cover
Contact Name
Cucuk Nur Rosyidi
Contact Email
performa@ft.uns.ac.id
Phone
+62271-632110
Journal Mail Official
performa@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Gedung I, Lantai 1 Fakultas Teknik UNS Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126 , Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14128624     EISSN : 26206412     DOI : https://doi.org/10.20961/performa
Core Subject : Engineering,
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri merupakan jurnal teknik industri yang menyajikan artikel orisinil pada bidang teknik dan manajemen industri. Tema naskah yang diterbitkan mencakup: Manufacturing System, Operation Research, Product Design and Development, Manufacturing Technology, Work Study, Ergonomic, Logistic System, Business System, Quality and Reliability Engineering, Information System and Knowledge Management, System Modelling, Small-medium Enterprise Optimization, Public Sector Optimization, and Industrial Engineering Education . Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, analisis, kajian ilmiah, opini, dan makalah teknik.
Articles 377 Documents
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri Gamelan Wirun Palu Gongso Agustina Citrawati; Bambang Suhardi; Irwan Iftadi; Eko Liquiddanu; Meiyanto Eko Sulistyo
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.1.45581

Abstract

Industri Gamelan Wirun Palu Gongso merupakan industri informal yang hingga saat ini belum memperhatikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan baik. Berdasarkan hasil observasi ditemukan perilaku dan kondisi yang tidak aman serta keluhan kesehatan maupun kecelakaan kerja yang pernah dialami oleh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya di tempat kerja dan menentukan prioritas potensi bahaya untuk diperbaiki serta memberikan usulan perbaikan pada potensi bahaya dengan prioritas tertinggi. Pendekatan ergonomi partisipatori digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini. ILO-PATRIS Checksheet digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja. Metode delphi digunakan untuk menentukan potensi bahaya yang memiliki prioritas tertinggi untuk diperbaiki. Hasil ILO-PATRIS Checksheet menunjukkan terdapat 19 sub-aspek di tempat kerja yang memerlukan perbaikan. Berdasarkan hasil metode delphi prioritas perbaikan terdapat pada sub-aspek kebisingan. Usulan perbaikan dengan tahapan eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control dan penggunaan APD difokuskan untuk mengendalikan kebisingan di tempat kerja.
Usulan Perbaikan Standard Operating Procedure Sesuai Standar Halal pada Siska Bakery Maresta Andriani; Ida Giyanti; Anita Indrasari
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.46415

Abstract

Siska Bakery merupakan salah satu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di bidang makanan terutama produk roti dan kue. Siska Bakery memiliki sertifikat PIRT dengan nomor 206337201122419 dan sudah pernah memiliki Sertifikat Halal MUI pada tahun 2017-2019. Selama ini Siska Bakery telah menjalankan proses bisnis sesuai dengan pedoman Sistem Jaminan Halal (SJH). Namun demikian, Standard Operating Procedure (SOP) tertulis yang sudah ada pada Siska Bakery masih terdapat kekurangan. SOP saat ini hanya berupa tulisan tangan di kertas yang ditempel di dinding. SOP tertulis juga tidak secara spesifik mengikuti pedoman SJH. Dengan terbatasnya ketersediaan SOP mengakibatkan karyawan Siska Bakery bekerja kurang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang SOP yang meliputi proses pembelian bahan baku, proses produksi dan proses distribusi produk dalam memenuhi standar halal sebagaimana tercantum dalam dokumen HAS 23000. Metode yang digunakan penelitian ini adalah observasi lapangan dengan cara wawancara dan studi SOP yang sudah ada pada Siska Bakery. Hasil penelitian ini adalah rancangan SOP yang sesuai dengan standar halal sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki SOP yang sudah ada. SOP dirancang dalam bentuk diagram alir untuk memudahkan karyawan dalam mengikuti setiap tahapan proses.
Analisis Penyebab Tingginya Angka Hairiness pada Benang Cd 40’s di Mesin Ring Spinning Perusahaan Pembuatan Benang PT XYZ Mokh Afifuddin; Sugiyarto Sugiyarto; Isna Rusdiana
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.1.44832

Abstract

Industri tekstil merupakan salah satu komoditi andalan industi manufaktur sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi nasional. PT XYZ merupakan salah satu industri tekstil terbesar yang yang memproduksi benang. Pengendalian mutu harus dilakukan untuk mencapai sasaran atau target yang telah ditetapkan perusahaan. Dari beberapa kualitas yang harus diuji hairiness menjadi perhatian tersendiri,  karena di PT XYZ terdeteksi adanya angka hairiness yang tinggi melebihi standar dan toleransi. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab utama atas tingginya hairiness dalam proses produksi benang CD 40’s di mesin ring spinning, serta dilakukan upaya penyelesaian dari masalah tersebut. Metode menganalisa permasalahan dengan menggunakan pendekatan diagram fishbone untuk mencari akar masalah dari permasalahan yang dihadapi. Ditemukan penyebab tingginya hairiness (bulu benang) pada benang CD 40’s karena snail wire yang cacat. Sehingga perlu dilakukan action plan untuk menangani masalah tersebut. Setelah dilakukan perbaikan, terjadi penurunan angka hairiness (bulu benang) sebesar 22% dan peningkatan strength (kekuatan) sebesar 10%..
Perbaikan Tata Letak Fasilitas Produksi Incoming Material Menggunakan Systematic Layout Planning di PT. Pan Brothers Tbk Boyolali Fuji Tori Kebela; Bambang Suhardi; Cucuk Nur Rosyidi; Iksan Adiasa
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.1.40093

Abstract

PT. Pan Brothers Tbk Boyolali merupakan perusahaan tekstil yang memproduksi berbagai macam pakaian olahraga. PT. Pan Brothers Tbk Boyolali memiliki beberapa permasalahan yang berkaitan dengan tata letak seperti ketiga jarak perpindahan terbesar yaitu perpindahan dari area warehouse table ke area before inspection sebesar 51,8 meter, perpindahan dari area rak roll kain ke area mesin c-tex sebesar 35 meter, dan perpindahan dari area before inspection ke area quality fabric table sebesar 34,8 meter. Semakin jauh jarak perpindahan barang semakin tinggi pula biaya material handling. Alasan lain perbaikan tata letak perlu dilakukan adalah seringnya dilakukan perubahan layout yang disebabkan oleh project dari atasan dan belumnya menggunakan metode apapun. Terjadinya penumpukan material roll kain yang disebabkan penempatan material ditaruh di gang yang membuat terhalangnya jalan perpindahan barang. Total waktu aktivitas produksi di incoming material melebihi waktu yang ditetapkan perusahaan yaitu 5 sampai 6 hari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi secara langsung dan wawancara kepada pekerja. Dengan metode Systematic Layout Planning (SLP), dapat dihasilkan lebih dari satu alternatif solusi sehingga dapat dipilih mana yang terbaikan dalam penyelesaian masalah tata letak perusahaan, meminimumkan aliran material dan mempertimbangkan hubungan kedekatan, kebutuhan ruang dan ruang yang tersedia serta merupakan metode yang sederhana dan lebih mudah untuk diterapkan. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan 1 mampu memberikan penghematan biaya material handling sebesar 16,6 % atau Rp. 1.038,357 tata letak usulan 2 sebesar 22,2 % atau Rp. 1.387,150 dan tata letak usulan 3 sebesar 28,2 % atau Rp. 1.759,802
Usulan Penjadwalan Perawatan Mesin Menggunakan Metode Reliability Block Diagram Evi Febianti; Putro Ferro Ferdinant; Nuraida Wahyuni; Desy Nur Riyani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.1.40983

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur dengan hasil produknya adalah baja. Kegiatan perawatan memegang peranan penting. Perusahaan perlu melakukan penjadwalan perawatan mesin secara teratur. Penelitian ini berfokus pada unit produksi CTCM (Continuous Tandem Cold Mill ) yang memiliki breakdown time yang tinggi. Adapun tujuan penelitian adalah menentukan pola kerusakan dan nilai MTBF (mean time between failure), menghitung nilai reliabilitas dan availabilitas dengan corrective maintenance, menentukan waktu preventive maintenance  dan reliabilitas sistem berdasarkan reliability block diagram, serta menentukan availabilitas setelah dilakukan preventive maintenance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah reliability block diagram (RBD). Hasil  perhitungan menunjukkan semakin kecil nilai MTBF dari suatu mesin, maka frekuensi kerusakan semakin banyak pada mesin tersebut. Semakin besar nilai reliabilitas mesin maka semakin besar nilai availabilitasnya. Semakin banyak frekuensi kerusakan yang dialami mesin maka diperlukan perawatan mesin yang rutin. Nilai reliabilitas setiap mesin yang meningkat mempengaruhi persentase reliabiltas sistem. Dibandingkan dengan corrective maintenance, jadwal preventive maintenance yang diusulkan meningkatkan nilai availabilitas mesin sebesar 21,18%.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Eksistensi Ritel Tradisional di Kecamatan Sumbawa Menggunakan Structural Equation Modeling Ryan Suarantalla; Yandri Sudodo; Koko Hermanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.44682

Abstract

Currently, in the sub-district of Sumbawa, West Nusa Tenggara province, there are many modern retail shops that have become competitors to the existence of traditional retailers that have existed before. Therefore, the aim of this research is to analyze the factors that influence the existence of traditional retailers with the existence of modern retailers in Sumbawa sub-district. This study uses a quantitative approach to statistical analysis using path analysis. The data used in this study is primary data, which is obtained through distributing questionnaires. It is known that the total population of the Sumbawa sub - district based on population data in 2019 is 61,518 people, so using the Slovin formula the number of samples for this study is at least 100 people (with an error rate of 10%). From the analysis using SEM and LISREL software obtained a mathematical model for the existence of traditional retails: existence = 0.59 decisions + 0.5 products - 0.078 price - 0.085 place + 0.49 with a value of R2 = 0.51 means the existence of traditional retail in the sub-district Sumbawa is influenced by decision, product, Price, and place varies by 51%, the remaining 49% is influenced by other variables. Meanwhile, from the results of the hypothesis analysis, it is found that the purchasing decisions of Sumbawa sub-district residents at traditional retail are influenced by price and place, while their existence is influenced by product variables and purchasing decisions. The factors that have a direct influence on the existence of traditional retail in the Sumbawa sub - district are product factors and buyer decision factors, while the factors that have an indirect effect are product factors through buyer's decision factors.
Perancangan Alat Pengering Kain Berdasarkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menggunakan Metode Swift di Industri Tekstil Cap Jempol Hasan, Muhammad; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Iftadi, Irwan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.1.47475

Abstract

Industri tekstil merupakan salah satu usaha yang cukup banyak diminati oleh masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia. Hasil produk dari industri tekstil sudah tersebar luas di seluruh daerah di Indonesia.Tingginya permintaan tekstil memicu peningkatan perkembangan industri tekstil baik dalam skala kecil hingga skala besar, salah satunya di Industri Cap Jempol.Pada penelitian ini menggunakan analisis kesehatan dan keselamatan kerja. Untuk Penilain Resiko Kecelakaan kerja dengan pada stasiun pengeringan menggunakan metode SWIFT . Dan untuk usulan perbaikan fasilitas dengan menggunakan metode NIDA.
Kombinasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk Pemilihan Supplier Pada UD. Jepara Putra Mebel Latuny, Wilma; Paillin, Daniel Bunga; Yaniah, Samrotul
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.46324

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemilihan supplier bahan baku kayu pada UD. Jepara Putra Mebel dengan integrasi AHP dan DEA. Hasil pengolahan data dengan metode AHP diperoleh nilai bobot prioritas tertinggi adalah supplier A (0.504), supplier B(0.371), supplier C(0.125). Hasil perhitungan dengan metode AHP-DEA untuk mengevaluasi setiap Decision Making Unit (DMU) atau Supplier, diperoleh nilai tingkat efisiensi untuk Supplier A, C  memiliki tingkat nilai efisienasi 1, dan supplier B tidak efisien. Hasil AHP-DEA super efisiensi menunjukan supplier C memiliki nilai tertinggi sebesar 2. 095 hasil ini menunjukan bahwa setiap Supplier C dikatakan lebih effisien dari supplier A, sehingga pendekatan AHP-DEA merekomendasikan kepada perusahan untuk Supplier yang harus di utamakan pertama yaitu Supplier C, kemudian kedua Supplier A dan ketiga yaitu Supplier B tentunya melalui pertimbangan kriteria Harga, Kualitas, Pelayanan, Pengiriman, Ketetapan jumlah dan evaluasi tingkat efisiensi setiap DMU yang telah dilakukan.
Perumusan Strategi Rekomendasi UKM Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi kasus : UD Darmaji) Dewantoro, Albertus Daru; Saogo, Aschensio
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.1.43617

Abstract

AbstractUD Darmaji is one of the SMEs that accepts orders for making sandals and shoes. In the last few years, UD Darmaji has experienced a decline in production, there are several causes for the decline in production from UD Darmaji, including the lack of demand and inaccurate formulation of marketing strategies in marketing strategies. There are several methods and analyzes used, namely SWOT analysis (Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats), IFE matrix (Internal Factor Evaluation Matrix) and EFE (External Factor Evaluation Matrix) and AHP (Analytical hierarchy process) which is used for weighting and QSPM ( Quantitative Strategic Planning Matrix) to determine what strategies to choose. The results of the analysis show that the strategy of selling online using both social media and online buying and selling sites has the highest TAS (Total Attractive Score) value of 5,614, the strategy to improve the quality of the packaging is better and more attractive, with a TAS value of 5,336, and a strategy to make the workplace more comfortable by rearranging the factory so that it looks tidier and cleaner and implementing the 5R TAS value of 5.242, which will be used as a suggestion for UD Darmaji.
Identifikasi Risiko Rantai Pasok dengan Metode House of Risk (HOR) Hadi, Juniardo Akmal; Febrianti, Melinska Ayu; Yudhistira, Gisya Amanda; Qurtubi, Qurtubi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.46388

Abstract

Modern era has an impact on the manufacturing industry. Relate to technology to turn raw goods into finished goods. Look at competitive in competition between companies that are required to customer demand. PT XYZ is a textile company. The dynamic demand for fabrics has the impact of abundant inventory and uncertain raw material delivery waiting times make it difficult for the company to meet all demand. Risk identification using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method, assessing the importance of the effectiveness business processes in the risk implications that occur. Then, the House of Risk (HOR) approach can be analyzed against potential risks in the company when conducting production and look at the degree of probability risk as well as the impact that occurs and impacts decision making so as not to be detrimental. The results of this study show that there are 5 risk events and 28 risk agents that become supply chain risks as well as recommendations to the priority risk agents

Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 2 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 2 September 2018 Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018 Vol 16, No 2 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 2 September 2017 Vol 16, No 1 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 1 Maret 2017 Vol 15, No 2 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 2, September 2016 Vol 15, No 1 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 1, Maret 2016 Vol 14, No 2 (2015): PERFORMA Vol. 14 No. 2, September 2015 Vol 14, No 1 (2015): PERFORMA Vol. 14 No 1, Maret 2015 Vol 13, No 2 (2014): PERFORMA Vol. 13 No. 2, September 2014 Vol 13, No 1 (2014): PERFORMA Vol. 13, No 1 Maret 2014 Vol 12, No 2 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 2 September 2013 Vol 12, No 1 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 1 Maret 2013 Vol 11, No 2 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 2 September 2012 Vol 11, No 1 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 1 Maret 2012 Vol 10, No 2 (2011): PERFORMA Vol. 10 No 2, September 2011 Vol 10, No 1 (2011): PERFORMA Vol. 10, No 1 Maret 2011 Vol 9, No 2 (2010): PERFORMA Vol. 9, No 2 September 2010 Vol 9, No 1 (2010): PERFORMA Vol. 9, No. 1 Maret 2010 Vol 8, No 2 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 2 September 2009 Vol 8, No 1 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 1 Maret 2009 Vol 7, No 2 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 2 September 2008 Vol 7, No 1 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 1 Maret 2008 Vol 6, No 2 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 2 September 2007 Vol 6, No 1 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 1 Maret 2007 Vol 5, No 2 (2006): PERFORMA Vol. 5 No 2, September 2006 Vol 5, No 1 (2006): PERFORMA Vol. 5, No. 1 Maret 2006 Vol 4, No 2 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 2, September 2005 Vol 4, No 1 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 1, Maret 2005 Vol 3, No 2 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 2, September 2004 Vol 3, No 1 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 1, Maret 2004 Vol 2, No 2 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 2 September 2003 Vol 2, No 1 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 1 Maret 2003 Vol 1, No 1 (2002): PERFORMA Vol. 01, No 1 Maret 2002 More Issue