industries Setiawan San
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.50087

Abstract

Attempts to achieve optimization of machine and equipment maintenance at manufacturing companies over the years have encountered a multitude of problems. Due to equipment losses such as setup and adjustment, minor stops and delays, defective products due to equipment, reduced engine speed, and reduced output has influenced their desire to reach world class manufacturing levels. This paper discusses a large part of the TPM approach in manufacturing companies and provides an overview of the various TPM implementation practices demonstrated by manufacturing companies in the world.. Based on review results of the 50 journals about TPM in industries It was found that most of the TPM implementations used the OEE parameter to see the success rate of implementing this TPM. This paper also highlights the variable approach that is most widely used by various practitioners and researchers and evaluates in detail the success factors of implementing TPM and the reasons behind the failure of implementing TPM are also discussed so as to ensure the implementation of TPM can run smoothly and effectively in manufacturing companies
Usulan Peningkatan Kualitas Supramak Bed Menggunakan Pendekatan Lean Six Sigma dan Kaizen Dimaz Harits; Yogi Wahyu Praswoto; Wahyu Ismail Kurnia
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.50955

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang rekayasa teknik yang memiliki divisi produksi alat-alat kesehatan. Berdasarkan observasi dan wawancara ditemukan keluhan manjemen terhadap kinerja produksi supramak bed (tempat tidur pasien) yang tidak sesuai ekspektasi, sehingga kualitas produk sulit ditingkatkan. Setelah menganalisis proses produk menggunakan pendekatan   dengan pola DMAIC, teridentifikasi 4 CTQ potensial yaitu bolong (38,17%), belang (31,30%), las jelek (19,08%) dan percikan (11,45%). Sigma pada proses pengelasan adalah 3,45 dan sigma pada proses pengecatan adalah 3,53. Untuk memudahkan pemilihan prioritas perbaikan, diagram ishikawa dan FMEA diterapkan. Diperoleh nilai RPN elemen Material sebesar 100, elemen Mesin sebesar 108, dan elemen Manusia sebesar 180. Dengan demikian elemen Manusia menjadi prioritas perbaikan.  Dalam tahap perbaikan, analisis Kaizen memberikan 5 usulan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk Supramak bed.
Minimasi Waste pada Proses Produksi Bracket B6H-F194X-00 Menggunakan Lean Manufacturing untuk Mencapai Target Produksi di PT. ABC Fajriah Ningrum; Nora Azmi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.54562

Abstract

PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur di Tangerang dan memiliki tipe produksi make to order. Produk Bracket B6H-F194X-00 merupakan salah satu produk dengan jumlah permintaan tertinggi dan selalu diproduksi setiap bulannya. Permasalahan yang terjadi yakni target produksi tidak tercapai pada bulan September 2020 – Febuari 2021 yang disebabkan adanya waste, dampaknya perusahaan hanya dapat mengirimkan produknya sebesar 653 pcs/hari dari rata – rata target produksi sebesar 1100 pcs/hari. Tujuan penelitian ini untuk meminimasi waste pada proses produksi Bracket B6H-F194X-00 menggunakan Lean Manufacturing untuk mencapai target produksi di PT. ABC. Penelitian diawali dengan pemetaan Current State Mapping dan waste yang teridentifikasi yaitu waste waiting, unnecessary motion, transportation, overprocessing, dan defect. Pembobotan waste dilakukan menggunakan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) dan didapatkan bahwa waste transportation merupakan waste dominan dengan bobot 0.3059. Bobot masing – masing waste digunakan untuk pemilihan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan diperoleh tools Process Activity Mapping (PAM) dengan bobot skor 7.527. Usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H yakni penggunaan work bench, penggabungan aktivitas transportasi dan penambahan tempat pembuang skrap piercing sementara. Hasil perbaikan kemudian digambarkan dengan PAM setelah perbaikan serta dipetakan melalui Future State Mapping diperoleh bahwa total produksi menjadi 1103 pcs/hari dan target produksi dapat tercapai.
Analisis Pengendalian Kualitas pada Pengolahan Produk Kulit dengan Metode Statistical Process Control pada UMKM Paris Leather Dimas Ari Nuryanto; Widya Setiafindari
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.53404

Abstract

Pada proses produksi kulit pada UMKM Paris Leather masih terdapat kecacattan saat proses pewarnaan kulit dan proses pembuatan produk kulit, dimana proses produksi kulit tidak sesuai dengan standar kecacatan produk yang telah ditentukan oleh UMKM Paris Leather. Dari data produksi produk kulit pada bulan Januari s.d Februari 2021 mencapai 933 produk lembaran kulit, 173 produk tas dan 155 produk jaket, masih terdapat produk cacat pada produksi dengan jumlah rata-rata cacat produk kulit lembaran 5 % per hari, produk tas 4 % per hari dan produk jaket 3 % per hari dengan jumlah produk cacat yang terjadi perlu dilakukan usulan perbaikan kualitas untuk mengurangi cacat pada produk kulit, maka dalam meyelesaikan masalah tersebut perlu menganalisis apa saja jenis cacat dominan yang terjadi pada produksi kulit, kemudian mencari penyebab cacat pada produk dan pewarnaan yang terjadi di UMKM Paris Leather. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Statistical Quality Control, Check Sheet, Stratifikasi, Peta Kontrol, Diagram Pareto, Diagram Sebab-Akibat, Diagram Pencar, dan Histogram. Hasil dari penelitian ini menunjukan jenis kerusakan yang paling banyak terjadi pada proses produksi kulit adalah cacat jahit tidak rapi sebesar 50 % produk tas, 40 % produk jaket, dan proses perwarnaan kulit cacat lubang sebesar 50 %. Usulan perbaikan sebaiknya dilakukan adalah mengkaji ulang proses pengoperasian mesin, menggunakan check sheet, melaksanakan training, memberlakukan sistem reward and punishment, pengecekan material dan mesin, dan bekerja sesuai SOP.Kata kunci: Statistical Quality Control1, Produk Kulit2, UMKM Paris Leather3
Analisis Risiko dan Mitigasi Risiko pada Mebel Abi Rodim dengan Menggunakan Metode FMEA dan TOPSIS Khalid Jundi Rabbani; Syamsyudin Kameswara; Fernando Alexander Fermi Sitohang; Nadya Farah Maghdalena; Anggriani Profita; Deasy Kartika Rahayu Kuncoro
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.51129

Abstract

Mebel Abi Rodim merupakan usaha yang bergerak di bidang pembuatan perabotan rumah tangga seperti kursi, jendela, dan pintu. Manajemen risiko pada penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan faktor risiko pada kecelakaan kerja yang terjadi di Mebel Abi Rodim. Metode yang digunakan adalah FMEA dan TOPSIS. Berdasarkan hasil identifikasi terdapat enam kegiatan dengan 29 risiko kecelakaan yang kemudian ditentukan nilai kriteria severity, occurrence, dan detection. Hasil pengolahan data dengan diagram pareto didapatkan 20% risiko kecelakaan prioritas, yaitu jari terjepit kayu, tangan terkilir saat memotong bahan, kelilipan serbuk material, tangan terkena alat pemotong, tangan terkena permukaan bahan yang kasar saat mengambil bahan, dan tangan terkena permukaan bahan yang kasar saat memotong bahan. Akar-akar masalah tersebut diidentifikasi menggunakan diagram Ishikawa. Dari diagram Ishikawa, diperoleh opsi mitigasi risiko, kemudian digunakan metode TOPSIS untuk menentukan mitigasi risiko terbaik dan diperoleh alternatif solusi terbaik untuk risiko kecelakaan adalah memberikan Standar Operasional Prosedur penggunaan Alat Pelindung Diri dengan nilai RPI tertinggi, yaitu sebesar 0,853.
Perancangan Ulang Tata Letak Area Kerja Untuk Meminimasi Waktu dan Jarak Aliran Proses Produksi Fidiyya Astuti; Wahyudin Wahyudin; Fahriza Nurul Azizah
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.52313

Abstract

UMKM Bintang Jaya Gypsum adalah perusahaan mikro yang memproduksi furniture gypsum yang menerapkan sistem produksi make to order. Penelitian di UMKM ini bertujuan untuk menganalisis waktu dan jarak aliran proses produksi, serta pola aliran proses produksi yang dihubungkan dengan tata letak area kerja perusahaan. Analisis terhadap aliran proses produksi dilakukan dengan menggunakan peta aliran proses dan diagram aliran sehingga waktu, jarak, dan pola aliran proses produksi perusahaan dapaat diketahui. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu dan jarak aliran proses produksi bernilai 20.75 meter dan 103.75 detik dengan pola aliran proses yang kurang baik karena tidak searah. Usulan perbaikan terhadap tata letak dilakukan oleh peneliti terhadap perusahaan dan menghasilkan perbaikan jarak dan waktu aliran proses produksi sebesar 7.25 meter dan 33.25 detik, serta perbaikan pola aliran proses proses menjadi lebih efisien dan searah sehingga memudahkan pekerja dalam melakukan proses transportasi dalam kegiatan produksi gypsum. 
Redesign of Warp Beam Trolley Using Ergonomic Function Deployment Eko Kurniawan; Hari Purnomo
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.44245

Abstract

Kegiatan memindahkan benda berat secara manual menggunakan alat bantu dimaksudkan untuk memudahkan dan meringankan beban kerja tubuh manusia. Unit Produksi Pertenunan di Bengkel Teknik Pembuatan Kain SMK Negeri 3 Kota Pekalongan saat ini menggunakan kereta lalatan (Beam trolley) sebagai alat transportasi gulungan benang lusi (warp beam). Beam trolley yang ada sulit dikendalikan ketika didorong dan kurang nyaman saat digunakan bahkan dapat menyebabkan permukaan gulungan benang rusak atau kotor. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan Beam trolley untuk pemindahan warp beam yang ergonomis, aman dan tidak menyebabkan turunnya kualitas gulungan benang. Metode perancangan menggunakan Ergonomic Function Deployment (EFD). Hasil penelitian menggunakan metode EFD berupa  prototype Beam trolley dengan spesifikasi sebagai berikut: (1) dimensi Beam trolley 190 cm x 60 cm yang disesuaikan dengan antropometri pengguna; (2) pegangan dengan jarak 155 cm, lebar  34 cm, diameter 4 cm dan tinggi 100 cm. Pegangan berfungsi sebagai penarik atau pendorong. Prototype Beam trolley dilengkapi empat roda dinamis untuk fleksibilitas arah gerakan yang dilengkapi pengunci roda dan  memiliki alat untuk mengangkat dan menurunkan beban.
Food Sellers Strategy Based on Customer Reviews Before and During Covid-19 Pandemic in Indonesia Immaculata Diana Saraswati; Yosephine Suharyanti; Yosef Daryanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.54954

Abstract

The survival and resilience of food sellers in Indonesia during the Covid-19 pandemic is important to be discussed. This study proposes new strategies for food sellers in Indonesia based on customer reviews before and during the pandemic, and food sellers' competition profile. Customer reviews are scraped from 20 food sellers in Java, Indonesia. A text mining is then applied, and the texts collected are classified into 11 attributes. The next process is sentiment analysis to separate the positive and the negative reviews, to be analyzed further in two types of gap analyses. The first is gap analysis between positive and negative reviews to portray the food sellers’ strengths and weaknesses. The second gap analysis identifies the gap of customer reviews before and during the pandemic to predict the change of customers’ needs. The results show that product, place, and services are always the customer’s top-of-mind attributes, no matter in normal or pandemic situations, so that food seller should always maintain those aspects. This study also identifies several new strategies related to the health protocols. Regarding to online business competition, this study observes the food sellers’ growth in online marketplace. The result shows that the growth score of food sellers increases significantly from 2 to 9 per month because of the pandemic. Thus, food sellers need to consider the opportunity for online business, while maintaining their strengths. Compared to similar studies in other countries, the findings of this study differ in terms of the dominant attributes, related to different cultures.

Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 2 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 2 September 2018 Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018 Vol 16, No 2 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 2 September 2017 Vol 16, No 1 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 1 Maret 2017 Vol 15, No 2 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 2, September 2016 Vol 15, No 1 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 1, Maret 2016 Vol 14, No 2 (2015): PERFORMA Vol. 14 No. 2, September 2015 Vol 14, No 1 (2015): PERFORMA Vol. 14 No 1, Maret 2015 Vol 13, No 2 (2014): PERFORMA Vol. 13 No. 2, September 2014 Vol 13, No 1 (2014): PERFORMA Vol. 13, No 1 Maret 2014 Vol 12, No 2 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 2 September 2013 Vol 12, No 1 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 1 Maret 2013 Vol 11, No 2 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 2 September 2012 Vol 11, No 1 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 1 Maret 2012 Vol 10, No 2 (2011): PERFORMA Vol. 10 No 2, September 2011 Vol 10, No 1 (2011): PERFORMA Vol. 10, No 1 Maret 2011 Vol 9, No 2 (2010): PERFORMA Vol. 9, No 2 September 2010 Vol 9, No 1 (2010): PERFORMA Vol. 9, No. 1 Maret 2010 Vol 8, No 2 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 2 September 2009 Vol 8, No 1 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 1 Maret 2009 Vol 7, No 2 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 2 September 2008 Vol 7, No 1 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 1 Maret 2008 Vol 6, No 2 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 2 September 2007 Vol 6, No 1 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 1 Maret 2007 Vol 5, No 2 (2006): PERFORMA Vol. 5 No 2, September 2006 Vol 5, No 1 (2006): PERFORMA Vol. 5, No. 1 Maret 2006 Vol 4, No 2 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 2, September 2005 Vol 4, No 1 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 1, Maret 2005 Vol 3, No 2 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 2, September 2004 Vol 3, No 1 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 1, Maret 2004 Vol 2, No 2 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 2 September 2003 Vol 2, No 1 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 1 Maret 2003 Vol 1, No 1 (2002): PERFORMA Vol. 01, No 1 Maret 2002 More Issue