cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
Gambaran Pemanfaatan Buku KIA dan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Kehamilan Napitupulu, Theresa Febrianti; Rahmiati, Lina; Handayani, Dini Saraswati; Setiawati, Elsa Pudji; Susanti, Ari Indra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.33900

Abstract

Latar Belakang: Kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu hamil yang masih rendah menjadi faktor penentu AKI dan AKB. Meskipun masih banyak faktor yang harus diperhatikan untuk menangani masalah tersebut, namun salah satu faktor penyebab kematian adalah ketidaktahuan ibu hamil maupun keluarga dalam mengenali tanda bahaya kehamilan, untuk menyelesaikannya pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil serta keluarga dengan buku kesehatan ibu dan anak (KIA).Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui gambaran pemanfaatan buku KIA dan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan di wilayah Puskesmas Jatinangor tahun 2017Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang, dilakukan pada tanggal 10 juni s.d 10 juli tahun 2017. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan responden dalam kriteria inklusi berjumlah 183 responden. Pengambilan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukan, pemanfaatan buku KIA berdasarkan karakteristik umur lebih banyak digunakan dengan usia <20 tahun sebesar 7 orang (70%), ibu berpendidikan rendah sebanyak 57 orang (65,5%), primigravida sebanyak 46 orang (75,4%) dan ibu yang bekerja sebanyak 29 orang (70%). Sedangkan hasil pengetahuan baik berdasarkan karakteristik usia berada pada usia 20-35 sebanyak 82 orang (54,3%), ibu berpendidikan tinggi 8 orang (72,7%), primigravida sebanyak 36 orang (59,1%) dan ibu yang bekerja sebanyak 26 orang (61,98%).Kesimpulan: Dapat disimpulkan di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor tahun 2017 responden memanfaatkan buku KIA dan memiliki pengetahuan baik.
Hubungan Kebiasaan Mengkonsumsi Kopi dengan Tekanan Darah Pada Dewasa Muda Bistara, Difran Nobel; Kartini, Yanis
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.34079

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia, tetapi memiliki nilai konsumsi kopi per kapita yang masih relatif rendah yaitu sekitar 70.000 ton/tahun atau 0,5 kg/orang/tahun. Kopi sering dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko penyakit jantung koroner, termasuk meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah karena kopi mempunyai kandungan kalium, polifenol, dan kafein. Kafein memiliki sifat meningkatkan tekanan darah, sedangkan kalium dan Polifenol memiliki sifat menurunkan tekanan darah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan tekanan darah pada dewasa muda.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolerasional dengan desain penelitian cross sectional. Variabel independennya adalah kebiasaan mengkonsumsi kopi dan variabel dependennya adalah tekanan darah. Pengambilan sampel dilakukan di Demak Jaya kelurahan Tembok Dukuh kecamatan Bubutan, Surabaya pada bulan Agustus-September 2017. Besar sampel sejumlah 40 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Klaifikasi skala pengumpulan data ordinal dengan uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah korelasi Spearman Rank.Hasil: Hasil uji statistik Spearman Rho p=0.465 (α=0.05), menunjukkan bahwa H1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan tekanan darah pada dewasa muda di Demak Jaya kelurahan Tembok Dukuh kecamatan Bubutan, surabaya.Kesimpulan: Peningkatan tekanan darah juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti stasus ekonomi, kegemukan, psikososial (stres), merokok, aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih dan konsumsi garam.
Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Susanti, Susanti; Bistara, Difran Nobel
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.34080

Abstract

Latar Belakang: Pola makan merupakan asupan makanan yang memberikan berbagai macam jumlah, jadwal dan jenis makanan yang didapatkan seseorang. Pengaturan pola makan yang tidak tepat seperti yang dianjurkan 3J (Jadwal, Jumlah dan Jenis) dapat mengakibatkan peningkatan kadar gula darah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes mellitus.Metode: Desain penelitian ini adalah korelasional. Variabel bebas yaitu pola makan dan variabel terikatnya yaitu kadar gula darah. Pengambilan sampel dilakukan di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya dengan memakai teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2017 dengan besar sampel 40 responden. Data yang diperoleh dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Skala pengumpulan data ordinal dengan uji statistik yang dipergunakan pada penelitian ini menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil: Hasil uji statistik Spearman Rho p=0,000 (α=0,05) menunjukkan bahwa H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan yang kuat antara pola makan dengan kadar gula darah apabila pola makan yang tidak baik seperti yang dianjurkan prinsip 3J maka akan terjadi ketidakstabilan kadar gula darah.Kesimpulan: Pentingnya peran pengaturan pola makan pada penderita diabetes dalam pengendalian kadar gula darah sehingga kadar gula darah tetap terkontrol.
Telaah Input Data Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta Pramono, Angga Eko; Rokhman, Nur; Nuryati, Nuryati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.34249

Abstract

Latar Belakang: Saat ini, sistem informasi kesehatan diperlukan untuk mendukung layanan kesehatan. Penerapan sistem informasi kesehatan berpotensi meningkatkan performa fasilitas kesehatan, menghemat biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan (pasien). Namun, implementasi banyak sistem justru akan menambah beban kerja petugas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dan jenis-jenis data pada sistem informasi kesehatan di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah lima orang petugas pengguna sistem sedangkan obyeknya adalah sistem informasi kesehatan yang diimplementasikan di puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif.Hasil: Sistem informasi kesehatan yang digunakan di Puskesmas Gondokusuman II sebanyak tujuh sistem. Pengguna harus memasukkan data kesehatan yang sama pada setiap sistem informasi kesehatan. Data tersebut meliputi identitas sosial pasien dan data klinis. Proses pemasukan data yang sama akan membuat pekerjaan menjadi tidak efisien. Untuk mengatasinya, model pengembangan bridging system berbasis web service perlu dikembangkan.Kesimpulan: Bridging system yang diterapkan sebaiknya mencakup semua sistem informasi kesehatan sehingga pengguna tidak perlu memasukkan data yang sama secara berulang. Sistem memungkinkan data yang sama secara otomatis masuk ke sistem lain tanpa harus diketikkan kembali.
Penggunaan Mobile Apps Kesehatan oleh Kader Pada Anjungan Mandiri Posyandu (AMP) Di Kecamatan Pasawahan, Purwakarta Susanti, Ari Indra; Rinawan, Fedri Ruluwedrata; Amelia, Indah
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 1 (2019): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.35835

Abstract

Background: Government needs community empowerment especially in Posyandu activity to improve health degree in Indonesia. Posyandu is the spearhead in maternal and child health services. Therefore, the cadre is a driver in Posyandu activities so that innovation is needed for an application to assist the task of cadres in reporting and recording of maternal and child health data.Objective: This study aims to determine the linkage of government policy in the use of mobile application apps by cadres on Anjungan Mandiri Posyandu (AMP).Method: The research method used is qualitative with case study approach. This research was conducted on active cadre in Posyandu of Pasawahan Village Kidul Subdistrict of Pasawahan Purwakarta Regency on May to July 2017. The data was collected by Focus Group Discussion (FGD) on 15 cadres. Sampling technique using purposive sampling. Results: The results of this study found that the recording and reporting of data in the form of Posyandu Information System (SIP) by cadres using AMP.Conclusion: It can be concluded in this research that with the application of mobile apps health on AMP can assist duty cadre in recording and reporting data to health center. Therefore, government policies are needed in the use of AMP for Posyandu in Indonesia.Keywords: Anjungan Mandiri Posyandu, Policy, Mobile Apps
Korelasi Stress dan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Gultom, Agustina Boru; Siregar, Abdul Hanif; Yahya, Syarif Zen
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38151

Abstract

 AbstrakHipertensi merupakan masalah yang sering dialami masyarakat diseluruh belahan dunia. Setengah kematian akibat penyakit jantung, penyebabnya  adalah hipertensi di seluruh dunia, dimana Indonesia mengalami peningkatan kasus hipertensi yang bermakna. Kualitas hidup pasien hipertensi dapat mengalami penurunan dalam beberapa aspeknya dibanding dengan pasien yang tekanan darah normal dan tanpa meminum obat antihipertensi.  Disisi lain, pasien hipertensi dan terapi yang sama dapat menunjukkan gambaran kualitas hidup berbeda dikarenakan stress yang dialami seseorang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini  adalah  untuk menganalisis hubungan stress dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kabupaten Deli Serdang.. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasi, dimana sampel sebanyak 53 responden dan tehnik pengambilan sampel consecutive sampling.            Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata nilai skor stress 20,5472, skor kualitas hidup domain fisik 52,2453, skor kualitas hidup domain psikologis 57,0943, skor kualitas hidup domain sosial 52,4151, skor kualitas hidup domain lingkungan 54,1132 dan berdasarkan uji korelasi spearman’s rho  menunjukkan hubungan stress dengan kualitas hidup domain fisik dengan nilai p 0,003, hubugan stress dengan kualitas hidup domain psikologis nilai p 0,001, hubungan stress dengan kualitas hidup domain sosial  dengan nilai p 0,028, dan hubungan stress dengan kualitas hidup domain lingkungan dengan nilai p 0,054. Disarankan agar dapat meningkatkan kualitas hidup pada pasien hipertensi terkhusus pada domain fisik, psikologis dan sosial  dengan berbagai upaya dalam  pengendalian stress sehari-hari.Kata Kunci : Stress, Kualitas Hidup. Hipertensi 
Efektifitas Selimut Elektrik dalam Meningkatkan Suhu Tubuh Pasien Post Seksio Sesarea yang Mengalami Hipotermi Listiyanawati, Mutiara Dewi; Noriyanto, Noriyanto
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38239

Abstract

Latar Belakang: Operasi bedah seksio sesarea mempunyai risiko mengganggu intregritas atau keutuhan tubuh bahkan dapat merupakan ancaman kehidupan pasien. Pasien post operasi seksio sesarea dapat mengalami hipotermi yang disebabkan oleh suhu yang rendah di kamar operasi, luka yang terbuka dan aktifitas otot yang menurun akibat efek anestesi spinal, sehingga dapat memperlama proses penyembuhan luka operasi. Salah satu penatalaksanaan untuk menangani kasus hipotermi di ruang pemulihan adalah dengan penggunaan selimut kain atau selimut elektrik, namun penggunaan selimut tersebut di RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo belum dijadikan standar prosedur operasional.Tujuan: mengetahui efektifitas penggunaan selimut elektrik terhadap peningkatan suhu tubuh pasien post operasi seksio sesarea yang mengalami hipotermia di ruang pemulihan RSUD Dr. Tjitrowardojo PurworejoMetode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment research dengan desain two-group pre-post test design. Pengambilan sampel dilakukan di ruang pemulihan RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 36 orang dibagi menjadi 2 kelompok dimana 18 orang diberikan intervensi penggunaan selimut elektrik dan 18 intervensi selimut kain. Uji statistik data menggunakan uji Independent Sample t Test.Hasil: Hasil penelitian diperoleh rata-rata peningkatan suhu tubuh sebelum dan sesudah penggunaan selimut elektrik sebesar 1,544oC dan rata-rata peningkatan suhu tubuh sebelum dan sesudah penggunaan selimut kain sebesar 0,856oC dengan p-value 0,001 (<0,05)Kesimpulan: penggunaan selimut elektrik lebih efektif terhadap peningkatan suhu tubuh pasien post seksio sesarea yang mengalami hipotermi ringan dibandingkan dengan penggunaan selimut kain.
Kebutuhan Pengguna dalam Perancangan Disain Antarmuka SIMRS RSU ‘Aisyiyah Ponorogo Miharti, Rawi; Rohmasari, Dyan Riska
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38563

Abstract

AbstractBackground: information systems as a technology in managing hospital data are growing rapidly as demands for quality health services.  This is in accordance with regulations that require every hospital to do recording and reporting all hospital activities in the form of SIMRS. The implications of the system development not only have the effect of supporting the improvement of organizational performance, but also a variety of problems that are not as expected of the benefit of SIMRS. One of the problems is that the user needs are not accommodated on the system created. However, in developing an information system, one of the most important elements related to user needs is the design of the interface as a channel for information between the system and its users. RSU 'Aisyiyah Ponorogo has applied SIMRS for several years, but its implementation has not been comprehensive yet. In the daily inpatient census section and hospital reporting activities are still using a manual system that tends to have a high risk of data errors. This becomes a reason to design the interface of the system and its requires in the form of user requirements for the system that is designed. The main stage of building a system is analyzing user needs, specifically identifying the wishes of users who will always interact with the system at all times in supporting their works.Objective: to identify the needs of SIMRS RSU ’Aisyiyah Ponorogo users to design interface, specifically to identify problems in inpatient daily census and hospital reporting activities, users' expectations of the system being built and the data needs of users.Methods: descriptive research with a case study approach. The object of the study was inpatient daily census and hospital reporting activities. The research subjects were 11 people consisting of 1 reporting officer, 8 ward nurses, 1 patient registration officer and 1 hospital technical officer. Techniques of data collection were interview, observation and documented study.Results: the problem of inpatient census section and hospital reporting section is only social patient data obtained during registration can be accessed by census officers or reporting officers. There is still a data filing error on the census sheet in the ward, therefore there is inconsistent data in patient record. System users, especially census officers and reporting officers, need an interactive and familiar interface such as a display on the daily census manual form. While the information that must be displayed is info on patient identity, inpatient info, discharged patient info, ward and index recapitulation. In reporting presentation activities, system must also accommodate the output data in the form of Barber Johnson Graph as healthcare efficient informations.Conclusion: in order to build a useful information system, it is very important to emphasize the participation of users in the developing process. In this stage, the main problems experienced by users in carrying out their work must be identified; as well as solutions that can be given systemically to improve staff performance and improve organizational services. Keywords : analysis of system requirements, user needs, daily census interface design.
Higiene Sanitasi dan Uji Escherichia Coli Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru Hayu, Riska Epina; Mairizki, Fitri
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38565

Abstract

Latar Belakang : Keberadaan DAMIU terus meningkat sejalan dengan dinamika keperluan masyarakat terhadap air minum walaupun tidak semua produk DAMIU terjamin keamanannya. Pemilihan DAMIU untuk memenuhi kebutuhan akan air minum beresiko bagi kesehatan jika konsumen tidak memperhatikan higiene sanitasi DAMIU.Tujuan : Mengetahui higiene sanitasi tempat, peralatan, operator dan uji Eschericia coli produk DAMIU di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru.  Metode : Jenis penelitian deskriptif dengan total sampling sebanyak 7 DAMIU. Penilaian higiene sanitasi menggunakan format pemeriksaan fisik berdasarkan pedoman penyelenggaraan higiene sanitasi DAMIU Kementerian Kesehatan. Kualitas bakteriologis diuji di laboratorium dengan persyaratan berdasarkan Permenkes RI No. 492/MENKES/KES/PER/IV/2010.Hasil : Kualitas bakteriologis air minum pada 7 DAMIU menunjukkan 1 DAMIU yang tidak memenuhi syarat dengan persentase 14% dan 6 DAMIU memenuhi syarat dengan persentase 86%.Kesimpulan : Secara umum higiene sanitasi tempat, peralatan, dan operator cukup baik, namun fasilitas sanitasi masih belum maksimal seperti belum adanya tempat cuci tangan yang  dan tempat sampah yang tertutup, operator tidak mencuci tangan setiap melayani konsumen dan tidak memeliki sertifikat kursus higiene sanitasi DAMIU.
Analisis Penggunaan Kembali Map Rekam Medis dalam Upaya Memperoleh Efisiensi Biaya di Siloam Hospitals Surabaya M, Tri Murni; Suhartina, Ina; W, Fransiskus
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38613

Abstract

Background: Inactive medical records are files that have been kept for at least 5 years in the medical record work unit since the last date the patient is served at the health services facility or 5 years after death. There are several stages in inactive medical records; it begins from sorting and moving from active shelves to inactive shelves. Then, there will be sorting of files that can be destroyed, the process of transferring the media, and destroying process. This process of inactive medical records produces waste paper that will be destroyed. This waste paper can still be used if it is recycled. Re-Use Folder is invented to recycle paper waste so that it can be reused.Objective: This study aims to analyze the medical record folder that can be reused.Method: This research will use descriptive results of the analysis of the use of the Re-Use Folder and to explain the results of estimated hospital expenses after using the Re-Use Folder.Results: Siloam Hospitals Surabaya spent Rp. 92,875,000.00 (81%) of routine medical records in 2016. It is expected to reduce cost after using Re-Use Folder per month to be Rp. 7,673,333.00. Thus the problem of unavailability of human resource will also be solved. So that several benefits will obtained, such as: running retention, cost efficiency, larger storage, and reduces environmental pollution.Conclusion: Based on the results of the research conducted, the use of the Re-Use Folder can improve the efficiency of the production process so that production costs can be reduced.

Filter by Year

2016 2026