cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
Analisis Length Of Stay (Los) Berdasarkan Faktor Prediktor Pada Pasien DM Tipe II di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Lubis, Ismil Khairi; Susilawati, Susilawati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30330

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Length of stay (LOS) merupakan indikator penting untuk menentukan keberhasilan terapi pasien DM. Bila lama hari rawat panjang maka pelayanan rumah sakit menjadi kurang efektif dan efisien. Faktor prediktor yang mempengaruhi LOS dapat berupa karakteristik pasien, keadaan klinis, tindakan medis, manajemen pasien maupun masalah adminstrasi rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Length of Stay (LOS) berdasarkan faktor prediktor pada pasien DM tipe II di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah observational analyitic dengan pengumpulan data secara retrospektif. Populasi adalah semua pasien DM tipe 2 pada tahun 2014 – 2016 yang diambil dari data rekam medis. Sampel dipilih secara consecutive sampling berjumlah 207 sampel. Variabel penelitian meliputi length of stay (LOS), jenis kelamin, usia, pekerjaan, sumber biaya, kelas rawat inap, pemeriksaan penunjang, inform consent dan komplikasi penyakit. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Mayoritas kelompok pasien dengan LOS >5 hari berjenis kelamin perempuan (57,7%), umur 45-65 tahun (57,7%), pekerjaan pegawai swasta (30,6%), sumber biaya BPJS Non PBI (50,5%), dirawat di kelas III rawat inap (55,0%), melakukan 3 pemeriksaan penunjang (47,7%), tidak dilakukan tindakan medis (91,9%) dan menderita komplikasi penyakit DM (85,6%). Faktor prediktor yang signifikan berhubungan dengan length of stay (LOS) pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah komplikasi penyakit (p-value = 0,024). Kesimpulan: Komplikasi DM merupakan faktor prediktor yang signifikan berhubungan dengan length of stay (LOS) pasien DM tipe 2.
Analisis Rekam Medis Pasien Diabetes Mellitus Melalui Implementasi Teknik Data Mining di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Salim, Marko Ferdian; Sugeng, Sugeng
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30331

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang mempengaruhi beban ekonomi dan sosial secara luas. Data pasien dicatat melalui sistem rekam medis pasien yang tersimpan dalam database sistem informasi rumah sakit, data yang tercatat belum dianalisis secara efektif untuk menghasilkan informasi yang berharga. Teknik data mining bisa digunakan untuk menghasilkan informasi yang berharga tersebut.Tujuan: Mengidentifikasi karakteristik pasien Diabetes mellitus, kecenderungan dan tipe Diabetes melitus melalui penerapan teknik data mining di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui observasi dan studi dokumentasi rekam medis elektronik di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan aplikasi Weka.Hasil: Pasien Diabetes mellitus di RSUP Dr. Sardjito tahun 2011-2016 berjumlah 1.554 orang dengan tren yang cenderung menurun. Pasien paling banyak berusia 56 - 63 tahun (27,86%). Kejadian Diabetes mellitus didominasi oleh Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi tertinggi adalah hipertensi, nefropati, dan neuropati. Dengan menggunakan teknik data mining dengan algoritma decision tree J48 (akurasi 88.42%) untuk analisis rekam medis pasien telah menghasilkan beberapa rule.Kesimpulan: Teknik klasifikasi data mining (akurasi 88.42%) dan decision trees telah berhasil mengidentifikasi karakteristik pasien dan menemukan beberapa rules yang dapat digunakan pihak rumah sakit dalam pengambilan keputusan mengenai penyakit Diabetes mellitus.
Efektifitas Implementasi Clinical Pathway Terhadap Average Length Of Stay dan Outcomes Pasien DF-DHF Anak di RSUD Kota Yogyakarta Fadilah, Neri Faradina Nur; Budi, Savitri Citra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30333

Abstract

Latar belakang: Clinical pathway digunakan sebagai kendali mutu dan biaya dalam pelayanan kesehatan. Mutu pelayanan salah satunya dapat dilihat dari average length of stay dan outcomes. Implementasi clinical pathway yang sudah diterapkan perlu diukur efektifitasnya dalam menurunkan rata-rata lama dirawat dan menghasilkan outcomes yang lebih baik. Kasus DF dan DHF masuk dalam daftar 10 besar penyakit rawat inap di RSUD Kota Yogyakarta.Tujuan: Mengukur perbedaan average length of stay dan outcomes pasien DF-DHF anak antara sebelum dan setelah implementasi clinical pathway di RSUD Kota Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik dan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi pada 146 berkas rekam medis dan formulir clinical pathway.Hasil: Persentase outcomes tertinggi pada pasien DF yaitu pada kategori membaik 71,4% sebelum CP dan 80,9% setelah CP. Persentase outcomes tertinggi pada pasien DHF yaitu pada kategori membaik 83,9% sebelum CP dan 90,3% setelah CP. Average length of stay setelah CP lebih kecil dibandingkan sebelum CP pada pasien DF-DHF anak, dengan p-value DF anak = 0,016 < α = 0,05 dan p-value DHF anak = 0,021 < α = 0,05. Tidak ada perbedaan outcomes pasien DF-DHF anak antara sebelum dan setelah implementasi clinical pathway, dengan p_value DF anak = 0,775 > α = 0,05 dan p-value DHF anak = 1 > α = 0,05.Kesimpulan: Implementasi clinical pathway dapat menurunkan average length of stay, namun belum mampu membuktikan adanya perbedaan pada outcomes pasien.
Hubungan Pemanfaatan Media Internet Dengan Sikap Siswa Terhadap Kemampuan dalam Antisipasi Tindak KSA (Kekerasan Seksual Anak) di Pengajian Anak-anak Al-Falaah Blunyahgede Yogyakarta Puspitasari, Indriana Widya; Wulandari, Diah; Duhida, Fitra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30334

Abstract

Latar Belakang: Anak dan remaja merupakan masa pencarian jati diri. Internet berperan besar bagi kehidupan mereka sehingga paparan pornografi mudah diterima. Oleh sebab itu, internet menjadi salah satu penyebab KSA (Kekerasan Seksual Anak).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan media internet dengan sikap siswa terhadap kemampuan dalam antisipasi tindak KSA.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik cross sectional. Populasi target yaitu siswa usia 10-14 tahun, sedangkan populasi terjangkau yaitu seluruh siswa kelas TA PAA Al-Falaah Blunyahgede Yogyakarta. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sebanyak 34 anak. Penelitian dilakukan pada 8–13 September menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunkan uji Spearman ra nk (α = 5%).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 siswa PAA AL-Falaah 19 anak 55,88% memanfaatkan media internet tinggi dan 20 anak 58,82% memiliki sikap positif terhadap kemampuan dalam antisipasi tindak KSA. Uji korelasi Spearman Rank menujukkan p value 0,047 < 0,05 dan nilai ρ sebesar 0,344. Artinya ada hubungan pemanfaatan media internet dengan sikap siswa terhadap kemampuan dalam antisipasi tindak KSA dengan kekuatan lemahKesimpulan: Pemanfaatan media internet berhubungan dengan sikap anak terhadap kemampuan dalam antisispasi tindak KSA namun internet juga memiliki dampak positif bagi penggunanya.
Kepuasan Pasien Imobilisasi dalam Pemenuhan Personal Hygiene Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Simbolon, Pomarida; Siringo-ringo, Magda
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30335

Abstract

Latar belakang: Personal hygiene merupakan perawatan diri manusia dalam memelihara kesehatannya untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan dan keamanan demi kesejahteraan fisik dan psikis terutama pada pasien imobilisasi. Setiap tindakan keperawatan, yang diberikan perawat harus memperhatikan kepuasan pasien karena merupakan salah satu indikator bagi pasien untuk mengetahui kualitas pelayanan melalui tingkat kepuasan.Tujuan: Untuk mengetahui kepuasan pasien imobilisasi dalam pemenuhan personal hygiene yang dilakukan oleh perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif, dengan metode penilaian menggunakan dimensi kepuasan. Populasi dalam penelitian berjumlah 120 orang dengan jumlah sampel penelitian 30 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pasien pada dimensi tangible (kenyataan) 63,3%, emphaty (empati) 46,7%, reliability (keandalan) 50,0%, responsivenness (daya tanggap) 53,3%, sedangkan dimensi assurance (jaminan) berada pada kategori puas yaitu 43,3%.Kesimpulan: Pasien sangat puas terhadap pelayanan personal hygiene, terlihat dari perhitungan setiap dimensi. Diharapkan kepada perawat agar memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terutama kesan pertama masuk pasien terhadap pelayanan keperawatan yang diberikan sehingga hasil kepuasan lebih meningkat lagi.
Perancangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Pengodean Penyakit Berdasarkan ICD-10 Fitriani, Dyah Alfiyatun; Nuryati, Nuryati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30336

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan IPTEK yang pesat mendorong semua aspek kehidupan mengalami perubahan termasuk pembelajaran. Masih banyak mahasiswa rekam medis yang kesulitan dalam mempelajari pengkodean penyakit, padahal nantinya perekam Medis harus memiliki kompetensi tersebut. Menyikapi adanya perkembangan teknologi dan kesulitan dalam mempelajari pengodean penyakit tersebut, mendorong untuk membuat suatu multimedia interaktif terkait pembelajaran pengodean penyakit berdasarkan ICD-10.Tujuan: Menghasilkan multimedia interaktif pengodean penyakit bagi mahasiswa rekam medis pada bab tersulit dalam ICD-10.Metode: Perancangan ini menggunakan metode pengembangan multimedia menurut Luther dengan ICD 10, modul Praktik Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit dan Masalah Terkait (PKKPMT). dan Kamus Kedokteran Dorlan sebagai objek. Perancangan multimedia interaktif ini didasari oleh hasil survey terhadap mahasiwa rekam medis UGM dan wawancara dengan dosen PKKPMT. Perancangannya menggunakan Adobe Flash CS6.Hasil: Hasil dari perancangan berupa multimedia interaktif pengodean penyakit yang berisi rule, terminologi, struktur ICD-10, contoh soal dan latihan soal. Perancangan menggunakan lima tahap yaitu pembuatan konsep, desain, pengumpulan bahan, assembly, testing dan distribusi.Kesimpulan: Setelah dilakukan perancangan, bab yang paling sulit dalam ICD-10 menurut mahasiwa D3 Rekam Medis SV UGM adalah Bab XV tentang kehamilan, persalinan dan masa nifas. Perancangan multimedia interaktif pengodean penyakit berdasarkan ICD-10 membutuhkan isi berupa berupa rule bab XV, struktur ICD-10 bab XV, terminologi, contoh soal dan latihan soal yang dirancang dengan Adobe Flash CS6 dengan tahapan perkembangan multimedia menurut Luther (1994). Multimedia interaktif telah diuji cobakan kepada mahasiswa D3 Rekam Medis SV UGM dengan respon multimedia pengodean penyakit berdasarkan ICD-10 bisa dimanfaatkan pada mata kuliah praktek pengodean penyakit.
Persiapan Audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah Pada Instalasi Rekam Medis Yanuariska, Chyu; Miharti, Rawi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30337

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit melakukan perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan guna menjaga mutu pelayanan. Salah satu indikator standar penilaian tersebut adalah sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015. Di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi pada bagian Instalasi Rekam Medis sudah melakukan persiapan dan audit SMM ISO 9001:2015 serta telah dinyatakan lulus audit SMM ISO 9001:2015.Tujuan: Mengetahui persiapan audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah pada Instalasi Rekam Medis serta kendala dalam persiapan tersebut.Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Rancangan penelitian adalah studi fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah petugas pelaporan, koding, filing, dan kepala ruang instalasi rekam medis. Objek dalam penelitian ini adalah kegiatan persiapan yang dilakukan instalasi rekam medis dalam memenuhi klausul-klausul yang dipersyaratkan dalam SMM ISO 9001:2015. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Hasil: Persiapan yang dilakukan dibagi menjadi dua, yaitu persiapan teknis dan dokumen. Persiapan teknis adalah awareness dan pelatihan auditor internal, rapat instalasi rekam medis tidak dilakukan hanya koordinasi secara lisan, merapikan dan menata ulang ruangan dan filing, serta mengecek fasilitas. Persiapan dokumen adalah menyiapkan SOP-SOP, jobdesk-jobdesk, indikator mutu, form isu internal dan eksternal serta form peluang dan risiko yang disatukan menjadi satu folder dokumen ISO terintegrasi. Beberapa temuan audit internal tidak dilakukan perbaikan dan perbaikan yang dilakukan hanya penyisiran pada rak filing. Kendala persiapan yang dialami adalah keterbatasan waktu dan kurangnya sosialisasi serta komunikasi.Kesimpulan: Persiapan audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dibedakan menjadi dua macam, yaitu persiapan teknis dan dokumen. Kendala persiapan yang dialami adalah keterbatasan waktu dan kurangnya sosialisasi serta komunikasi.
Analisis Faktor Penyebab Penyakit DBD di Jawa Tengah Menggunakan Regresi Binomial Negatif Ariani, Putri Meliana; Widodo, Edy
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.33870

Abstract

 Latar Belakang: Dalam analisis regresi Poisson, variabel terikat harus memenuhi asumsi yaitu nilai variansi sama dengan rata-ratanya. Pada kenyataannya yang terjadi ketika melakukan analisis adalah variansi dari variabel terikatnya lebih besar daripada rata-ratanya yang disebut dengan terjadinya kasus overdispersi.Tujuan: Untuk memilih model terbaik yang digunakan untuk memodelkan kasus terjadinya pasien yang menderita DBD di Jawa Tengah tahun 2016.Metode: Metode yang digunakan yaitu Analisis Deskriptif untuk mengetahui gambaran umum data, regresi Poisson yang digunakan untuk data diskrit berupa bilangan cacah dan regresi Binomial negatif sebagai alternatif dari data overdispersi.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa model terbaik yaitu regresi Binomial Negatif dibandingkan dengan regresi Poisson.Kesimpulan: Data jumlah penderita DBD tahun 2016 di Jawa Tengah yang terdapat overdispersi terjadi pada penarikan kesimpulan uji signifikansi parameter.
Pengaruh Pelatihan Konselor Sebaya pada Remaja Desa Purwobinangun Sleman Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Memberikan Konseling HIV/AIDS Fitrianingrum, Nisaatul Maharanita; Supiyati, Supiyati; Sumarni, Sumarni
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.33873

Abstract

Latar Belakang: HIV merupakan virus penyebab AIDS yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia dan menjadi target Sustainable Development Goals (SDGs) untuk dieradikasi pada tahun 2030. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian pelatihan konselor sebaya tentang HIV/AIDS pada remaja desa.Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan konselor sebaya terhadap pengetahuan dan keterampilan remaja dalam memberikan konseling HIV/AIDS.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan rancangan one group pre test and post test design. Subyek penelitian ini adalah remaja karang taruna di Desa Purwobinangun, Sleman sebanyak 38 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2017. Pengumpulan data dilakukan secara cluster sampling dengan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang HIV/AIDS dan observasi keterampilan konseling HIV/AIDS sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan dependent t-test dan regresi linier ganda.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah diberi pelatihan dengan p = 0,000; nilai t hitung sebesar 8,72 dan  terdapat perbedaan keterampilan secara signifikan sebelum dan sesudah diberi pelatihan dengan selisih rata-rata p = 0,000; nilai t hitung sebesar 13,79. Hasil uji regresi linier ganda menunjukkan bahwa faktor luar berupa jenis kelamin, pendidikan, dan paparan informasi secara simultan memiliki pengaruh sebesar 9,5% terhadap peningkatan pengetahuan dan 6,3% terhadap peningkatan keterampilan remaja.Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan dan keterampilan remaja setelah diberikan pelatihan konselor sebaya tentang HIV/AIDS.  
Hubungan Tingkat Risiko Kehamilan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di RSUD Panembahan Senopati Bantul hidayah, prima; wahyuningsih, heni puji; kusminatun, kusminatun
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.33877

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi persalinan merupakan penyebab langsung dari kesakitan dan kematian pada maternal. Hal ini disebabkan karena proses persalinan dihadapkan pada kondisi kritis terhadap masalah kegawatdaruratan sehingga salah satu upaya untuk mengantisipasi risiko yang akan terjadi dengan mendeteksi faktor risiko secara dini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat risiko ibu hamil dengan kejadian komplikasi persalinan.Metode: Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan cross sectional corelasional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Desember 2015-27 Januari 2016. Populasi target adalah seluruh ibu bersalin (2683) yang ada di RSUD Panembahan Senopati Bantul selama Tahun 2014 dan jumlah sampel 336. Data diambil dari rekam medis dengan teknik pengambilan sampel secara non randomized. Kriteria inklusi Umur Kehamilan ≥ 38 minggu dan kehamilan berisiko. Penelitian ini dianalisis secara univariabel, bivariabel dengan uji Chi Square dan Ratio Prevalence (RP) dan multivariabel dengan uji regresi logistik.Hasil: Hasil analisis bivariabel menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian komplikasi persalinan adalah tingkat risiko dan tingkat pendidikan. KRST (RP 4,4; CI 95% 2,491-7,722); KRT (RP 1,8; CI 95% 1,045-3,225); KRT terhadap KRR (RP 2,4; CI 95% 1,397-4,085). Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa tingkat risiko kehamilan sig 0,000 (RP 2,032; CI 95% 1,517-2,722) dan tingkat pendidikan sig 0,359 (RP 0,795; CI 95% 0,487-1,298).Kesimpulan: Kesimpulan bahwa ada hubungan antara tingkat risiko kehamilan dengan kejadian komplikasi persalinan. 

Filter by Year

2016 2026