cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Implementasi Program Pembiasaan Tadarus al-Qur’an Dalam Pembinaan Cinta al-Qur’an Oleh Siswa Di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan Zakariya, Din Muhammad
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali tentang implementasi program pembiasaan tadarus al-Qur’an dalam pembinaan cinta al-Qur’an oleh siswa di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis data dengan tahap pengumpulan, reduksi, dan penyajian data dan penarikan kesimpulan sesuai dengan ruang lingkup permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembiasaan tadarus Al- Qur’an di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan adalah sebuah pembiasaan bagi siswa untuk membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai pelajaran, Program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini bertujuan untuk membentuk karakter islami siswa yang lebih mencintai Al-Qur’an dengan senang membaca atau menyimaknya. Untuk itu kegiatan ini menjadi tradisi yang dipandang cocok bagi siswa dalam kegiatan keagamaan dan menjadi sarana pembiasaan yang baik di aktivitas sehari-hari dalam ranah keagamaan yang mengarah kepada pendekatan terhadap kitab Al-Qur’an.
Pendidikan Karakter Berbasis Tauhid (Analisis Terhadap al-Qur’an Surat Luqman Ayat 12- 19 Dalam Tafsir Ibnu Katsir) Hambal, Muhammad
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8487

Abstract

Sasaran pendidikan karakter pada hakikatnya adalah mencapai nilia-nilai religius dan nilai- nilai etis yang diderivasi dari nilai-nilai ketuhanan. Maka urgensi membentuk karakter anak menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses pendidikan. Di dalam membentuk karakter anak tidak bisa lepas dari unsur ilahiyah sebagai pondasi dalam berfikir, berperilaku, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Urgensi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan tauhid dalam membentuk karakter anak yang terdapat didalam Al-Qur’an Surat Luqman ayat 12-19 dalam tafsir Ibnu katsir. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research), dan teknik analisis datanya menggunakan induktif dan deduktif.  Temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendidikan tauhid pada hakikatnya menjadi pilar utama dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak. Pijakan karakter seyogyanya bersumber pada unsur tauhid sebagai suatu landasan teologis untuk mengimplementasikan nilai-nilai esoterik dari karakter itu. Di dalam QS. Surat Luqman dari ayat 12-19 kita ketahui bahwa yang dilakukan Luqman dalam memberikan nasehat dan pendidikan pada anaknya adalah tauhidullah. Yaitu memberikan pemahaman yang mendalam tentang makna tauhid sehingga menjadi pegangan yang kokoh dalam dirinya. Setelah tauhid diajarkan baru kemudian memberikan pengajaran yang lain seperti ibadah, syariah dan akhlak.
Analisis Perilaku Jama’ah Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Amirudin, Noor
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8751

Abstract

Awal tahun 2020 ini umat manusia diseluruh dunia tidak pandang bulu digoncang dengan pandemi virus Corona (Covid-19) yang membuat kepanikan dan keresahan dimana-mana. Ratusan ribu manusia terinfeksi dan ribuan lainnya meninggal dunia. Untuk di Indonesia sendiri baik pemerintah dan khususnya Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat dan warganya dalam mengatasi wabah ini agar berjalan efektif dan efisien. Tetapi pada kenyataannya masih ada sebagian jama’ah Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang belum mengindahkan himbauan tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa mengapa sebagian jama’ah Masjid Faqih Oesman UMG memunculkan perilaku yang tidak mematuhi himbauan PP Muhammadiyah maupun pemerintah, dan bagaimana cara mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku yang ditampilkan oleh jama’ah Masjid Faqih Oesman UMG masih kurang mematuhi himbauan Pimpinan Pusat Muhammadiyah maupun pemerintah didasari oleh bias kognitif. Adapun cara mengatasinya dengan pendekatan nilai-nilai dasar ajaran Islam.
Dinamika Dan Kontekstualisasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Inklusif Dan Humanistik Era Globalisasi Revolusi Industri 4.0 Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8874

Abstract

Era globalisasi revolusi industri 4.0 saat ini terutama masa pandemi Covid 19 Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik perlu diketengahkan sebagai upaya penyadaran kemanusiaan yang justru rentan saat adanya pandemi. Jika ditarik pada konteks sekolah dan lembaga pendidikan yang identik sangat kondusif dan multikultur maka semestinya lembaga pendidikan merupakan tempat belajar (sekolah) yang humanis bagi siswa. Tetapi di sisi lain sekolah (praktik pembelajaran) juga identik dan tidak bisa lepas dengan kenakalan remaja dalam perspektif dunia online. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik terutama pada era globalisasi revolusi industri 4.0. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inklusif dan humanistik era globalisasi revolusi industri 4.0 pada lembaga pendidikan dilakukan dengan berbagai cara di antaranya yaitu: 1) melakukan fungsi kontrol guru kepada siswa dengan melaporkan kegiatan atau aktivitas online dalam beberapa hari agar guru dapat memantau aktivitas online siswa (inklusivisme); 2) mengajarkan setiap pelajaran dengan dilandasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik melalui pembelajaran online; 3) memberikan tugas kepada siswa untuk bisa menunjukkan perilaku digital yang mengandung unsur Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inklusif dan humanistik; 4) memberikan contoh bermedia sosial secara bijaksana kepada siswa sehingga mereka dapat meniru dan melaksanakan sesuai yang telah dicontohkan (humanistik). 
Pendidikan Etika Bisnis Dalam Al Qur’an Wahab, Abdul
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8887

Abstract

Produksi dan konsumsi sebagai pendorong bagi manusia dalam memperbaiki kondisi material dan moral dan sebagai sarana untuk mencapai tujuan kesejahteraan, kerap dikaitkan dengan etika. Jika produsen tidak menindahkan etika dalm produksi, maka konsumen akan meninggalkannya. Al-Qur’an memberi atensi etika dalam produksi, distribusi dan konsumsi.Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif,  melalui telaah dokumen kepustakaan,  analisisnya dengan metode  induktif yakni dari lapangan tertentu yang bersifat khusus, kemudian hasil penelitian tersebut ditafsirkan sebagai kesimpulan untuk membangun  suatu proposisi atau teori yang dapat digeneralisasikan secara luas. Hasil penelitian menunjukan Aktifitas produsen dalam berproduksi harus selalu berdasarkan semangat al-Qur’an, yaitu bahwa semua aktivitas atau perilakunya harus dilakukan dengan bekerja sungguh-sungguh, berlandaskan shari’ah dan rasa iman serta istiqomah di dalamnya. Selain itu, dalam berproduksi seorang produsen harus memperhatikan etika-etika yang sesuai dengan ajaran al-Qur’an. Adapun etika-etika itu antara lain adalah Adanya keadilan dan kesamaan dalam berproduksi. Produksi dilakukan dengan berorientasi pada kesejahteraan ekonomi. Produksi harus dalam batas-batas halal.
Pengembangan Integrasi Kurikulum Khozin, Khozin; Haris, Abdul; Asrori, Asrori
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.9090

Abstract

Integrasi kurikulum membuka peluang bagi peserta didik memahami berbagai permasalahan di lingkungan merekadengan berbagai pandangan. Integrasi kurikulum, peserta didik diharapkan mempunyai kompetensi dalam mengidentifikasi, menilai, dan memakai informasi yang ada di sekitarnya secara bermakna. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran secarah utuh tentang: integrasi kurikulum, model integrasi kurikulum, pelaksanaan pengembangan integrasi kurikulum. Hasil penelitian ini diantaranya: Pertama, integrasi kurikulum di klasifikasi menjadi tiga tahapan, yakni: integrasi kurikulum satu disiplin ilmu, integrasi kurikulum beberapa disiplin ilmu, integrasi kurikulum campuran. Kedua model integrasi kurikulum yaitu: fragmented, connected, nested, squenced, shared, webbed, threaded, integrated, immersed, networked. Ketiga, pelaksanaan pengembangan integrasi kurikulum bisa dilakukan beberapa langkah atau tahapan: melihat tujuan integrasi pembelajaran, klasifikasi pengintegrasian tema materi, pemaduan konsep dalam pembelajaran terintegrasi
Entrepreneurship Berbasis Experiential Learning Dalam Membentuk Kemandirian Santri Di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya Asrori, Asrori; Romelah, Romelah; Nurhakim, Moh
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.9096

Abstract

Panti asuhan merupakan suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial pada anak terlantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak terlantar, memberikan pelayanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas, tepat dan memadai bagi pengembangan kepribadiannya dan kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian dari generasi penerus cita-cita bangsa. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran secarah utuh tentang: mendekripsikan pengembangan entrepreneurship berbasis experiential learning dan mendeskripsikan bentuk kemandirian santri di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya. Hasil penelitian ini diantaranya: Pertama, pengembangan entrepreneurship berbasis experiential learning di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya, Pembelajaran yang berbasis pada pengalaman langsung kegiatannya di muali dari pra pengolahan, pengolahan, dan packing dalam membuat pupuk, aneka bahan kimia berupa sabun cuci, sabun cairan pembersi lantai, tiner termasuk juga budidaya ikan. Kedua, kemandirian santri Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya sebagai berikut: 1) mandiri dalam kebutuhan biologis, seperti: masak, makan, mencuci pakaian; 2) mandiri dalam membagi waktu seperti membersikan kamar, waktu belajar, waktu istirahat; 3) mandiri dalam mengatur keuangan sendiri seperti belanja; 4) mandiri memecahkan masalah pribadi seperti mengatur komunikasi yang baik antar sesama; dan 5) mandiri dalam melakukan usaha dan membuka lapangan kerja sendiri.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Rizal Fanani, Rizqy; Patoni, Achmad; Wijayanto, Adi
TADARUS Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.9117

Abstract

Dilatarbelakangi oleh rendahnya penggunaan media pembelajaran oleh guru pada materi Isra’ Mi’raj di MIN 7 Tulungagung maka penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran berupa aplikasi berbasis android. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk : (1)menghasilkan produk media pembelajaran berbasis aplikasi android mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. (2) mengetahui produk valid dan keefektifan media pembelajaran berbasis aplikasi android. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model 4-D oleh Thiagarajan. Prosedur pengembangan produk terdapat 4 tahap yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), disseminate (penyebaran). Penelitian dan pengembangan menunjukkan hasil sebagai berikut. (1) Produk berupa media pembelajaran berbasis aplikasi android mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam menggunakan Coreldraw, Kinemaster, smart apps creator sebagai aplikasi pembuat aplikasi android, dan Lexis audio editor sebagai editing audio (suara). Produk media berbasis webseries telah dinyatakan layak sebagai media pembelajaran berdasarkan validasi ahli materi dengan presentase 87%, 93,7% dan 92,1% dengan kriteria sangat layak, ahli media diperoleh rata-rata presentase nilai 87,5%, 89,1% dan 83,6% dengan kriteria “layak”. (2) Keefektifan produk media untuk mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam berbasis aplikasi android diperolah dari meningkatnya hasil belajar peserta didik.
Implementasi Pendidikan Toleransi Lintas Agama Pada Aktifisme Komunitas Wijaya, M. Febriyanto Firman; Dewa, Dimas Surya; Fahim, Much. Thal'at; Islam, Fajrul
TADARUS Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.10342

Abstract

Masyarakat memang bebas dalam memilih agamanya masing-masing serta beribadah sesuai dengan kepercayaan agamanya, dalam Undang-undang Dasar 1945 juga tertuang pada UUD No. 40 tahun 2008 yang menjelaskan penghapusan Diskriminasi Etnis dan Ras, pasal 1 (2) Ras adalah golongan bangsa bedasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan, (3) etnis adalah penggolongan manusia bedasarkan kepercayaan, nilai, kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, sejarah, geografis, dan hubungan kekerabatan. Ditambah pada pasal 22 (1) setiap orang bebas memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. Perihal itu dapat kita temui dikota Surabaya yang tergolong metropolitan namun hubungan tentang kepercayaan keagamaannya lebih toleran dan pada contoh kecilnya bisa di lihat aktifitas salah satu komunitas yang beranggotakan berbagai macam agama seperti Love Suroboyo. Penelitian kami ingin lebih dalam mengetahui implementasi nilai toleransi dengan pendekatan Manajemen Makna Terkoordinasi (Coordinated Management of Meaning) dalam menerapkan sikap toleransi antar anggota. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interpretasi dan interaksi dalam kebersamaan komunitas dengan seluruh elemen masyarakat diimplementasikan dengan aksi sosial pemuda bangsa yang menjadi suatu praktek hubungan yang sudah dijalankan oleh komunitas dengan tanpa melihat dasar agama, sedangkan hubungan tersebut hanya sebatas hubungan pada dhohir dan duniawi bukan pada hubungan ukhrowi. Pola budaya yang telah diterapkan oleh Komunitas dalam toleransi antarumat beragama adalah konteks keperdulian merupakan konsep akhlak yang didalamnya terkandung nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan dalam berhubungan baik kepada sesama muslim, kristiani  maupun berhubungan kepada semua pemeluk agama
Pengembangan Organisasi Keagamaan Islam Nurrohmah, Nisa; Hamami, Tasman
TADARUS Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.11452

Abstract

Selama ini terdapat permasalahan dengan kurikulum pendidikan Agama Islam Islam di sekolah, karena hingga kini kurikulum tersebut belum berfungsi efektif. Di antara problem kurikulum tersebut adalah adanya kesenjangan antara pemahaman kognitif anak didik tentang pendidikan agama Islam dengan tingkah laku dan sikap mereka dalam kehidupan dan kegiatan sehari-hari. Masalah ini tidak terlepas dari model organisasi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan menelaah model pengembangan organisasi kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan analisis reflektif. Penelitian ini mengidentifikasi model-model pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dan mengungkapkan bahwa pengembangan kurikulum terintegrasi (Integrated Curriculum) dan model kurikulum aktifitas (Activity Curriculum) merupakan alternatif model pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan lulusan kemampuan peserta didik secara utuh.Â