cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Kreativitas dan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Kelas IV di MIS Sambinae Kota Bima Nurwahidah, Nurwahidah; Ruslan, Ruslan; Masitha, Dewi; Nurhidayanti, Nurhidayanti
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV MIS Sambinae Kota Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, pre test dan post test, angket dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan permasalahan rendahnya kreativitas dan berfikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa. Pada Prasiklus kemampuan kreativitas memperoleh presentase sebanyak 66,93% berada pada kategori sedang, sedangkan pada siklus I kreativitas memperoleh presentase sebanyak 79,73%  berada pada kategori sedang dan pada siklus II memperoleh presentase sebanyak 86,33% berada pada kategori tinggi. Kemampuan berfikir kritis siswa juga mengalami peningkatan secara signifikan dari beberapa siklus seperti pada prasiklus presentase yang diperoleh yaitu sebanyak 60,08 berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus I berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 77,75% berada pada kategori sedang dan  pada siklus II kemampuan berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 85,66% berada pada kategori tinggi. Hal ini menujukan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle selain dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa, juga dapat meningkatkan hasil belajar/kemampuan kognitif siswa.
Efektivitas Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran PAI di Indonesia : Sistematika Literatur Review Dan Meta-Analisis Karim, M
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning terhadap ketrampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian meta-analisis. Sumber data dalam penelitian ini terdiri 15 jurnal nasional maupun internasional yang telah terbit dari tahun 2017-2023. Penelusuran sumber data melalui google scholar, MPDI, Sciencedirect, Taylor of Francis, Wiley, ProQuest, Eric dan Springer. Metode penelitian adalah metode PRISMA. Teknin pengumpulan data adalah observasi langsung dengan mengamati dan menelusuri sumber melalui database jurnal. Kata kunci yang digunakan dalam penelitian yaitu model problem based learning dana ketrampilan berpikir siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif dengan bantuan aplikasi Comprehensive Meta-analysis (CMA). Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model problem based learning sangat efektif untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI di Indonesia. Hal ini terlihat dari nilai effect size sebesar 1.05 dengan kategori sangat tinggi. Penerapan model problem based learning dalam pembelajara PAI memberikan dampak yang positif bagi siswa dalam mendorong ketrampilan berpikir kritis. Selanjutnya, guru harus mampu menerapkan model problem based learning ini dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Strategi Guru Dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Kreatifitas dan Critical Thinking Siswa Kelas III SD Muhammadiyah Gilipanda Herman, Herman; Rahmawati, Rahmawati; Masi, Yusuf; Syarifuddin, Syarifuddin; Ramadhan, Syahru
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas, dan bagaimana implementasinya dalam mengoptimalkan kelas untuk meningkatkan kreativitas dan berpikir kritis siswa kelas III di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima, salain itu penelitian ini untuk mengetahui kendala dan solusi yang harus dilakukan oleh guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas. Penelitian  ini  merupakan  jenis penelitian  kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, sumber data primer dan sekunder sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara  dan  dokumentasi. Adapun tehnik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara teoritis, perencanaan yang dilakukan oleh guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gilipanda yaitu, dengan mempersiapkan rencana pelaksaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang diterapkan pada lembaga pendidikan tersebut. Sedangkan secara empiris, berdasarkan data yang diperoleh di lapangan menunjukan bahwa dalam pelaksanaan proses pengelolaan kelas yaitu; a). Menggunakan panduan dari strategi dengan kondisi lingkungan fisik yang memadai, b). Ruangan belajar disesuaikan dengan tema dan materi yang akan diajarkan kepada siswa, c). Tempat duduk diatur sedemikian rupa, jendela yang cukup besar agar cahaya dan udara masuk dengan maksimal. Dengan cara demikian anak didik dapat belajar dengan tenang, semangat, respon dan aktif dalam menyampaikan ide atau gagasan terkait materi yang disampaikan. Sedangkan kendala guru dalam mengelola kelas adalah kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah salah satunya LCD.
Pandangan Masyarakat Terhadap Sekolah Pemerintah dan Swasta dalam Menentukan Keberlanjutan Pendidikan Anak di Kelurahan Majapahit Kamsi, Nurlila; Malyani, Justitia
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18901

Abstract

Dalam mencapai kesejahteraan hidup di dalam masyarakat dibutuhkan suatu upaya salah satunya peningkatan mutu SDM di setiap daerah. Pendidikan merupakan salah satu upaya yang dapat menjadikan seseorang memiliki nilai dan kualitas diri. Pendidikan dapat diperoleh dari tiga lembaga, yaitu formal, nonformal, dan informal. Lembaga formal yaitu lembaga yang memiliki struktur yang terorganisasi seperti sekolah. Berdasarkan penanggung jawabnya sekolah terbagi menjadi dua jenis, yaitu Sekolah Negeri yaitu sekolah di bawah naungan pemerintahan, dan Sekolah Swasta yaitu sekolah di bawah naungan yayasan atau organisasi. Kedua sekolah ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang menonjol. Masyarakat di Kota Lubuklinggau tepatnya di Kelurahan Majapahit memiliki pendapat masing-masing mengenai pemilihan sekolah bagi anak-anak mereka. Para orang tua berharap agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan terbaik di sekolah yang juga terbaik. Tentunya dengan mempertimbangkan banyak hal seperti antara lain : kualitas pengajaran, kualitas pengajar, lokasi sekolah , agama, fasilitas sekolah, citra sekolah, biaya sekolah, serta lingkungan sekolah sebelum memasukkan anak mereka ke sekolah pilihan.
NILAI RELIGIUS DALAM FILM AJARI AKU ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Rohmawati, Fifi; Amiruddin, Noor; Ladamay, Ode Moh. Man Arfa
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v12i1.19455

Abstract

Pendidikan dapat mencapai keberhasilan karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan, pendidik, peserta didik, proses, media, dan lingkungan yang ada dalam lingkup pendidikan. Media adalah salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan sangat perlu untuk diperhatikan dalam pengembangannya, tidak hanya menggunakan media visual seperti buku cetak dan LKS saja, tetapi bisa dikembangkan pada media audio visual melalui karya sastra film, Karena pesan-pesan dalam film tidak hanya dapat didengar atau dilihat saja, tetapi dapat dilihat dan didengar secara bersamaan, dan hal itu akan lebih memudahkan dalam pembelajaran yang membutuhkan contoh yang nyata. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah nilai-nilai religius apa saja yang terdapat dalam film Ajari Aku Islam dan bagaimana relevansinya terhadap materi pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data didapatkan dari setiap dialog dan tindakan dari tokoh terkait dengan nilai-nilai religius dalam film tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa nilai-nilai religius yang tercantum dalam film Ajari Aku Islam, yaitu nilai akidah yang meliputi enam rukun iman, nilai akhlak meliputi akhlak terhadap diri sendiri, orang tua, keluarga dan masyarakat, nilai ibadah meliputi shalat. Secara keseluruhan nilai religius dalam film Ajari Aku Islam memiliki relevansi terhadap materi Pendidikan Agama Islam.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA PADA MASA COVID-19 DI SEKOLAH LUAR BIASA SIDOARJO Rafiuddin, Muhammad Rifki; Basri, Hasan; Sya'bani, Moh. Ahyan Yusuf
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v12i1.19456

Abstract

Proses internalisasi nilai-nilai akhlak sangat penting karena berperan mencegah dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan Agamabagi tunagrahita bertujuan membentuk pribadi beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. Tujuan penelitian ini: (1) Mengetahui apa konsep Internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam bagi anak Tunagrahita pada masa covid-19 (2) Mengetahui faktor Penghambat dan Pendukung dalam menerapkan strategi internalisai nilai-nilai Pendidikan Agama Islam bagi anak tunagrahita pada masa covid-19 di SLB Putra Mandiri Tarik Sidoarjo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konsep internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses memasukkan nilai-nilai agama Islam secara penuh ke dalam hati sehingga ruh dan jiwa bergerak berdasarkan ajaran agama. Proses Internalisasi melalui 3 tahap: transformasi nilai, transaksi nilai,transinternalisasi nilai. (2) Faktor pendukung melalui pembacaan doa sehari-hari. Adapun faktor penghambat: Pertama, keterbatasan tenaga pengajar,Kedua kondisi mental atau fisik siswa, Ketiga kurang maksimalnya keterlibatan orang tua, terakhir keterbatasan dana pendidikan.
Problematika Pembelajaran Daring Dan Upaya Mengatasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Muhammadiyh 5 Dukun Farah, Diani
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19460

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini membahas tentang Problematika pembelajaran daring dan uapaya mengatasinya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui Proses pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun, problematika  pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun, dan ingin mengetahui bagaimana problematika  pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan Wawancara.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama islam dapat dilihat dari  sisi yaitu, guru dan siswa. Sedangkan upaya mengatasi problematika pembelajaran daring dengan cara pengelolaan pembelajaran daring yang kondusif dan memberikan motivasi dari lingkungan keluarga supaya siswa semangat dan terdorong belajar dengan baik.
Strategi Guru Dalam Manajemen Waktu Pembelajaran Al-Islam di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Aziza, Arwintya Noor
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19461

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah 1. Bagaimana strategi guru dalam waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 2. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah Surabaya 3. Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang 1. Strategi guru dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 2. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 3.Faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian kualitatif yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis deskriptif kualitatif yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data, mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulanHasil dari penelitian menunjukkan strategi yang digunakan guru untuk mengelola waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dengan metode diskusi dan inquiry serta media pembelajaran audio visual berupa video pembelajaran. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya siswa mampu memahami dan mengaplikasikan materi terlihat pada kegiatan penilaian portofolio maupun unjuk kerja dan serangkaian pre-tes, post-tes dan tes tulis. Faktor yang mendukung dan menghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya faktor sarana dan prasarana, pembinaan kompetensi guru, serta faktor kurang kondusifnya kelas dan tingkat kesulitan materi. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam mengelola waktu pembelajaran Al-Islam kelas X perlu adanya kerjasama antara guru dan kepala sekolah.
Penerapan Metode Resitasi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo Apriliyah, Sasky Yulina
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19462

Abstract

Belajar merupakan suatu hal yang tidak akan lepas dari kehidupan manusia, selama manusia hidup maka dia akan terus belajar. Dalam lembaga pendidikan, guru merupakan tenaga pendidik yang sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Sehingga guru diharapkan untuk selalu bisa meningkatkan motivasi belajar siswa agar terus semangat. Hal itu bisa dilakukan dengan menghadirkan metode dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam karya ilmiah ini, penulis merumuskan tiga permasalahan utama, yaitu proses pembelajaran fiqih kelas 8 di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo, hasil penerapan metode resitasi terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran fiqih, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode resitasi. Dalam proses penyelesaian karya ilmiah, penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research dengan analisis data penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode resitasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih kelas 8 di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo dikatakan baik, hal ini dibuktikan adanya peningkatan semangat belajar pada siswa. Seperti, memperhatikan saat pembelajaran, aktif dalam diskusi, rajin mengerjakan tugas, rasa ingin tahunya meningkat, serta adanya keinginan berhasil.
Menuju Paradigma Baru: Filsafat Sains Dalam Islam Arifin, Syamsul; Humaid, M Nurul; Asrori, Asrori
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji paradigma baru filsafat sains dalam Islam dari sisi pertama, mendeskripsikan sains dan krisis peradaban modern. Kedua, mendeskripsikan sains dan konsep ‘ilm dalam Islam. Ketiga, mendeskripsikan sains modern menuju paradigma baru. Keempat, mendeskripsikan pensinergian agama dan sains. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian Pertama, sains dan krisis peradaban modern; melalui metode ilmiah, penelitian, dan eksperimen, sains telah membantu manusia memahami alam semesta, menciptakan teknologi canggih, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Namun, seiring dengan kemajuan sains, juga muncul beberapa isu dan krisis yang harus diatasi diantaranya krisis alam, krisis kebudayaan-peradaban, krisis sosial-ekonomi, dan krisis pendidikan dan moralitas. Kedua, sains dan konsep ilmu dalam Islam memiliki hubungan yang kuat, di mana pemahaman tentang alam semesta dan pengetahuan diperlukan untuk lebih mendekati Tuhan. Islam mendorong umatnya untuk mengamati, memahami, dan menggali rahasia-rahasia alam semesta sebagai bentuk ibadah dan penghormatan terhadap penciptaan Allah. Ketiga, sains modern menuju paradigma baru, sains selalu berkembang seiring waktu, mengikuti kemajuan teknologi, penelitian, dan pemahaman manusia tentang alam semesta. Perubahan paradigma dalam sains sering terjadi ketika pandangan kita tentang dunia fisik mengalami pergeseran mendasar, menghasilkan penemuan baru dan cara berpikir yang berbeda. Pergeseran paradigma dalam sains biasanya terjadi melalui penemuan berulang, pengujian ulang teori-teori yang ada, dan integrasi pemahaman baru dengan pengetahuan yang sudah ada. Keempat, Upaya untuk mensinergikan agama dan sains (Islamisasi sains) membuka harapan baru bagi umat Islam khususnya dalam menghadapi persaingan global. Posisi umat Islam sebagai konsumen teknologi diharapkan dapat berubah menjadi produsen teknologi modern secara berlahan-lahan. Sinergi agama dan sains juga akan menjadikan identitas dan memberikan nilai tambah terhadap lembaga pendidikan Islam.